Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Momentum

PENGARUH VARIASI KADAR AGREGAT HALUS TERHADAP NILAI KARAKTERISTIK CAMPURAN PANAS ASPAL AGREGAT (AC-WC) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Misbah, Misbah
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 15, No 2 (2013): Volume 15 No 2 Agustus 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.805 KB)

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi yang sangat menentukan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat umumnya dan perekonomian masyarakat khususnya. Biaya pembangunan dan perawatan jalan yang besar, akan lebih baik jika pembangunan jalan dititik beratkan pada peningkatan mutu jalan, baik dari segi biaya, metoda pelaksanaan maupun segi pemeliharaan sehingga diperoleh hasil maksimal dan jalan bisa bertahan lama. Sering ditemui perkerasan jalan yang mengalami kerusakan sebelum umur rencana tercapai. Faktor penyebab kerusakan diantaranya : pemeliharaan jalan yang belum optimal, muatan kendaraan berlebih, pengaruh faktor aspal dan faktor gradasi agregat, serta pelaksanaan perkerasan yang tidak memenuhi persyaratan spesifikasi Departemen Pekerjaan Umum. Untuk itu, perlu suatu metoda yang bisa mengetahui terjadinya penyimpangan pelaksanaan yang telah memenuhi persyaratan spesifikasi Departemen Pekerjaan Umum. Salah satu adalah metode analisa pengaruh variasi agregat halus terhadap nilai karakteristik campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Lapisan perkerasan lentur Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) adalah lapisan perkerasan yang digunakan sebagai lapis permukaan atau lapis aus, untuk itu diperlukan kepadatan (density) yang memenuhi standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menurunkan kadar aggregat halus hingga nilai 80 % dan menaikkan kadar agregat kasar hingga 130 % dari kondisi normal (100 %), mengakibatkan nilai Flow dan VFA mengalami penurunan dari kondisi normal ( 100 % ) dan nilai VIM mengalami kenaikkan dari kondisi normal, hal ini mengakibatkan nilai karakteristik campuran Marshall tidak memenuhi spesifikasi campuran.
Pengaruh Variasi Kadar Agregat Kasar Terhadap Nilai Karakteristik Campuran Panas Aspal Agregat (AC-WC)Dengan Pengujian Marshall Misbah, Misbah
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 14, No 1 (2013): Volume 14 No 1 Februari 2013
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.387 KB)

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi yang sangat menentukan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat umumnya dan perekonomian masyarakat khususnya. Dengan biaya pembangunan dan perawatan jalan yang besar, akan lebih baik jika pembangunan jalan dititik beratkan pada peningkatan mutu jalan, baik dari segi biaya, metoda pelaksanaan maupun segi pemeliharaan sehingga diperoleh hasil maksimal dan jalan bisa bertahan lama. Saat ini sering ditemui perkerasan jalan yang mengalami kerusakan sebelum umur rencana tercapai. Faktor penyebab kerusakan diantaranya : pemeliharaan jalan yang belum optimal, muatan kendaraan melebihi kapasitas muat kendaraan, pengaruh faktor aspal dan faktor gradasi agregat, serta pelaksanaan perkerasan yang tidak memenuhi persyaratan spesifikasi Departemen Pekerjaan Umum. Untuk itu, perlu suatu metoda yang bisa mengetahui terjadinya penyimpangan pelaksanaan yang telah memenuhi persyaratan spesifikasi Departemen Pekerjaan Umum. Salah satu adalah metode analisa pengaruh variasi kadar agregat kasar terhadap nilai karakteristik campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Lapisan perkerasan lentur Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) adalah lapisan perkerasan yang digunakan sebagai lapis permukaan atau lapis aus, untuk itu diperlukan kepadatan (density) yang memenuhi standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menaikkan kadar agregat kasar hingga 130 % dan menurunkan kadar agregat kasar hingga 80 % dari kondisi normal ( 100 % ), mengakibatkan nilai Flow dan VFA mengalami penurunan dari kondisi normal ( 100%) dan nilai VIM mengalami kenaikan dari kondisi normal, hal ini mengakibatkan nilai karakteristik campuran Marshall tidak memenuhi spesifikasi campuran.
KAJIAN PENAMBAHAN ASPAL ASBUTON BGA (BUTON GRANULAR ASPHALT) DALAM CAMPURAN PANAS ASPAL AGREGAT (AC-WC) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Misbah, Misbah; Firdaus, Firdaus
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 16, No 1 (2014): Volume 16 No 1 Februari 2014
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1366.304 KB)

