Ilham Minggi
Universitas Negeri Makasar

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP KONSEP LIMIT FUNGSI DI SATU TITIK (STUDI KASUS PADA MAHASISWA JURUSAN MATEMATIKA FMIPA UNM) Ekafitria Bahar, Erni; Rahman, Abdul; Minggi, Ilham
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 2 (2012): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat127422012

Abstract

DOWNLOAD PDFKonsep  limit  fungsi  memegang  peranan  yang  sangat  penting  karena  merupakankonsep dasar untuk membangun beberapa konsep kalkulus lainnya, misalnya turunan danintegral.  Beberapa  mahasiswa  belum  memahami  definisi  formal  limit  fungsi  di  satu  titikdan  belum  mampu  mengaplikasikan  definisi  formal  untuk  menvalidasi  kebenaran  nilailimit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman mahasiswa terhadapkonsep limit fungsi di satu titik. Pemahaman  yang dimaksud dalam penelitian ini adalahpemahaman instrumental (mampu menuliskan konsep limit fungsi di satu titik tetapi tidakmampu  menjelaskan  dengan  tepat)  dan  pemahaman  relasional  (mampu  menuliskan  danmenjelaskan konsep limit fungsi di satu titik dengan tepat). Subjek penelitian adalah tigaorang  mahasiswa  Jurusan  Matematika  yaitu  seorang  berkemampuan  tinggi  (ST)  denganIPK  lebih  besar  3,50,  berkemampuan  sedang  (SS)  dengan  IPK  antara  3,10  sampai  3,50,dan  berkemampuan  rendah  (SR)  dengan  IPK  kurang  dari  3,10.  Untuk  mengungkap  datapenelitian, dilakukan wawancara berbasis tugas kepada subjek penelitian. Hasil penelitianmenunjukkan  pemahaman  subjek  tinggi  dan  subjek  sedang  terhadap  aspek-aspek  yangdiamati,  pada  umumnya  termasuk  pemahaman  relasional,  sedangkan  pemahaman  subjekrendah pada umumnya termasuk pemahaman instrumental.Kata kunci : Pemahaman instrumental dan relasional, limit fungsi di satu titik
KOMPARASI PEMAHAMAN KONSEP BANGUN DATAR SISWA ANTARA YANG DIAJAR DENGAN MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER DENGAN PETA KONSEP DAN MODEL PEMBELAJARAN YANG MENGADOPSI TEORI VAN HIELE PADA KELAS VII SMPN 2 SINJAI TIMUR Syukri, Edi; Rahman, Abdul; Minggi, Ilham
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat5132392016

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk: (1) mengetahui hasil belajar, aktivitas, dan respons siswa terhadap model pembelajaran advance organizer dengan peta konsep dan model pembelajaran yang mengadopsi teori Van Hiele pada pokok bahasan bangun datar khususnya segiempat kelas VII SMPN 2 Sinjai Timur, (2) mengetahui bagaimana pemahaman konsep bangun datar siswa antara yang diajar dengan model pembelajaran advance organizer dengan peta konsep dan model pembelajaran yang mengadopsi teori Van Hiele. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelasVII SMPN 2 Sinjai Timur dan sampel terdiri dari dua kelas yakni kelasVII-A dan kelas VII-C kedua-duanya sebagai kelas eksperimen yang diplih menggunakan teknik purposive random sampling. Data yang dikumpulkan terdiri data atas hasil belajar siswa, data aktivitas siswa dalam pembelajaran, dan data respons siswa terhadap perangkat dan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa skor hasil belajar matematika siswa pada kelas eksperimen 1 dengan mean 20,36 dan standar deviasi 2,164 mencapai tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 89,29%, serta aktivitas siswa dalam pembelajaran berada pada kategori aktif dan respons siswa terhadap perangkat dan pembelajarannya adalah positif. Secara umum disimpulkan bahwa model pembelajaran advance organizer dengan peta konsep untuk diterapkan di kelas VII SMPN 2 Sinjai Timur dengan kategori cukup efektif. Skor hasil belajar siswa pada kelas eksperimen 2 dengan mean 20,63 dan standar deviasi 2,589 mencapai tingkat ketuntasan secara klasikal sebesar 88,89% serta aktivitas siswa dalam pembelajaran berada pada kategori aktif dan respons siswa terhadap perangkat dan pembelajarannya adalah positif. Secara umum disimpulkan bahwa model pembelajaran yang mengadopsi teori Van Hiele untuk diterapkan di kelas VII SMPN 2 Sinjai Timur dengan kategori cukup efektif. Hasil uji hipotesis pada taraf siginifikan dengan uji-t menunjukan bahwa tidak ada perbedaan pemahaman konsep bangun datar siswa antara yang diajar dengan model pembelajaran advance organizer dengan peta konsep dan model pembelajaran yag mengadopsi teori Van Hiele.Kata kunci: Pendekatan saintifik, Keterampilan proses sains, Hasil belajar kognitif biologi. ABSTRACTThe type of this research is experimental research that aims to: (1) know the learning outcomes, activities, and responses of students to advance organizer learning model with concept maps and learning models that adopt Van Hiele theory on the subject of wake up, especially quadrilateral class VII SMPN 2 Sinjai East, (2) to know how to understand the concept of students' wake up between those taught by advance organizer learning model with concept map and learning model adopting Van Hiele theory. The population in this study were all students of class VII of SMPN 2 Sinjai Timur and the sample consisted of two classes namely class VII-A and class VII-C, both as an experimental class was selected using purposive random sampling technique. The data collected consisted of data on student learning outcomes, student activity data in learning, and student response data on the device and learning. The results showed that the score of students' mathematics learning outcomes in experimental class 1 with mean of 20,36 and standard deviation 2,164 reach classical completeness equal to 89,29%, and student activity in learning is in the active category and student response to device and its learning is positive. In general, it is concluded that advanced organizer learning model with concept map to be applied in class VII SMPN 2 Sinjai Timur with quite effective category. Score of student learning outcomes in experiment class 2 with mean of 20,63 and standard deviation 2,589 reach classical completeness equal to 88,89% and student activity in learning is inactive category and student response to device and its learning is positive. It is generally concluded that the learning model adopting Van Hiele's theory to be applied in class VII SMPN 2 Sinjai Timur is quite effective. The result of hypothesis test at significance level ? = 0,05 with t-test shows that there is no difference in understanding the concept of students' wake up between the taught with advance organizer learning model with concept map and learning model adopting Van Hiele theory.Keywords: Scientific approach, science process skills, cognitive learning result.
PENYEBAB KESULITAN MAHASISWA DALAM PEMBUKTIAN MATEMATIKA minggi, ilham; Paduppai, Darwing; Assagaf, Said Fachry
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 19, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijes.v19i1.2681

