Muhammad Agus Martawijaya
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

KEMAMPUAN MERENCANAKAN PENYELIDIKAN FISIKA BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA PESERTA DIDIK KELAS X1 SMA BARRANG LOMPO MAKASSAR Mutmainnah, Mutmainnah; Martawijaya, Muhammad Agus
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 12, No 2 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v12i2.2170

Abstract

This research was a "pre-experiment" that aimed to determine the ability of physics investigation plan based on local wisdom X1 class high school students Barrang Lompo Makassar in learning. This study used a qualitative research design. The study population was high school students X1 class Barrang Lompo Makassar academic year 2015/2016 as much as 23 and the sample selected at random by taking the class as a whole, but after the initial tests are given in the form of worksheets to students of physics, it is known that only 5 learners which has the ability to plan in the investigation of physics while 18 other students do not have the ability to plan an investigation into worksheets so that only five students a sample of this study. The research instrument used was the test the ability of planning a physics-based investigation of local wisdom that has been valid for use. The data analysis technique used in this research was descriptive data analysis techniques. Based on the results of the descriptive analysis showed that of the five students, there is only one learner who have the ability to plan an investigation of physics based on local wisdom. Keywords : teaching physics, descriptive, local wisdom Penelitian ini adalah penelitian ?pra eksperimen? yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan merencanakan penyelidikan fisika berbasis kearifan lokal peserta didik kelas X1 SMA Barrang Lompo Makassar dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Adapun populasi penelitian adalah peserta didik kelas X1 SMA Barrang Lompo Makassar tahun ajaran 2015/2016 berjumlahkan 23 orang dan sampelnya dipilih secara acak dengan pengambilan kelas secara utuh, namun setelah diberikan tes awal berupa lembar kerja fisika kepada peserta didik maka diketahui bahwa hanya 5 peserta didik yang memiliki kemampuan awal dalam merencanakan penyelidikan fisika sedangkan 18 peserta didik lainnya tidak memiliki kemampuan merencanakan penyelidikan dalam mengerjakan lembar kerja sehingga hanya 5 peserta didik yang menjadi sampel penelitian ini. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan merencakan penyelidikan fisika berbasis kearifan lokal yang telah valid untuk digunakan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif. Berdasarkan hasil analisis deskriptif didapatkan bahwa dari kelima peserta didik tersebut, hanya ada satu peserta didik yang memiliki kemampuan merencanakan penyelidikan fisika berbasis kearifan lokal. Kata Kunci:pembelajaran fisika, deskriptif, kearifan lokal
KEMAMPUAN BERPIKIR LATERAL DALAM MEMECAHKAN MASALAH FISIKA Martawijaya, Muhammad Agus; Jabir, Jayanti; Azis, Aisyah
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v15i1.9408

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir lateral peserta didik dalam memecahkan masalah fisika. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MAN Luwu, sebanyak 8 peserta didik. Untuk melihat kemampuan berpikir lateral peserta didik peneliti menggunakan instrumen tes berbasis masalah fisika. Tehnik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah melakukan tes untuk melihat jawaban peserta didik kemudian melakukan wawancara untuk menggali informasi lebih lanjut guna mengetahui proses berpikir peserta didik. Data yang telah terkumpul kemudian dilakukan analisis dengan mereduksi dan mendisplay data sehingga menghasilkan pola berpikir lateral yang disajikan dalam bentuk bagan. Adapun indikator yang menjadi acuan berpikir lateral adalah apabila ada perubahan konsep atau persepsi peserta didik terhadap masalah yang diberikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peserta didik sudah mampu berpikir lateral dalam memecahkan masalah fisika. Adapun saran yang diajukan peneliti adalah perlunya untuk memberikan soal-soal fisika bersifat lateral kepada peserta didik untuk merangsang proses berpikirnya.
DEVELOPMENT OF PHYSICS LEARNING MODEL TO IMPROVE SCIENTIFIC CHARACTERS OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENT Martawijaya, Muhammad Agus
Journal of Educational Science and Technology Volume 1 Number 1 June 2015 : Inggris
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.966 KB)

