p-Index From 2015 - 2020
7.567
P-Index
Articles

EVALUASI PAKAN SAPI JANTAN DALAM KEGIATAN PEMBIBITAN SAPI BALI (BOS SONDAICUS) Kurniawati, Reni; Gariri, Putu Novia; Safitri, Mei Via; Maskur, Maskur; Nurkholis, Nurkholis; Nusantoro, Suluh
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol 2, No 2 (2019): JNT | Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September 2019
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2019.002.02.3

Abstract

Sapi Bali (Bos sondaicus) merupakan salah satu ternak lokal yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai penghasil daging maupun dalam kegiatan pembibitan. Suatu studi lapang dilakukan untuk menilai pemberian pakan terhadap performa sapi Bali (Bos sondaicus) jantan pada pemeliharaan di instalasi pembibitan BPTU ? HPT Bali. Pengamatan dilakukan terhadap sembilan ekor sapi Bali jantan berumur 1,6 - 2 tahun dengan rata-rata bobot awal 395,00 + 38,38 kg. Sapi Bali yang dipelihara selama 60 hari mengkonsumsi pakan sebesar 5,98 kg BK/ekor/hari, asupan protein kasar 0,81 kg/ekor/hari serta TDN 3,8 kg/ekor/hari. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa performa sapi berada dalam kisaran yang normal dan baik untuk pembibitan sapi Bali.
METODE HYBRID MAXIMUM TSALLIS ENTROPY DAN HONEY BEE MATING OPTIMIZATION UNTUK PENCARIAN MULTILEVEL THRESHOLD PADA CITRA GRAYSCALE Azhar, Yufis; Maskur, Maskur; Kholimi, Ali S
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 10, No 1, Januari 2012
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.459 KB)

Abstract

Thresholding merupakan metode yang cukup populer untuk segmentasi suatu gambar. Untuk mensegmentasi suatu gambar grayscale menjadi gambar biner, bi-level thresholding bisa digunakan. Sedangkan untuk mensegmentasi citra grayscale ke dalam beberapa varian digunakanlah multi-level thresholding. Metode Maximum Tsallis Entropy (MTT) adalah salah satu metode yang bisa digunakan.untuk pencarian multi threshold pada suatu citra grayscale. Akan tetapi metode ini memiliki waktu komputasi yang sangat besar jika jumlah threshold yang dicari semakin banyak. Oleh karena itu, suatu metode baru diusulkan dalam penelitian ini yang merupakan penggabungan antara metode Maximum Tsallis Entropy dan algoritma Honey Bee Mating Optimization (HBMO) untuk mendapatkan multilevel threshold dari suatu citra grayscale dalam waktu yang relatif singkat. Metode penggabungan yang diusulkan ialah dengan memfungsikan algoritma MTT sebagai alat untuk mencari nilai fitness dari suatu individu dalam algoritma HBMO. Semakin baik nilai fitness yang dimiliki oleh individu, semakin baik pula threshold yang ditemukan. Hasil yang didapat dari ujicoba menunjukkan bahwa algoritma hybrid ini mampu mencari multi threshold dengan tingkat akurasi mencapai 98% dan waktu komputasi hingga 10 kali lebih cepat dibandingkan dengan waktu komputasi dari metode MTT untuk mencari 3 level threshold.
PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN, PROFITABILITAS, STRUKTUR AKTIVA DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFACTURE GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008 – 2010 Maskur, Maskur
Students Journal of Economic and Management Vol 1, No 1 (2012): VOL. 1 NO. 1 EDISI PERTAMA 2012
Publisher : Students Journal of Economic and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Today the business world depends on all the funding issues, some experts agree that in order to get out of this economic crisis in the real sector should be mobilized to stimulate economic growth. However, many obstacles faced by the business, one of the most crucial is the problem of funding. The business world suffered a setback due to the credit crunch - credit given to the business regardless of the legal lending limit in the past by banks and credit worthiness issues approved. Therefore, both the management and the creditors are supposed to determine the factors associated with these funding issues. By knowing the factors that affect the capital structure is expected to be taken into consideration for management evaluation.
PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN, PROFITABILITAS, STRUKTUR AKTIVA DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN MANUFACTURE GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2008 – 2010 Maskur, Maskur
Students Journal of Accounting and Banking Vol 1, No 1 (2012): Vol. 1 No. 1 Edisi Pertama 2012
Publisher : Students Journal of Accounting and Banking

