Articles

Found 21 Documents
Search

KEDALAMAN GAMBUT TERHADAP ZONASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI KEBUN RAYA SRIWIJAYA Maryani, Sri; Juairiyah, Oktaf
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 1 No 2 (2018): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46774/pptk.v1i2.65

Abstract

Pembangunan infrastruktur diperlukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan konservasi ekosistem gambut harus tetap dijalankan. Tujuan penelitian yaitu mengkaji karakteristik lahan gambut dalam pelaksanaan pembangunan di Kebun Raya Sriwijaya. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini diperoleh data bahwa pembangunan infrastruktur di lokasi Kebun Raya Sriwijaya akan menempati titik gambut dengan kedalaman 425?550 cm, dan pada posisi elevasi 15?22. Zona C2 merupakan zona pembangunan laboratorium, herbarium, bank biji dan farmakologi, berada pada lahan dengan kedalaman tertinggi yaitu ±545 cm sedangkan pada zona E2 untuk pembangunan paranet berlokasi pada lahan gambut dengan kedalaman gambut terendah yaitu ±350 cm. Pembangunan pada Perpustakaan (Zona C2), Cafetaria (Zona G), dan Sarana Rekreasi (Zona H) pada elevasi tertinggi yaitu 20 hingga 22 cm. Sedangkan pada Zona B2, Rumah Dinas dan Mess Karyawan terletak pada elevasi  terendah yaitu 15- 16 cm.
ANALISIS KONSEP TEMATIK PADA TAMAN-TAMAN DI KEBUN RAYA SRIWIJAYA DALAM MENDUKUNG KONSERVASI LAHAN GAMBUT SUMATERA SELATAN Herawati, Masfiah; Maryani, Sri
Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan Vol 1 No 2 (2018): Publikasi Penelitian Terapan dan Kebijakan
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sumatera Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46774/pptk.v1i2.63

Abstract

Luas  lahan  basah  di  Indonesia  diperkirakan  20,6 juta ha atau sekitar 10,8% dari luas daratan Indonesia (Rahmawaty et al.2014). Sumatera Selatan sebagai salah satu provinsi yang memiliki luas lahan gambut sekitar 1.254.502,34 hektar merupakan potensi alam yang harus dijaga keberlangsungan ekosistemnya, salah satu upaya pemanfaatan ekosistem gambut di Sumatera Selatan adalah dengan pembuatan Kebun Raya Sriwijaya. Karakteristik lahan gambut yang dimiliki oleh Kebun Raya Sriwijaya merupakan dasar dalam semua kegiatan yang di lakukan di lokasi ini. Salah satu kegiatan pembangunan yang di lakukan di Kebun Raya Sriwijaya adalah pembangunan taman tematik. Penulisan ini akan mengulas analisa mengenai bagaimana integrasi tema pembangunan taman berdasarkan kondisi karakteristik lahan tersebut. Tema taman yang dapat dinikmati secara visual akan mempengaruhi  minat pengunjung, baik bagi golongan anak-anak, orang tua, mulai dari tingkatan pendidikan terendah sampai tertinggi untuk datang dan beraktivitas di taman, sehingga tujuan konservasi, pendidikan, penelitian, rekreasi serta jasa lingkungan akan  terpenuhi. Hasil analisis tematik taman yang ada di Kebun Raya Sriwijaya ditemukan bahwa  tematik pada taman- taman yang ada di Kebun Raya Sriwijaya ditentukan atas dasar tema Kebun Raya Sriwijaya, potensi tanaman, nilai estetika, lahan yang tersedia, relief lahan, karakteristik tanah (jenis gambut, kedalaman, elevasi dan tinggi muka air tanah) dan ketersediaan sumber air untuk penyiraman.
PENGARUH FINANCIAL DISTRESS, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, RENTABILITAS, UKURAN KAP, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PERGANTIAN AUDITOR Maryani, Sri; Respati, Novita Weningtyas; Safrida, Lili
Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan Vol 6, No 2: Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.191 KB) | DOI: 10.22219/jrak.v6i2.04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh financial distress,pertumbuhan perusahaan,rentabilitas, ukuran KAP dan ukuran perusahaan terhadappergantian auditor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakanialah data kuantitatif dan sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder. Penelitianini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun2008-2015 dengan jumlah pengamatan sebanyak 52 sampel penelitian yang diperoleh denganmetode purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metodedokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis regresi logistik. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa variabel financial distress, pertumbuhan perusahaan danukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap pergantian auditor.Sedangkan variabelrentabilitas ukuran KAP berpengaruh terhadap pergantian auditor.Kata Kunci : Pergantian Auditor, Financial Distress, Pertumbuhan Perusahaan, Rentabilitas,Ukuran Kantor Akuntan Publik, dan Ukuran Perusahaan
STRATEGI PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN BANTEN Maryani, Sri
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 22, No 1 (2013): April 2013
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan perpustakaan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten ditinjau dari aspek manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi, tidak dapat dipisahkan dari organisasi induknya yaitu BPTP Banten. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, perpustakaan BPTP Banten mengembangkan diri ke arah perpustakaan digital. Selain layanan informasi tercetak, disediakan pula layanan informasi dalam format digital. Dalam pengembangan selanjutnya, perpustakaan BPTP Banten dihadapkan pada masalah dan kendala. Untuk dapat menetapkan strategi yang tepat, dilakukan pengkajian menggunakan metode brainstorming dan analisis SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kondisi lingkungan internal perpustakaan BPTP Banten berada pada nilai skor 605 atau termasuk dalam kategori kuat dan peluang pengembangan masih terbuka luas. Kondisi lingkungan eksternal berada pada nilai skor 495 yang berarti ancaman yang besar untuk keberhasilan pengembangan perpustakaan. Strategi untuk meningkatkan kinerja dilaksanakan melalui: (1) peningkatan sumber daya listrik di ruang perpustakaan, (2) penyediaan fasilitas TI yang memadai, dan (3) penambahan tenaga yang menguasai TI di perpustakaan.
SIFAT-SIFAT RUANG HASIL KALI DALAM-n KOMPLEKS Maryani, Sri
JURNAL ISTEK Vol 5, No 1-2 (2011): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inner product is an important concept to learn the properties of geometry in the plane or space. Its can be generalized to n-inner product spaces. This paper will reprove the properties of n-inner product spaces.
Math Game for Early Childhood maryani, sri
Empowerment Vol 8, No 1 (2019): Volume 8, No 1, Februari 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.324 KB) | DOI: 10.22460/empowerment.v8i1p39-48.1156

