Articles

CHAETOCEROS GRACILIS AS A BIOINDICATOR OF SEDIMENT QUALITY Puspitasari, Rachma; Lestari, Lestari
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 6 No. 1 (2014): Electronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.629 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v6i1.8640

Abstract

Chronic sediment toxicity tests could be used to evaluate the effects of sediment on critical stages in the life of an organism like invertebrate larvae and microalgae. Microalgae play an important role in aquatic ecosystem due to their role as producer in food chain producing organic matter and oxygen through photosynthesis process. This paper aimed to assess sediment quality of Semarang water using chronic sediment toxicity test. Research was conducted by testing 13 sediment samples from Semarang coastal region in August, 2010. Results showed that sediments exposed for 96 hours were still able to stimulate the growth of C. gracilis eventhough the copper concentration was above standard value provided by the CCME. The conclusion from this research was that sediment in Semarang still in good condition and can support growth of C. gracilis as primary producer. Chronic sediment toxicity test using C. gracilis could be combined with heavy metal measurement for sediment quality asessment. Keywords: sediment, bioindicator, diatomae, C. gracilis, chronic toxicity, Semarang
ECOLOGICAL ASSESSMENT IN SEMARANG COASTAL WATER Rositasari, Ricky; Lestari, Lestari; Lestari, Lestari; Lestari, Lestari
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 5 No. 1 (2013): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.161 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v5i1.7756

