Articles

Found 19 Documents
Search

Being a Muslim in Animistic Ways Maarif, Samsul
Al-Jamiah: Journal of Islamic Studies Vol 52, No 1 (2014)
Publisher : Al-Jamiah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.2014.521.149-174

Abstract

This paper examines religious practices of Ammatoans professed to be “Islamic” by practitioners, but ethnocentrically understood as “animistic” in Tylorian sense by scholars. Scholars have argued that Ammatoans’ practices are incompatible with Islam. Islam and animism are mutually exclusive. This paper, in contrast, argues that Islam and animism are all encompassing. To build the argument, this paper firstly elaborates scholars’ revisited theory of animism that argues for the (indigenous) notion of personhood as not limited only to human beings, but extended to non-human beings: land, forest, trees, animals and so forth. Secondly, this paper reviews the Quranic verses that explicate the personhood of non-human beings, and finally Ammatoans’ practices –visits to forest, refusal of electricity installation and others– as ethically responsible and mutually beneficial acts that ensure the well-beings of both human and non-human beings (interpersonal relations). These presentations show how Ammatoans exemplify being Muslim in animistic ways.[Artikel ini membahas praktik keagamaan masyarakat Ammatoa, yang menurut pelakunya disebut “Islamic”, tetapi menurut ahli etnografi sering disebut animistik, karena tidak sesuai dengan ajaran Islam. Islam dan animisme saling menafikan. Namun hasil penelitian ini membuktikan lain, Islam and animisme saling terkait dan saling mengisi. Untuk mengawali pembahasan, dipaparkan pandangan para ahli mengenai konsep “baru” anismisme yang memandang konsep dasar tentang diri tidak hanya terbatas pada manusia, tetapi juga mencakup selain manusia: tanah, hutan, pohon, hewan, dan lain-lain. Ayat-ayat al-Quran juga memperkenalkan adanya konsep diri bagi selain manusia. Baru kemudian dibahas mengenai praktik-praktik masyarakat Amatoa, seperti masuk hutan, menolak instalasi listrik, dan lainnya, yang merupakan tanggung jawab moral serta bermanfaat bagi kehidupan, baik bagi manusia maupun selain manusia dalam konteks hubungan interpersonal. Paparan ini menunjukkan corak khas masyarakat Ammatoa untuk menjadi seorang muslim dalam cara yang animistik.]
Peningkatan kemampuan komunikasi matematis dan self regulated learning siswa melalui model problem based learning (pbl) Fauziah, Intan; Maarif, Samsul; Pradipta, Trisna Roy
Jurnal Analisa Vol 4, No 2 (2018): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ja.v4i2.3916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis yang diajarkan dengan model PBL dan yang diajarkan dengan pendekatan scientific; menyelidiki keterkaitan antara self regulated learning dan kemampuan komunikasi matematis siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII yang ada di SMP Negeri 205 Jakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel yang digunakan sebanyak 36 siswa dari kelas eksperimen dan 36 siswa dari kelas kontrol. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang diajarkan dengan model PBL dan siswa yang diajarkan dengan pendekatan scientific; terdapat keterkaitan (hubungan) antara self regulated learning dan kemampuan komunikasi matematis siswa.Improvement of mathematical communication skills and self-regulated learning through problem based learning (PBL) modelsThe purpose of this research to investigate differences of the increasing mathematics communication ability which used to problem based learning model, investigate correlation between self-regulated learning and mathematics communication ability. Method of this research used to quasi experiment with pretest-posttest control group design. The population of this study is 7th grader students of 205 Junior High School in Jakarta, then This research used 36 students from control class and 36 students from experiment class. The determination of sample used cluster random sampling. The result of this research are, there is a difference improvement of students mathematics communication ability which thought used to PBL models and scientific, there is correlation between students self-regulated learning and mathematics communication ability. 
INTEGRASI MATEMATIKA DAN ISLAM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Maarif, Samsul
Infinity Journal Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Number 2, Infinity
Publisher : STKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.609 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v4i2.85

