Articles

Found 14 Documents
Search

BRAND EQUITY OF TEAM SPORTS TOWARDS SPONSORSHIP IN INDONESIAN FOOTBALL CLUB Lukman, Syauqy; Nasution, Reza Ashari
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 9, No 3 2010
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.876 KB)

Abstract

This is a study concerning the result of sports sponsorship where the research focuses on how would a specific construct of Brand Equity would correlate with the sponsorship outcome. The study takes one of the forerunners of professional football (soccer) club as the object. Persib (Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung), a football club which resides in Bandung. Persib has proven to be one of the most prominent football clubs in terms of business, fans, and professionalism. Each home game are watched by a minimum number of 40,000 spectators, and the company itself, PT. PBB (Persib Bandung Bermartabat, Inc.) has managed to generate a yearly income of approx. 12 Billion Rupiahs, income which is considered as the largest from a professional football club in Indonesia.The study is aimed to discover how the construct of BETS (Brand Equity of Team Sports) would influence the Sponsorship Outcome. Questionnaires were distributed to 403 fans of Persib Bandung, whom are ssociated with Viking community. The study modifies the concept of Bauer, et al. (2005) that applies the concept of Consumer Based Brand Equity from Keller (1993), and also the concept of Sponsorship Outcome (SO) from Gwinner and Swanson (2003). BETS is divided into four dimension; Awareness, Product-Related Attributes, Non Product-Related Attributes, and Brand Benefits. For the football context, each dimension is measured according to the characteristics of a football club. Product-related attributes consists of Athletic success, star player(s), coach, and management. Sponsorship Outcome is measured by; Sponsor recognition, attitude toward sponsor, sponsor patronage, and satisfaction with sponsor. The research would focus on observing SO on the context of general sponsorship of Persib, Honda, and PT. Daya Adira Mustika. The concepts are modified by researcher to fit research context. This study introduces a simpler construct to measure BETS from earlier model of Bauer, et al. And empirical test prove research hypothesis that BETS significantly affect SO using SEM, and dimensions of BETS correlates with SO. Simpler dimensions of BETS proposed by this study can accurately measure BETS, and the research also concluded Honda as the top of mind sponsor of Persib.Keywords: Sponsorship, Sports Marketing, Brand Equity, Structural Equation Modeling, Brand Equity of Team Sports, Sponsorship Outcome, Sport Sponsorship Marketing.
PROSES EMPLOYER BRANDING PT. MERCEDES-BENZ INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN EKSISTENSI PERUSAHAAN Ryana, Tasya Vicky; Hafiar, Hanny; Lukman, Syauqy
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 12, No 2 (2019): (Accredited Sinta 3)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v12i2.4921

Abstract

 Image is a public perception that?s caused by marketing communication of the organization. One of the largest automotive company in the world, Mercedes-Benz is still aware of the importance of building image with branding. Through Indonesia Most Admired Companies (IMACO) Award by the Warta Ekonomi Intelligence Unit (WEIU), companies in Indonesia compete to be superior companies compared to competitors. PT. Mercedes-Benz Indonesia, which is known to have good product knowledge among the public, is considered to have low company?s knowledge because it has not been ranked in the IMACO Award. The urgency to differentiate company with other companies as the employer encourages companies to carry out the employer branding strategy. Therefore, the author is interested in conducting further research on employer branding processes carried out by PT. Mercedes-Benz Indonesia to reach the title of the Most Admired Company. This research is a descriptive study with a qualitative data. The results of this study reveal that; 1) the formation of the employer value proposition begins with the expectations and objectives of the company that are applied in accordance with the values   and corporate culture, 2) the external marketing evp is carried out by involving the general public and prospective candidates to build good image in their minds. 3) the internal marketing evp is run with employee development and engagement programs to improve their quality and capabilities.
Strategi Marketing Public Relations Checo Café Resto Rahmawati, Sri Ananda; Setianti, Yanti; Lukman, Syauqy
KOMUNIKATIF Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi UKWMS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.349 KB) | DOI: 10.33508/jk.v8i1.1981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang strategi marketing public relations yang dilakukan oleh Checo Café Resto pasca rebranding. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif, mendeskripsikan tentang strategi push, pull dan pass. Teknik pengumpulan data mengunakan wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa latar belakang dilakukannya strategi marketing public relations oleh Checo Café Resto pasca rebranding adalah karena terjadinya perubahan citra Checo Café Resto menjadi ‘Café Mahal’ dan penurunan penjualan yang drastis. Checo Cafe Resto menggunakan sales force dalam melaksanakan strategi push yaitu employee training dan sales program. Pada strategi pull, Checo Cafe Resto menggunakan komunikasi inovasi produk baru, aktivasi media sosial, promo, special event, dan media coverage. Sedangkan strategi pass yang dilakukan yaitu sponsorship, community, goverment relationship dan corporate social responsibility. Dilakukan evaluasi pada setiap strategi yang dilakukan, namun tidak ada survei khusus sehingga tidak diketahui persepsi dan tanggapan publik mengenai Checo Cafe Resto. Meskipun begitu, dari semua strategi push, pull dan pass yang dilakukan, tidak semua tools yang ada didalam konsep Thomas L. Harris digunakan oleh Checo Café Resto.
PELATIHAN LITERASI KOMUNIKASI POLITIK PEMILIH PEMULA SMA DARUL HIKAM BANDUNG Lukman, Syauqy; Sani, Anwar; Priyatna, Centurion Chandratama
Dharmakarya Vol 6, No 4 (2017): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.532 KB)

