Articles

Found 11 Documents
Search

PENGGUNAAN BAHASA JAWA PADA ANAK USIA 8 DAN 9 TAHUN DI DESA LUNDONG KECAMATAN KUTOWINANGUN KABUPATEN KEBUMEN Lestari, Ani
ADITYA - Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Vol 3, No 3 (2013): ADITYA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Bagaimana bentuk penggunaan bahasa Jawa ragam krama dan ngoko pada anak usia 8 tahun di Desa Lundong, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen?, (2) Bagaimana bentuk penggunaan bahasa Jawa ragam krama dan ngoko pada anak usia 9 tahun di Desa Lundong, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen?. Jenis peneltian ini yaitu jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara teknik rekam, teknik simak dan catat. Instrumen penelitian adalah peneliti terlibat langsung dalam pengambilan data yang dibantu dengan alat tulis dan alat rekam. Dalam analisis data digunakan teknik deskriptif. Teknik penyajian hasil analisis data yang digunakan ialah teknik informal. Berdasarkan hasil disimpulkan bahwa: penggunaan bahasa Jawa sehari-hari pada anak usia 8 dan 9 tahun di Desa Lundong menggunakan bahasa Jawa ngoko, tetapi pada keadaan dan waktu tertentu menggunakan bahasa Jawa krama. Bahasa Jawa ngoko biasanya di gunakan pada percakapan sehari-hari dalam situasi yang santai dan bahasa Jawa krama biasanya digunakan dalam situasi yang resmi.   kata Kunci: Penggunaan bahasa Jawa pada anak Usia 8 dan 9 Tahun di Desa Lundong
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III TENTANG PRE-EKLAMSIA DENGAN UPAYA PENCEGAHAN TERJADINYA EKLAMSIA Mubaidah, Siti; Lestari, Ani; Lestari, Ani
Jurnal AKP Vol 2, No 1 (2011): Jurnal AKP - Juni 2011
Publisher : Akademi Keperawatan Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Indonesia, pre-eclampsia are main causes of mortality for mother and fetus. The purpose of this study is to know the correlation between knowledge of pregnant woman primigravida trimester III about pre-eclamsia with the efforts to prevent the incidence of eclamsia in Gynecology Clinic of Pare Public Hospital Kediri.The research design used in this study was a non experimental with cross sectional approach. The population was all pregnant women primigravida trimester III who attended to Gynecology clinic of Pare Public Hospital in May 2010. Sample size was 15 respondents. The research instruments were questionnaire, which the data was analyzed by using Spearman correlations.Results were obtained with 7 respondents (46.7%) have sufficient knowledge and 8 respondents (53.3%) had adequate prevention efforts, based on Spearman analysis was obtained significance value (r) 0.009 with an error rate (α) 0.05. Thus r < α means that H1 is received it means there is a correlation between knowledge of pregnant women primigravida trimester III about pre-eclampsia with efforts to prevent the occurrence of eclampsia, while H0 is rejected. Where as for respondents who have less knowledge but good prevention efforts or simply because they were housewives who had plenty of time at home to access information relating to the prevention efforts of health workers, thus can be concluded that for the prevention of eclampsia is better required good knowledge of pre-eclampsia
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III TENTANG PRE-EKLAMSIA DENGAN UPAYA PENCEGAHAN TERJADINYA EKLAMSIA Mubaidah, Siti; Lestari, Ani; Lestari, Ani
Jurnal AKP Vol 2, No 1 (2011): Jurnal AKP - Juni 2011
Publisher : Akademi Keperawatan Pamenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Indonesia, pre-eclampsia are main causes of mortality for mother and fetus. The purpose of this study is to know the correlation between knowledge of pregnant woman primigravida trimester III about pre-eclamsia with the efforts to prevent the incidence of eclamsia in Gynecology Clinic of Pare Public Hospital Kediri.The research design used in this study was a non experimental with cross sectional approach. The population was all pregnant women primigravida trimester III who attended to Gynecology clinic of Pare Public Hospital in May 2010. Sample size was 15 respondents. The research instruments were questionnaire, which the data was analyzed by using Spearman correlations.Results were obtained with 7 respondents (46.7%) have sufficient knowledge and 8 respondents (53.3%) had adequate prevention efforts, based on Spearman analysis was obtained significance value (r) 0.009 with an error rate (α) 0.05. Thus r < α means that H1 is received it means there is a correlation between knowledge of pregnant women primigravida trimester III about pre-eclampsia with efforts to prevent the occurrence of eclampsia, while H0 is rejected. Where as for respondents who have less knowledge but good prevention efforts or simply because they were housewives who had plenty of time at home to access information relating to the prevention efforts of health workers, thus can be concluded that for the prevention of eclampsia is better required good knowledge of pre-eclampsia
Pertumbuhan miselia jamur merang (Volvariella volvaceae) lokasi pacing dengan jenis media dan konsentrasi biakan murni secara in vitro Lestari, Ani; Azizah, Elia; Sulandjari, Kuswarini; Yasin, Abdulloh
Jurnal Agro Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/2426

