Syalfinaf Manaf
Department of Biology, University of Bengkulu, Jl. Raya Kandang Limun Bengkulu 38371A

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

IRON CHELATING AND ANTIRADICAL ACTIVITY OF KAYU MANIK LEAVES (TREMA ORIENTALIS) Yudha S., Salprima; Angasa, Eka; Ningsih, Sri; Manaf, Syalfinaf; Murni, Suli Anggria; Umbara, Fatan
Indonesian Journal of Chemistry Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijc.21410

Abstract

A methanol soluble fraction extracted from Kayu Manik leaves (Trema orientalis) from Seluma, Bengkulu, exhibited an antiradical activity 69.73% (scavenging activity of the stable 1,1-diphenyl-2-picryl hydrazyl (DPPH) free radical) that was almost similar to that of 1 mM ascorbic acid. On the other hand, the iron chelating activity was 40.74%. We believe that it would be useful to take the results as an alternative for processing industries and can be observed as a good source of new agent for iron chelator.
Evaluasi daya repelensi daun Nimba (Azadirachta indica A. Juss) terhadap hama gudang Sitophilus oryzae L. (Coleoptera : Curculionidae) Manaf, Syalfinaf; Kusmini, Eti; Helmiyetti, Helmiyetti
GRADIEN Vol 1, No 1 (2005): (Januari 2005)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.548 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Evaluasi daya repelensi Azadirachta indica A. Juss terhadap hamagudang Sitophilus oryzae L.(Coleoptera : Curculionidae). Penelitian dilakukan dari bulan Agustus 2003 sampaibulan Februari 2004 di laboratorium Entomologi dan Pengendalian Biologis FMIPA, Unib. Tahapan penelitiandimulai dari koleksi daun Nimba (Azadirachta indica A. Juss), pemeliharaan kumbang, Sitophilus oryzae L.,pengukuran parameter pertumbuhan populasi imago kumbang beras dan pengamatan terhadap siklus hidupkumbang beras. Desain penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan (25 gram, 20gram, 15 gram, 10 gram, 5 gram daun Nimba dan kontrol) dan 4 kali ulangan. Pertumbuhan populasi imagokumbang beras dianalisa dengan analisa ANOVA dan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s. Siklus hidupdianalisa secara deskriptif. Dari hasil penelitian didapat pertumbuhan populasi antara perlakuan dengan kontrolberbeda nyata dan pertumbuhan populasi antar perlakuan berbeda nyata kecuali perlakuan 10 gram dengan 15gram. Rata-rata pertumbuhan populasi tertinggi pada kontrol 0.404 individu/minggu, diikuti konsentrasi 5 gram0.242 individu/minggu, konsentrasi 10 gram 0.165 individu/minggu, konsentrasi 15 gram 0.148 individu/minggu, konsentrasi 20 gram 0.079 individu/minggu dan terendah pada konsentrasi 25 gram 0.009 individu/minggu. Secara umum daun Nimba tidak mempengaruhi siklus hidup kumbanguji. Siklus hidup kumbang beras adalah 35,4 ± 0,516 hari dengan umur dari masing-masing stadium yaitu telur 3,4 ± 0,51 hari, larva 24,1 ± 0,87 hari, dan pupa 7,8 ± 0,91 hari.
Pengujian Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava Linn.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Mencit (Mus musculus) Oktiarni, Dwita; Manaf, Syalfinaf; Suripno, Suripno
GRADIEN Vol 8, No 1 (2012): (Januari 2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.016 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi efektif ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava Linn.) terhadap penyembuhan luka bakar pada mencit (Mus musculus). Ekstrak daun jambu biji diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol p.a sebagai pelarut. Uji efektivitas ekstrak daun jambu biji terhadap luka bakar dilakukan terhadap mencit betina, yang telah dilukai pada bagian punggungnya dengan penginduksi panas berupa lempengan logam berukuran 2 x 2 cm dengan suhu 80oC selama 5 detik. Sampel uji dibagi menjadi enam kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif TPO (Tanpa Pemberian Obat), kontrol positif PEP (Pemberian Ekstrak Plasenta) dengan obat komersil (Bioplacenton) dan empat kelompok dengan ekstrak daun jambu biji dengan konsentrasi 1%, 3%, 5% dan 7%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun jambu biji berhasil dalam penyembuhan luka bakar pada mencit. Hasil analisis statistik menunjukan bahwa konsentrasi efektif ekstrak daun jambu biji adalah 1%, karena merupakan konsentrasi paling kecil yang memiliki nilai berbeda nyata dengan TPO namun tidak menunjukan perbedaaan nilai yang nyata dengan PEP dan ekstrak daun jambu biji konsentrasi lain.   
Aktivitas Larvasida Ekstrak Metanol Daun Selasih (Ocimum basilicum) Terhadap Larva Nyamuk Aedes aegypti Ratnawati, Devi; Manaf, Syalfinaf; Sari, Yanci Novita
GRADIEN : Jurnal Ilmiah MIPA Vol 12, No 2 (2016): (Juli 2016)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.895 KB)

Abstract

The aim of this research was to investigate the effectivity concentration of basil leafs extract Ocimum basilicum to mortality of Aedes aegypti larvae. The research step were: rearsing larvae, making Ocimum basilicum leaf extract, the phytochemistry screning test of Ocimum basilicum leaf, preliminary test, and effectivity test. The research design was used complete randomized design with 5 treatmant and 1 control, every treatmant used 5 replication and each treatmant used 10 larvae 3th instar Aedes aegypti. Data obtained from examinition of biological effectivity were analysed by using ANOVA and continuously analyzed by multiple range Duncan?s test of a 5% showed just at 700 and 650 mg/L concentration not significant. The result of phytochemistry screning test that leaf extract Ocimum basilicum have contained steroid and flavonoid is toxic on Aedes aegypti larvae and has LC50 605,76 mg/L.