Abstract

Penyebab Kesulitan Mahasiswa dalam Pembuktian Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penyebab kesulitan pembuktian matematika mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika UNM Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif yang bertujuan untuk mengeksplorasi penyebab kesulitan mahasiswa dalam pembuktian matematika, secara kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA UNM Makassar. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat dua kategori penyebab kesulitan mahasiswa dalam Pembuktian Matematika, yaitu: (1) kurangnya pemahaman tentang bukti matematika, (2) kurangnya pemahaman konsep dan prinsip matematika.Kata kunci: penyebab kesulitan, pembelajaran, pembuktian matematika
EFEKTIVITAS MODEL EVERYONE IS A TEACHER HERE (ETH) DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA KELAS XI Amral, Amral; Mulbar, Usman; Minggi, Ilham
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 6, No 1 (2018): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : LPM Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v6i1.6044

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran kooperatif tipe Everyone is A Teacher Here (ETH) dalam pembelajaran matematika materi Keliling dan Luas Bangun Datar pada kelas XI SMKT Somba Opu Sungguminasa Kab. Gowa dan mendeskripsikan hasil belajar, respon, aktivitas, kemandirian belajar, dan kemampuan komunikasi matematika siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Everyone is A Teacher Here (ETH). Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen yang melibatkan satu kelas (One Grup) sebagai kelas eksperimen, dengan pemilihan sampelmenggunakan teknik Simple Random Sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Everyone is a Teacher Here (ETH)pada materi Keliling dan Luas Bangun Datardalam kategori terlaksana dengan baik. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe ETHpada materi Keliling dan Luas Bangun Datar pada siswa kelas XI SMKT Somba Opu Sungguminasa Kab. Gowa efektif ditinjau dari aspek hasil belajar, aktivitas belajar, respon, kemampuan komunikasi matematika dan kemandirian belajar siswa.Kata Kunci: ETH, Komunikasi Matematika, Kemandirian Belajar
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMA NEGERI 1 MAKASSAR Kusnadi, Dedi; Tahmir, Suradi; Minggi, Ilham
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2014): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/mapan.2014v2n1a9