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur modal adalah perimbangan atau perbandingan antara modal asing (jangka panjang) dengan modal sendiri. Masalah struktur modal merupakan masalah yang penting bagi setiap perusahaan, karena baik buruknya struktur modal  akan mempunyai efek yang langsung terhadap posisi finansiil perusahaan. Suatu perusahaan yang mempunyai struktur modal yang beresiko, di mana mempunyai utang yang sangat besar yang akan memberikan beban yang berat kepada perusahaan yang bersangkutan. Struktur modal merupakan cermin dari kebijakan perusahaan dalam menentukan jenis securities yang dikeluarkan. Sebagaimana diuraikan di muka masalah struktur modal adalah erat berhubungan dengan masalah kapitalisasi, di mana susunan dari jenis-jenis funds yang membentuk kapitalisasi adalah merupakan struktur modalnya
SUBSTITUSI KUNING TELUR DENGAN LESITIN KEDELAI SEBAGAI PENGENCER SEMEN DALAM MEMPERTAHANKAN KUALITAS SPERMATOZOA KERBAU PENYIMPANAN 5°C Sabaan, Nifsu; Chairussyuhur Arman, Chairussyuhur; Yuliani, Enny; Maskur, Maskur
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 6, No 3 (2019): JITRO, September
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jitro.v6i3.8173

Abstract

ABSTRAKPengencer konvensional berbasis kuning telur yang bersumber dari hewan membawa risiko kontaminasi mikroba dan menghalangi jarak pandang pemeriksaan spermatozoa di bawah mikroskop. Penelitian ini dilaksanakan` untuk menilai apakah substitusi kuning telur dengan lesitin kedelai di dalam pengencer berbasis-tris dapat mempertahankan kualitas spermatozoa kerbau lumpur pada penyimpanan 5°C selama 120 jam. Ejakulat dari 3 ekor kerbau umur 3-4 tahun dengan bobot badan 450-500 kg ditampung dengan menggunakan vagina buatan.Semen diencerkan dengan pengencer konvensional yang mengandung 20% kuning telur (kontrol) dan pengencer lesitin dengan konsentrasi1%, 2%, 3% dan 4%(perlakuan) dan disimpan pada 5°C selama 120 jam. Parameter spermatozoa dinilai pada interval 0, 72, dan 120 jam setelah semen yang diencerkan disimpan 5°C.Persentase motilitas dan spermatozoa normal tidak berbeda nyata (P<0,05) antara pengencer 1% lesitin dan kontrol. Namun pengencer 1% lesitin mampu mempertahankan kedua parameter tersebut setelah penyimpanan 5°C selama 120 jam. Persentase viabilitas, keutuhan membran dan tudung akrosom spermatozoa pada pengencer 1% lesitin dibandingkan pengencer kontrol lebih tinggi (P<0,05) dari pengencer perlakuan 2, 3, dan 4% lesitin. Disimpulkan bahwa pengencer 1% lesitin dapat menyubstitusi pengencer konvensional berbasis kuning telur untuk penyimpanan semen kerbau pada 5ºC selama 120 jam.Kata kunci: kuning telur, lesitin, pengencer, semen cair, semen kerbauABSTRACTConventional egg yolk-based diluent animal origin carries the risk of microbial contamination and interference with microscopic examination. This study was conducted to assess whether substitution of egg yolk with soy lecithin in tris-based diluents can maintain the quality of buffalo spermatozoa stored at 5°C for 120 h. Ejaculate from 3 buffaloes aged 3-4 years and body weight of 450-500 kg was collected using an artificial vagina. Semen was diluted with diluent containing 20% egg yolk (control) and diluent with concentrations of lecithin 1%, 2%, 3% and 4% (treatment). Spermatozoa parameters were assessed at intervals of 0, 72 and 120 h after the diluted semen was stored at 5°C for 120 h. The percentages of motility and normal spermatozoa did not differ significantly (P<0.05) between 1% lecithin and control diluents. However, 1% of lecithin was able to maintain both parameters after stored at 5°C for 120 h. The percentages of viability, membrane integrity and functional acrosome of spermatozoa in 1% lecithin were higher (P<0.05) than control and the other three treatment diluents. In conclusion, 1% of lecithin diluent could substitute conventional egg yolk-based diluent for the storage of buffalo semen at 5ºC for 120 h.Keywords: buffalo semen, egg yolk, lecithin, diluents, liquid semen
IDENTIFIKASI KONDISI FISIK DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) SUNGAI TOAYA KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA SULAWESI TENGAH Maskur, Maskur
G r a v i t a s i Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Faculty of Mathematical and Natural Sciences, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian identifikasi Kondisi Fisik Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Toaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah telah dilakukan. Pada penelitian ini&nbsp; dilakukan pengukuran debit air dan pengambilan sampel air sedimen sungai Toaya di 3 lokasi yang berbeda. Masing di sebelah barat jembatan baja di Desa Toaya, di sebelah jembatan putus di Desa Toaya, dan di bendungan di Desa Taripa. Dari hasil pengukuran debit air sungai Toaya diperoleh data nilai rata-rata debit air sungai: 5,668 m3/detik atau 489.681,129 m3/hari dan hasil pengukuran debit sedimen air sungai Toaya diperoleh nilai rata-rata debit sedimen air sungai: 1,906 ton/hari, secara umum relatif kecil, tetapi pada musim penghujan debit sedimen tersebut meningkat. Dampak dari tingginya debit sedimen tersebut adalah terjadinya pendangkalan di muara sungai Toaya dan menjauhnya biota laut, khususnya ikan, dari perairan laut Desa Toaya. Kata Kunci : DAS, Sungai Toaya, debit, air. sedimen.
SINTESIS GD-DTPA-FOLAT UNTUK MAGNETIC RESONANCE IMAGING CONTRAST AGENT DAN KARAKTERISASINYA MENGGUNAKAN PERUNUT RADIOAKTIF 153GD-DTPAFOLAT G, Adang H.; S., Yono; Maskur, Maskur
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 13, No 4: Edisi Khusus Material untuk Kesehatan
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.778 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2012.13.4.4739