Abstract

Coastal water is vulnerable to anthropogenic substances such as human activities by product in coastal land and  upper land area. Semarang coastal area is one of areas which has progressive development in northern coastal of Java Island.  The aim of this study was to evaluate ocean health status based on heavy metal contain and benthic foraminiferal characteristics as the bioindicator.  Sampling and laboratory activities were carried out in August 2010. Sampling stations were located on the estuaries of Western Canal Flood, Tanjung Mas Port and  Eastern Canal Flood.  The result showed that Tanjung Mas pool port had the highest Pb, Zn,and Total Organic Compounds (TOC) concentrations. The average of abnormal test of benthic foraminiferal (Ammonia beccarii) were also higher in Tanjung Mas port than in eastern and western canal flood. Keywords: assessment, coastal water, Semarang.
Business Studies Pondoh Plants in Sand Nagari Binjai Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan Lestari, Lestari; Erita, Yeni; U, Iswandi
Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Wisuda Ke 47, Pendidikan Geografi
Publisher : STKIP PGRI Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Silaut Nagari is one of the transmigration areas in West Sumatera that were previously identified by a wilderness area that has a population of relatively small, so that the mixture of the Minang people and Javanese. At the present time the villages Silaut livelihood besides there is also a garden of palm plantation livelihoods barking. In general, people gardening bark is derived from the Javanese transmigration undertaken by the former government. This study aimed to obtain the data, process, analyze and discuss the study of crop enterprises in Nagari Pasir Binjai Kecamatant Silaut Kabupaten Pesisir Selatan in view of: 1) Plant nurseries Pondoh 2) Preparation of planting Pondoh 3) Treatment plants Pondoh 4) Fertilizing plants Pondoh 5) Harvest time Pondoh 6) Labor 7) Sources of capital plant Pondoh 8) The level of production of the crop Pondoh 9) Marketing efforts Pondoh plants.This study classified as descriptive research, the population in this study were all families (KK) pondoh salak farmers in Nagari Pasir Binjai Kecamatan Silaut Kabupaten Pesisir Selatan. The samples were taken with a total sampling technique, the sample numbered 56 families (KK). Collecting data using an open questionnaire, an analysis that is in use is descriptive statistics using the percentage formula.The results showed: 1) Plant nurseries Pondoh done in vegetative and generative (55.4%), the type of plants used are bark barking pondoh (100%). 2) Preparation penanamna using water pool but only partially (32.1%) and farmers generally use drainage (94.6%). 3) Treatment, farmers generally do cluster thinning (96.4%), weeding bunches (91.0%), pengemburan land (89.3%). 4) fertilization, the type of fertilizer used is usually organic and inorganic fertilizers (85.7%). Way is to sprinkle fertilizer fertilizer around the plants (92.8%). 5) harvest, yields 2-4 times a month (78.6%), how to select a crop that is picked (87.5%). 6) labor, generally numbered 2-5 people (75%). Age farmers generally >45 years (42.9%). 7) used the equity capital of Rp. >5 million to 10 million (51.8%), 8) production, the average number of production 1 acre 1 year ie >5-8 tonnes (62.5%), and the average number of production acres 1 ½ years ie 2-5 tonnes (64.3%). 9) the average marketing price offered 1 kg Rp. 9000-12000 (89.3%), retail marketing system done and the bulk (84.0%).
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN Tada Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Penemuan Terbimbing Pada Mata Pelajaran IPA Asfian, Asfian; Lestari, Lestari; Sakung, Jamaluddin
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 7 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam peneltian ini adalah  rendahnya hasil belajar siswa di kelas V SDN Tada. Tujuan dari penelitian ini adalah: Ingin meningkatkan hasil belajar siswa. Metode pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penemuan terbimbing. Penelitian ini adalah penelitian tindakan (action research) sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu: perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (73,33 %), dan siklus II (93,33 %). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa SDN Tada, serta metode pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran IPA. Kata Kunci: Peningkatan Hasil Belajar, Metode Penemuan Terbimbing
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Melalui Penerapan Metode Bermain Peran Pada Kelas V SDN 21 Biau Kabupaten Buol Burhanudin, Burhanudin; Mestawaty, Mestawaty; Lestari, Lestari
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.467 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA menggunakan metode bermain peran di kelas V sekolah dasar negeri 21 Biau pada tahun 2013/2014 yang berjumlah 24 siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan daya serap siswa dalam proses pembelajaran ilmu pengetahuan alam, pada guru dapat dijadikan petunjuk dalam melakukan pembelajaran kepada siswa, dan bagi sekolah dapat dijadikan pedoman dalam menggunakan metode pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil yang di dapat dalam penelitian ini adalah pada siklus pertama (1) ketuntasan individu 17 orang, ketuntasan klasikal 70,83% dan nilai rata-rata kelas individu 65. Pada siklus kedua (II) ketuntasan individu meningkat 24 orang, ketuntasan klasikal 100% dan nilai rata-rata 85. Hal ini menunjukkan bahwa daya serap siswa yang dilihat dari hasil belajar ilmu pengetahuan alam siswa kelas V sekolah dasar negeri 21 Biau meningkat dengan metode bermain peran. Kata Kunci: Hasil Belajar, Bermain Peran, Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam
COMPARISON OF ADSORPTION MODELS FOR CD AND ZN IN THE BERAU DELTA: WATER–SEDIMENT SYSTEM (PERBANDINGAN MODEL PENYERAPAN CD DAN ZN DI DELTA BERAU: SISTEM PERAIRAN-SEDIMEN) Budiyanto, Fitri; Lestari, Lestari
ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Vol 18, No 3 (2013): Ilmu Kelautan
Publisher : Marine Science Department Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.071 KB) | DOI: 10.14710/ik.ijms.18.3.127-133