Abstract

>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum 2013 dalam pembelajaran matematika di SMA Negeri 1 Makassar yang meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, dan pedoman wawancara. Subjek penelitian ini adalah guru matematika yang mengajar di kelas X  sebanyak 3 guru yang terbagi dalam 2 guru yang sudah mengikuti pelatihan dan 1 guru yang belum mengikuti pelatihan Kurikulum 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perencanaan Pembelajaran Matematika oleh guru berdasarkan Kurikulum 2013 pada subjek NH dan ML  yang sudah mengikuti pelatihan Kurikulum 2013 berada pada kategori baik, begitu juga dengan subjek MB yang belum mengikuti pelatihan Kurikulum 2013 berada pada kategori baik. Pelaksanaan Pembelajaran Matematika oleh guru berdasarkan Kurikulum 2013 pada subjek yang sudah mengikuti pelatihan Kurikulum 2013 berada pada kategori yang berbeda, subjek NH berada pada kategori baik, sedangkan subjek ML berada pada kategori cukup baik. Selanjutnya subjek MB yang belum mengikuti pelatihan Kurikulum 2013 berada pada kategori cukup baik. Penilaian Pembelajaran Matematika oleh guru berdasarkan Kurikulum 2013 pada subjek NH dan ML yang sudah mengikuti pelatihan Kurikulum 2013 berada pada kategori baik, sedangkan subjek MB yang belum mengikuti pelatihan Kurikulum 2013 berada pada kategori kurang baik.
Desain Pembelajaran Matematika Realistik di Kelas V SD ( Studi Pada SD 6 /75 Kading) Munawarah, Munawarah; Mulbar, Usman; Minggi, Ilham
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 1, No 1 (2013): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan  model,  pendekatan,  dan  metode  yang  tepat  merupakan salah-satu  usaha dalam peningkatan kualitas pengajaran, jadi guru harus kreatif membuat desain pembelajaran dengan menggunakan model, pendekatan, metode, sesuai dengan materi yang   diajarkan.   Penelitian  ini   bertujuan   untuk   memperoleh   desain   pembelajaran matematika realistik pada siswa kelas V SD yang berkualitas. Jenis Penelitian ini adalah desain research, yaitu studi sistematis tentang perancangan, pengembangan, dan pengevaluasian intervensi pendidiksn sebagai solusi untuk masalah kompleks dalam praktek pendidikan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V.1 SD Inpres 6/75 Kading Kec. Barebbo Kab. Bone dengan jumlah siswa sebanyak 24 orang. Prosedur desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Dick & Carey dengan menggunakan siklus Mc. Kenney yang meliputi 3 tahap, yaitu Preliminary design (analisis kebutuhan, analisis isi, kajian pustaka, dan pengembangan konsep atau teori kerangka kerja untuk studi); Prototyping phase (mengembangkan sebuah stategi pembelajaran, mengembangkan dan memilih material pembelajaran); assessment phase (penilaian dan uji coba). Data-data yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu data hasil validasi ahli, hasil belajar, aktivitas siswa, pengelolaan pembelajaran dan respons siswa. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis secara kuatitatif dan kualitatif. Data yang dianalisis secara kuatitatif yaitu data tes hasil belajar dengan menggunakan statistik rata-rata, nilai maksimum dan nilai minimum. Untuk analisis secara kualitatif diarahkan  untuk menjawab bagaimana proses dan hasil desain pembelajaran matematika realistik di SD kelas V untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.Hasil   dari   ujicoba   terbatas   menunjukkan   bahwa   perangkat  pembelajaran   dengan pendekatan realistik bersifat efektif dan praktis, yaitu (1) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes hasil belajar adalah 72,79 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 11,54. Dimana 21 dari 24 siswa atau 87,5% memenuhi ketuntasan individu yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai; (2) dengan menggunakan perangkat pembelajaran dengan pendekatan realistik, siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran; (3) pada umumnya siswa memberikan respons yang positif terhadap kegiatan pembelajaran; (4) guru dapat menggunakan hasil desain dalam membimbing siswa.
THE DESCRIPTION OF MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ON SPLDV MATERIAL BASED ON STUDENT’S PERSONALITIES Abidin, Muhammad Zainal; Minggi, Ilham; Jufri, Muh.
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 2, No 1 (2014): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/mapan.2014v2n1a4