Abstract

Potensi pemilih pemula dalam tiap pemilu memang besar, terbukti KPU pun memberikan perlakuan khusus terhadap segmentasi ini dengan memberikan sejumlah kegiatan sosialisasi khusus pada pemilih pemula . Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa skeptisme dan antipasti politik dari kaum pemilih pemula memang masih sangat tinggi, dapat menghasilkan implikasi yang tidak baik terhadap partisipasi politik di masa yang akan datang. Dari pra-riset yang dilakukan, Pemilih pemula banyak yang merasa bahwa komunikasi politik yang dilakukan sejumlah actor politik dirasa berbau pencitraan dan kotor, hal ini berkontribusi terhadap pengetahuan dan sikap mereka terhadap aktvitas pemilu dan pilkada, bentuk nyata partisipasi politik bagi pemilih pemula. Solusi masalah ini adalah literasi komunikasi politik, khususnya bagi para pemilih pemula. Maka dari itu, tim kami dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat, sebagai bagian dari tridharma perguruan tinggi memutuskan untuk melakukan kegiatan pelatihan literasi komunikasi politik di SMA Darul Hikam Bandung. Banyak partisipan kegiatan ini yang awalny kurang terinformasikan mengenai sejumlah pengetahuan dasar tentang komunikasi politik, menjadi lebih kenal tentang fenomena tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 300-an peserta.
PROSES CORPORATE REBRANDING PJTV BANDUNG MENJADI SKTV Sholihat, Yuliyanti; Perbawasari, Susie; Lukman, Syauqy
ProTVF Vol 2, No 2 (2018): ProTVF
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.854 KB) | DOI: 10.24198/ptvf.v2i2.20823

