Articles

Found 13 Documents
Search

PENURUNAN KELUHAN DRIBBLING PASIEN PASCA TRANSURETHRAL RESECTION OF THE PROSTATE MELALUI KEGEL’S EXCERCISE Madjid, Abdul; Irawaty, Dewi; Nuraini, Tuti
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 14, No 2 (2011): July
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.325 KB) | DOI: 10.7454/jki.v14i2.319

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran pengaruh Kegel?s exercise terhadap keluhan dribbling pasien pascatransurethral resection of the prostate (TURP). Sampel penelitian adalah responden yang dirawat di RS X dan RS Y yangmemenuhi kriteria inklusi. Jumlah sampel pada kelompok intervensi sejumlah 10 responden, sedangkan kelompok kontrol 10responden. Hasil penelitian menunjukan keluhan dribbling pada kelompok intervensi berhenti mulai hari ke-13, sedangkanpada kelompok kontrol berhenti mulai hari ke-24, sehingga membuktikan ada perbedaan yang signifikan rata-rata lama keluhandribbling antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p= 0,007; ?= 0,05). Penurunan lama keluhan dribbling padaresponden yang patuh melakukan Kegel?s exercise berhenti mulai hari ke-13, sedangkan pada responden yang tidak patuhberhenti mulai hari ke-20, sehingga membuktikan ada perbedaan yang bermakna rerata lama keluhan dribbling responden yangpatuh melakukan Kegel?s exercise dengan responden yang tidak patuh (p= 0,004; ?= 0,05). Simpulan dari penelitian ini adalahKegel?s exercise terbukti dapat menurunkan keluhan dribbling pasien pasca TURP. Disarankan agar tiap rumah sakit dapatmenerapkan Kegel?s excercise terhadap pasien dengan keluhan dribbling pasca-TURP.Kata Kunci: Kegel?s exercise, keluhan dribbling, pasca transuretral resection of the prostate (TURP), patuh Kegel?s exerciseAbstractThis study aims to see the effect of Kegel?s exercise on Dribbling Complaint of Post Transurethral Resection of the Prostate(TURP) patient. The sample was the patients who are hospitalized in X hospital and Y hospital fulfill the inclusion criteria.There were 10 responden each for intervention and control groups. The study results show that dribbling complaint of patientin intervention group stop at day 13, while in control group stop at day 24. Thus, there is a significant difference of the averageof dribbling complaint duration between intervention and control groups (p= 0.007; ?= 0.05). In addition, for the respondentsin intervention group who did the exercise regularly, the dribbling complaint stop at day 13 and those who did not do exerciseregularly the complaint stop at day 20. This is shown again that there is a significant difference of the average of dribblingcomplaint duration between those who do the exercise regularly and who do not do it regularly (p= 0.004; ?= 0.05). Inconclusion, the Kegel?s?s exercise is proven can reduce the dribbling complaint of post TURP patient. It is recommended thateach hospital can apply Kegel?s excercise for patients with symptoms of post-TURP dribbling.Key words: Kegel?s?s exercise,
PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI PADA INSEPTISOL ASAL RAWA LEBAK YANG DIINOKULASI BERBAGAI KONSORSIUM BAKTERI PENYUMBANG UNSUR HARA Wuriesyliane, Wuriesyliane; Gofar, Nuni; Madjid, Abdul; Widjajanti, Hary; Putu SR, Ni Luh
Jurnal Lahan Suboptimal : Journal of Suboptimal Lands Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.646 KB) | DOI: 10.33230/JLSO.2.1.2013.32

Abstract

The aim of this research was to study the effect of multisynergism bacterial isolates growth of rice plants as well as to obtain best composition of endophytic bacterial isolates, Azotobacter, Azospirilium and phosphate solubilizing bacteria in spurring growth of rice plants. This research was conducted in October 2012 to February 2013. This study arranged in a completely randomized design (All treatments of multiple bacterial isolates resulted in increase of soil N x P Content). The results showed that multibacterial isolates B (endophytic bacteria + Azospirillum) increased vegetative and generative growth of rice plants. Treatment G (composition of endophytic bacterial isolates, Azotobacter, Azospirilium and phosphate solubilizing bacteria) can increase rice yields. Some soil N and P content increased in response to all treatments of multiple bacterial isolates. The similar result was also observed in the N and P uptake that some multiple bacterial isolates improved N and P uptake of plants
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI DENGAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KEJAR PAKET C PADA PKBM GUMILANG DI KELURAHAN PASIR JAYA KECAMATAN BOGOR BARAT KOTA BOGOR Madjid, Abdul; Gatot, Masitowati; Maulana, Ahmad
ANDRAGOGI Vol 15, No 1 (2015)
Publisher : ANDRAGOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.79 KB)