Abstract

Saat ini banyak jalan beraspal yang dilewati oleh kendaraan berat tidak mampu menerima beban kendaraan tersebut, sehingga sering kita temukan kerusakan pada awal umur rencana jalan seperti : retak, deformasi, dan kerusakan lainnya, yang menyebabkan perencanaan awal jalan tidak tercapai. Hal ini disebabkan beberapa hal antara lain campuran aspal panas yang digunakan tidak mempertimbangkan beban lalu lintas dan suhu yang tinggi pada daerah tersebut. Untuk mengatasinya perlu diadakan suat penelitian dengan menggunakan variasi campuran aspal asbuton berbutir ( Buton Granular Asphalt, BGA ) dengan perbandingan tertentu yang di campur, dihampar dan dipadatkan dalam keadaan panas. Hasil dari campuran ini diharapkan dapat menghasilkan suatu campuran yang bagus dan kuat, sehingga fungsi sebagai pengisi rongga dalam campuran diharapkan bisa tercapai dalam mengantisipasi kerusakan pada jalan yang memiliki lalu lintas berat dan suhu tinggi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui nilai perbandingan antara aspal standar pen 60/70 dengan penambahan aspal buton Berbutir ( BGA ) pen 20/25 sebesar 2.5%, 3.0% dan 5 %. Dari analisa didapatkan nilai optimal aspal pen 60/70 kadar aspalnya adalah : 6 %, sedangkan penambahan aspal buton Berbutir ( BGA ) pen 20/25 sebesar 2.5% kadar aspalnya : 6%, 3,0% kadar aspalnya : 5.9% dan 5 % kadar aspalnya : 5.7%. Nilai aspal asbuton berbutir pen 20/25 dibanding dengan aspal pen 60/70 lebih baik karena dari hasil penelitian terlihat aspal asbuton berbutir memiliki keunggulan dibanding aspal 60/70.
KAJIAN CAMPURAN ASPAL PANAS AGREGAT (AC-BC) DENGAN TAMBAHAN ASPAL ASBUTON BERBUTIR BGA (BUTON GRANULAR ASPHALT) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Misbah, Misbah; Herianto, Sugeng
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 16, No 2 (2014): Volume 16 No 2 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.968 KB)

Abstract

Seiring dengan makin tingginya tingkat pengguna jalan raya, serta bertambahnya jumlah kendaraan maka tingkat kebutuhan atau tuntutan lapangan semakin tinggi.Saat ini masih banyak terdapat ruas-ruas jalan beraspal yang dilewati lalu lintas tergolong berat masih menggunakan aspal standar yang propertisnya masih perlu disesuaikan dengan tuntutan sekarang. Deformasi, retak alur atau perubahan bentuk lainnya adalah beberapa permasalahan yang terjadi pada perkerasan jalan saat ini. Sebagai salah satu alternatif penanganan dari aspek perkerasan jalan beraspal yang sesuai dengan tuntutan lapangan, yang memperhitungkan beban lalu lintas yang lewat dengan penggunaan aspal Asbuton Berbutir ( BGA) yang merupakan perpaduan antara aspal keras dengan asbuton semi ekstraksi, yang berfungsi sebagai aspal dan pengisi, rongga dalam campuran beraspal diharapkan dapat mengantisipasi kerusakan dini yang terjadi pada ruas-ruas jalan yang melayani beban lalu lintas berat dann temperatur tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara aspal biasa pen 60/70 dengan penambahan asbuton berbutir pen 20/25 sebesar 2,5% , 3.0% dan 5,0% dengan agregat kasar batu pecah hasil stone crusher dan agregat halus berupa crusher dust. Dari analisa didapat nilai optimal aspal pen 60/70 kadar aspalnya adalah : 5,4%, sedangkan penambahan aspal buton berbutir (BGA) pen 20/25 sebesar 2,5% kadar aspalnya 5,5%, 3,0% kadar aspalnya 5,4% dan 5 % kadar aspalnya 5,5%. Nilai aspal asbuton berbutir pen 20/25 dibanding dengan aspal pen 60/70 lebih baik karena dari hasil penelitian terlihat aspal asbuton berbutir memiliki keunggulan dibanding aspal 60/70.
PENGARUH VARIASI KADAR AGREGAT KASAR TERHADAP NILAI KARAKTERISTIK CAMPURAN PANAS ASPAL AGREGAT (AC-BC) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Misbah, Misbah
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 17, No 1 (2015): Volume 17 No 1 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.608 KB)