Abstract

Adsorpsi merupakan proses penting dalam mengontrol transfer logam dari larutan ke padatan. Cd dan Zn merupakan logam yang banyak digunakan manusia sehingga berpotensi banyak dibuang ke lingkungan. Penelitian ini membandingkan model adsorpsi Cd dan Zn dalam sistem air laut-sedimen di delta Berau, Kalimantan Timur. Sampel air dan sedimen didapat di 12 stasiun. Untuk mendapatkan konsentrasi Cd dan Zn, sampel air dianalisis menggunakan metode back extraction yang menggunakan bahan kimia organik (Amonium pirolidinditio karbamat dan metili sobutil keton) dan anorganik (asam nitrat). Sampel sedimen dianalisis menggunakan distruksi asam yang mengacu metode dari USEPA 3050b. Data yang didapat dikalkulasi berdasar model adsorpsi yaitu: Model partisi, Freundlich Model dan Langmuir Model. Dalam perhitungan di studi ini, Delta Berau dibagi menjadi dua bagian: bagian utara dan bagian selatan. Dari kedua bagian ini, Model isotermis langmuir merupakan model yang paling cocok untuk proses adsorpsi dalam sistem air sedimen. Di sungai bagian utara, hasil perhitungan linearitas memberikan angka R2=0.949 untuk Cd dan R2=0.838 untuk Zn, sedangkan, untuk sungai bagian selatan nilai R2=0.575 untuk Cd dan R2=0.944 untuk Zn. Kapasitas adsorpsi maksimum Cd adalah 0,5-0,6 mg.kg-1 sedangkan kapasitas adsorpsi maksimum untuk Zn adalah 12-43 mg.kg-1. Prediksi kapasitas maksimal sedimen menggambarkan total kapasitas sedimen sebagai Cd dan Zn deposit. Penambahan Cd dan Zn akan menyebabkan logam-logam tersebut tidak teradsorpsi dan berpotensi racun bagi organisme perairan. Kata kunci: delta Berau, adsorpsi, air, sedimen, model isotermis langmuir  Adsorption is important process for controlling metals transfer from dissolved phase to solid phase. Cd and Zn become trace metal which generally used in human activity and the release of those trace metals into aquatic environment cannot be evaded.The purpose of this work was to compare adsorption models of Cd and Zn in water-sediment system in Berau Delta, East Kalimantan. Sediment and water sample were collected at 12 stations. Measuring Cd and Zn concentration, water sample analysis was conducted using organic chemicals (Ammonium Pyrrolidine Dithio Carbamate and Methyl Isobutyl Ketone) and inorganic chemicals (nitric acid) based on back extraction procedure. On the other hand, sediment analysis was conducted using acid destruction according to USEPA method 3050b. The data would be calculated in some different adsorption model: Partition model, Freundlich model and Langmuir model. In this study, Berau Delta was divided into two groups: North river stream (N) and South river stream (S). In both groups,Langmuir isotherm model was the most representative model for adsorption process in water-sediment system. In North stream, the linearity of data gave R2=0.949 for Cd and R2=0.838 for Zn, whereas, R2=0.575 for Cd and R2=0.944 for Zn calculated in the South stream. Maximum adsorption capacity of Cd was 0.5-0.6 mg.kg-1 and maximum adsorption capacity of Zn was 12-43 mg. kg-1. Those maximal adsorption capacities illustrated the total capability of sediment as Cd and Zn deposit. Another Cd and Zn input will not be adsorbed and probably become bioavailable for aquatic life. Keywords: Berau delta, adsorption, water, sediment, langmuir isotherm model
HUBUNGAN STATUS GIZI (BERAT BADAN MENURUT UMUR) TERHADAP KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA Lorensa, Crista; Permana, Galih Indra; Mia, Irka Gibriela; Leiden, Nindya Abelina Octoviani; Lestari, Nurul Atdania; Pribawa, Rugas; Trisia, Adelgrit; Imun, M.; Lestari, Lestari
Jurnal Berkala Kesehatan Vol 3, No 1 (2017): JURNAL BERKALA KESEHATAN
Publisher : Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.588 KB) | DOI: 10.20527/jbk.v3i1.4850

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak-anak di negara berkembang. Di Kota Palangka Raya tahun 2016, penyakit ISPA menempati urutan pertama dari 10 penyakit. Puskesmas Pahandut memiliki kejadian ISPA tertinggi tiap tahunnya. Faktor yang berkaitan dengan tingginya angka insiden ISPA antara lain status gizi balita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status gizi (berat badan menurut umur) terhadap kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita di Puskesmas Pahandut, Kota Palangka Raya pada bulan Maret-Februari tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu balita berusia 1-5 tahun berjumlah 70 responden yang didapat dengan teknik simple random sampling. Status gizi dinilai berdasarkan data antropometri berupa berat badan/umur dan diinterpretasi dengan Z-score menurut standar WHO 2005. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan Uji Chi Square (x2). Hasil penelitian ini diperoleh balita yang terkena ISPA 31,4% dengan gizi kurang 18,6 % dan status gizi baik 12,9%. Analisis hubungan variabel diperoleh P value 0,000 (P<0,05) yaitu secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi terhadap kejadian ISPA pada balita. Kesimpulan penelitian ini ada hubungan status gizi (berat badan menurut umur) terhadap kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita di Puskesmas Pahandut, Kota Palangka Raya pada bulan Maret-Februari tahun 2017.
ECOLOGICAL ASSESSMENT IN SEMARANG COASTAL WATER Rositasari, Ricky; Lestari, Lestari; Lestari, Lestari; Lestari, Lestari
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 5 No. 1 (2013): Elektronik Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.161 KB) | DOI: 10.29244/jitkt.v5i1.7756