Abstract

Prestasi belajar adalah perubahan yang terjadi pada individu setelah melakukan suatu kegiatan pembelajaran, bukan hanya perubahan dalam pengetahuan, tetapi juga perubahann dalam kecakapan, kebiasaan, sikap, pengertian, penguasaan dan penghargaan dalam diri pembelajar. Untuk meningkatkan prestasi belajar dibutuhkan kemampuan Penyesuaian diri, baik kemampuan yang merupakan bawaan atau hasil latihan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan, atau mengubah lingkungan sesuai dengan kehendak diri. Penyesuaian diri yang baik ditandai dengan sikap yang sehat terhadap fungsi tubuh, merasa diterima sebagai anggota kelompok, percaya diri dan tidak merasa rendah diri di hadapan orang banyak dan dapat memahami mengapa seseorang melakukan tindakan atau memiliki sikap tertentu terhadap orang lain atau peristiwa tertentu.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket, observasi, studi pustaka dan wawancara. Dari hasil penelitian, diperoleh simpulan sebagai berikut :1) Nilai rhitung sebesar 0,65 berada pada interval 0,60 – 0,799 menunjukan tingkat hubungan yang KUAT. Demikian pula setelah dikonsultasikan dengan nilai rtabel product moment (n-2 = 28), ? = 0,05, diperoleh rtabel = 0,361, menunjukkan rhitung > rtabel (0,65 > 0,361). Hal ini menunjukkan terdapat hubungan yang KUAT antara kemampuan penyesuaian diri dengan prestasi belajar peserta didik Kejar Paket C pada PKBM Gumilang di Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor.2) Nilai thitung sebesar 4,525 dengan ? = 0,05 dan n – 2 = 28, diperoleh ttabel sebesar 2,04841, sehingga thitung > ttabel (4,525 > 2,04841). Hal ini berarti nilai thitung berada pada wilayah penolakan hipotesis Uji. Dengan demikian maka penelitian ini menolak Hipotesis uji (H0) dan menerima Hipotesis alternatif (H1) yaitu: “Terdapat Hubungan Antara Kemampuan Penyesuaian Diri Dengan Prestasi Belajar peserta didik Kejar Paket C pada PKBM Gumilang di Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Kota Bogor”.3) Harga Koefisien Determinasi (KD) sebesar 42%. A mengandung arti kemampuan penyesuaian diri memberikan kontribusi sebesar 42% terhadap prestasi belajar pesertra didik Kejar paket C pada PKBM Gumilang di Kelurahan Pasir Jaya Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor, sedangkan sisanya sebesar 58% merupakan kontribusi dari faktor-faktor lain.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAYANAN PROMOSI KESEHATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RUANG EBONI LANTAI 3 RS PMI BOGOR TAHUN 2017 Lestari, Erlina Puji; Madjid, Abdul; Nasution, Andreanda
PROMOTOR Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.808 KB)

Abstract

Promosi kesehatan yang dilakukan oleh perawat khususnya pada pasien TB adalah untuk memutuskan rantai penularan TB, karena penularan TB dapat terjadi akibat dari perilaku pasien yang salah. Metode kualitatif dan penerapan study kasus dengan populasi perawat RS PMI Bogor dan perawat Ruang Eboni sebagai sampel penelitiannya, dilakukan dalam proses pencarian data.Wawancara mendalam dilaakukan untuk memperoleh data dan dilakukan triangulasi data serta analisa data. Hal terpentng yang harus diperhatikan oleh perawat dalam pelayanan Promosi Kesehatan, antara lain: Pengetahuan, sikap terhadap pasien dengan TB, waktu edukasi, cara komunikasi, media promosi dan cara memodifikasi lingkungan. Peningkatan pengetahuan pasien melalui promosi kesehatan oleh perawat diharapkan dapat memutuskan rantai penularan TB.
Batasan Kewenangan Penyidik Anak Terkait Pelaksanaan Diversi dalam Proses Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Anak Endriyanti, Megah Novita; Aprilianda, Nurini; Madjid, Abdul
Jurnal Cakrawala Hukum Vol 9, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/idjch.v9i2.2259