Abstract

Jalan adalah salah satu sarana transportasi yang digunakan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan pada umumnya dan perekonomian khususnya. Biaya pembangunan dan perawatan jalan yang cukup besar, berakibat pembangunan jalan dititik beratkan pada peningkatan mutu jalan, baik dari segi biaya, metoda pelaksanaan maupun segi pemeliharaan sehingga diperoleh hasil maksimal dan jalan bisa bertahan lama. Sering ditemui perkerasan jalan yang sudah mengalami kerusakan sebelum umur rencana tercapai. Beberapa faktor penyebab kerusakan diantaranya : pemeliharaan jalan yang belum optimal, muatan kendaraan melebihi kapasitas muat kendaraan, pengaruh faktor aspal dan faktor gradasi agregat, serta pelaksanaan perkerasan yang tidak memenuhi persyaratan spesifikasi Kementerian Pekerjaan Umum. Maka, perlu suatu metoda yang bisa dijadikan pedoman untuk mengetahui terjadinya penyimpangan pelaksanaan yang telah memenuhi persyaratan spesifikasi Kementerian Pekerjaan Umum. Salah satu metode adalah analisa pengaruh variasi kadar agregat kasar terhadap nilai karakteristik campuran Asphalt Concrete-Bearing Course (AC-BC). Lapisan perkerasan lentur Asphalt Concrete-Bearing Course (AC-BC) adalah lapisan perkerasan yang digunakan sebagai lapis permukaan atau lapis aus, untuk itu diperlukan kepadatan (density) yang memenuhi standar. Dari hasil penelitian “Pengaruh Variasi Kadar Agregat Kasar terhadap Nilai Karakteristik Campuran Panas Aspal Agregat (AC-BC) dengan pengujian Marshall” didapatkan bahwa dengan menaikkan kadar agregat kasar hingga 130 % dan menurunkan kadar agregat kasar hingga 80 % dari kondisi normal ( 100 % ), mengakibatkan nilai VFA dan Flow mengalami penurunan dari kondisi normal ( 100%) dan nilai VIM mengalami kenaikan dari kondisi normal (100%), hal ini mengakibatkan nilai karakteristik campuran Marshall tidak memenuhi spesifikasi campuran yang disyaratkan.
PENGARUH VARIASI KADAR FILLER TERHADAP NILAI KARAKTERISTIK CAMPURAN PANAS ASPAL AGREGAT (AC-BC) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Misbah, Misbah
Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X Vol 17, No 2 (2015): Volume 17 No. 2 Tahun 2015
Publisher : Jurnal Momentum ISSN: 1693-752X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.472 KB)

Abstract

Jalan sebagai salah satu sarana transportasi yang digunakan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan pada umumnya dan perekonomian khususnya. Dengan biaya pembangunan dan perawatan jalan yang besar, berakibat pembangunan jalan dititik beratkan pada peningkatan mutu jalan, baik dari segi biaya, metoda pelaksanaan maupun segi pemeliharaan sehingga diperoleh hasil maksimal dan jalan bisa bertahan lama. Pada perkerasan jalan sering ditemui permukaan jalan yang sudah mengalami kerusakan sebelum umur rencana tercapai. Ini disebabkan beberapa hal diantaranya : pemeliharaan jalan yang belum optimal, muatan kendaraan melebihi kapasitas muat kendaraan, pengaruh faktor aspal dan faktor gradasi agregat, serta pelaksanaan perkerasan yang tidak memenuhi persyaratan spesifikasi Kementerian Pekerjaan Umum. Untuk itu, perlu suatu metoda sebagai pedoman untuk mengetahui terjadinya penyimpangan pelaksanaan yang telah memenuhi persyaratan spesifikasi Kementerian Pekerjaan Umum. Salah satu metode adalah analisa pengaruh variasi kadar filler terhadap nilai karakteristik campuran Asphalt Concrete-Bearing Course (AC-BC). Lapisan perkerasan lentur Asphalt Concrete-Bearing Course (AC-BC) adalah lapisan perkerasan yang digunakan sebagai lapis permukaan atau lapis aus, untuk itu diperlukan campuran AC-BC yang memenuhi standar. Dari hasil penelitian “Pengaruh Variasi Kadar Filler terhadap Nilai Karakteristik Campuran Panas Aspal Agregat (AC-BC) dengan pengujian Marshall didapatkan bahwa dengan menurunkan kadar filler hingga 50% dari kondisi normal ( 100 % ), mengakibatkan nilai Flow dan VFA mengalami penurunan dari kondisi normal (100 %), sedangkan nilai VIM mengalami kenaikan dari kondisi normal (100%), hal ini mengakibatkan nilai karakteristik campuran Marshall tidak memenuhi spesifikasi campuran yang disyaratkan.
PENGARUH PENGGUNAAN AGREGAT KASAR SUNGAI SIMOBUK (MENTAWAI) DALAM CAMPURAN ASPAL PANAS AGREGAT AC-WC DENGAN PENGUJIAN MARSHALL Misbah, Misbah; Syarifah, Syarifah
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 20, No 2 (2018): Volume 20 No. 2 Agustus 2018
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.518 KB)

Abstract

Jalan merupakan salah satu sarana transportasi yang digunakan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan pada umumnya dan perekonomian khususnya. Saat ini, pembangunan jalan di Mentawai mengalami peningkatan yang sangat pesat dan dirasakan semakin penting untuk menunjang peningkatan perekonomian, informasi, sosial, budaya dan ketahanan nasional, sehingga pembangunan jalan dilaksanakan pada masa sekarang dihadapkan pada penyempurnaan kualitas dan penghematan biaya. Perkembangan penelitian tentang bahan konstruksi perkerasan jalan diarahkan pada usaha pemanfaatan material setempat dan disesuaikan dengan kondisi daerah dimana konstruksi pengerasan akan dilaksanakan.Maka, untuk itu perlu suatu metoda yang dapat dijadikan pedoman untuk mengetahui kualitas agregat kasar Sungai Simobuk (Mentawai) yang memenuhi persyaratan spesifikasi Kementerian Pekerjaan Umum. Salah satu metode adalah analisa pengaruh penggunaan agregat kasar Sungai Simobuk (Mentawai) dalam campuran panas aspal agregat AC-WC.Dari hasil penelitian “Pengaruh Penggunaan Agregat Kasar Sungai Simobuk (Mentawai) dalam Campuran Panas Aspal Agregat AC-WC dengan Pengujian Marshall” didapatkan bahwa dengan memakai agregat kasar dari Sungai Simobuk (Mentawai) mengakibatkan hampir semua nilai properties Marshall memenuhi spesifikasi campuran yang disyaratkan. Maka dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa aggregat kasar Sungai Simobuk (Mentawai) dapat digunakan dalam campuran aspal panas agregat AC-WC. Kata Kunci : Aggregat Kasar, Karakteristik Marshall
Pengaruh Perendaman Terhadap Nilai CBR Tanah Lempung yang Distabilisasi dengan Abu Cangkang Sawit dan Kapur pada Infrastruktur Jalan misbah, misbah
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 19, No 1 (2017): Volume 19 No. 1 Februari 2017
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.623 KB)