Abstract

SINTESIS Gd-DTPA-FOLAT UNTUK MAGNETIC RESONANCE IMAGING CONTRAST AGENT DAN KARAKTERISASINYA MENGGUNAKAN PERUNUT RADIOAKTIF 153Gd-DTPAFOLAT. Senyawa kontras digunakan untuk memperjelas gambaran dari organ yang sukar dibedakan melalui teknik pencitraan Magnetic Resonance Imaging (MRI), khususnya pada jaringan lunak sistemsaraf pusat, hati, pencernaan, lymphatic system, payudara, kardiovaskular dan paru. Senyawa kontras yang digunakan di rumah sakit pada saat ini adalah Gadolinium-DieThylenetriaminePentaacetic Acid (Gd-DTPA). Gd-DTPAmerupakan senyawa kontras yang tidak spesifik, oleh karena itu hal tersebut menimbulkan gagasan untukmengembangkan senyawa kontras yang mampu mencapai target tanpa menyebabkan kerugian pada sel-sel normal disekitarnya. Asamfolat merupakan vitamin yangmurah, aman, spesifik dan dapat digunakan sebagai drug delivery. Dalam penelitian ini telah dilakukan pengembangan targeted contrast agent MRI dengan pembawa asam folat yang diikatkan dengan logam Gd dan ligand DTPA. Karena Gd-DTPA-folat merupakan senyawa non aktif, maka karakterisasi Gd-DTPA-folat dilakukan menggunakan senyawa radioaktif 153Gd-DTPA-folat yang diperoleh dari reaksi DTPA-folat dengan radionuklida 153Gd. Hasil optimasi sintesis 153Gd-DTPA-folat diperoleh pada perbandingan mol DTPA-folat terhadap Gd = 20 : 1 dan memberikan hasil kemurnian radiokimia > 90 %. Identifikasi terhadap produkGd-DTPA-folat dilakukan menggunakan alat Spektrofotometer Fourier Transform- Infra Red (FT-IR) dan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan cara membandingkan Gd-DTPA-folat hasil sintesis dengan zat asalnya yaitu asam folat dan EDA-folat. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa senyawa yang disintesis adalah Gd-DTPA-folat.
IDENTIFIKASI ALIRAN PANAS BAWAH PERMUKAAN DI DESA LEMBA HARAPAN KABUPATEN TOLITOLI MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK HAMBATAN JENIS Armada, Muhammad Ifal; Musa, Moh. Dahlan Th.; Maskur, Maskur; Badaruddin, Badaruddin
G r a v i t a s i Vol. 17 No. 2 (2018)
Publisher : Faculty of Mathematical and Natural Sciences, Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.028 KB)