Abstract

This paper aims to analyze the limits of the authority of the child investigator related to the implementation of diversion in the process of resolving cases of child crimes. To answer the purpose of this paper, normative legal research is used, using the legal approach and case. The results of the study indicate that child investigators in solving cases of child crimes can apply discretion related to the implementation of diversion. The authority limit for discretion of child investigators, namely the reason for implementing diversion that does not fulfill the implementation requirements in the SPPA Law, must be logical and reasonable, not for serious crimes such as criminal acts against the body and life, and not repetitive crimes. In the case of theft with weights, the results of which have been determined by the Chairperson of the Pasuruan City District Court, discretion is taken by the police with various considerations. One of them is because the perpetrators and the victims agreed that the case would be settled in a family manner because the perpetrator still had a brotherly relationship with the victim. Therefore, with several agreements the victims decided to settle the case outside the court process, namely diversion. DOI: https://doi.org/10.26905/idjch.v9i2.2259
EVALUASI PROGRAM TB PARU DI PUSKESMAS BELONG KOTA BOGOR TAHUN 2018 Chotimah, Indira; Oktaviani, Sari; Madjid, Abdul
PROMOTOR Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.032 KB)

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang menjadi perhatian global. Sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan 2030, WHO menargetkan untuk menurunkan kematian akibat Tuberkulosis sebesar 90% dan menurunkan insidens sebesar 80% pada tahun 2030 dibandingkan dengan tahun 2014. Di Puskesmas Belong pada Tahun 2017 angka keberhasilan program TB Paru yaitu 55,56% dari target 90% yang telah di tentukan oleh Kementerian Kesehatan RepublikIndonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan informasi seacara mendalam mengenai Input, proses dan output pada program TB Paru di Puskesmas Belong Kota Bogor tahun 2018. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif , informan dalam penelitian ini terdiri dari 4 orang yaitu Penanggung jawab program TB Puskesmas Belong, petugas TB Puskesmas Belong, KepalaTU dan petugas Laboratorium. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara mendalam, daftar checklist observasi dan daftar checklist telaah dokumen. Hasil penelitian yang didapat dari komponen input dalam program TB Paru sudah optimal. Hasil dari komponen proses di Puskesmas Belong Kota Bogor belum Optimal. Penemuan kasus dan diagnosa penderita dilakukansecara aktif dan pasif, akan tetapi pasien ada yang sulit untuk mengeluarkan dahak. Pengobatanpenderita TB Paru sudah sesuai dengan pedoman TB Paru. Cross check di Puskesmas Belong tidaktersedia karena Puskesmas Belong adalah Puskesmas Satelit jadi, tidak bisa melakukan cross check.Sedangkan output dalam program TB Paru di Puskesmas Belong Kota Bogor dalam angkapenemuan sudah mencapai target sedangkan angka konversi dan angka kesembuhan belummencapai target yang ditentukan. Erorr Rate di Puskesmas Belong tidak ada karena yang melakukanerorr rate hanyadi puskesmas rujukan. Dalam upaya meningkatkan keberhasilan program Tb Paru diPuskesmas Belong Kota Bogor maka diperlukan perbaikan yaitu dengan dilakukan analisis manfaatdan ketepatan biaya agar diketahui anggaran program TB Paru yang dibutuhkan untuk mencapaitarget program. Pasien yang mangkir dari pengobatan harus dibuat perencanaan agar pasien tersebuttidak mangkir dari pengobatan dan menyelesaikan pengobatannya.
Pengaruh Penggunaan Beberapa Stimulansia Terhadap Produksi Berberapa Klon Karet (Hevea brasilliensis Muell Arg.) Renitasari, Eka; Fatimah, Titien; Madjid, Abdul
Agriprima, Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 3, No 1 (2019): MARET
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agriprima.v3i1.132

Abstract

Salah satu penunjang produksi tanaman karet dalam menghasilkan getah lateks adalah pengaplikasian stimulansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara klon karet dengan stimulansia terhadap produksi tanaman karet. Penelitian ini dilakukan di PTP N XII Kebun renteng Ajung Kabupaten Jember pada 26 desember 2017 – 15 Januari 2018. Penelitian ini mengguunakan Rancangan Acak Kelompok(RAK) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah faktor klon menggunakan 4 taraf yaitu, taraf K1 (PB 260), K2 (GT 1), K3 (RRIC 100), K4 (BPM 24). Faktor kedua adalah stimulansia dengan 3 taraf yaitu, S1 (Amcotrel 10 PA), S2 (karet full), S3 (non stimulansia). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi yang baik ditunjukkan oleh kombinasi perlakuan antara klon RRIC 100 dengan stimulansia karet full dan kombinasi perlakuan GT 1 dengan stimulansia amcotrel 10 PA. Namun, hasil produksi getah lateks menunjukkan bahwa perlakuan kontrol lebih tinggi dari semua perlakuan stimulansia.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD), EKSPOSITORI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS Herlina, Rina; Yanuardi, Yanuardi; Madjid, Abdul
JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Univ. Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.984 KB) | DOI: 10.32832/tek.pend.v8i2.1978

