Articles

PENGGUNAAN SERBUK INFUS BEKATUL SEBAGAI BAHAN BAKU BEKATUL DEXTROSA AGAR UNTUK PERTUMBUHAN JAMUR Basarang, Mujahidah -; Mardiah, Mardiah; Fatmawati, Andi
Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Alam dan Lingkungan
Publisher : Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jal.v11i1.9310

Abstract

Rice bran is a waste of rice processing that can be used as a growth media of fungi because it contains high carbohydrates and high protein. Rice bran infusion is made in powder form using freeze-drying techniques to maintain the nutritional content of rice bran. This study aims to determine the level of carbohydrate and protein media made from bran infusion powder and determine the dose of bran infusion powder in the preparation of dextrose bran media. In this study using the Luff Schoorl method to measure the levels of carbohydrate media and the Kjeldhal method to measure the protein content of bran media. Candida albicans, Mallasezia furfur, Aspergillus fumigatus were inoculated in each medium. From this study, the highest levels of carbohydrate (9.11%) and protein (1.64%) were obtained in media using 200 g of rice bran infusion (iBDA200) and the lowest levels carbohydrate (0.44%) and protein (0.08%) wer obtained in media using 2 g of rice bran infusion powder (SBDA2). Growth of M. furfur, C. albicans and A. fumigatus the most fertile on iBDA200 media. This study shows that carbohydrate and protein content are higher in media made from bran infusion. 10 g of rice bran infusion powder (SDA10) best grows fungi but has no significant correlation with fungi growth.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP AKSEPTOR KB DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DI DESA JEJANGKIT PASAR KECAMATAN JEJANGKIT KABUPATEN BARITO KUALA Mardiah, Mardiah
JEN (Journal Educational of Nursing) Vol 2, No 1 (2019): JOURNAL EDUCATIONAL OF NURSING(JEN)
Publisher : Akademi Keperawatan RSPAD Gatot Soebroto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.157 KB) | DOI: 10.37430/jen.v2i1.14

