Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Kalsium Terhadap Panjang Kranium Fetus Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Setelah Pemberian Etanol Zuraida, Reni; Mahmud, Nurlis; Warganegara, Efrida; Mauludi, Radinal
Juke Unila Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Juke Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Calcium is an essential element in the human body primarily on bone metabolism processes. Calcium is needed to activate the osteoblast in producing bone matrix. Calcium metabolism in human body could be inhibited by ethanol. Someone who consumes ethanol will suffer hypocalcemia. Consequently activating process of the osteoblast producing of bone matrix will be imbalanced and bone structure will be abnormal. The purpose of this study was to determine the effect of calcium supplementation on the length of white rat fetus cranium in organogenesis phase of Sprague Dawley strain that had been treated by ethanol. This study uses an experimental research design using 20 rats (Rattus norvegicus) of Sprague Dawley strain pregnant females aged 10-16 weeks which randomly selected were divided into five groups. The results showed that the average cranium length from analysis of one way ANOVA p value = 0.000. Post Hoc LSD cranium length with five groups compared with each other p = 0.000. Can be concluded that the existence of the effect of calcium supplementation on the length of white rat (Rattus norvegicus) fetus cranium that had been treated by ethanol
PREVALENSI DAN KARAKTERISTIK PENDERITA RHEUMATOID ARTHRITIS DI BAGIAN PENYAKIT DALAM RSUD Dr. H. ABDOEL MOELOEK BANDAR LAMPUNG Wijaya, Boby; Mahmud, Nurlis; Rusmini, Hetti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2
Publisher : LPPM Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.229 KB)

Abstract

Rheumatoid arthritis merupakan salah satu penyakit sendi akibat gangguan autoimun sistemik, dan merupakan penyakit sendi kedua tersering setelahosteoarthritis. Prevalensi rheumatoid arthritis meningkat di usia pertengahan dekade 4 sampai 5. Rheumatoid arthritis lebih sering menyerang wanita dari pada pria.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prevalensi dan karakteristik penderita rheumatoid arthritis di Bagian Penyakit Dalam RSUD Dr.H.Abdoel Moeloek Bandar Lampung Periode Juni – Desember 2010Jenis penelitian ini survei desktiptif secara retrospektif, penelitian ini dilakukan di Bagian Rekam Medik RSUD Dr. H. Abdoel Moeloek Bandar Lampung Periode Juni – Desember 2010 Sampel penelitian ini adalah semua pasien rheumatoid arthritis yang tercatat di rekam medik rawat jalan yang berjumlah 127 orangPrevalensi rheumatoid arthritis di Bagian Penyakit Dalam RSUD Dr.H.Abdoel Moeloek Bandar Lampung sebesar 12.5%. Karakteristik penderita rheumatoid arthritis mayoritas terdapat pada kelompok umur 44 – 50 tahun (29,1%), kebanyakan berjenis kelamin perempuan (72,4%) lebih banyak terkena dari pada laki-laki (27,6%). Nyeri sendi merupakan keluhan utama (63,0%).