Abstract

Penelitian tentang panasbumi di Desa Lemba Harapan Kabupaten Tolitoli telah selesai dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik hambatan jenis dengan konigurasi Wenner. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aliran panas bawah permukaan. Pengambilan data dilakukan sebanyak 4 lintasan yang tersebar di daerah penelitian. Pengolahan data menggunakan software Surfer11 unuk memperoleh hasil berupa penampang dengan perhitungan faktor formasi dan software Res2dinv sehingga diperoleh nilai hambatan jenis lapisan dengan range 24,44 ? 61,1 ?m yang diduga sebagai aliran panas yang tedapat di bawah permukaan. Kata Kunci : Geolistrik, Hambatan Jenis, Aliran Panas
Contribution of Supervision of School Supervisor and School Quality Culture on Primary School’s Managerial Competence Maskur, Maskur; Haryono, Haryono; Hidayah, Isti
Educational Management Vol 7 No 1 (2018): June 2018
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervision of school supervisor is one of the instruments in improving the quality of education at schools. An effective school has strong cultures with particular characteristics. An effective school also needs a leader who is expert in implementing school based management. This research was aimed to find out the amount of contribution of school supervisor’s supervision and school quality culture towards elementary school principals’ managerial competence in Kendal regency. This research used quantitative approach. The population of this research is all elementary school principals in Kendal regency. The sample was 50 elementary school principals randomly selected from 5 districts in Kendal regency, namely Brangsong district, Weleri district, Pageruyung district, Kaliwungu district and Kendal Kota district. Data collection was conducted by using Likert scale questionnaire. Data analysis was carried out by using multiple linear regression analysis. The result shows that there is a significant influence of school supervisor’s supervision on principals’ managerial competence. This scale shows the strong influence between the two variables. These include the rectification and improvement of teaching learning process, construction and development of curriculum, and schools’ teachers and staffs human resource development. The responses of the principal on the points reflected the process of supervision conducted by school supervisor on the leadership and the condition of school in which he is in charge. The second result shows that there is a significant influence of school quality culture on principals’ managerial competence. This scale shows the strong influence between the two variables. Things which are related to school quality culture includes principal’s roles, work’s situation and the giving of feedback. The response of the principal reflected the condition of quality culture in the school he leads. Then, the other result of the research shows that school supervisor’s supervision and school quality culture together have significant influence on principals’ managerial competence. The variable of principals’ managerial competence can be explained by the variable of school supervisor’s supervision and school quality culture. It means the increase or decrease of the principal’s managerial competence score can be predicted by the two independent variables.&nbsp; Suggestions which can be given based on the result of this research are that school supervisors should maintain the supervision process on their supervised schools, the principals who have already had good managerial competence should maintain it by supporting the supervision of school supervisors and keeping the good school quality cultures. Meanwhile, the principals who have not had the good managerial competence should start to respond supervision of school supervisors seriously, do some rectifications at school, and create conducive school quality culture. Also, school teachers and staff should always support the supervision process and the good condition&nbsp; of school quality culture so that effective school can be achieved.
Analisis Perbedaan Jenis Kelamin Peserta Didik Terhadap Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis Maskur, Maskur; Mujib, Mujib; Andriani, Siska
JURNAL e-DuMath Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : JURNAL e-DuMath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26638/je.807.2064