Abstract

Coastal water is vulnerable to anthropogenic substances such as human activities by product in coastal land and  upper land area. Semarang coastal area is one of areas which has progressive development in northern coastal of Java Island.  The aim of this study was to evaluate ocean health status based on heavy metal contain and benthic foraminiferal characteristics as the bioindicator.  Sampling and laboratory activities were carried out in August 2010. Sampling stations were located on the estuaries of Western Canal Flood, Tanjung Mas Port and  Eastern Canal Flood.  The result showed that Tanjung Mas pool port had the highest Pb, Zn,and Total Organic Compounds (TOC) concentrations. The average of abnormal test of benthic foraminiferal (Ammonia beccarii) were also higher in Tanjung Mas port than in eastern and western canal flood. Keywords: assessment, coastal water, Semarang.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK TEMA SAMPAH UNTUK KELAS VII SMP/MTs Lestari, Lestari; Sarwanto, Sarwanto; Masykuri, Mohammad
Jurnal Inkuiri Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Inkuiri
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) pengembangan modul IPA terpadu dengan pendekatan saintifik tema sampah; (2) kelayakan modul IPA terpadu dengan pendekatan saintifik tema sampah; dan (3) keefektivitan modul modul IPA terpadu dengan pendekatan saintifik tema sampah yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian &amp; pengembangan atau research and development (R&amp;D). Model pengembangan yang digunakan adalah model Four-D yaitu pendefenisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Keseluruhan tahapan tersebut telah dilakukan sehingga data yang diperoleh dianalisis lebih lanjut. Analisis data yang digunakan selama pengembangan adalah analisis deskriptif, analisis kelayakan modul berdasarkan skor kriteria, dan analisis tes pengetahuan dengan t-test, analisis keterampilan dan sikap dengan skor kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) modul IPA terpadu dengan pendekatan saintifik tema sampah berdasarkan kriteria modul yang merujuk pada standar yang ditetapkan oleh BNSP, pengembangan modul menggunakan model 4-D meliputi tahap define berupa analisis pustaka dan analisis lapangan, tahap design berupa penyusunan draft modul, tahap develop berupa validasi draft modul oleh para ahli, guru IPA, dan peer review, setelah valid dilakukan uji coba terbatas pada 12 orang siswa dan diimplementasikan pada uji lapangan, dan pada tahap akhir dilakukan tahap disseminate (penyebaran) pada guru IPA di kabupaten Pesawaran; (2) modul yang dikembangkan memiliki kualitas baik sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran IPA; (3) modul IPA terpadu dengan pendekatan saintifik tema sampah telah digunakan dalam pembelajaran sangat efektif dengan persentase 38% hasil ini menunjukkan ternormalisasi sedang.
ANALISIS KERUSAKAN DINDING SIMPAI BERDASARKAN TINJAUAN STRUKTURAL Kasus: Rumah –Rumah di Pontianak, Kalimantan Barat Lestari, Lestari
Nalars Vol 12, No 2 (2013): Nalars Volume 12 Nomor 2 Juli 2013
Publisher : Nalars