Abstract

The purpose of this study was to introduce mathematical games in the form of introducing geometric forms through the game of tangram in early childhood in the Istiqamah Bandung Playgroup   The type of research used is classroom action research, carried out in collaboration with class teachers. The research subjects were 13 children, consisting of 7 boys and 6 girls. The object of research is the introduction of geometric forms through the game of tangram. The technique of collecting data uses observation, interviews and performance. The data analysis technique uses qualitative analysis. The indicator of success in this study is if the percentage of the ability to recognize geometric shapes in children has reached 81% with very good criteria. The results of the study showed a gradual increase in the introduction of geometric forms through the game of tangram. The introduction of geometric forms can be seen from the indicators mentioning geometric shapes, designating geometric shapes, making more than one geometric shape and telling the geometric shapes they are made. Mathematical games in early childhood through the introduction of geometric shapes on the tangram game in the implementation of the Pre-action on the indicators mention geometric shapes 41.5%, and in Cycle II it increases to 93%, the indicators designate geometric shapes in the implementation of the Pre-action 35%, Cycle II increased to 90%, the indicator made more than one Prat geometry form, 37.5%, Cycle II increased to 85,%. As well as on the indicators telling geometric shapes that made pre-action 41.5% in the second cycle to 87.5%. Keywords: Math game, Early Childhood
BERBAHASA: POTRET NASIONALISME GENERASI BANGSA Maryani, Sri; Erwin, Erwin
Paedagoria | FKIP UMMat Vol 6, No 2 (2015): September
Publisher : Paedagoria | FKIP UMMat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.462 KB)

Abstract

Keheterogenan dalam kehidupan berbangsa adalah suatu keniscayaan yang harus diterima sebagai realitaskekayaan budaya dan suku bangsa, serta mesti terpelihara dan terjaga oleh segenap masyarakat penggunanya.Olehkarena itu, bahasa mesti dipahami sebagai salah satu kekayaan nasional yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.Setidaknya terdapat 700 bahasa daerah yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Dengan demikian, maka bahasabahasadaerah tersebut menjadi ciri dan indentitas bagi para penuturnya. Selain bahasa-bahasa daerah tersebut,kita juga mengenal bahasa Indonesia yang berkedudukan sebagai bahasa Nasional dan bahasa Negara,sebagaimana yang tertuang dalam butir ke- 3 ikrar sumpah pemuda dan tercantum di dalam pasal 36 BAB XV UUD1945. Selain itu, kita juga dihadapkan dengan hadirnya bahasa-bahasa Asing sebagai bagian dari perkembanganarus globalisasi yang luar biasa dahsyatnya. Kondisi ini menjadi embrio terjadinya kontak bahasa yang berujungpada konsistensi dan kecenderungan berbahasa (sikap bahasa) yang berbeda-beda. Berangkat dari landasansebagaimana dideskripsikan di atas, maka dalam tulisan ini akan disajikan berbagai fenomenafaktual mengenaiekistentesibahasa Indonesia sebagai bahasa Nasional dan bahasa Negara yang tercermin dalam berbagai aktifitassosial. Beberapa hal yang akan disajikan terkait kedudukan bahasa Indonesia yang dimaksud, diantaranya: (1)Kecenderungan perilaku berbahasa;(2) pembelajaran bahasa Indonesia; dan (3) hasil Ujian Akhir Nasional (UAN);antara kualitas berbahasa danbukti nasionalisme. Secara substansial tulisan ini bertujuan untuk merefleksi realitasdan kemampuan berbahasa masyarakat Indonesia pada umumnya, guna menakar kualitas nasionalisme generasibangsa. Dengan demikian, tulisan ini diharapkan dapat menjadi ilustrasi bagi para pembaca untuk ikut berkontribusi;(a) mengapresiasi penggunaan bahasa sesuai dengan konteksnya, dan (b) mendorong berbagai pihak terkait untukberupaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi belajar Bahasa Indonesia.
ANALISIS KEMAMPUAN MENELAAH DAN MEREVISI TEKS DESKRIPSI Maryani, Sri; Milandari, Bq Desi; Sari Dewi, Murti
Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan Vol 10, No 1 (2019): April
Publisher : Muhammadiyah University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.866 KB) | DOI: 10.31764/paedagoria.v10i1.815

