Articles

Found 22 Documents
Search

Antioxidant Activity of Leave's Extract and Isolate Ketepeng Kebo Cassia alata Linn (Leguminoceae) Masruri, Masruri; Rurini R, Rurini R; Dasrul, Dasrul; Aulann'iam, Aulann'iam
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 7, No 3 (2007): Volume 7 Nomor 3 Desember 2007
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10275.853 KB)

Abstract

Abstract.    Phytochemistry and biological    activity investigation  of medical  plants was an important step in exploring of their potency. The objectives  of this research were to determine the antioxidant activity of the extract and purified isolate of C. alata  leave and also,  to  elucidate of  the molecular structure of  the  responsible molecule. The methods used were extraction,  isolation and purification by means of chromatography, DPPH radical scavenging and spectroscopy. Result of the research provided antioxidant activity was (ED5o)   28.50±1.86 µg/mL for  the extract and 9.99±0.28  µM  for  the  purified  isolate.  Elucidation toward  the  purified  isolate indicated   kaemferol   structure   as   the   most   active   antioxidant   compound. (JKS 2007; 3: 125 - 130) 
ISOLASI DAN KARAKTERISASI TERHADAP MINYAK MINT DARI DAUN MENTHA ARVENSIS SEGAR HASIL DISTILASI UAP-AIR Retnowati, Rurini; Masruri, Masruri; Toepak, Erwin Prasetya
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.536 KB)

Abstract

ABSTRAK Minyak mint yang berasal dari Mentha arvensis banyak digunakan sebagai bahan baku dalam industri makanan, kosmetik, dan farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi minyak mint dari daun segar Mentha arvensis. Isolasi minyak mint dilakukan dengan metode distilasi uap air selama 4 jam, sedangkan karakterisasi sifat fisik ditentukan berdasarkan  warna, bau, indeks bias, dan massa jenis. Komponen penyusun minyak mint dianalisis menggunakan Kromatografi Gas-Spektroskopi Massa (KG-SM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak mint yang diperoleh berwarna kuning muda dengan bau yang menyengat,  rendemen 0,06 %, memiliki indeks bias 1,463 (20 oC), dan massa jenis sebesar 1,126 g/mL  (25 oC). Hasil analisis dengan KG-SM menunjukkan adanya 25 komponen penyusun minyak mint, dengan komponen terbesar yaitu karvon (52,46 %). Letak geografis tumbuhnya M. arvensis diduga mempengaruhi senyawa penyusun minyak mint.   Kata kunci : disitlasi uap-air, KG-SM, Mentha arvensis , minyak mint. ABStract Mint oil from Mentha arvenis many uses as raw material in food, cosmetic, and pharmaceutical indsutries. This research were aims to isolate and to characterize the mint oil from fresh leaf of Mentha arvensis. Isolation of mint oil was carried out using water-steam distillation for 4 hours, while the physical properties characterization determined based on colour, odour, the refractive index and density. The chemical component of mint oil was analyzed using Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS). The experiment result showed that mint oil is light yellow liquid with strong odour and the yield of mint oil is 0.06% , refractive index value is 1.463 (20 oC), and density is 1.126 g/mL (25 oC). The results of GC-MS analyzing showed that mint oil contain 25 chemical components, with the major components are carvone (52.46 %). Geographical location of M. arvensis growing might be predicted can affect the compounds of mint oil. Key words: GC-MS, mint oil, Mentha arvensis , steam-water distillation.
PENGARUH REAKSI DEASETILASI DENGAN BANTUAN ULTRASONIKASI TERHADAP KITIN HASIL ISOLASI DARI CANGKANG Portunus pelagicus ASAL PROBOLINGGO Lusiana, Sri Eva; Sukma, Sari; Masruri, Masruri; Suratmo, Suratmo
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.127 KB)