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tahapan analisis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi proses corporate rebranding PJTV Bandung menjadi SKTV. Paradigma yang digunakan adalah paradigma positivisme, jenis studi deskriptif, dan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Penelitian ini dilakukan di kantor SKTV yang berada di Gedung Lucky Square Lt.1 Blok A2-05, Jl. Terusan Jakarta No. 2 Bandung. Berdasarkan hasil penelitian menunjuka bahwa SKTV dalam melakukan proses rebranding melalui empat tahap. Pertama, tahapan analisis dilakukan dengan menganalisis faktor-faktor pendorong proses rebranding. Kedua, tahap perencanaan yang dilakukan dengan mengubah target audience, mengganti nama PJTV Bandung menjadi SKTV, menganti atribut visual, dan melakukan pergantian kepala departemen yang terjadi pada struktur organisasi SKTV. Ketiga tahap implementasi yang terdiri dari sub fase relaunching untuk internal dengan mengadakan syukuran dan gathering bersama seluruh karyawan dan relaunching untuk eksternal dengan membuat promosi di berbagai media, serta membuat talkshow budaya yang mengundang berbagai pihak eksternal perusahaan. Keempat, tahap evaluasi dilakukan dengan mengadakan meeting dan kordinasi di setiap departemen. Simpulan dari penelitian ini adalah proses corporate rebranding yang dilakukan oleh SKTV sudah baik, namun belum maksimal dalam tahap analisis, dan evaluasi karena SKTV belum melakukan penelitian yang dilakukan secara langsung untuk mengetahui tanggapan target audience baik sebelum maupun sesudah rebranding.
HUBUNGAN ANTARA PELATIHAN BANK SAMPAH PATRATURA DENGAN SIKAP PESERTA TERHADAP LEMBAGA Asmara, Meilianti Rona; Komariah, Kokom; Lukman, Syauqy
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 3, No 2 (2018): September
Publisher : Metacommunication: Journal of Communication Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractTraining is a situation which someone gain experiental learning. In achieving the success of a training, there are something which become the determinant aspect, ie curriculum, means, and trainer. In training of bank sampah Patratura, found many problems from every determinants aspect of training success that caused the training  felt less than the maximum. This research aimed to find out the correlation between curriculum, means, and trainer with participant’s attitude to the institution ie PT. Pertamina Refinery Unit III. The theory used in this research is Experiental Theory by Pace and Faules. The method used is survey method with correlational research type, through hypothesis tests of Spearman Rank (rs) with descriptive and inferential analysis techniques. The sample size of this research was 43 people selected through simple random sampling techniques. The data collection technique used was using questionnaire, interview and research literature. The results of this research showed that there was a significant correlation between curriculum, means, and trainer with participant’s attitude to the institution. The conclutions of this research showed that there was a significant correlation between training of bank sampah Patratura with participant attitude to the institution.Keyword: Training, Bank sampah, attitude, Institution
OPTIMALISASI KEGIATAN PROMOSI MELALUI GRUP WhatsApp (WAG) DALAM MENJARING CALON PESERTA PESANTREN KILAT Hafiar, Hanny; Lukman, Syauqy
PRoMEDIA Vol 4, No 1 (2018): PROMEDIA
Publisher : UNIVERSITAS 17 AGUSTUS 1945 JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.085 KB)

Abstract

Penelitian ini bermaksud mengungkap tentang tata langkah dalam pelaksanaan kegiatan promosi yang dilakukan oleh lembaga pendidikan X dalam upaya mempublikasikan kegiatan pesantren kilat, sebagai kegiatan unggulan yang ditawarkan lembaga pada bulan ramadhan. Hal khusus yang menarik untuk diamati adalah, adanya penggunaan grup whatsApp sebagai media promosi satu-satunya yang digunakan oleh penyelenggara kegiatan. Namun demikian, upaya promosi yang dilakukan lembaga dengan dana minimalis ini mampu  berjalan secara efektif, hal ini disebabkan target peserta yang ditetapkan penyelenggara dapat dicapai dalam waktu relatif singkat. Hal ini tidak terlepas dari kejelian dan ketepatan strategi promosi dari pihak penyelenggara serta kesesuaian dalam pengemasan informasi sehingga  pasar bidikan yang  relatif sempit dapat diraih sesuai harapan. Oleh karena itu peneliti bermaksud mengkaji aspek-aspek yang berada di balik kegiatan promosi dengan cara menyebarkan informasi melalui pemanfaatan teknologi komunikasi informasi berbasis internet yang digunakan yaitu grup whatsapp. Penelitian ini menggunakan konsep promosi dan dan penggunaan media sosial dalam kegiatan PR, yang diteliti dengan metode deskriptif dengan cara wawancara dan observasi dengan pihak-pihak yang terlibat secara langsung dalam kegiatan ini.
HUBUNGAN ANTARA IKLIM KOMUNIKASI ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA KARYAWAN PT. PARAMOUNT ENTERPRISE INTERNATIONAL Marvian, Ananda; Hafiar, Hanny; Lukman, Syauqy
Jurnal Nomosleca Vol 4, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/nomosleca.v4i2.2543

Abstract

Abstract The aim of this study is to acknowledge the correlation between organizational communication climate and job satisfaction in PT. Paramount Enterprise International. This study used Human Relation theory abd correlation method with descriptive and inferential statistical analysis. The amount of samples was 52 people which was obtained by simple random sampling technique. The data was obtained by questionnaire, interview, and literature review. The result of this study was that there was strong correlation between organizational communication climate and job satisfaction. The conclusion of this study was that there was strong relationship between trust, making a decision together, honesty, listening to the upward communication, attention to high-performance goals with job satisfaction aspects, and a significant relationship between openness to downward communication and the job satisfaction aspects. Based on these conclusions, the researcher suggests increasing the time intensity of listening to employees and telling them frankly also promising to find and develop a communication plan if the leader does not have the information which the employee needs. Keyword: Human Relation Theory, Organisational Communication Climate, Job Satisfaction.DOI : https://doi.org/10.26905/nomosleca.v4i2.2543
Anticipating the Impact of Pornography through Dissemination of Negative Content Hafiar, Hanny; Lukman, Syauqy; Syuderajat, Fajar; Prastowo, FX Ari Agung; Priyatna, Centurion Chandratama; Sjafirah, Nuryah Asri
Jurnal ILMU KOMUNIKASI Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.064 KB) | DOI: 10.24002/jik.v16i2.1773

Abstract

Pornography through the internet has penetrated visually impaired teenagers.Socialization activities are needed to anticipate negative content. Pre-research was needed to map the problem before socialization. The study aims to examine the impact of pornography and its spread among visually impaired teenagers. The method used was a correlation with samples of teenagers at Wyata Guna, Bandung. The results show there is the impact of pornography and its spread including received, stored, accessed, and distributed through the internet. Proactive action was required from parents, and institutions to prevent a visually impaired teenager from the impact of pornography.
PERSEPSI SISWA SMA TERHADAP PENSI SEKOLAH DAN PEMETAAN PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG EVENT ORGANIZING Lukman, Syauqy; Puspitasari, Lilis
Jurnal Komunikasi Vol 10, No 1 (2016): Maret
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3604.083 KB) | DOI: 10.21107/ilkom.v10i1.1843

Abstract

ABSTRAKPensi atau pentas seni, adalah kegiatan yang lazim dilakukan oleh sejumlahsekolah di Indonesia. Penyelenggaraan pensi untuk beberapa sekolah tertentu melibatkan sumber daya yang sangat besar dari aspek sumber daya, khususnya sumber daya finansial. Penyelenggaraan pensi sendiri tuntutannya semakinmendekati event profesional seperti yang dilakukan oleh event organizer (EO)profesional, padahal pelajar sekolah bukanlah tenaga EO profesional. Penelitian ini berusaha menangkap bagaimana persepsi siswa SMA tentangpenyelenggaraan pensi dan berusaha menguji pengetahuan seputarpenyelenggaraan pensi. Hasil menunjukkan bahwa pensi sekolah dipersepsisebagai sesuatu yang penting bagi siswa, namun siswa menilai pihak sekolahdan guru tidak menganggap pensi sekolah sebagai sesuatu yang penting.Pensi sekolah dianggap sebagai sebuah kegiatan yang tidak sekedar buangbuang sumber daya di mata siswanya. Dalam mengapresiasi pensinya sendiri,responden cenderung setuju bahwa pensi mereka lebih baik dibanding sekolah lain,meskipun angka yang menjawab tidak tahu juga tinggi. Sehubungandengan kompetensi mengelola kepanitiaan, responden cenderung merasa bahwamereka mampu mengelola event, meskipun angka yang menjawab tidak tahujuga tinggi. Lebih lanjut, sebagian besar merasa mereka perlu mendapatkanpelatihan event organizing.Meskipun mereka merasa mampu, namun dalam konteks pemetaan pengetahuansiswa seputar pengelolaan event, level pengetahuan responden ada di angkayang cukup rendah.Diharapkan melalui penelitian ini, dapat memberikan gambaran mengenaibagaimana siswa SMA di Bandung memiliki persepsi tentang pensi dan melaluipengujian, dapat menjadi referensi kebijakan terhadap dinas dan instansiterkait, yang berhubungan dengan penyelenggaraan di sekolah.