Tria Mardiana
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

MANAJEMEN MUTU KERJASAMA KEPALA SEKOLAH SEBAGAI PENINGKATAN KUALITAS DAN AKREDITASI SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN-KOTA MAGELANG Mardiana, Tria; Rasidi, Rasidi; Alawiyah, Ela Minchah Laila
WARTA WARTA LPM Volume 20, Nomor 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v19i3.3042

Abstract

Tujuan program ini adalah mengetahui langkah-langkah pelatihan mutu kerjasama dan mengoptimalkan pelatihan manajemen mutu kerjasama. Hal ini didasari pada permasalahan yang terjadi pada mitra yaitu kurangnya perhatian Kepala Sekolah dalam kerjasama lembaga, Bentuk kerjasama-kerjasama yang dimiliki oleh sekolah kurang maksimal, dan terbatasnya sumber dana yang dimiliki sekolah dalam peningkatan mutu.Target luaran dalam pengabdian ini adalah Modul Pelatihan Manajemen Mutu   Kabupaten dan Kota Magelang Kepala Sekolah Sebagai  Penunjang Kualitas Dan Akreditasi  Sekolah Dasar. Target ini meliputi beberapa aspek: 1) Model pelatihan manajemen sebagai penunjang mutu dan akreditasi sekolah dasar di Kabupaten-Kota Magelang. 2) Pemahaman Kepala Sekolah tentang pentingnya dan manfaat dari manajemen mutu kerjasama. 3) Kemampuan menyusun rencana strategis, dan tindak lanjut kerjsama Sekolah Dasar.Pelatihan yang diikuti oleh 25 kepala Sekolah Dasar di Kabupaten dan Kota Magelang ini, menggunakan model pelatihan yang tertutup dengan  keuntungan penggunaan model ini yaitu: 1) Menerangkan beberapa aspek dari perilaku manusia dan interaksi, 2) Mengintegrasikan apa yang akan diketahui dengan observasi, 3) Penyederhanaan proses hubungan antar manusia yang kompleks, 4) Membimbing observasi. Pelatihan dalam program pengabdian ini memiliki aspek yaitu, mengidentifikasi kebutuhan organisasi, penilaian dan umpan balik, spesifikasi pekerjaan, identifikasi kebutuhan peserta pelatihan, menentukan tujuan, membuat kurikulum, memilih strategi pengajaran, dan pengadaan sumber–sumber pengajaran, pelaksanaan pelatihan. Efektifitas pelatihan  dilihat pengkuruan awal yaitu menggunakan pretest diperoleh skor pemahaman awal dengan persentase 67,4% dan pengukuran akhir dalam bentuk postest dengan persentase 82,95%. Terjadi peningkatan pemahaman tentang manajemen mutu kerjasama sekolah sebesar, terjadi peningkatan 15,55% dalam tahap pelatihan. Hal ini menunjukan efektifitas model pelatihan mutu kerjasama.
PENGEMBANGAN BANK SOAL DAN PEMBAHASAN UJIAN NASIONAL SD MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VI BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF DENGAN MACROMEDIA AUTHORWARE 7.0 DI SD NEGERI KALIMENUR SENTOLO KULON PROGO DIY Mardiana, Tria
ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an) Vol 1, No 1 (2014): Volume 1 Nomor 1 Januari 2014
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/elementary schoo.v1i1.546

Abstract

Abstract This study aims to ( 1 ) developing the UN 's Discussion and Question Bank Based Multimedia Interactive Learning to help improve student preparation maturity in dealing with theUN , ( 2 ) reveal the quality and Discussion Question Bank Based Multimedia InteractiveLearning UN review of aspects of the content , the learning , the display , and programming , ( 3) determine aspects of attractiveness Discussion Question Bank and UN -Based MultimediaInteractive Learning developed , and ( 4 ) determine students' mastery learning after learning touse the Question Bank and UN -Based Interactive Multimedia Discussion . This research isdeveloping . Validator study consisted of one person matter experts and a media expert . Expertsassess the material aspects of the content and learning; media experts assess aspects of thedisplay and programming. Subject of research is trying Elementary School sixth grade studentsKalimenur, Kulon Progo, Yogyakarta . Individual trials involving three students who have thehighest rank in class VI . Field trials involving all sixth grade students at the elementary school .Data collection instrument used was a questionnaire , observation , and questions presented in aninteractive learning CD products . Data were analyzed using descriptive statistical techniques .Keywords : Developing, Based Multimedia Interactive Learning.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN KIMIA “CHEMONDRO” PADA MATERI KELARUTAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMA Yektyastuti, Resti; Solihah, Mar’attus; Prasetyo, Yogo D.; Mardiana, Tria; Ikhsan, Jaslin; Sugiyarto, Kristian H.
Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains) 2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Pengembangan dan penggunaan media pembelajaran berbantuan perangkat Android saat ini mulai menjadi tren penelitian di bidang pendidikan sains. Media pembelajaran  “Chemondro” merupakan software media pembelajaran kimia yang dapat dioperasikan menggunakan perangkat dengan sistem operasi Android. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media pembelajaran kimia “Chemondro” pada materi kelarutan terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa SMA. Penelitian dilakukan di SMAN 10 Yogyakarta dengan menggunakan desain uji coba posttest-pretest-control group design. Kemandirian belajar diukur dengan angket kemandirian belajar yang menggunakan peringkat Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada peningkatan kemandirian belajar antara siswa yang menggunakan media pembelajaran “Chemondro” dan siswa yang tidak menggunakannya.
Pengembangan Desain Pembelajaran Mata Kuliah Pendidikan Matematika SD untuk Tipe Kecerdasan Interpersonal, Naturalis, dan Logika Mardiana, Tria; Purwandari, Septiyati
MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 3, No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Muhammadiyah University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/must.v3i2.1646