Abstract

Jamur merang merupakan salah satu jamur konsumsi yang sangat diminati, sehingga kebutuhan jamur merang semakin meningkat. Namun untuk memenuhi kebutuhan tersebut banyak ditemukan kendala, salah satunya dalam penyediaan biakan murni terkait jenis dan konsentrasi media biakan murni. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis dan konsentrasi media biakan murni yang memberikan pertumbuhan koloni miselia jamur merang tertinggi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bioteknologi Tanaman Fakultas Pertanian UNSIKA dari Maret sampai Agustus 2017, menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan 3 ulangan. Faktor pertama : jenis media dengan 4 taraf  m1 = PDA, m2 = arang sekam padi, m3 = jerami, m4 = campuran arang sekam padi dan jerami. Faktor kedua : konsentrasi media biakan murni dengan 3 taraf : k1 = 200 g l-1, k2 = 250 g l-1, k3 = 300 g l-1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, media arang sekam padi dan PDA dengan konsentrasi media biakan murni 200 g l-1 memberikan pengaruh yang sama baiknya bagi pertumbuhan miselium jamur merang dengan diameter sebesar 8 cm.  Media arang sekam padi dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti media PDA. Straw mushroom is one of the most popular mushroom. So needs of straw mushroom more  increasing. However, to meet those needs had been founded obstscles, one of them is type and consentration of straw mushroom pure culture media. The aims of this research was to find out the type and consentration of pure culture media which could give the best growth of straw mushroom mycelia. The research was conducted in laboratory of plant bioctehnology, faculty of Agriculture, University of Singaperbangsa Karawang from March until August 2017. The experiment method used the factorial randomized block design with 3 replications. The first factor was the type of media, consisted of 4 levels m1 = Potato dextrose agar (PDA), m2 = rice husks m3= Rice Straw m4 = Mixture of rice husk and straw. The second factor was the concentration of media, consisted of 3 levels k1 = 200 g l-1, k2 = 250 g l-1, k3 = 300 g l-1. The results of the research showed that rice husk media and PDA with consentration’s 200 g l-1 gave good affect to mycelia colony diameter of straw mushroom by 8 cm. The rice huskwas an alternative as pure culture media for straw mushroom, substitute PDA.
Perancangan Alat Ukur Evaluasi Kinerja Dosen sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Jurusan Teknik Industri UNS dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Fahma, Fakhrina; Damayanti, Retno Wulan; Lestari, Ani
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 10, No 2 (2011): PERFORMA Vol. 10 No 2, September 2011
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/performa.10.2.13866

Abstract

Alat ukur ini diharapkan dapat digunakan untuk evaluasi kinerja dosen sebagai dasar penyusunan kebijakan jurusan TI UNS dalam pengembangan sumber daya manusia. Atribut awal mengacu pada butirbutir BAN-PT (Borang), portofolio dosen dan Ekivalen Waktu Mengajar Penuh (EWMP). Pentingnya alat ukur kinerja dosen akan menjadi alat evaluasi jurusan dan dapat digunkan sebagai perbaikan internal serta realisasi penjaminan mutu jurusan TI UNS. Penelitian ini terdiri dari lima tahap : (1). identifikasi atribut, (2). pengelompokan atribut (3). penetapan atribut dengan Focus Group Discussion (FGD), (4) desain alat ukur. Dari identifikasi atribut diperoleh 22 atribut (studi pustaka) dan 14 atribut (masukan dosen). Pengelompokan atribut dilakukan berdasarkan atribut terukur dan tidak terukur. Atribut terukur ini akan digunakan pada tahap selanjutnya karena supaya dalam perancangan alat ukur memiliki atribut penyusun yang jelas tingkat pengukurnya sehingga penilaiannya tidak bersifat subjektif dan berdasarkan bukti. Dari FGD menetapkan 2 atribut yang tereliminasi. Penelitian ini menghasilkan alat ukur yang tersusun atas 4 bidang dengan total 29 atribut, yaitu: (1) pendidikan dan pengajaran terdiri dari 16 atribut, (2) penelitian dan pengembangan karya ilmiah terdiri dari 7 atribut, (3) pengabdian kepada masyarakat terdiri dari 2 atribut, serta (4) kegiatan penunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi terdiri dari 4 atribut. Berdasarkan uji coba alat ukur nilai performance dosen TI UNS pada bidang penelitian dan kegiatan penunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi mendapatkan skor 2 yang artinya masih dalam level cukup. Oleh karena itu diharapkan pihak TI UNS lebih mengarahkan atau memberikan kebijakan pada kegiatan yang berkaitan dengan penelitian yang masih memiliki nilai yang kurang dalam hal karya yang dihasilkan dalam bentuk buku ber ISBN, Kegiatan riset dosen yang digunakan industri, dan Karya-karya yang dipatenkan serta kegiatan penunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam hal mengikuti organisasi profesi dan prestasi dosen dalam mendapatkan penghargaan.
Uji Laju Pertumbuhan Miselia Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Lokasi Purwasari Terhadap Jenis Media Biakan Murni Dan Umur Panen Yang Berbeda Lestari, Ani; Saputro, Nurcahyo Widyodaru; Adiansyah, Rakim
Jurnal Agrotek Indonesia Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Agrotek Indonesia
Publisher : Faculty of Agriculture University of Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.37 KB) | DOI: 10.33661/jai.v4i1.1775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan laju pertumbuhan miselia jamur merang tertinggi terhadap jenis media biakan murni dan umur panen jamur merang lokasi Purwasari Kabupaaten Karawang. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2017 sampai dengan Januari 2018, dengan menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 10 pelakuan dan 3 kali ulangan dengan taraf : A = Potato Dextrose Agarose (PDA) + umur panen hari ke 1, B = PDA+ umur panen hari ke 3, C = PDA + umur panen hari ke 5, D = PDA + umur panen hari ke 7, E = PDA + umur panen hari ke 10, F = air cucian beras merah + umur panen hari ke 1, G = air cucian beras merah + umur panen hari ke 3, H = air cucian beras merah + umur panen hari ke 5, I = air cucian beras merah + umur panen hari ke 7, J = air cucian beras merah + umur panen hari ke 10. Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh nyata laju pertumbuhan miselia jamur merang pada jenis media biakan murni dan umur panen yang berbeda. Jenis media Potato Dextrose Agarose (PDA) panen umur hari ke 1 berpengaruh nyata pada diameter miselia jamur merang dan jenis media air cucian beras merah umur panen hari ke 7 memberikan pengaruh nyata pada laju pertumbuhan miselia arah koloni radial.Kata kunci: Jamur merang, biakan murni, Purwasari, umur panen
Isolasi, Karakterisasi, dan Produksi Inokulan Jamur Merang (Volvariella volvaceae bull. Ex. Fr) sing dari Beberapa Lokasi Budidaya di Karawang Lestari, Ani
Jurnal Agrotek Indonesia Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotek Indonesia
Publisher : Faculty of Agriculture University of Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.292 KB) | DOI: 10.33661/jai.v2i1.722