Abstract

ABSTRAKPembelajaran matematika harus mengalami perubahan dalam konteks perbaikan mutu pendidikan sehingga dapat meningkatkan hasil pembelajaran yang optimal. Oleh karena itu, upaya terus dilakukan untuk terwujudnya suatu pembelajaran yang inovatif sesuai dengan perkembangan zaman dan tekhnologi. Disamping pendidikan diselaraskan dengan kemajuan teknologi, pendidikan juga diharapkan dapat membangun nilai dan watak dari setiap peserta didik melalui nilai-nilai agama.Al-Quaran merupakan kitab suci umat islam yang merupakan sumber dari segala sumber ilmu. Keagungannya tidak akan tertandingi dan tak jua lekang oleh zaman. Oleh karenaya kita sebagai umat muslim patut dan menjadi keharusan menjadikan Al-Quran sebagai rujukan utama untuk pengembangan ilmu sebelum merujuk kepada teori ataupun konsep-konsep lainnnya. Pandangan seperti tersebut tidaklah salah karena Al-Quran sangat berpengaruh pada pengembangan bidang ilmu. Hal tersebut terlihat jelas adanya penghargaan yang teramat tinggibagi mereka yang beriman dan berilmu dibandingkan dengan orang yang biasa-biasa saja.Hal tersebut menunjukan Al-Quran sangat konsen dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu, perlu kiranya dunia pendidikan tidak terkecuali dalam pembelajaran matematika mengintegrasikan nilai-nilai yang terkandung dalam agama islam dalam setiap pembelajaran. Sehingga, selain dapat mempelajari matematika siswa juga dapat mempelajari keagungan Alloh melalui pendekatan materi-materi matematika.Kata Kunci    :   Islam, Matematika, Pembelajaran Matematika ABSTRACTLearning mathematics should be amended in the context of improvement of the quality of education so as to enhance the optimal learning outcomes. Therefore, efforts continue to be made to the realization of an innovative learning in accordance with the times and technology. Besides education aligned with technological advances, education is also expected to build the value and character of each learner through the values agama.Al-Quaran the holy book of Islam that is the source of all sources of knowledge. Greatness will not be incomparable and was nevertheless timeless. By karenaya we as Muslims should and it becomes imperative to make Al-Quran as the main reference for the development of science before referring to theories or concepts sharing. Such a view is not wrong because the Koran is very influential in the development of science. It is clear that there are very tinggibagi award those who believe and knowledgeable than those with ordinary saja.Hal is showing Koran is very concerned with the development of science. Therefore, it is important the world of education is no exception in mathematics learning integrates the values contained in the religion of Islam in every lesson. Thus, in addition to studying math students can also learn the majesty of Allah through mathematical approach to materials.Keywords:            Islam, Mathematics, Mathematics Education
OPTIMASI GASIFIKASI SEKAM PADI TIPE FIXED BED DOWNDRAFT DENGAN MEMVARIASIKAN HISAPAN BLOWER SUPAYA MENGHASILKAN KANDUNGAN TAR SESUAI STANDAR Maarif, Samsul
Jurnal Teknik Mesin Vol 6, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v6i4.2057

Abstract

Sekam padi merupakan salah satu biomassa yang memiliki potensi energi sebesar 3,84 GW. Dengan proses gasifikasi biomassa, sekam padi bisa menghasilkan energi. Pada beberapa aplikasi yang menggunakan gas hasil gasifikasi sebagai sumber energi, terdapat standar untuk jumlah tar yang diijinkan sebelum masuk ke mesin atau engine. Untuk mengetahui jumlah tar yang dihasilkan pada proses gasifikasi dengan bahan bakar sekam padi, maka dibutuhkan alat ukur atau pengukuran pada gas yang dihasilkan dari proses gasifikasi. Penelitian ini menggunakan sistem fixed bed downdraft gasifier. Dengan memvariasikan hisapan blower supaya diketahui titik optimum dan menghasilkan kandungan tar sesuai standar. Hisapan blower yang berbeda, didapatkan temperatur titik kondensasi tar yang berbeda. Karena perbedaan temperatur, didapatkan kandungan tar sebelum dan sesudah filtering mengalami penurunan. Hasilnya, saat n = 846 rpm kandungan tar sebelum filtering yaitu, 12,92 mg/m3. Sedangkan kandungan tar setalah filtering yaitu, 5,97 mg/m3. saat hisapan blower dinaikan maka kandungan tar akan bertambah karena pengaruh dari pressure drop.
Religious-Based Higher Education Institution and Human Resource Development: A Case Study of Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang (UNIBDU) maarif, samsul
Al-Albab Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Graduate Program of Pontianak Institute of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.022 KB) | DOI: 10.24260/alalbab.v7i1.962