Abstract

Keluarga berencana adalah salah satu layanan kesehatan paling mendasar dan utama bagi wanita. Dalam memutuskan suatu metode kontrasepsi harus mempertimbangkan penggunaan kontrasepsi yang rasional, efektif dan efisien. Pengetahuan ibu memengaruhi sikap dan tindakan dalam memilih alat kontrasepsi. Tujuan penelitian yang ingin dicapai berdasarkan rumusan masalah di atas adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap akseptor KB dengan pemilihan alat kontrasepsi di desa Jejangkit Pasar, Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan total sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 155 pasangan usia subur yang berpartisipasi dalam akseptor keluarga berencana, dengan analisis data menggunakan uji Chi Square dengan analisis univariat dan analisis bivariat. Berdasarkan hasil penelitian, hubungan pengetahuan dengan pemilihan alat kontrasepsi diperoleh signifikansi 0,009
KORELASI KEMAMPUAN MENYUSUN PARAGRAF DAN MOTIVASI BERPRESTASI SISWA DENGAN KETERAMPILAN MENULIS LAPORAN Mardiah, Mardiah; Refdinal, Refdinal; Ridwan, Ridwan
Journal Teknik Elektro Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan
Publisher : Pascasarjana Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.522 KB) | DOI: 10.24036/jptk.v1i2.1223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan korelasi kemampuan menyusun paragraph dan motivasi berprestasi siswa dengan keterampilan menulis laporan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Jurusan Teknik otomotif SMK Negeri 1 Lahat dengan jumlah siswa 125 siswa. Ukuran sampel ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin dengan kelonggaran penelitian yang digunakan dalam pengambilan sampel penelitian 5 % sehingga jumlah sampel yang dalam penelitian ini sebanyak 95 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian adalah tes dan questionare. Penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dengan menggunakan metode statistik berupa korelasi dan regresi yang akan digunakan untuk pengujian hipotesis-hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini membuktikan hubungan positif kemampuan menyusun paragraf terhadap kemampuan menulis laporan siswa. Semakin baik kemampuan menyusun paragraph seorang siswa maka akan semakin baik pula kemampuan menyusun laporannya, dan begitu sebaliknya. Berdasarkan analisis data yang ditemukan bahwa terdapat hubungan posotif yang signifikan antara variabel motivasi berprestasi dengan kemampuan menyusun laporan siswa. Hal ini mejelaskan semakin tinggi motivasi berprestasi seseorang maka laporan yang dibuatnya akan memiliki kualitas yang baik pula dan begitu sebaliknya. Semakin kurang motivasi berprestasi siswa maka akan semakin rendah pula kualitas laporan yang dihasilkan. 
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENJAGA KEBERSIHAN DRAINASE DI RW VI KELURAHAN KURANJI KECAMATAN KURANJI PADANG Mardiah, Mardiah; Rianto, Slamet; Farida, Farida
Pendidikan Geografi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Wisuda Ke 47, Pendidikan Geografi
Publisher : STKIP PGRI Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Attraction PTP Nusantara VI Danau Kembar Gunung Talang District of Solok regency.This research is a descriptive qualitative research . Analysis methods such as analysis of the system by using SWOT analysis. SWOT analysis is a systematic identification of factors that are expected to formulate a strategy to solve a problem. This analysis is based on the logic that maximizes the strengths and opportunities, but at the same time can minimize the weaknesses and threats.Research results showed: (1) The power possessed a beautiful natural landscape. Tourism activities that can be done at this location, among others, enjoying the scenery, tea walk, eco-tourism, agro-tourism, (2) weaknesses had not been exploited is the optimal tourism resources, which have not been provided adequate accessibility, accommodation is still lacking, and the lack of existing infrastructure, (3) Opportunity is owned by the attention and support of the national government towards tourism (4) Threats owned was a lack of understanding of the community and tourism (5) Strategies for Tea Gardens attraction PTP Nusantara VI Twin Lakes is developing a resource both tourist natural attractions and cultural tourism, provide and improve the quality of accessibility to the area attractions, providing special places to accommodate all the needs of travelers improve the quality of public education in order to be a good host and smart
POTENSI ENDAPAN TIMAH SEKUNDER DI DAERAH KECAMATAN SIJUK, KABUPATEN BELITUNG PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG Mardiah, Mardiah
Jurnal Ilmiah MTG Vol 6, No 2 (2013)
Publisher : Magister Teknik Geologi Program Pascasarjana UPN ”Veteran” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang potensi endapan timah sekunder ini berada di daerah Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Berdasarkan hasil analisa data pemboran terdapat satuan batuan dengan litologi Granit dan Aluvial, granit tersebut merupakan granit tanjungpandan dengan umur 208 – 245 juta tahun, merupakan jenis granit tipe S (membawa mineral cassiterite), dengan tipe greisen yang banyak mengandung cassiterite primer (priem et al, 1975). Lapisan alluvial yang ada didaerah telitian terdiri dari lapisan pasir, lempung dan lumpur.Hasil analisa data pemboran yang didapat adalah kedalaman bedrock daerah sijuk kisaran 20m sampai -40m, dengan kekayaan paling tinggi terdapat di bagian selatan daerah telitian yaitu 0,4 – 4 kg/m3, mineral cassiterite berasosiasi dengan litologi pasir berukuran pasirhalus sampai dengan kerikilan.
SOSIALISASI UNDANG-UNDANG NO 1 TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN TERHADAP PROBLEMATIKA NIKAH DINI DI KABUPATEN LOMBOK UTARA Jafar, M.Ulfatul Akbar; Mardiah, Mardiah; Rachman, M. Taufik
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 1, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v1i2.1554

Abstract

Abstrak: Fokus kegiatan ini adalah pada sosialisasi undang-undang (UU) nomor  1(satu) tahun 1974 tentang perkawinan, lebih spesifik lagi terkait pasal 7 (tujuh) ayat (1) tentang batas minimum usia perkawinan, yang sebelumnya (sebelum revisi) bahwa, batas usia perkawinan bagi perempuan dan laki-laki adalah 19 tahun. Dalam pelaksaan kegiatan dilakuakn dengan cara turun langsung ke lapangan,melakukan sosialisasi bertemu secara langsung dengan warga masyarakat desa Dangiang kecamatan kayangan kabupaten Lombok Barat, kegiatan ini dilakukan di aula gedung serba guna desa Dangiang. Pernikahan dini sendiri menjadi masalah yang serius yang terjadi pada masyarakat desa Dangiang sebab tidak sedikit anak-anak dibawah umur di desa dangiang melewati masa mudanya dengan mengendong anak (menikah dini) sehingga berpengaruh pada kesiapan mental dan fisik mereka, oleh karena itu perlu dilakukan sebuah pendampingan kepada orang tua serta anak muda baik berupa pembinaan ataupun sosialisasi. Berdasarkan temuan lapangan bahwa tidak sedidkit masyarakat tidak memahami aturan Negara (UU) terkait dengan perkawinan, hal ini bias dipahami karena kurangnya sosialisasi dari instansi terkait, tingkat pendidikan yang masih rendah serta letak geografis yang  sulit dan jauh dari pusat kota. Oleh karena itu kesimpulannya bahwa kedepannya perlu adanya pembinaan,pendampingnan terhadap masyarakat desa dangiang khusunya didalam memahami aturan perkawinan serta dampak daripada pernikahan dini.Abstract: The focus of this activity is on the socialization of Law number 1 of 1974 concerning marriage, more specifically related to article 7 paragraph (1) concerning the minimum age of marriage which was previously (before revision) that, the marriage age limit for women is 16 years whereas for men is 19 years, after having been revised and approved on 16 September 2019 then the minimum limit for women and men is 19 years. In carrying out the activities carried out by going straight to the field, conducting socialization meet directly with the citizens of the village of Dangiang, the district of heaven in West Lombok regency, this activity was carried out in the hall of the Dangiang village multipurpose building. Early marriage itself becomes a serious problem that occurs in the Dangiang village community because not a few children under age in the village of Dangiang through their youth by holding children (married early) so that it affects their mental and physical readiness, therefore it is necessary to assist parents and young people in the form of coaching or outreach. Based on field findings that not a little people do not understand the State rules (Laws) related to marriage, this bias can be understood because of the lack of socialization from related agencies, the level of education is still low and the geographical location is far from the city center. Therefore, the conclusion is that in the future there needs to be guidance, assistance to the village community especially in understanding the rules of marriage and the impact of early marriage.
PERLAKUAN BENIH MENGGUNAKAN RIZOBAKTERI PEMACU PERTUMBUHAN TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUUM L.) Mardiah, Mardiah; Syamsuddin, Syamsuddin; Efendi, Efendi
Jurnal Floratek Vol 11, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seed Treatment Using Rhizobactery Growth Promoters to Vegetative Growth and Yield of Red Chili Plant (Capsicum annum, L.) ABSTRACT. This research aims to determine the effect of seed treatment using plant growth promoter rhizobactery to vegetative growth and yield of two varieties of red chili in the field. The experiment using factorial randomized block design. Factors under study consists of varieties chili PM888 and PM999. Meanwhile, type of rhizobactery consists of Bacillus lichiniformis, Necercia sp., Actinobacter sp., Bacillus larvae, and Pseudomonas capacia. Seed as control is not treated with rhizobactery. Each treatment combination was replicated 3 times. Each experimental unit represented by 5 sample plants. Observed parameters comprise of vegetative growth and reproductive parameters. Result data from observation were analyzed using ANOVA, followed by different test between treatment with Honestly Significant Difference test on the significant level ? = 0,05. The results showed that PM888 variety is superior compared with PM999 respect to the response of these varieties for seed treatment with rhizobactery based on the evaluation of the parameters of vegetative growth. While based on production parameters, the number of fruit per plant, PM888 variety significantly more fruit if seed treated using rhizobactery isolate of P. capacia . Meanwhile, rhizobactery species that effectively increase the number of fruit per plant in PM999 variety is P.capacia and P. dimuta. Result of weight measurement of fruit per plant showed that almost all rhizobacteries which effectively increase weight of fruit per plant PM888 variety, except rhizobactery of species Actinobacter sp. As for PM999 variety, there are 4 species rhizobactery which effectively increase the weight of fruit per plant, namely P. capacia , P. dimuta , Necercia sp , and Flavobacterium sp.
PROSES PEMURNIAN MINYAK JELANTAH MENGGUNAKAN AMPAS TEBU UNTUK PEMBUATAN SABUN PADAT Hajar, Erna Wati Ibnu; Purba, Auxilia Febri Wirasny; Handayani, Putri; Mardiah, Mardiah
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 6, NOMOR 2, DESEMBER 2016
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1181.589 KB)

