Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Media Akuakultur

PERBANYAKAN TANAMAN HIAS AIR Bacopa australis SECARA IN VITRO PADA BERBAGAI FORMULASI HORMON MEDIA PERTUMBUHAN Yunita, Rossa; Lestari, Endang Gati; Mastur, Mastur; Nugraha, Media Fitri Isma
Media Akuakultur Vol 13, No 2 (2018): (December, 2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.778 KB) | DOI: 10.15578/ma.13.2.2018.75-82

Abstract

Suksesnya pembentukan indukan (mother plant) tanaman hias air Bacopa australis pada penelitian sebelumnya, mendorong perbanyakan tanaman dengan menggunakan teknik kultur in vitro secara massal untuk menghasilkan bibit Bacopa australis dalam jumlah yang banyak dan relatif lebih cepat. Tujuan penelitian adalah mendapatkan formulasi media yang tepat untuk induksi tunas, multiplikasi tunas, dan induksi perakaran yang cepat secara in vitro dari Bacopa australis. Penelitian ini terdiri atas tiga tahapan kegiatan, yaitu induksi tunas, multiplikasi tunas, dan induksi akar. Hasil penelitian menunjukkan formulasi media yang terbaik induksi tunas Bacopa australis secara in vitro adalah MS + BA 0,3 mg/L. Formulasi media yang optimal untuk multiplikasi tunas adalah MS + BA 0,5 mg/L + Thidiazuron 0,1 mg/L dan induksi perakaran adalah MS + IBA 0,5 mg/L.The successful establishment of mother plant Bacopa australis in the previously related research opens an opportunity to produce relatively fast and in large quantities Bacopa australis seeds using in vitro mass culture techniques. The objective of the study was to determine suitable formulated media for shoot induction, shoot multiplication, and root induction of Bacopa australis. This study consisted of three research stages, namely shoot induction, shoot multiplication, and root induction. The results showed that the best formulated media for in vitro Bacopa australis shoot induction was MS + BA 0.3 mg/L. The optimal formulated media for shoot multiplication was MS + BA 0.5 mg/L + Thidiazuron 0.1 mg/L and for root induction was MS + IBA 0.5 mg/L.