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menelaah dan merevisi teks deskripsi pada siswa kelas VII SMP. Objek dalam penelitian ini berjumlah 29 siswa. Metode pengumpulan data dalam peneltian ini terdiri dari metode observasi, metode tugas, dan metode dokumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan hasil analisisnya disajikan dalam bentuk angka dan dijelaskan dalam suatu uraian dengan rumus Penilaian Acuan Patokan (PAP). Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan menelaah dan merevisi teks deskripsi pada siswa tergolong normal, dengan rincian 41% siswa berkemampuan tinggi, 59% siswa berkemampuan sedang, 0% berkemampuan rendah, dan diperoleh IPK 65 yang berkisar antara 55 sampai dengan 65.Abstract: This study aims to describe the ability to review and revise the description text in class VII SMP students. The objects in this study were 29 students. The method of data collection in this study consisted of observation methods, task methods, and documentation methods. Data analysis uses quantitative descriptive method and the results of the analysis are presented in numerical form and explained in a description using the Standard Reference Assessment (PAP) formula. Based on the results of the study, it can be concluded that the ability to review and revise the description text in students is classified as normal, with the details 41% of high-ability students, 59% of students with moderate ability, 0% of low ability, and 65 GPA which ranges from 55 to 65.
Kearifan Lokal Masyarakat Desa Bakung dalam memanfaatkan Resam (Gleichenia linearis), Seduduk (Melastoma malabathricum) dan Tembesu (Fagraea fragrans) yang Tumbuh di Tanah Bergambut sebagai Obat Herbal Komalasari, Oom; Maryani, Sri; Juairiyah, Oktaf; Novriadhy, Dian
Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2018: Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal "Tantangan dan Solusi Pengembangan PAJALE dan Kel
Publisher : Seminar Nasional Lahan Suboptimal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komalasari et al, 2019. Local Wisdom of Bakung People in Using Resam (Gleichenia linearis), Seduduk (Melastoma malabathricum) and Tembesu (Fagraea fragrans) grown in the Area of Peat Soil as Herbal Medicine. pp. 354-359.   Resam, Seduduk and Tembesu can be used as Herbal Medicine. Those plants grow most in the area of Sriwijaya botanical garden of South Sumatra Province in which its soil is peated. With their local wisdom, the people of Bakung village have been making use of resam, seduduk and tembesu as herbal medicine. The aim of this research was to identify secondary metabolites from resam, seduduk and tembesu which play a role so that they can be useful for drugs and to find out whether the efficacy of the three plant species has been scientifically proven (based on literature studies). The informants of the research were the people of Bakung village living surrounding Sriwijaya botanical garden. The data were colllected by well-structured interview, test of laboratorium, and literature studies. The data were analyzed using descriptive.analysis. The results revealed that the people living surrounding Sriwijaya botanical garden used resam for headache, seduduk leaves for diare, and tembesu leaves for itching. Each ethanol extract of leaves of tembesu, seduduk, and resam contain compound of flavonoid, alkaloid, steroid, saponin, tanin dan quinon. The local wisdom of  the Bakung Village community living around the Sriwijaya botanical garden in using seduduk leaves as a diarrhea drug has been scientifically proven, but for tembesu leaves as a cure for itching and resam as a headache  drug so far has been scientifically proven.
Perspektif Pemangku Kepentingan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Novriadhy, Dian; Kurnia, Ani; Maryani, Sri; Ubaidillah, Achmad; Hendrixon, Hendrixon
Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2018: Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal "Tantangan dan Solusi Pengembangan PAJALE dan Kel
Publisher : Seminar Nasional Lahan Suboptimal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novriadhy et al, 2019. Stakeholder Perspective in Penukal Abab Lematang Ilir District Concerning Household Waste Management. pp. 347-353. Households are the biggest waste producers. Therefore, household waste management must be done carefully and efficiently - especially for the New Autonomous Region - so as not to consume all resources that needed for development. This research was carried out in PALI District with the aim to identify the needs in waste management based on cross-sectoral stakeholder perspectives. Research informants came from local government units, nongovernment organizations, waste management practitioners, and small business groups. Data collected through FGD, observation and literature search. The data is processed with a qualitative approach and interpreted by the input-process-output method. The results showed three key factors needed for waste management i.e. the existence of the compost market, the availability of environmental cadres, and an environmental management working group that could synergize programs/activities from various stakeholders whereas the supporting factors were the funding method, regulatory enforcement, and adequate facilities-infrastructure. The research concluded that there is a need to change community behavior and work culture.