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui desain pembelajaran pada mata kuliah Pendidikan Matematika SD berbasis Multiple Intelligence, serta untuk mengetahui kelayakan desain pembelajaran pada mata kuliah Pendidikan Matematika SD berbasis Multiple Intelligence. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Desain pengembangan pada penelitin ini mengacu pada teori Thiagarajan dengan menerapkan langkah 4D, yaitu, define, design, development, dan dissemination. Tahap define merupakan tahap yang berisi penetapan produk apa yang akan dikembangkan, beserta spesifikasinya.Tahap design merupakan pembuatan rancangan produk berdasarkan ketetapan di tahap define. Tahap developmentberisi pembuatan rancangan menjadi produk dan menguji validitas produk. Tahap disseminationberupa penyampaian hasil produk yang telah teruji untuk dimanfaatkan oleh pihak lain yang memiliki kepentingan serupa. Hasil dari penelitian ini berupa desain pembelajaran pada mata kuliah Pendidikan Matematika SD berbasis Multiple Intelligence. Kelayakan produk desain pembelajaran diuji oleh 2 orang ahli yang telah menerapkan pembelajaran Multiple Intelligence. Kelayakan produk dari ahli diperoleh dengan hasil amat baik.
Pelatihan Manajemen Mutu Kabupaten dan Kota Magelang bagi Kepala Sekolah Sebagai Peningkatan Kualitas dan Akreditasi Sekolah Dasar di Kabupaten-Kota Magelang Mardiana, Tria; Rasidi, Rasidi; Minchah, Ella
Community Empowerment Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen budaya dan lingkungan berbasis sekolah adalah pengaturan budaya dan lingkungan yang meliputi kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi program kegiatan budaya dan lingkungan sekolah, dengan berpedoman pada prinsip-prinsip implementasi manajemen berbasis sekolah. Sekolah menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pendidikan yang kondusif untuk pembelajaran yang efisien dalam prosedur pelaksanaan. Salah satu identitas sekolah dapat dilihat dari model sekolah itu sendiri. Model adalah contoh, acuan, ragam, barang tiruan yang kecil dan tepat seperti yang ditiru, seperti model pencernaan tubuh manusia. Semakin banyak seseorang menemukan model dari suatu proses atau situasi yang dapat dipelajari maka akan semakin mudah bagi yang bersangkutan untuk memahaminya. Sebuah model yang baik dapat menolong kita untuk memahami sebuah proses yang kompleks. Ada beberapa keuntungan penggunaan model yaitu: 1) Menerangkan beberapa aspek dari perilaku manusia dan interaksi, 2) Mengintegrasikan apa yang akan diketahui dengan observasi, 3) Penyederhanaan proses hubungan antar manusia yang kompleks, 4) Membimbing observasi. Pelatihan dalam program pengabdian ini mengacu pada.. yaitu, mengidentifikasi kebutuhan organisasi, penilaian dan umpan balik, spesifikasi pekerjaan, identifikasi kebutuhan peserta pelatihan, menentukan tujuan, membuat kurikulum, memilih strategi pengajaran, dan pengadaan sumber–sumber pengajaran, pelaksanaan pelatihan
GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) bagi Guru Sekolah Dasar Kecamatan Magelang Selatan Kota Magelang Yuliastuti, Fitriana; Hapsari, Widarika Shanti; Mardiana, Tria
Community Empowerment Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan tentang GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat)di kalangan masyarakat masih banyak yang belum mengetahui. Gerakan ini tujuannya untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat dalam penggunaan obat yang rasional. Pengetahuan masyarakat tentang pengobatan sendiri (swamedikasi) yang rasional masih sangat kurang. GeMa CerMat agar masyarakat dapat melakukan swamedikasi secara benar, mendapatkan obat dan informasi dengan benar, mengetahui penggunaan obat dengan benar, menyimpan obat sendiri dengan benar dan membuang obat dengan benar. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan terhadap guru sekolah dasar pengurus UKS dengan memberikan pelatihan keterampilan memilih obat untuk swamedikasi sehingga menjadi penggerak mengenai penggunaan obat rasional sebagai wujud dari Program Gema Cermat. Metode yang akan digunakan dalam meningkatkan pengetahuan adalah model pemberdayaan masyarakat partisipatif atau Participatory Rural Apraisal (PRA) yaitu keterlibatan masyarakat dirasakan sangat penting untuk menyelesaikan masalah. Hasil dari program kemitraan universitas ini adalah meningkatnya pengetahuan Guru Sekolah Dasar tentang macam- macam obat, bentuk sediaan obat, cara penggunaan obat, cara menyimpan dan membuang obat yang sudah tidak dipakai serta mampu menerapkan dan mendampingi masyarakat terutama tentang bagaimana Mendapatkan, Menggunakan, Menyimpan dan Membuang Obat dengan Baik dan benar