Abstract

Karawang have been some of area become center of edible mashroom production, the problem in the production of mushroom is the farmers can’t to preparation of mushroom inoculant. The aim of this research is to get the best inoculant of edible mushroom whom use for spawn from Karawang. This research conducted by explorative design used four kind of edible mushroom source; Cilamaya, Purwasari, Lamaran and Pacing. Edible mushroom isolation doing by dilution methode until 10-7 by Saraswati (2008). Constanted purity of isolat from macro and microskopist analize in PDA media by place count. The last phase in this reaserchis to get the best spawn of edible mushroom based on direction radial growht rate and interaction betweet all kind of edible mushroom. The best kind of edible musroom inoculated to grain carrier. The result showed that the best radial direction growth rate is edible mushroom from Cilamaya (64,17 mm) compre with Lamaran (61,18 mm), Purwasari (57,82) and the lower is Pacing (43,31). The same result in colony area as long as interaction growth test, edible mushroom from Cilamaya give the best performance compare with the other. Edible mushroom from Cilamaya is the best based on growt rate colony radial test and interaction in PDA media with other all of kind.Keywords: Edible mushroom, isolation, characterization, Karawang
Uji Virulensi 100 Isolat Cendawan Blas (Pyricularia oryzae Cavara) terhadap Satu Set Varietas Padi Diferensial Indonesia Lestari, Ani
Jurnal Agrotek Indonesia Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotek Indonesia
Publisher : Faculty of Agriculture University of Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.951 KB) | DOI: 10.33661/jai.v1i1.249

Abstract

Salah satu permasalahan utama dalam upaya peningkatan produksi padi adalah terjadinya serangan penyakit blas yang disebabkan oleh jamur Magnaphorte oryzae B. Couch (anamorf Pyricularia oryzae Cavara). Penyakit blas merupakan penyakit penting pada pertanaman padi. Patogen penyakit blas memiliki keragaman genetik dan kemampuan beradaptasi yang tinggi sehingga dapat dengan cepat mematahkan ketahanan varietas yang baru ditanam. Penanaman varietas tahan harus disesuaikan dengan keberadaan populasi ras blas pada lokasi tersebut. Untuk itu informasi hasil monitoring keberadaan ras blas di suatu agroekositem sangat diperlukan. Penelitian ini dilakukan tahun 2009 sampai 2010, di BB-Biogen, penelitian bertujuan untuk 1) memperoleh isolat blas dengan frekuensi intensitas serangan dan tingkat virulensi tertinggi, 2) melakukan pengelompokan ras dominan per daerah asal isolat, serta 3) mendapatkan informasi keragaman genetik cendawan blas dari empat daerah berbeda yaitu : Sukabumi, Lampung, Jasinga, dan Sitiung berdasarkan tingkat virulensinya. Analisis keragaman fenotipik dilakukan dengan cara menguji satu set varietas diferensial Indonesia terhadap 100 isolat blas daun dan leher malai koleksi BB-Biogen. Berdasarkan hasil pengujian fenotipe telah teridentifikasi bahwa 100 isolat blas terdiri dari 19 ras yang berbeda. Banyaknya macam ras dalam satu lokasi berkisar antara 4-12 macam. Ras 001 merupakan ras yang dominan dengan frekuensi virulensi tertinggi, yaitu 35 % (35 isolat) dari total populasi. Ras 001 terdapat di seluruh lokasi sampling yaitu Sukabumi, Lampung, Jasinga, dan Sitiung. Terdapat pula ras spesifik lokasi, yaitu 1) ras 153, 235, dan ras 313 yang merupakan ras spesifik di Sukabumi, 2) ras 060, 061, dan ras 101 di Jasinga, dan 3) ras 021, 023, 033, dan 103 di Sitiung. Nilai keragaman genetik (Hi) pada tiap lokasi (Lampung, Sukabumi, Jasinga dan Sitiung) berkisar antara 0.79 (Lampung) sampai 0.82 (Sukabumi, Jasinga, dan Sitiung). Hasil perhitungan nilai koefisien diferensiasi genetik (GST) menunjukkan nilai GST yang cukup tinggi yaitu 0.76. Kata Kunci: Virulensi, blast, Pyricularia, Ras
PENERAPAN PERAWATAN PAYUDARA PADA PASIEN POST NATAL CARE (PNC) TERHADAP KEBERHASILAN MENYUSUI Lestari, Ani; Atoy, Lena; Taamu, H.
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 11 No 1 (2019): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Post Natal Care dimulai sejak 2 jam pertama setelah lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu/42 hari setelah itu. Selama masa nifas, ibu akan mengalami perubahan fisiologis. Perubahan terjadi pada sistem reproduksinya. Perubahan pada sistem reproduksi tersebut diantaranya adalah payudara (mamae), involutio uterus, pengeluaran lokia, perubahan pada endometrium, serviks, vulva dan vagina, dan pada perineum. Data menunjukkan jumlah persalinan normal pada tahun 2015 jumlah ibu nifas sebanyak 589 orang (64%), tahun 2016 jumlah ibu nifas sebanyak 931 orang (65%), tahun 2017 sebanyak 1.230 orang (67%), tahun 2018 sebanyak 804 orang. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan penerapan perawatan payudara terhadap keberhasilan menyusui maternal pada pasien Post Natal Care (PNC). Desain studi kasus ini adalah menggunakan desain penelitian deskriptif dengan bentuk penerapan studi kasus dengan subjek studi kasus menggunakan satu orang pasien sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Data diperoleh dengan pengkajian dan wawancara secara langsung kepada pasien serta dokumen-dokumen yang ada Di Rumah Sakit. Hasil studi kasus ditemukan bahwa penerapan perawatan payudara efektif dalam meningkatkan volume produksi ASI yang keluar. Bagi Rumah Sakit diharapkan dapat menambah dan mengembangkan ilmu yang sudah ada serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya untuk penerapan perawatan payudara pada Ibu Post Partum dengan masalah payudara dan ASI.
TANFÎDZI NAMÛDZAJ AT-TA’LÎM TERPADU ‘ALA TA’LÎM AL-LUGHAH AL-‘ARABIYYAH FIL-FASHLI ATS-TSÂLITS BIL-MADRASAH AL-IBTIDÂIYYAH AL-MUTAKÂMILAH BINA ILMI LEMABANG PALEMBANG Maimunah, Maimunah; Lestari, Ani
Taqdir Vol 4 No 2 (2018): TAQDIR
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/taqdir.v4i2.3121