Abstract

ABSTRAK Kitosan merupakan polisakarida dari monomer glukosamin. Potensi aplikasinya untuk reaksi organik dan industri farmasi sangat luas. Paper ini melaporkan hasil studi optimasi isolasi kitosan dari cangkang rajungan lokal (Portunus pelagicus) asal Probolinggo. Optimalisasi dikerjakan dengan meningkatkan lama reaksi deasetilasi kitin dan menggunakan konsentrasi basa NaOH 70%. Proses ini dikerjakan dengan bantuan ultrasonikasi (Ultrasonication-Assisted). Kitosan hasil isolasi diperoleh berupa serbuk berwarna putih dengan kadar air rata-rata 1,0%. Derajat deasetilasi kitosan tertinggi diperoleh sebesar 97,60% ketika reaksi deasetilasi dilangsungkan selama 8 jam. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan dengan hasil yang dilaporkan dalam penelitian sebelumnya yang mencapai sekitar 60%.   Kata kunci: derajat deasetilasi, kitin, kitosan, Portunus pelagicus, rajungan
SKRINING FITOKIMIA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK METANOL DARI KULIT BATANG MAHONI (Swietenia mahagony Jacq.) Qodri, Udrika Lailatul; Masruri, Masruri; Utomo, Edi Priyo
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.882 KB)

Abstract

Mahoni Jawa (Swietenia mahagon Jacq.) merupakan tanaman yang banyak tumbuh dan telah dibudidayakan di Indonesia. Namun masih sangat terbatas kajian terhadap senyawa-senyawa metabolit sekunder sebagai penyusunnya. Paper ini melaporkan hasil skrining metabolit sekunder bagian kulit batang kayu mahoni. Metode yang digunakan adalah ekstraksi menggunakan soxhlet serta melakukan uji fitokimia dengan beberapa reagen pendeteksi senyawa metabolit sekunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa kulit kayu mahoni jawa mengandung senyawa metabolit sekuder golongan alkaloid, flavonoid, saponin, fenolik hidrokuinon, dan tanin.
KITOSAN DARI RAJUNGAN LOKAL PORTUNUS PELAGICUS ASAL PROBOLINGGO, INDONESIA Sukma, Sari; Lusiana, Sri Eva; Masruri, Masruri; Suratmo, Suratmo
Jurnal Ilmu Kimia Universitas Brawijaya Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.863 KB)

Abstract

ABSTRAK Kitosan merupakan polisakarida yang tersusun atas monomer glukosamin dengan ikatan glikosida. Kitosan dapat diperoleh melalui proses deasetilasi kitin dari cangkang kulit rajungan (Portunus pelagicus). Dalam paper ini dilaporkan hasil studi dalam proses optimasi deasetilasi kitin dari cangkang kulit rajungan asal Probolinggo. Optimasi ditujukan untuk mendapatkan kitosan dengan derajat deasetilasi (DD) yang tinggi. Proses ini dikerjakan dengan menggunakan konsentrasi basa 70% dalam mengkatalisis proses deasetilasi, serta mengkaji pengaruh lama reaksinya. Reaksi dikerjakan dengan metode batch pada suhu didih campuran dan diaduk secara konvensional menggunakan pengaduk magnetik. Kitosan yang diperoleh berupa serbuk berwarna putih dengan persentase antara 29,25-46,25%. Nilai DD tertinggi 87,96% pada konsentrasi basa 70% ketika reaksi dikerjakan selama 24 jam. Derajat deasetilasi ini lebih baik jika dibandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya dengan nilai sekitar 70% DD. Kata kunci: kitin, kitosan, Portunus pelagicus, rajungan  
Renewable Oil Extracted from Indonesian Srikaya’s (Annona squamosa sp.) Seed: Another Potent Source for Biodiesel Masruri, Masruri; Sharma, Mukesh; Warsito, Warsito; Adi, Prasetyo
The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Chemistry Department, The University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.268 KB) | DOI: 10.21776/ub.jpacr.2012.001.01.106

Abstract

This study looks at the wastes derived from Indonesian fruit as prospect for biofuels. This report investigates the chemical composition of Srikaya (Annona squamosal sp.) seed, which is disposed as waste products from traditional markets. The seeds were extracted with various extraction methods and the oil obtained was analysed by means of gas chromatography (GC/FID), gas chromatography-mass spectrometry (GC/MS), infra-red spectrometry and ultra-violet-visible spectrometry. It was found 2 h extraction using soxhlet apparatus with diethyl ether as solvent gave the optimum time extraction. Moreover, five major components were isolated from i.e.: ethyl hexadecanoate, ethyl hexadec-9-enoate, ethyl octadecanoate, 2-hydroxy-1,3-propanediyl hexadecanoate, octadec-9-enaldehyde, and unknown compound, respectively.
Board Editor Masruri, Masruri
The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Chemistry Department, The University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.455 KB)

Abstract

Application of Moringa Oleifera Seed Powder For Iron (III) Coagulation on Local Water Resources Prasetyaningtyas, Fadillah Utami; Rumhayati, Barlah; Masruri, Masruri
The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Chemistry Department, The University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.581 KB) | DOI: 10.21776/ub.jpacr.2013.002.03.159

Abstract

This research aims to know the effect of the use of powder moringa seed to coagulant mass and coagulation process, and its effectiveness to increase the quality of pure water. This research uses factorial research design and statistic test MANOVA. To analyse water quality, the researcher uses Fe parameter.  A graphic of coagulant mass and time for each parameter is used to analyse the data. Based on the research result, the uses of moringa seed as coagulant in each 300 mL mineral water gives a possitives result to the river water sample using 100 mg coagulant mass and sedimentations time for 60 minutes, well water sample using 500 mg coagulant mass and sedimentations time for 60 minutes, tap water sample using 300 mg  coagulant mass and sedimentations time for 90 minutes. The effective coagulant that increase the water quality on well water is 98,32% of moringa seed powder, on river water is 96,64%  and for tap water is 25,62%.
Naturally Abundance Vanillin as Starting Material to Synthesizing 4-(4-Hydroxy-3-methoxyphenyl)-6-methyl-3,4-dihydropyrimidin-2(1H)-one MASRURI, Masruri; Pranata, Yuga Adi
The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Vol 4, No 3 (2015)
Publisher : Chemistry Department, The University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.668 KB) | DOI: 10.21776/ub.jpacr.2015.004.03.216

Abstract

Indonesia is the second biggest producer of natural vanillin. Traditionally it was isolated from the bean of vanilla (Vanilla planifolia Andrews). This paper reports on applying vanillin as starting material for synthesizing a biologically important chemical structure 3,4-dihydropyrimidinone. The reaction was undertaken in one step following multi component reaction (MCR). Products determination was undergone using FTIR and UV-Vis spectrophotometry, and also liquid chromatography-mass spectrometry (LCMS). After purification under flash column chromatography in ethyl acetate-hexane, it was found a white solid of 4-(4-hydroxy-3-methoxyphenyl)-6-methyl-3,4-dihydropyrimidin-2(1H)-one in 67% yield with a few amount of an unreacted vanillin.
ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, IPM, TPAK DAN PENGANGGURAN TERBUKA TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR DAERAH DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2011-2014 Masruri, Masruri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketimpangan pendapatan merupakan permasalahan yang dialami oleh sebagian besar Negara berkembang. Dampak yang ditimbulkan dari ketimpangan pendapatan adalah menurunnya tingkat kemakmuran di setiap daerah. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisa tingkat ketimpangan pendapatan di Provinsi Jawa Tengah. Terkait hal tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia, tingkat partisipasi angkatan kerja, dan tingkat pengangguran terbuka terhadap ketimpangan pendapatan antar daerah di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2011-2014. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Jenis data dalam penelitian ini adalah data panel berupa sampel dari 35 kabupatan/kota di Jawa Tengah. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pendekatan random effect model. Hasil yang diperoleh adalah pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif dan.signifikan terhadap ketimpangan pendapatan di Jawa Tengah pada tahun 2011-2014. Sedangkan indeks pembangunan manusia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, serta tingkat partisipasi angkatan kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ketimpangan pendapatan di Jawa Tengah pada tahun 2011-2014. Kata kunci: Ketimpangan Pendapatan, Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Tingkat Pengangguran terbuka