Abstract

The ability of mathematical reflective thinking is the ability of a person to choose previously owned concepts or knowledge that are relevant or appropriate to be used in making decisions when faced with mathematical problems. The purpose of this study was to determine the ability of mathematical reflective thinking in terms of the sex differences of eighth grade students of SMP N 11 Bandar Lampung. This type of research is qualitative descriptive research. Subject collection using purposive random sampling technique. The subjects of this study were 6 students from class VIII A consisting of 3 male students and 3 female students, and 6 students from class VIII B consisting of 3 male students and 3 female students. Data collection techniques used are observation, tests, and interviews. Based on the results of data analysis from class VIII A obtained the average value of mathematical reflective thinking abilities of male students 67,36 and the average value of mathematical reflective thinking abilities of female students reached 100, while for grade VIII B obtained an average value mathematical reflective thinking ability of male students 52,08 and female students 97,22. Thus it can be concluded that the students 'mathematical reflective thinking ability is better than the male students' reflective thinking ability. Keywords:  Mathematical Reflective Thinking Ability, Gender
Co-Authors Abdul Mutalib Abdullah, Ahmad Imam Adang H G Adang Hardi Gunawan Adolong, Nixon Aguantara, Febriantus Al Rosid, Moh. Harun Ali S Kholimi Alimuddin Alimuddin Amirullah Amirullah Annas, Muhamad Annisa Utami Anwar Anwar Aries, Arni Armada, Muhammad Ifal AS, Dradjat Aulia Saputra, Aulia Azhar, Yufiz Badaruddin Badaruddin Basuki Basuki Basuki Hidayat Boedi Rachman Bulkaini Bulkaini, Bulkaini Cahaya Nova A. Cahya Nova Ardianto Cecep T. Rustendi Cecep Taufik Rustendi Chaeruman Chaeruman Chairussyuhur Arman Chairussyuhur Arman, Chairussyuhur Chalista, Igna Aquila D, Kisworo Dede Kurniasih Djoko Kisworo Endang Sarmini Enny Lestari Enny Yuliani Evi Dwi Wahyuni, Evi Dwi G, Adang H. Gariri, Putu Novia Gustiyana, Gustiyana H., M. Rusydi H.G., Adang Hariyanto, Septa Haryono Haryono Herdianto, Dian R Herlan S, Herlan Husni Husni Irfan Noor, Irfan Isti Hidayah Jamari Jamari K. Hashimoto Kajukaro, Ahmadu Kasip, Lalu M. Kholimi, Ali Sofyan Khuzaini, Khuzaini Komar Sumantadinata Kurniasih Kurniasih Kusumawardani, Mutiara Laksmi Andri Astuti Lalu Muhammad Kasip Lama, Yuyu Lamrens Lestari Lestari Lukito Prasetyo, Lukito M, Sriasih Made Sriasih, Made Mahmud, Moh. Mamlukhah, Mamlukhah Martalena Ramli MASHYUR, JOHAN Moh. Dahlan Th. Musa Moh. Dahlan Th. Musa, Moh. Dahlan Th. Mokodongan, Rusliy Muhammad Amin Muhammad Subur Muhsinin, M. Mujib Mujib, Mujib Nining Syarifulaya, Nining Nur Hayatin Nurkholis Nurkholis Nurul Huda Nurul Inayah Nuryasin, Ilyas Nusantoro, Suluh ODANG CARMAN P, Anung Petrus Demon Sili Purwoko Purwoko Putra, Amal Rezka Putra, Deny Qutara Putra, Deny Qutara R, Rien Rachmanu, Andi Mochlis Rahma Jan Rahmat Agus Hidayat, Rahmat Agus Ramadhan, Muhammad Fitri Ratlan Pardede Ratu Siti Aliah Reni Kurniawati, Reni Rien Ritawidya Rozi, Tapaul Rustan Efendi Sabaan, Nifsu Safitri, Mei Via Sandra Kasim, Sandra Sandra Sandra Saputra, Darus Ade Siska Andriani, Siska SN, Depamede Sri Setyowati Sri Wahyuni Sugeng Prasetyo Suharso, Wildan Sukirno Sukirno Sukmajaya, Yade Sukmajaya, Yade Sulaiman Ngongu Depamede Suropaty, Rifki Pujiansyah Suropaty, Rifki Pujiansyah Tahyudin, Nur Talo, Joni Loe Tia, Tuti Tjahjo Winanto, Tjahjo Toiba, Yesberlin Tri Sadewo, Bayu Triningsih Triningsih Tristiana Yuniarti Widyastuti Widjaksana Wulandani, Rani Yayan Tahyan Yono S. Yono Sugiarto Yufis Azhar