Abstract

ABSTRACTIndonesia is experiencing a crisis that led to the occurrence of horizontal conflicts among its citizens. This crisis is an indication that the characters of Indonesian people has declined and deviated from the appreciation and the practice of Pancasila’s values as a foundation of the Republic of Indonesia (RI). To overcome this problem, a valid, practical, and effective learning model was developed by integrating the local wisdom as a cultural element into a learning process to enhance the scientific characters of students, especially scientific honesty. A’bulo sibatang is one of the local wisdom that is integrated into the developed learning model. Following the expert validation process, the learning model was tested on a limited basis and the model was considered valid. Based on the trial on limited basis, it was found that the learning physics model that integrated with the local wisdom met the criteria of validity and practicality, and was found to increase the scientific honesty of students effectively. This model can be applied to other places in accordance with the characteristics of the study site, the subject of research, and the educators who will become educator’s model.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER ILMIAH SISWA SMP Martawijaya, Muhammad Agus
Journal of Educational Science and Technology (EST) Volume 1 Nomor 1 Juni 2015 : Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.828 KB) | DOI: 10.26858/est.v1i1.1134

Abstract

 ABSTRACTIndonesia is experiencing a crisis that led to the occurrence of horizontal conflicts among its citizens. This crisis is an indication that the characters of Indonesian people declined and deviated from the appreciation and the practice of Pancasila’s values as a foundation of the Republic of Indonesia (RI). To overcome this problem, the local wisdom as a cultural element must be integrated into learning process to enhance the scientific characters of students such as honesty. This is a steering normative for character education in schools or educational unit. A’bulo sibatang is one of the local wisdom which still exists and upheld in Barrang Lompo Island’s community and a rudimentary foundation to build a model of learning based on local wisdom. Learning physics model based on this local wisdom met the criteria of validity and practicality, and was found to increase the scientific honesty of students effectively. This model can be applied to any other place in accordance with the characteristics of the study site, the subject of research, and the educators who will become educator’s model.
PENERAPAN STRATEGI MASTERY LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VISUAL DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 30 MAKASSAR Rufaida, Salwa; Martawijaya, Muhammad Agus; Haris, Abdul
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v7i2.951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hasil belajar fisika siswa yang diajar dengan menerapkan strategi mastery learning dengan menggunakan media visual, pada ketiga aspek hasil belajar yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Apakah hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar yang diajar dengan strategi mastery learning dengan menggunakan media visual telah mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah disepakati sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian pra eksperimen dengan menggunakan desain One-Shot Case Study dengan melibatkan satu variabel terikat yaitu strategi mastery learning dan tiga variabel tak terikat yaitu hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar pada aspek kognitif, hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar pada aspek afektif, dan  hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar pada aspek psikomotorik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar, sebanyak 9 kelas dengan jumlah siswa 334 siswa. Adapun sampel penelitian diambil dengan memilih kelas secara langsung yaitu kelas VIII1 dengan jumlah siswa sebanyak 37 orang. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar, baik pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, telah memenuhi standar KKM yang telah ditetapkan setelah diajar dengan strategi mastery learning dengan menggunakan media visual. Instrumen yang digunakan untuk tes hasil belajar pada aspek kognitif adalah tes objektif berjumlah 45 nomor, untuk tes hasil belajar pada aspek afektif menggunakan angket sikap belajar fisika siswa yang diolah dengan menggunakan skala likert yang terdiri atas 30 pernyataan dan tes hasil belajar pada aspek psikomotorik adalah keterampilan sains yang diwujudkan dalam bentuk tes objektif sebanyak 10 nomor. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar yang diajar dengan strategi mastery learning dengan menggunakan media visual, baik pada aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor, termasuk kategori skor yang cukup tinggi. Dari hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Makassar, baik pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, telah memenuhi standar KKM yang telah ditetapkan setelah diajar dengan strategi mastery learning dengan menggunakan media visual.Baca secara fonetikKata kunci: Penelitian pra-eksperimen, strategi Mastery Learning, hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor