Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Guru Dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini di Kota Pontianak Miranda, Dian
Jurnal Pembelajaran Prospektif Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pembelajaran Prospektif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.984 KB)

Abstract

It is time to consider aspects of creative education in educating the students, especially in the era of globalization which is full of competition.Creativity is needed in terms of making something new. This study aimed to look at the efforts of early childhood teachers in developing the creativity of early childhood teachers at ten-early childhood institutions (PAUD) in the city of Pontianak in 2015. The method used in this research was by direct observation using a structured observation instruments. The results obtained, by the 80% of teachers observed had to do things that support the creativity of the PAUD with excellent category, but 50% of the teachers still did inhibit creativities.
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) TAS Kota Pontianak Kalimantan Barat Miranda, Dian; Siahaan, Sarma; ., Ilhamsyah
BULETIN AL-RIBAATH Vol 16, No 2 (2019): Buletin Al-Ribaath
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.99 KB) | DOI: 10.29406/br.v16i2.1531

Abstract

Mitra PKM ini adalah Taman Anak Sejahtera (TAS) ?Bina Buah Hati? yang terletak di jalan Karna Sosial No.1B Pontianak, Tas ini memiliki lebih dari 40 orang anak asuh dengan tenaga pengasuh lima orang. Permasalahan mitra adalah 1) para pengasuh dan pengelola belum pernah mendapatkan pelatihan tentang pengasuhan dan pendidikan anak usia dini; 2) pemanfaatan lahan kosong di areal TAS masih belum di manfaatkan secara maksimal; 3) ketersediaan media edukatif untuk anak masih kurang. Solusi yang ditawarkan: 1) memberikan pelatihan pengasuhan dan pendidikan anak usia dini kepada pengasuh dan pengelola TAS; 2) Memberdayakan lahan kosong untuk dijadikan taman konservasi untuk menambah pengetahuan anak tentang lingkungan; 3) mengembangkan media edukatif berupa video edukatif interaktif yang dapat dimanfaatkan untuk melatih kemampuan kognitif, bahasa, dan motorik anak, serta aspek perkembangan lainnya. Luaran : 1) semua pengasuh telah memiliki keterampilan dalam mengasuh anak dan pengetahuan tentang pendidikan anak usia dini yang bersertifikat. 2)adanya taman konservasi dengan memanfaatkan limbah ban sepeda motor dan limbah botol aqua  3) telah tersedianya media edukatif berupa video interaktif edukatif dan APE Papan Belajar yang dapat dimanfaatkan TAS untuk mentimulasi perkembangan kognitif, bahasa, NAM, seni anak. Metodenya adalah metode pendekatan transfer ilmu pengasuhan dan teknologi Tepat Guna berupa video interaktif dan melakukan sosialisasi/pelatihan sesuai langkah-langkah kerja dengan partisipasi mitra dan melakukan evaluasi dan monitoring keberlanjutan program.
TRENDS IN USING POWERPOINT MEDIA DISPLAY PATTERNS FOR NATURAL SCIENCE INSTRUCTION IN KUBU RAYA AND NORTH KAYONG DISTRICTS WEST KALIMANTAN Marlina, Reni; Miranda, Dian; Hamdani, Hamdani; Kasmawati, Kasmawati
JURNAL BIOEDUCATION Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Bioeducation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1206.993 KB) | DOI: 10.29406/.v6i2.1672

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan pola tampilan slide powerpoint yang digemari oleh siswa di jenjang PAUD hingga di jenjang SMA di Kabupaten Kubu Raya dan Kayong Utara, Kalimantan Barat, Indonesia. Sampel dalam penelitian ini berupa siswa dan guru-guru yang mengajar materi IPA terdiri dari 12 guru PAUD di Kubu Raya, 8 guru SD di Kubu Raya, dan 23 guru SMA di Kayong Utara. Siswa yang berpartisipasi dalam penelitian ini terdiri dari 249 siswa dari seluruh siswa di sekolah tersebut. Masing-masing jenjang pendidikan terdiri dari 2 sekolah yang merancang pembelajaran secara kolaboratif (plan). Selanjutnya guru melaksanakan open class dan diakhiri dengan refleksi. Pelaksanaan ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus di masing-masing jenjang. Materi yang diamati dalam pembelajaran di PAUD adalah tentang Pengenalan organ tubuh, materi yang diteliti di SD adalah tentang makhluk hidup, dan di SMA tentang sistem Indera Manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 16 pola tampilan media yang terbagi dalam 5 kelompok yaitu complementary, analogous, triadic, split, dan tetradic. Pola ini dideteksi dari siklus plan pada masing-masing jenjang. Pola ini merupakan pola yang digunakan guru dalam menampilkan media pembelajaran di kelas. Berdasarkan hasil angket dari 249 siswa dari jenjang PAUD hingga jenjang SMA diperoleh informasi bahwa 1) 63% siswa secara keseluruhan dari PAUD hingga SMA lebih menyenangi pola tampilan media berupa split dibandingkan complementary, analogous, triadic, dan tetradic, 2) pola tampilan media tetradic dominan diminati oleh siswa PAUD dan SD, 3) siswa sekolah menengah lebih menyukai pola tampilan media berupa analogous. Diharapkan kepada para guru untuk merancang media pembelajaran sesuai dengan karakteristik siswa yang dididik. Kata kunci: pola tampilan media, pembelajaran IPA