Abstract

This qualitative study proposed to describe the problem solving systems of two variables linear equations topic (SPLDV) in terms of students’ personality tendency types; sanguine, choleric, melancholy, and phlegmatic. The researcher was the major instrument in the study, guided by supporting instruments such as personality classification test, mathematical problem-solving task and interview guidelines. The subject of the research was the students of XI-Science class, Senior High School 1 Bone-Bone which consist of four objects where one object represented each personality types. At the first stage, the researcher formulated indicators of mathematical problem solving, thinking process indicator, and validated the supporting instrument. The subjects chosen on each personality types were the students with dominant scores based on the personality type classification test included the similarity of mathematics value. The description of mathematical problems solving has been found through the provision of problem-solving test, and confirmed by in-depth interview. The problem-solving process observed by following the problem solving steps proposed by Polya covering: (a) understand the problem, (b) make a plan, (c) carry out the plan, and (d) look back at the completed solution. To obtain valid data, the researcher conducted triangulation time by giving similar tests at different times. The results show that: 1) Sanguine subjects could not follow the problem solving steps proposed by Polya completely, the subjects understood the subject matter without explicitly wrote what was known and what was asked on the questions, they applied elimination method to solve the problem without knowing any other methods, they did not double check their answers, they were rushing to give the answer and tend to make mistakes in counting the negative and positive numbers, 2) choleric subject could not follow the Polya’s problem solving steps completely, the subjects understood the problems without explicitly wrote what was known and asked in the questions, they did not know the name of method used, checked the answers just by re-examined the steps done, and tended to make mistakes in dividing numbers; 3) melancholy and phlegmatic subjects followed Polya’s problem solving steps, understanding the problem by writing explicitly what was known and asked in the questions, planned and solved the problems by using the elimination method followed by substitution, rechecked the answer obtained used substitution method, and tended to have difficulties to change the verbal language into a mathematical sentence.
Peningkatan Kemampuan Investigasi Matematika Melalui Pemberian Proyek Matematika Pada Siswa Kelas XI Amin, Aisyah; Arsyad, Nurdin; Minggi, Ilham
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol 8 No 1 (2015): Beta Mei
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is a classroom action research wihch aims at improving investigation ability of mathematics on function derivation and describing the process of mathematics learning by providing Mathematics Project. The subject of the study was 40 students grade XI IPA 1 SMAN 2 Watampone of academic year 2011/2012. The improvement of mathematics investigation ability was measured by investigation ability indicators, namely (1) problem identification, (2) organization and collection of information/facts/Mathematics symbols, (3) building and implementation of planning and problem solving, (4) drawing conclution, (5) interpretation of the result of investigation, and (6) communicating the result of investigation. The study was conducted in two cycles by following the stages of classroom action research on each of the cycle consist of  (1) the planning, explaining of the preparation based on the result of pre-action wich resulted on low investigation ability, (2) the action, the implementation from all of the planning of action constructed on the first stage, (3) the observation, observation during the action wich obtained quantitative data and qualitative data, and (4) the reflection, the stage to study and process the data obtained during the observation. The instrument of study used observation sheet and test of investigation ability of mathematics. The observation sheet was used to evaluate the implementation of learning process by giving Mathematics project assignment. Whereas, the test of investigation ability of Mathematics was used to evaluate the improvement of students‟ investigation ability. The results obtained after giving the project assignment are (1) on cycle I, the mean score of students‟ investigation ability after the learning is 57,05; (2) on cycle II, the result is 80,58. The observation sheet reveals that students have improvement on the activeness and ability in conducting investigation toward the project assignment proven by the achievement of indicators of investigation ability wich improved on each of cycle. The conclution based on the result of observation and test of investigation ability is there is adequately significant improvement ofmathematics investigation ability on each of the cycle.
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams-Achievement Division (STAD) Dengan Pendekatan Saintifik Amiruddin, Amiruddin; Minggi, Ilham
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.054 KB) | DOI: 10.30605/2615-7667.208

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika pada materi fungsi komposisi dan fungsi invers pada siswa kelas XI IPA1 di SMA Negeri 6 Wajo dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams?Achievement Divisions (STAD). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari empat pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 6 Wajo tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 30 orang siswa. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran matematika pada materi fungsi komposisi dan fungsi invers melalui penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD. Data hasil belajar matematika diperoleh dengan menggunakan tes bentuk pilihan ganda, data motivasi belajar siswa diperoleh dengan menggunakan angket, sedangkan data aktivitas siswa diperoleh dengan menggunakan lembar aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran matematika pada materi fungsi komposisi dan fungsi invers pada siswa kelas XI IPA1 SMA Negeri 6 Wajo. Peningkatan kualitas pembelajaran matematika pada materi fungsi komposisi dan fungsi invers tersebut ditunjukkan dengan meningkatnya : (1) rata-rata skor hasil belajar matematika dari siklus I ke siklus II, yaitu 63,67 pada siklus I, menjadi 74,50 pada siklus II, dan tergolong dalam kategori tinggi, (2) rata-rata skor motivasi belajar matematika siswa dari siklus I ke siklus II yaitu 68,33 pada siklus I, menjadi 75,08 pada siklus II, dan tergolong dalam kategori tinggi. (3) rata-rata skor aktivitas belajar matematika dari siklus I ke siklus II, yaitu 83,50 pada siklus I, menjadi 91,50 pada siklus II, dan tergolong dalam tingkatan baik. Sebagai implikasi dari hasil penelitian ini, maka disarankan agar pembelajaran materi fungsi komposisi dan fungsi invers di SMA, hendaknya guru menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD.