Hidayatul Masruroh
Jurusan PSDIII Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Tembalang, Semarang 50239

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN XHANTAN GUM DALAM APLIKASI TEKNOLOGI EDIBLE COATING ALOE VERA UNTUK MEMPERTAHANKAN MUTU TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM) MENGGUNAKAN METODE SPRAY Masruroh, Hidayatul; Fauzi, Achmad Farits; Anggryani S, Dwi; Paramita, Vita
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat (Solanum Lycopersicum) merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak diusahakan oleh petani di Indonesia. Penanganan pasca panen yang kurang maksimal menyebabkan umur simpan tomat tidak tahan lama. Salah satunya disebabkan oleh mikroorganisme Alternaria tenuis dengan ditandai bintik hitam dan terjadinya difusi gas oksigen (O2) ,karbon dioksida (CO2), serta difusi uap air. Salah satu upaya untuk mengurangi efek kerusakan pada produk hortikultur adalah dengan melakukan coating. Aloe vera dilaporkan memiliki kemampuan anti mikrobia yang cukup baik terhadap beberapa bakteri patogen dan memiliki kemampuan untuk menahan permeasi oksigen dan uap air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi gel Aloe vera sebagai edible coating dan pengaruh peningkatan viskositas larutan menggunakan xhantan gum sehingga pelapisan terhadap bahan yang dicoating lebih optimal. Penggunaan metode spray dimaksudkan agar cairan edible coating yang sudah terbentuk dapat menutup pori-pori epidermis kulit tomat dengan adanya druplet-druplet sehingga akan menghambat secara optimal proses difusi. Pengamatan yang akan dilakukan dalam penelitian yakni untuk mengetahui pengaruh penggunaan xhantan gum terhadap pelapisan tomat dan menguji efektifitas metode spray sebagai alternatif pengawet untuk produk hortikultur bagi petani. Metode yang dilakukan berupa eksperimental laboratorium meliputi : konsentarsi larutan Aloevera (100 gr), range variable konsentrasi Xhantan gum, CMC dan Gliserol (0-0,2 %), Dari data hasil penelitian diperoleh konsentrasi Xhantan gum, CMC dan Gliserol yang optimum untuk pembuatan larutan edible yakni (0,1 %), dengan nilai PH 3,00 ; densitas 23,2 gr/ml.Kata kunci: edible coating, spray, tomat, xhantan gum
ANALISA KADAR LEMAK DALAM SUSU PERAH SAPI MENGGUNAKAN GAYA SENTRIFUGASI Masruroh, Hidayatul; Masruroh, Ulla Disky; Nugraheni, Fransisca Sri; Paramita, Vita
METANA Vol 14, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.971 KB) | DOI: 10.14710/metana.v14i1.19172

Abstract

Selama berabad-abad susu telah dikenal sebagai bahan pangan yang dibutuhkan oleh manusia, karena susu banyak mengandung semua komponen bahan yang diperlukan oleh manusia. Kandungan terbesar susu adalah air dan lemak. Penelitian ini melakukan pengujian kandungan lemak pada susu sapi murni menggunakan gaya sentrifugasi, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh variabel berubah, berupa suhu yang digunakan dalam penimpanan susu yaitu 50C, 250C dan 300C, putaran yang digunakan selama percobaan yaitu 1772 rpm, 2080 rpm, 2455 rpm, 3266 rpm, dan 4080 rpm serta waktu yang digunakan yaitu 15 menit, 20 menit dan 25 menit terhadap pemisahan lemak dalam susu sapi murni. Uji analisa pada penelitian ini meliputi uji kandungan lemak, pH, densitas dan viskositas. Pada penelitian tersebut variabel paling optimal yaitu susu pada suhu 300C dengan kecepatan putaran 2455 rpm dan dalam waktu 25 menit mendapatkan hasil kandungan lemak sebesar 2,5ml. Sedangkan hasil pengukuran pH dari ketiga variabel mendapatkan hasil 6,5. Untuk densitas hasil yang didapat yaitu 1,014;1,052; 1,036 masing-masing pada suhu 50C,250C,300C dan untuk viskositas sebesar 1,46. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak perbedaan signifikan pengaruh kecepatan putaran sentrifugasi terhadap densitas, pH maupun viskositas. Namun terdapat pengaruh putaran kecepatan sentrifugasi terhadap kadar lemak yang terpisahkan. Semakin tinggi suhu penyimpanan disertai peningkatan kecepatan putaran sentrifugasi, maka semakin tinggi kadar lemak yang terpisahkan.    Fat Content Separation Analysis from Dairy Milk by using Centrifuge For centuries dairy has been well known as the food needed by humans, due to its benefits for growth. The major content of milk is water and fat. This study examined the fat content of pure cow's milk using centrifugation force, with the aim to know the effect of independent variables, such as the temperature used in milk storage (5, 25 and 30 0C), the rotation speed of centrifugation (1772, 2080, 2455, 3266, and 4080 rpm) and the centrifugation time (15, 20 and 25 minutes) against the separation of fat in pure cow's milk. The analysis was including fat content test, pH, density and viscosity. In this study, the most optimum variables of fat content separation from milk (2.5 ml) were found at temperature of 300C with the centrifugation speed of 2455 rpm rotation and within 25 minutes. While, there were no different of the pH (6.5) and viscosity (1.46) regarding to the dependent variables. For the density, the results obtained are 1.014, 1.052; 1,036 for each at 50C, 250C, 300C. The result showed that there were no significant difference in the effect of centrifugation rotation speed to density, pH and viscosity. However, increasing the centrifugation rotation speed increased the fat content. The higher the storage temperature along with the increased speed of the centrifugation cycle, were resulted the higher the separated fat content.