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji: (1) perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran STAD dan strategi pembelajaran ekspositori dalam mata pelajaran bahasa Inggris. (2) ada tidaknya pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dengan kemandirian belajar siswa terhadap hasil belajar bahasa Inggris. (3) perbedaan hasil belajar siswa dengan kemandirian belajar tinggi yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran STAD dan strategi ekspositori dalam mata pelajaran bahasa Inggris. (4) perbedaan hasil belajar siswa dengan kemandirian rendah yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran STAD dan strategi ekspositori dalam mata pelajaran bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran STAD lebih tinggi dibandingkan menggunakan strategi ekspositori dengan selisih rata – rata 1,61. (2) terdapat pengaruh interaksi antara strategi pembelajaran dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar bahasa Inggris. (3) hasil belajar siswa dengan kemandirian tinggi yang belajar menggunakan strategi pembelajaran STAD lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan strategi ekspositori dengan selisih rata – rata 5,22. (4) hasil belajar siswa dengan kemandirian rendah yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran STAD lebih rendah dibandingkan dengan menggunakan strategi ekspositori dengan selisih rata – rata 2,00
Implikasi Yuridis Penetapan Hakim Berkaitan Diversi yang Melanggar Ketentuan Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak Endriyanti, Megah Novita; Aprilianda, Nurini; Madjid, Abdul
Jurnal Cakrawala Hukum Vol 10, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/idjch.v10i1.2947

Abstract

This diversion is the process of resolving cases of violations of law that occur, namely by bringing together the victims and their families and the perpetrators as well as their families to sit together to discuss the settlement of cases in a family manner. Legislation on the juvenile justice system. To answer the purpose of the paper, normative legal research is used, using a legal approach used to examine the Child Criminal Justice System Act, while the case approach uses the determination of judges in the case of Children. The results of the study indicate that the juridical implication of the judges’ determination regarding diversion which violates the provisions of the law on juvenile criminal justice systems is that they can be canceled, which can still be carried out as long as no party submits a cancellation. This diversion effort is a manifestation of restorative justice which aims to avoid children from the judicial process. So when the diversion is successfully carried out and an agreement arises, it means that the goal of restorative justice has been achieved.DOI: https://doi.org/10.26905/idjch.v10i1.2947.
RESTORATIVE JUSTICE IN THE SETTLEMENT OF TRAFFIC ACCIDENT CAUSING DEATH TOLL ACCORDING TO THE PERSPECTIVE OF CUSTOMARY JUDICIARY IN SANGGAU DISTRICT, WEST KALIMANTAN Rona, Marina; Safa?at, Rachmad; Madjid, Abdul; Fadli, Mohammad
Yustisia Jurnal Hukum Vol 9, No 1: JANUARY - APRIL 2020
Publisher : Faculty of Law, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.616 KB) | DOI: 10.20961/yustisia.v9i1.39351

Abstract

This research aims to examine restorative justice in the settlement of traffic accidents caused by the death toll from the customary judiciary perspective in Sanggau Regency, West Kalimantan. The fact of the field shows that a customary judiciary is an option for indigenous people to settle traffic accidents that resulted in the death according to  customary decision. The customary judicial process is led by Pomuntuh Adat with deliberation for consensus involving the perpetrators/drivers and heirs of his family and heirs of the victim's family. Adat decision by punishing perpetrators to repay or reinstate victims losses due to criminal acts sanctioned the customary verdict where the perpetrators/drivers and heirs of the family pay customary fines to the heirs of the victim's family and also perform customary rituals as a form of recovery of natural balance. The matter of traffic accident that has been decided through the customary judiciary, it is not processed through the process through the state's prejustice. The research is an empirical legal research, using secondary data through literature studies. Primary Data was obtained through interviews where the results concluded that the settlement of a traffic accident resulting in a death toll in a customary judicial perspective is a real manifestation of restorative justice