Abstract

The role of higher education is very crucial in developing human resource because it is a future investment which has great effect on the improvement of real sector. Higher education is proven to be an effective agent of social change. In human resource management, the role of higher education is embodied in community service program which is more known as “Tri Dharma Perguruan Tinggi” including acquisition, transmission and application. Human Resource management is basic administrative description or educational management based on a series of interrelated processes in guiding the behavior of individuals as the member of an organization in order to achieve its goals. The process can be identified as follows: planning, compensation, recruitment, selection, induction, appraisal, development, maintenance, performance, security, integration, and information.
Ethnicity-Based Religiousity: Multi-Faceted Islam in Miami, USA, in the Age of War on Terrorism Muttaqin, Ahmad; Maarif, Samsul
Al-Jamiah: Journal of Islamic Studies Vol 44, No 2 (2006)
Publisher : Al-Jamiah Research Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajis.2006.442.275-294

Abstract

Minoritas muslim seringkali menunjukkan perilaku yang ambigu. Satu sisi mereka mendambakan pengakuan dan perlakukan yang tidak diskriminatif dari kalangan mayoritas-non Muslim, namun di sisi lain ada “keengganan” untuk berbaur dengan kelompok mayoritas. Tulisan ini menguraikan dua tipe minoritas Muslim di Miami, Florida, Amerika Serikat, Muslim imigran dan Muslim kelahiran Amerika, serta menjelaskan berbagai faktor keengganan mereka dalam berbaur dengan mayoritas non Muslim. Di antara faktor keengganan tersebut adalah kesulitan mereka mencari rujukan ajaran Islam yang melegitimitasi “etika proaktif ” minoritas terhadap mayoritas, segmentasi etnis, kebangsaan dan paham keagamaan minoritas Muslim, serta beban psikis mereka yang merasa belum sepenuhnya menjadi warga negara Amerika Serikat. Dibandingkan kaum Muslim imigran yang sebagian besar berasal dari Timur Tengah dan Pakistan, kaum Muslim keturunan Afrika yang lahir di Amerika cenderung lebih terbuka dan aktif berbaur dengan kelompok mayoritas non-Muslim. Sikap ini ternyata berkorelasi positif dengan perlakukan yang mereka peroleh pasca tragedy 9/11. Kelompok pertama merasa selalu menjadi target operasi anti teror pemerintah Amerika, sedangkan kelompok kedua justru menekankan bahwa mereka adalah korban dari terorisme tersebut.
HAMBATAN EPISTIMOLOGIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL Maarif, Samsul; Setiarini, Rokhyani Nur; Nurafni, Nurafni
Didaktik Matematika Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Didaktik Matematika
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.061 KB) | DOI: 10.24815/jdm.v7i1.15234

Abstract

Many students make mistakes in solving mathematical problems, including the problem of the System of Linear Equations in Two Variables (SLETV). This research was a descriptive study using a qualitative research approach to analyze students' epistemological obstacles in solving SLETV problems. The respondents of this study were 53 Year 9 students of SMP Islam Raudlotul Hikmah who had learned SLETV. The instrument used was a mathematical problem-solving ability test and interview guideline. The data analysis was conducted by analyzing the answers of 53 respondents to three types of epistemological obstacles. Five respondents were also interviewed to find out more about the obstacles that occurred. The results showed three types of students' epistemological obstacles in solving SLETV problems: conceptual obstacle, procedural obstacle, and operational, technical obstacle. The findings of epistemological obstacles in this study showed the same pattern as previous research findings, although the material was different. Thus, it can be used as a basis for teachers to improve learning strategies related to SLETV and other mathematical materials.
Peran Konseling Panti Rehabilitasi Dalam Menangani Pemuda Korban Narkoba Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Pribadi (Studi pada Panti Sosial Pamardi Putra, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta) Dilliana, Rusti Aisya; Himam, Fathul; Maarif, Samsul
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 22, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.526 KB) | DOI: 10.22146/jkn.16355