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK . Analisis Kerusakan Dinding Simpai Berdasarkan Tinjauan Struktural (Lestari) ANALISIS KERUSAKAN DINDING SIMPAI BERDASARKAN TINJAUAN STRUKTURAL Kasus: Rumah –Rumah di Pontianak, Kalimantan Barat Lestari Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Jalan Ahmad Yani Pontianak 78124 Kalimantan Barat email: lest_tazkiya@yahoo.com Dinding simpai merupakan istilah yang dikenal oleh masyarakat khususnya di Kalimantan Barat untuk dinding plesteran semen dengan perkuatan kawat/ plat baja. Metode membangun dinding ini banyak digunakan pada rumah tinggal dan khusus digunakan pada struktur rangka kayu. Rangka kayu sekaligus sebagai rangka dinding, sehingga dinding sangat erat kaitannya dengan struktur yang digunakan. Dinding simpai ada yang kuat dan bertahan lama namun ada pula yang mengalami kerusakan hanya beberapa tahun setelah pembangunan. Kerusakan umumnya muncul seiring dengan kerusakan struktural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerusakan pada dinding simpai khususnya akibat pengaruh struktural dengan mengidentifikasi karakteristik kerusakan. Dinding yang diteliti adalah dinding simpai yang digunakan sebagai selubung bangunan atau dinding luar. Metode observasi digunakan dalam pengumpulan data penelitian. Hasil analisis dapat diketahui bahwa kerusakan dinding simpai sangat erat kaitannya dengan kerusakan pada struktur yang digunakan. Kata kunci: kerusakan, dinding simpai, struktur ABSTRACT. Plester wall with reinforcement or as well known as simpai has long been known to build the wall of houses in West Kalimantan. This method is used particularly to build a wall on a wood frame structure. Wooden frame used as a framework of the wall. This cause the walls are related to the structure used. There are simpai walls durable for a long time but there are also have significant damage just a few years after construction. The damages generally occur as well as the structural damages. This study is aimed to analyze the characteristics damages of the simpai walls based on structural stability perspective. The study will focus on simpai that used as the building envelope. An observation is used as collecting data method. As the result, it had been examided that the simpai damage is strongly influenced by the stability of the structures. Keywords: damage, simpai wall, structure 
Co-Authors Agus Munandar, Agus Alhamdani, Muhammad Ridha Anwaratutthifal, Abda Arsi, Christina Asfian Asfian Az-zahra, Nindya B, Setyani Bambang Kustono, Bambang Burhanudin Burhanudin Chairil Faif Pasani Dalimunthe, Yusraida Khairani Daniswara, Muhammad Rakha Ernala, Irfan Faradilla, Yolanda Farhan, Ruhul Feni Fasta Fitri Budiyanto Galih Indra Permana Habibirahman, Syahda Ahyar Halim, Andry Hamdil Khaliesh Harmesa, Harmesa Havidh Pramadika, Havidh Husla, Ridha I Made Tangkas I Wayan Suirta Iman Karyadi, Iman Imun, M. Irwin ., Irwin Iswandi U Jamaluddin Sakung Jayanti, Ervina Titi Kasip, Lalu M. Lalu Muhammad Kasip Leiden, Nindya Abelina Octoviani Lestari, Nurul Atdania Lorensa, Crista M Nurhamsyah M. Ridha Alhamdani Made Arsa Manullang, Corry Yanti Maskur Maskur Maulani, Mustamina Mestawaty Mestawaty Mia, Irka Gibriela Mohammad Masykuri Muhsinin, M. Nainggolan, Andreas Saputra Oetomo, R.Hari K. Onnie Ridaliani, Onnie Pattynama, William Pradipta, Abhikama Pratiwi, Ratna Indira Pribawa, Rugas Rachma Puspitasari Rahayu, Rani Juliarini Rahma Jan Rekahidaya, Rekahidaya Reno Pratiwi, Reno Ricky Rositasari Rita Eka Izzaty, Rita Eka Rizki Akbar, Rizki Rozi, Tapaul Rudiyono ., Rudiyono S.W, Yogie Seto Safira, Safira Samsol, Samsol Sarwanto Sarwanto Sihotang, Ijah Mulyani Simarmata, Dapit Parasian Siregar, Saut Dohot Sri Mulyani Sabang Sugeng Prasetyo Sumarsono Sumarsono Sutarno Sutarno Syaiful Muazir Thoriq, Ziad Trisia, Adelgrit W, Yogie Seto S. Widya Yanti, Widya Yeni Erita Yoswita Yoswita, Yoswita Zairin Zain Zulfikar, Nani