Abstract

Minyak goreng pada umumnya digunakan untuk memasak dan biasanya bisa digunakan hingga 3-4 kali penggorengan. Minyak goreng yang telah dipakai (minyak jelantah) akan menjadi barang buangan atau limbah dari rumah tangga dan pabrik industri penggorengan, jika tidak didaur ulang akan menjadi limbah yang mencemari lingkungan. Minyak jelantah dapat dimanfaatkan kembali dengan proses pemurnian yang selanjutnya dapat diolah menjadi bahan baku industri non pangan seperti sabun. Minyak jelantah mempunyai kandungan asam lemak bebas (ALB) yang cukup tinggi. Prosess pemurnian minyak jelantah dapat dilakukan dengan menggunakan ampas tebu sebagai adsorben untuk menurunkan kadar ALB pada minyak. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sabun padat dari minyak jelantah yang berasal dari buah kelapa dan jagung.Kemudian hasil dari penelitian ini dibandingkan dengan standar SNI. Pengamatan dilakukan atas parameter yang meliputi: kadar air pada minyak, kadar asam lemak bebas (ALB), berat sabun yang dihasilkan, kadar air pada sabun, derajat keasaman (pH), dan tinggi busa. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menunjukan sampel sabun padat yang diuji memenuhi standar SNI NO 06-3532-1994 yang telah ditetapkan. Namun,kadar air pada sabun padat masih kurang baik karena melebihi batas maksimal SNI.
ADSORPSI LOGAM Cu (II) DAN Fe (II) MEGGUNAKAN KERTAS KORAN BEKAS Mardiah, Mardiah; Fathoni, Rif’an
JURNAL INTEGRASI PROSES VOLUME 6, NOMOR 2, DESEMBER 2016
Publisher : JURNAL INTEGRASI PROSES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.463 KB)

Abstract

Salah satu parameter yang menentukan kualitas pencemaran air adalah kandungan logam berat seperti tembaga (Cu) dan Besi (Fe). Paparan logam berat dapat mengakibatkan penyakit kanker pada manusia, apabila dikonsumsi secara terus-menerus. Oleh karena itu, logam ini perlu untuk diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke air permukaan atau pun sebagai air bersih. Pada penelitian ini telah diproduksi adsorben dari kertas koran bekas. Metode adsorpsi dipilih karena metode ini merupakan proses yang sederhana dan efektif untuk mengurangi kadar logam berat. Sedangkan kertas koran bekas memiliki kandungan selulosa yang telah lama diketahui mempunyai potensi yang cukup signifikan karena kemampuan adsorpsi nya .Penelitian ini meliputi dua tahap yaitu tahap pertama adalah pembuatan adsorben dari kertas koran bekas. Kertas koran bekas dilarutkan dalam larutan natrium hidroksida 10% untuk mengurangi berbagai kotoran seperti debu dan tinta. Pada tahap kedua, parameter yang telah diujikan adalah dosis adsorben dan waktu kontak. Setelah tahap adsorpsi selesai, larutan disaring dan dianalisa dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (AAS). Dari hasil penelitian persen removal Cu (II) tertinggi 99,31 % dan Fe (II) 99,99% dan dari persamaan adsorpsi Ishoterm Langmuir diperoleh kapasitas adsorpsi maksimal (Q) pada 2182 μg/g untuk Cu (II) dan 1552 μg/g untuk Fe (II).
KAJIAN KARAKTERISTIK FISIKO KIMIA DAN SENSORI MANISAN PIDADA DENGAN KONSENTRASI AGAR-AGAR SERBUK YANG BERBEDA Mardiah, Mardiah; Sari Putri, R. Marwita
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.699 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v4i2.80

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi agar-agar serbuk yang tepat dalam pengolahan manisan pedada (Sonneratia caseolaris) sehingga menghasilkan karakteristik fisiko, kimia dan sensori yang baik. Konsentraasi agar-agar serbuk pada pembuatan manisan pedada (Sonneratia Caseolaris) tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap kadar air, abu, gula sukrosa, dan uji organoleptik terhadap rasa dan aroma, serta menunjukkan pengaruh nyata terhadap warna, dan tekstur. Konsentrasi agar-agar serbuk terbaik terdapat pada perlakuan D (2,5% agar-agar serbuk / bb) dengan karakteristik kadar air 17,99%, kadar abu 0.33% dan kadar gula sukrosa 58,21%. Skor uji hedonik terhadap perlakuan D tersebut adalah: 2,58% rasa, 1,50% warna, 2,37% aroma, dan 2,70% tekstur.