Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Kedokteran Hewan

RESISTENSI SALMONELLA SPP. TERHADAP BEBERAPA ANTIBIOTIK PADA DAGING ITIK DI KABUPATEN BOGOR YANG DAPAT MEMENGARUHI KESEHATAN KONSUMEN (RESISTANCE OF SALMONELLA SPP. TO SEVERAL ANTIBIOTICS FROM DUCK MEAT IN BOGOR DISTRICT THAT COULD INFLUENCE CONSUMER HEALTH) Loisa, Loisa; Lukman, Denny Widaya; Latif, Hadri
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 10, No 2 (2016): J. Ked. Hewan
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v10i2.5040

Abstract

This study aimed to determine the presence of Salmonella spp. in duck meat and to identify the resistance of Salmonella spp. against several antibiotics in duck meat associated with food safety. Total of 52 meat samples of ducks was collected from 5 subdistricts in Bogor District, i.e., Cariu-Jonggol, Gunung Sindur, Klapanunggal, Parung Panjang, and Ciomas based on the assumption of 95% confidence level, 50% predicted prevalence, and 10% standard error. The results showed that three samples (5.8%) were positive Salmonella spp. The majority of Salmonella spp. isolated from duck meat showed resistance against erythromycin (66.7%), streptomycin (33.3%), and chloramphenicol (33.3%). Nevertheless, Salmonella spp. was still sensitive againts enrofloxacin, trimethoprim sulfamethoxazole, cephalothin, ampicillin, nalidixid acid, tetracycline, and gentamicin.
DAYA TAHAN HIDUP TOXOPLASMA GONDII DALAM SUSU KAMBING SETELAH PASTEURISASI SUHU TINGGI WAKTU SINGKAT Saridewi, Rismayani; Lukman, Denny Widaya; Sudarwanto, Mirnawati; Cahyaningsih, Umi
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 9, No 2 (2015): J. Ked. Hewan
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v9i2.2824

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah menetapkan daya tahan hidup takizoit Toxoplasma gondii galur RH dalam susu kambing setelah dipasteurisasi pada suhu tinggi dalam waktu singkat. Dalam penelitian ini digunakan metode in vivo dan mencit diinfeksi dengan takizoit Toxoplasma gondii galur RH secara intraperitoneal dengan konsentrasi 2,76x106 takizoit/ekor. Mencit dibagi atas tiga kelompok perlakuan, yaitu susu pasteurisasi dan takizoit yang dipanaskan pada suhu 72 °C selama 15 detik (P), susu pasteurisasi dan takizoit tanpa dipanaskan sebagai kontrol positif (KP), dan  susu pasteurisasi tanpa takizoit sebagai kontrol negatif (KN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan takizoit di dalam cairan peritoneal pada P dan KN. Takizoit Toxoplasma gondii galur RH ditemukan pada KP yang mempunyai jumlah konsentrasi hampir sama sebelum dan setelah infeksi.