Articles

PENGARUH VARIASI KADAR AGREGAT HALUS TERHADAP NILAI KARAKTERISTIK CAMPURAN PANAS ASPAL AGREGAT (AC-WC) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Misbah, Misbah
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.805 KB)

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi yang sangat menentukan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat umumnya dan perekonomian masyarakat khususnya. Biaya pembangunan dan perawatan jalan yang besar, akan lebih baik jika pembangunan jalan dititik beratkan pada peningkatan mutu jalan, baik dari segi biaya, metoda pelaksanaan maupun segi pemeliharaan sehingga diperoleh hasil maksimal dan jalan bisa bertahan lama. Sering ditemui perkerasan jalan yang mengalami kerusakan sebelum umur rencana tercapai. Faktor penyebab kerusakan diantaranya : pemeliharaan jalan yang belum optimal, muatan kendaraan berlebih, pengaruh faktor aspal dan faktor gradasi agregat, serta pelaksanaan perkerasan yang tidak memenuhi persyaratan spesifikasi Departemen Pekerjaan Umum. Untuk itu, perlu suatu metoda yang bisa mengetahui terjadinya penyimpangan pelaksanaan yang telah memenuhi persyaratan spesifikasi Departemen Pekerjaan Umum. Salah satu adalah metode analisa pengaruh variasi agregat halus terhadap nilai karakteristik campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Lapisan perkerasan lentur Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) adalah lapisan perkerasan yang digunakan sebagai lapis permukaan atau lapis aus, untuk itu diperlukan kepadatan (density) yang memenuhi standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menurunkan kadar aggregat halus hingga nilai 80 % dan menaikkan kadar agregat kasar hingga 130 % dari kondisi normal (100 %), mengakibatkan nilai Flow dan VFA mengalami penurunan dari kondisi normal ( 100 % ) dan nilai VIM mengalami kenaikkan dari kondisi normal, hal ini mengakibatkan nilai karakteristik campuran Marshall tidak memenuhi spesifikasi campuran.
Pengaruh Variasi Kadar Agregat Kasar Terhadap Nilai Karakteristik Campuran Panas Aspal Agregat (AC-WC)Dengan Pengujian Marshall Misbah, Misbah
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 14, No 1 (2013): Volume 14 No 1 Februari 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.387 KB)

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi yang sangat menentukan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat umumnya dan perekonomian masyarakat khususnya. Dengan biaya pembangunan dan perawatan jalan yang besar, akan lebih baik jika pembangunan jalan dititik beratkan pada peningkatan mutu jalan, baik dari segi biaya, metoda pelaksanaan maupun segi pemeliharaan sehingga diperoleh hasil maksimal dan jalan bisa bertahan lama. Saat ini sering ditemui perkerasan jalan yang mengalami kerusakan sebelum umur rencana tercapai. Faktor penyebab kerusakan diantaranya : pemeliharaan jalan yang belum optimal, muatan kendaraan melebihi kapasitas muat kendaraan, pengaruh faktor aspal dan faktor gradasi agregat, serta pelaksanaan perkerasan yang tidak memenuhi persyaratan spesifikasi Departemen Pekerjaan Umum. Untuk itu, perlu suatu metoda yang bisa mengetahui terjadinya penyimpangan pelaksanaan yang telah memenuhi persyaratan spesifikasi Departemen Pekerjaan Umum. Salah satu adalah metode analisa pengaruh variasi kadar agregat kasar terhadap nilai karakteristik campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Lapisan perkerasan lentur Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) adalah lapisan perkerasan yang digunakan sebagai lapis permukaan atau lapis aus, untuk itu diperlukan kepadatan (density) yang memenuhi standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menaikkan kadar agregat kasar hingga 130 % dan menurunkan kadar agregat kasar hingga 80 % dari kondisi normal ( 100 % ), mengakibatkan nilai Flow dan VFA mengalami penurunan dari kondisi normal ( 100%) dan nilai VIM mengalami kenaikan dari kondisi normal, hal ini mengakibatkan nilai karakteristik campuran Marshall tidak memenuhi spesifikasi campuran.
KAJIAN PENAMBAHAN ASPAL ASBUTON BGA (BUTON GRANULAR ASPHALT) DALAM CAMPURAN PANAS ASPAL AGREGAT (AC-WC) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Misbah, Misbah; Firdaus, Firdaus
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 16, No 1 (2014): Volume 16 No 1 Februari 2014
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.304 KB)

Abstract

Saat ini banyak jalan beraspal yang dilewati oleh kendaraan berat tidak mampu menerima beban kendaraan tersebut, sehingga sering kita temukan kerusakan pada awal umur rencana jalan seperti : retak, deformasi, dan kerusakan lainnya, yang menyebabkan perencanaan awal jalan tidak tercapai. Hal ini disebabkan beberapa hal antara lain campuran aspal panas yang digunakan tidak mempertimbangkan beban lalu lintas dan suhu yang tinggi pada daerah tersebut. Untuk mengatasinya perlu diadakan suat penelitian dengan menggunakan variasi campuran aspal asbuton berbutir ( Buton Granular Asphalt, BGA ) dengan perbandingan tertentu yang di campur, dihampar dan dipadatkan dalam keadaan panas. Hasil dari campuran ini diharapkan dapat menghasilkan suatu campuran yang bagus dan kuat, sehingga fungsi sebagai pengisi rongga dalam campuran diharapkan bisa tercapai dalam mengantisipasi kerusakan pada jalan yang memiliki lalu lintas berat dan suhu tinggi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui nilai perbandingan antara aspal standar pen 60/70 dengan penambahan aspal buton Berbutir ( BGA ) pen 20/25 sebesar 2.5%, 3.0% dan 5 %. Dari analisa didapatkan nilai optimal aspal pen 60/70 kadar aspalnya adalah : 6 %, sedangkan penambahan aspal buton Berbutir ( BGA ) pen 20/25 sebesar 2.5% kadar aspalnya : 6%, 3,0% kadar aspalnya : 5.9% dan 5 % kadar aspalnya : 5.7%. Nilai aspal asbuton berbutir pen 20/25 dibanding dengan aspal pen 60/70 lebih baik karena dari hasil penelitian terlihat aspal asbuton berbutir memiliki keunggulan dibanding aspal 60/70.
PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS LEARNER AUTONOMY DENGAN METODE PEMECAHAN MASALAH PADA TOPIK GELOMBANG M, Abdul Salam; Miriam, Sarah; Misbah, Misbah
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.901 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v13i3.6192

Abstract

Pemecahan masalah merupakan salah satu keterampilan abad 21 yang sangat penting untuk dikuasai mahasiswa calon guru menghadapi era yang semakin kompetitif. Disamping itu, kemandirian belajar siswa juga harus dibina. Oleh karena itu, tim peneliti berupaya mengembangkan perangkat pembelajaran yang diharapkan mampu melatihkan keterampilan pemecahan masalah dalam setting pembelajaran berbasis learner autonomy. Penelitian dilaksanakan pada program studi Pendidikan Fisika FKIP ULM pada tahun 2017. Subject penelitian adalah mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah Fisika Dasar II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis learner autonomy mampu meningkatkan hasil belajar mahasiswa khususnya keterampilan pemecahan masalah dengan gain score yang berkategori tinggi. Kata kunci : physics learning, learner autonomy, problem solving, wave
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL MEMBUAT MINYAK LALA UNTUK MELATIH KARAKTER SANGGAM Oktaviana, Dewinta; Hartini, Sri; Misbah, Misbah
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i3.3894

Abstract

Tidak tersedianya modul fisika yang memuat kaitan antara materi fisika dengan kearifan lokal melatarbelakangi dilakukannya penelitian ini. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian pengembangan modul fisika materi suhu dan kalor berintegrasi kearifan lokal membuat minyak lala untuk melatih karakter sanggam. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan kelayakan modul fisika materi suhu dan kalor berintegrasi kearifan lokal yang layak untuk digunakan pada pembelajaran, dengan tujuan khususnya yaitu mendeskripsikan validitas modul fisika, kepraktisan modul fisika, efektivitas modul fisika, dan pencapaian karakter sanggam. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek ujicoba adalah siswa kelas X-2 di SMA Negeri 2 Paringin. Data diperoleh melalui lembar validasi, angket respon siswa, tes hasil belajar, dan lembar observasi karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validasi berupa isi dan tampilan modul berkategori cukup valid dengan nilai yaitu 79,41% dan 78,20%, (2) kepraktisan modul berkategori praktis dengan skor rerata 3,18, (3) efektivitas modul berkategori tinggi dengan skor N-gain yaitu 0,89, dan (4) pencapaian karakter sanggam berkategori baik dengan skor rerata yaitu 3,61. Simpulan penelitian adalah bahwa modul fisika berintegrasi kearifan lokal pembuatan minyak lala layak digunakan dalam pembelajaran. There is no physics module that contains between physics and local wisdom, becomes the background of this research. It is also the reason why the research is conducted to develop physics module with the local wisdom of making ?minyak lala? to exercise ?sanggam? character. This research aimed to describe the appropriateness of physics module of temperature and heat material that interacted with local wisdom which was suitable to use in the learning activity, with the special purposes of describing physics module validity, practicality of physics module, effectiveness of physics module, and achievement of ?sanggam? character. This research was the development study by using ADDIE development model. The samples of the subject were students in X-2 class in SMA Negeri 2 Paringin. The data was obtained from sheet validation, questioner of student?s response, the learning outcome, the sheet of character observation. The result of the research showed that: (1) the validation of the contain and view of the module was valid enough with the score of 79,42% and 78,20%, (2) the module practicality categorized practice with the average score of 3,18, (3) the effectiveness module had high category with N-gain score 0.89, and (4) the achievement of ?sanggam? character was good character with the average score of 3,61. The conclusion of this research is physics module that interact with local wisdom of making ?minyak lala? is appropriate to use in learning activity. 
MENYIAPKAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN BERBAGAI PERMASALAHAN FISIKA GUNA MENCAPAI GENERASI EMAS INDONESIA MELALUI PHYSICS COMPETITION (PHYSTON) Hartini, Sri; Misbah, Misbah; Zainuddin, Zainuddin; Arifuddin, M; Miriam, Sarah; Mahtari, Saiyidah; Dewantara, Dewi
Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bipf.v5i1.2889