Abstract

ABSTRACTDrug abuse was serious threat for Indonesia future. Yogyakarta was the city of educator from variety of districts even from abroad too, so it was susceptible from threat of drug. People in general made building the clean drug area by aspiration of society brought the victims of drug abuse to rehabilitation institution really helped. These research purposes were to knew counseling function which counselor brought to handled resident (drug user) in PSPP Yogyakarta, and tomade analysis counseling impact which counselor brought to personal resilience of drug user in PSPP Yogyakarta.The kind of research was used qualitative research by phenomenology approach; research used depth interview, observation, literature, online, and documentation. Analysis technique used open coding and axial coding, then researcher checked by triangulation of resource data. Data analysis explained the role of counseling rehabilitation institution for handling the youth of drug victim by personal resilience implication in PSPP Yogyakarta. Research result was finding counseling role in PSPP Yogyakarta which had essential counseling function for creating comfortable and counseling function as role model. Counseling function was created from counseling factor, so it could improve resilience the youth of drug victim in PSPP Yogyakarta ABSTRAKPenyalahgunaan narkoba sudah menjadi ancaman yang serius untuk Indonesia.  Diketahui dari Yogyakarta, merupakan kota pelajar dari berbagai daerah bahkan luar negeri, sehingga sangat rentan ancaman narkoba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi konseling yang dibawa oleh konselor dalam menangani pemuda korban narkoba di PSPP Yogyakarta, dan untuk menganalisis dampak konseling yang dibawa konselor terhadap ketahanan pribadi pemuda korban narkoba di PSPP Yogyakarta. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui wawancara yang mendalam, observasi, studi pustaka, online, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan open coding dan axial coding, kemudian menggunakan trianggulasi sumber data untuk mengecek data yang berhasil peneliti dapatkan. Hasil penelitian yang ditemukan adalah peran konseling di PSPP Yogyakarta membutuhkan fungsi konseling dalam menciptakan kenyamanan dan fungsi konseling sebagai role model.  Fungsi konseling tercipta melalui faktor konseling, sehingga mampu meningkatkan ketahanan pribadi pemuda korban narkoba di PSPP Yogyakarta. Dampak dari fungsi konseling, terciptanya ketahanan pribadi yang tertanam dengan kuat, agar mampu menghadapi tekanan lingkungan sosial dengan tangguh. 
GEOMETRY EXPLORATION ACTIVITIES ASSISTED WITH DYNAMIC GEOMETRY SOFTWARE (DGS) IN A TEACHER EDUCATION CLASSROOM Maarif, Samsul; Wahyudin, Wahyudin; Noto, Muchamad Subali; Hidayat, Wahyu; Mulyono, Herri
Jurnal Infinity Vol 7, No 2 (2018): Volume 7 Number 2, INFINITY
Publisher : STKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (956.784 KB) | DOI: 10.22460/infinity.v7i2.p133-146

Abstract

The aims of this study were conducted to investigate the effectiveness of pre-service teachers’ geometric exploration activities assisted by Dynamic Geometry Software (DGS) Cabri II Plus computer application in constructing geometry proofs in a teacher education classroom. To these ends, mix-method design. A total of 72 pre-service teachers taking geometry course participated in the study. Findings of the study show that students who participated in geometric exploration activities assisted by DGS Cabri II Plus computer application had better achievement compared to their counterpart. The use of DGS Cabri II Plus computer application was observed to enable the students to present diagrams of verification problems appropriately, determine the valid conjectures, and make justification regarding the statements in the written proof. More importantly, participating in geometric exploration activities assisted by DGS Cabri II Plus computer application provide students with opportunities to explore alternative proofs related to geometry.
PENGGUNAAN VARIASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA DAN PANDANGAN HIDUP BANGSA DALAM PEMBELAJARAN PKN Maarif, Samsul
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 5, No 4 (2018): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.573 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prosentase ketercapaian atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang diperoleh siswa Kelas VIII-B SMP Negeri 1 Kasokandel pada tahun pelajaran 2017/2018. Dari jumlah siswa 30 orang yang mengikuti post tes pada bahan ajar Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandanan Hidup Bangsa dengan pembelajaran model Cooperatif Learning, hanya 14 orang yang dapat dinyatakan lulus atau tuntas (46,67%) dan sisanya sekitar 16 orang dinyatakan belum tuntas (53,33%). Data tersebut menunjukkan bahwa hasil belajar dalam bahan ajar tersebut dapat dinyatakan belum tuntas secara klasikal. Prosentase tersebut jauh dari prosentase ideal antara 80% - 100%. Oleh karena itu, untuk kasus tersebut perlu diadakan remedial klasikal. Mencermati proses remedial klasikal tersebut, maka supaya tidak terulang kembali, diputuskan untuk melakukan penelitian dengan menggunakan variasi model problem  based learning dan discovery learning di Kelas VIII-A Tahun Pelajaran 2018/2019 pada bahan ajar Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa. Hasil pelaksanaan penelitian tindakan kelas yang berlangsung dalam 3 siklus penelitian dapat diketahui pada Siklus I prosentase ketuntasan mencapai 60%, pada Siklus II mencapai 70%, dan Siklus III mencapai 90%. Maka kegiatan pembelajaran dengan inqury learning yang dikelola dengan baik ternyata cukup efektif terhadap peningkatan hasil belajar siswa