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab sudah lama dilakukan di Indonesia, namun hasilnya belum sepenuhnya maksimal. Berbagai problem masih sering bermunculan dan hampir jarang terselesaikan. Problem tersebut dapat dilihat dari beberapa faktor antara lain para pengajar yang kurang kreatif untuk menggunakan model-model pembelajaran sehingga anak didik akan mengalami kesulitan dalam pembelajaran khususnya pembelajaran bahasa Arab. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan Model Pembelajaran Terpadu dalam pembelajaran Bahasa Arab, Implementasi Model Pembelajaran Terpadu dan hasil Implementasi Model Pembelajaran Terpadu pada pembelajaran Bahasa Arab di&nbsp; SDIT Bina Ilmi Lemabang Palembang. Adapun perencanaan Implementasi Model Pembelajaran Terpadu yang dilakukan oleh guru yaitu Materi pelajaran yang akan diajarkan, Judul/tema mata pelajaran, Kelas atau kelompok yang akan diajar, Metode yang akan diterapkan, dan media yang akan digunakan. Tahapan Implementasi Model Pembelajaran Terpadu meliputi: Tentelaah, Eksplorasi, Rumuskan, Presentasikan, Aplikasi, Duniawi dan Ukhrowi. Sedangkan hasil Implementasi Model Pembelajaran Terpadu pada pembelajaran Bahasa Arab di&nbsp; SDIT Bina Ilmi Lemabang Palembang yaitu Penilaian pada proses pembelajaran, Penilaian harian, Penilaian semester. Kata kunci: Perencanaan, Implementasi, Model Pembelajaran Terpadu,