Abstract

Jika dimulai saat ini, siswa yang sedang menempuh pendidikan pada 2016/2017 yang pada saat nanti tahun 2045 berusia 30 hingga 40 tahun yang disebut mencapai usia produktif, generasi emas. Pada tahun 2045, dari berbagai sumber dikatakan memiliki ?bonus? demografi yang terus berlanjut dan akan berkontribusi atau sebaliknya berbencana pada berbagai sektor. Momen mengubah bangsa ini menjadi kaya, produktif dan daya saing besar, kuat, serta indah potensi dan prospeknya dapat dilakukan melalui pendidikan. Salah satu cara untuk membentuk siswa yang kreatif, kompetitif, sprotif dan bertangggung jawab adalah melalui perlombaan. Physics Competition (Physton) merupakan perlombaan di bidang Fisika dengan sasaran pelajar sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Lambung Mangkurat. Tujuan dari kegiatan physton ini meningkatkan semangat belajar fisika siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, serta mengukur sejauh mana tingkat pemahaman siswa terhadap permasalahan dan konsep fisika yang tertuang dalam bentuk soal-soal hitungan, konsep, dan praktikum/percobaan. Melalui kegiatan ini diharapkan terbentuknya  siswa yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan fisika guna mencapai generasi emas Indonesia.
INCREASING STUDENTS’ RESPONSIBILITY AND SCIENTIFIC CREATIVITY THROUGH CREATIVE RESPONSIBILITY BASED LEARNING Suyidno, Suyidno; Susilowati, Eko; Arifuddin, Muhammad; Misbah, Misbah; Sunarti, Titin; Dwikoranto, Dwikoranto
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v9n2.p147-157

Abstract

Scientific creativity and responsibility are believed to be key factors for overcoming increasingly complex real-life problems faced by students; but both competencies are not trained in school. Therefore, this research aims to describe the effectiveness of creative responsibility based learning (CRBL) to increase student?s responsibility and scientific creativity on physics learning in senior high school. This research used one group pretest-posttest design involving 66 students of two senior high schools in Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia. The data collection was conducted by using responsibility observation emphasizing on participatory, cooperation, delivering an opinion, and leadership. Additionally, data were gained through scientific creativity test emphasizing on problem finding, product improvement, scientific imagination, scientific problem solving, and creative product design. The data analysis was done through qualitative descriptive, n-gain, and paired t-test. The results showed      (1) student?s responsibility for each meeting is in good criteria, and (2) there is a significant increase on students? scientific creativity at ? = 5 %, with n-gain constitutes moderate category. Thus, the CRBL is believed to be effective to increase student?s responsibility and scientific creativity in physics learning
KAJIAN CAMPURAN ASPAL PANAS AGREGAT (AC-BC) DENGAN TAMBAHAN ASPAL ASBUTON BERBUTIR BGA (BUTON GRANULAR ASPHALT) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Misbah, Misbah; Herianto, Sugeng
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 16, No 2 (2014): Volume 16 No 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.968 KB)

Abstract

Seiring dengan makin tingginya tingkat pengguna jalan raya, serta bertambahnya jumlah kendaraan maka tingkat kebutuhan atau tuntutan lapangan semakin tinggi.Saat ini masih banyak terdapat ruas-ruas jalan beraspal yang dilewati lalu lintas tergolong berat masih menggunakan aspal standar yang propertisnya masih perlu disesuaikan dengan tuntutan sekarang. Deformasi, retak alur atau perubahan bentuk lainnya adalah beberapa permasalahan yang terjadi pada perkerasan jalan saat ini. Sebagai salah satu alternatif penanganan dari aspek perkerasan jalan beraspal yang sesuai dengan tuntutan lapangan, yang memperhitungkan beban lalu lintas yang lewat dengan penggunaan aspal Asbuton Berbutir ( BGA) yang merupakan perpaduan antara aspal keras dengan asbuton semi ekstraksi, yang berfungsi sebagai aspal dan pengisi, rongga dalam campuran beraspal diharapkan dapat mengantisipasi kerusakan dini yang terjadi pada ruas-ruas jalan yang melayani beban lalu lintas berat dann temperatur tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara aspal biasa pen 60/70 dengan penambahan asbuton berbutir pen 20/25 sebesar 2,5% , 3.0% dan 5,0% dengan agregat kasar batu pecah hasil stone crusher dan agregat halus berupa crusher dust. Dari analisa didapat nilai optimal aspal pen 60/70 kadar aspalnya adalah : 5,4%, sedangkan penambahan aspal buton berbutir (BGA) pen 20/25 sebesar 2,5% kadar aspalnya 5,5%, 3,0% kadar aspalnya 5,4% dan 5 % kadar aspalnya 5,5%. Nilai aspal asbuton berbutir pen 20/25 dibanding dengan aspal pen 60/70 lebih baik karena dari hasil penelitian terlihat aspal asbuton berbutir memiliki keunggulan dibanding aspal 60/70.
PENGARUH VARIASI KADAR AGREGAT KASAR TERHADAP NILAI KARAKTERISTIK CAMPURAN PANAS ASPAL AGREGAT (AC-BC) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Misbah, Misbah
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 17, No 1 (2015): Volume 17 No 1 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.608 KB)

Abstract

Jalan adalah salah satu sarana transportasi yang digunakan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan pada umumnya dan perekonomian khususnya. Biaya pembangunan dan perawatan jalan yang cukup besar, berakibat pembangunan jalan dititik beratkan pada peningkatan mutu jalan, baik dari segi biaya, metoda pelaksanaan maupun segi pemeliharaan sehingga diperoleh hasil maksimal dan jalan bisa bertahan lama. Sering ditemui perkerasan jalan yang sudah mengalami kerusakan sebelum umur rencana tercapai. Beberapa faktor penyebab kerusakan diantaranya : pemeliharaan jalan yang belum optimal, muatan kendaraan melebihi kapasitas muat kendaraan, pengaruh faktor aspal dan faktor gradasi agregat, serta pelaksanaan perkerasan yang tidak memenuhi persyaratan spesifikasi Kementerian Pekerjaan Umum. Maka, perlu suatu metoda yang bisa dijadikan pedoman untuk mengetahui terjadinya penyimpangan pelaksanaan yang telah memenuhi persyaratan spesifikasi Kementerian Pekerjaan Umum. Salah satu metode adalah analisa pengaruh variasi kadar agregat kasar terhadap nilai karakteristik campuran Asphalt Concrete-Bearing Course (AC-BC). Lapisan perkerasan lentur Asphalt Concrete-Bearing Course (AC-BC) adalah lapisan perkerasan yang digunakan sebagai lapis permukaan atau lapis aus, untuk itu diperlukan kepadatan (density) yang memenuhi standar. Dari hasil penelitian “Pengaruh Variasi Kadar Agregat Kasar terhadap Nilai Karakteristik Campuran Panas Aspal Agregat (AC-BC) dengan pengujian Marshall” didapatkan bahwa dengan menaikkan kadar agregat kasar hingga 130 % dan menurunkan kadar agregat kasar hingga 80 % dari kondisi normal ( 100 % ), mengakibatkan nilai VFA dan Flow mengalami penurunan dari kondisi normal ( 100%) dan nilai VIM mengalami kenaikan dari kondisi normal (100%), hal ini mengakibatkan nilai karakteristik campuran Marshall tidak memenuhi spesifikasi campuran yang disyaratkan.
PENGARUH VARIASI KADAR FILLER TERHADAP NILAI KARAKTERISTIK CAMPURAN PANAS ASPAL AGREGAT (AC-BC) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Misbah, Misbah
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 17, No 2 (2015): Volume 17 No. 2 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.472 KB)

Abstract

Jalan sebagai salah satu sarana transportasi yang digunakan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan pada umumnya dan perekonomian khususnya. Dengan biaya pembangunan dan perawatan jalan yang besar, berakibat pembangunan jalan dititik beratkan pada peningkatan mutu jalan, baik dari segi biaya, metoda pelaksanaan maupun segi pemeliharaan sehingga diperoleh hasil maksimal dan jalan bisa bertahan lama. Pada perkerasan jalan sering ditemui permukaan jalan yang sudah mengalami kerusakan sebelum umur rencana tercapai. Ini disebabkan beberapa hal diantaranya : pemeliharaan jalan yang belum optimal, muatan kendaraan melebihi kapasitas muat kendaraan, pengaruh faktor aspal dan faktor gradasi agregat, serta pelaksanaan perkerasan yang tidak memenuhi persyaratan spesifikasi Kementerian Pekerjaan Umum. Untuk itu, perlu suatu metoda sebagai pedoman untuk mengetahui terjadinya penyimpangan pelaksanaan yang telah memenuhi persyaratan spesifikasi Kementerian Pekerjaan Umum. Salah satu metode adalah analisa pengaruh variasi kadar filler terhadap nilai karakteristik campuran Asphalt Concrete-Bearing Course (AC-BC). Lapisan perkerasan lentur Asphalt Concrete-Bearing Course (AC-BC) adalah lapisan perkerasan yang digunakan sebagai lapis permukaan atau lapis aus, untuk itu diperlukan campuran AC-BC yang memenuhi standar. Dari hasil penelitian “Pengaruh Variasi Kadar Filler terhadap Nilai Karakteristik Campuran Panas Aspal Agregat (AC-BC) dengan pengujian Marshall didapatkan bahwa dengan menurunkan kadar filler hingga 50% dari kondisi normal ( 100 % ), mengakibatkan nilai Flow dan VFA mengalami penurunan dari kondisi normal (100 %), sedangkan nilai VIM mengalami kenaikan dari kondisi normal (100%), hal ini mengakibatkan nilai karakteristik campuran Marshall tidak memenuhi spesifikasi campuran yang disyaratkan.
Co-Authors Abdul Salam Abdul Salam M, Abdul Salam Amalia, Yuniar Fikriani Amalia, Yuniar Fikriani Amrita, Putri Diana Amrita, Putri Diana An'nur, Syubhan An?nur, Syubhan Annur, Syubahn Ardiansyah, Fendi Arif, M. Nurul Arifuddin, M Arifuddin, M Arifuddin, Muhammad Arifuddin, Muhammad Arifuddin, Muhammad Ariwinarno, Hendra Astuti, Riana Dwi Cahyono, Devit Nur DENI, M Denny Irawan dessy laila kamsinah, dessy laila Dewi Dewantara, Dewi Dwikoranto Dwikoranto, Dwikoranto Eko Nugroho Eko Susilowati Ellyna Hafizah Erliana, Elfa Fahmi, Samsul Firdaus Firdaus fredy kurniawan Habibi, Muhamad Habibi, Muhamad Handayani, Bera Tri Hanifah, Nor Harto, Muhdi Hasan, Sayid Muhammad Hirani, Maya Indah Mentari, Indah Lazim N, Lazim N M. Arifuddin Jamal, M. Arifuddin Mahtari, Saiyidah Mahtari, Saiyidah Mahyuddin, Robith Syaifullah Mahyuddin, Robith Syaifullah Maimunah Maimunah Masitah Masitah Mastuang Mastuang, Mastuang Mia Audina, Mia Mohd Ali Ibrahim MUHAMMAD ARIFUDDIN JAMAL, MUHAMMAD ARIFUDDIN Muhammad Nizam Muhammad Rivai Muhammad Sahri Munir, M Jiddan Mishbahul Mustika Wati, Mustika Oktaviana, Dewinta Oktaviana, Dewinta Otang Kurniaman P. S. S, Pressa prastika, miranti diah Pratama, Wahyu Aji Pratama, Wahyu Aji Putri, Ariyanti Maulida Rahmattulah, Panji Rahmatullah, Panji Rahmawati, Nor Rahmawati, Nor Resy, Resy Ridho, Muhammad Hafiz Rif'at, M Feyzar Rizki Ramadhan Rochgiyanti Rochgiyanti Sarah Miriam, Sarah Sasmita, Fauzia Dwi Sasongko Pramono Hadi Sri Hartini Sudrajat, Ahmad Sugeng Herianto Sulaeman, Nurul F Surya Haryandi, Surya Surya, Yoedo Ageng Suryati Suryati Suyidno Suyidno Syarifah Syarifah, Syarifah Syubhan An’nur, Syubhan Syubhan Annur, Syubhan Thersia, Vita TITIN SUNARTI Wicaksono, Dandan Winarno, Hendra Ari Windi, Juli Murdika Zainuddin Zainuddin