Abstract

Tanah merupakan salah satu bahan konstruksi yang langsung tersedia dilapangan, salah satu jenis tanah, yaitu tanah berlempung, tanah berlempung yang baik adalah tanah yang memenuhi syarat dan standar mutu tanah yang layak pada pengujian laboratorium atau lapangan. Sifat-sifat tanah yang buruk dan kurang layak untuk dijadikan sebagai dasar suatu bangunan atau konstruksi akan mengakibatkan bangunan yang ada diatasnya akan cepat rusak seperi plastisitas yang tinggi, perubahan volume yang besar dan potensi kembang susut yang besar.Guna mengetahui permasalahan yang ada pada tanah maka dilakukan penelitian dengan menggunakan Abu Cangkang Sawit dan Kapur sebagai bahan stabilisasinya. Sampel tanah lempung diambil dari jalan bypass KM 12 sedalam 1 m dari muka tanah dengan jarak 30 m dari lebar luar jalan, sedangkan bahan penstabilisasi yang digunakan adalah abu cangkang sawit dan kapur persentase campuran abu cangkang sawit sebesar 9% dan kapur 5% dengan masa perendaman 0, 1, 4, 7 dan 14 hari.Hasil penelitian menunjukan bahan stabilisasi abu cangkang sawit dan kapur dapat memperbaiki sifat fisis dan mekanis tanah lempung. Untuk nilai batas cair, indeks plastis, % lolos saringan no 200 dan nilai pengembangan mengalami penurunan setelah distabilisasi, sementara untuk nilai gravitasi khusus, nilai batas plastis, nilai batas susut, dan hasil uji CBR mengalami peningkatan, sedangkan untuk, nilai berat volume kering maksimum mengalami peningkatan sementara nilai kadar air optimum mengalami penurunan. Dari hasil uji CBR tanah asli perendaman 0 dan 14 hari menunjukkan bahwa hasil uji CBR tanah asli 0 hari 60,85% dan 14 hari 2,20% lebih rendah dari hasil uji CBR tanah dengan campuran abu cangkang sawit 9% dan kapur 5% dengan perendaman 0 hari 74,2% dan 14 hari  65,2% terjadi kenaikkan, semakin lama perendaman mengindikasikan semakin terjadi kenaikan pada hasil uji CBR, ini terlihat dari hasil perendaman 0, 1, 4, 7 dan 14 hari, pada perendaman 14 hari didapat hasil paling baik . Kata Kunci : tanah lempung, abu cangkang sawit dan kapur, stabilisasi, sifat-sifat fisis, sifat-sifat mekanis
STUDI ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN DAN ALTERNATIF PERBAIKAN JALAN KOTA RUAS GUNUNG SARIK KOTA PADANG STA 0+000 s/d 1+000 misbah, misbah
Jurnal Momentum ISSN 1693-752X Vol 18, No 2 (2016): Volume 18 No. 2 Agustus 2016
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.646 KB)

Abstract

Ruas jalan Gunung Sarik Kuranji kota Padang, merupakan salah satu ruas jalan yang ramai dilalui oleh kendaraan mengangkut tanah galian C ke PT. Semen Padang, Indarung. Saat dilalui diharapkan kondisi jalan dalam keadaan baik, sehingga kendaraan yang lewat bisa membawa tanah galian dalam jumlah yang banyak dan lebih efektif, namun jika jalan mengalami kerusakan tentu akan berakibat kendaraan yang melewati jalan tersebut akan cepat rusak dan biaya operasional kendaraan akan lebih besar.Kondisi sekarang adalah terjadinya  kerusakan yang cukup parah, sehingga kendaraan tidak aman dan  nyaman saat melewati jalan tersebut. Dari hasil survey yang telah dilakukan dengan menggunakan format survey dari Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah terdapat kerusakan yang bervariasi mulai dari rusak ringan, sedang sampai berat. Kerusakan yang terjadi diperparah dengan kelebihan muatan dari kendaraan yang melalui ruas jalan ini, selain kondisi curah hujan dan volume lalu lintas yang tinggi.Dari hasil penelitian, kondisi jalan ruas Gunung Sarik Kuranji kota Padang STA 0+000 ? 1+000 saat ini, kondisi baik hanya sebesar 4,76 %, kondisi ringan 23,81 %, kondisi sedang 19,05 %, dan kondisi rusak berat 52,38 %. Untuk itu perlu dilakukan penanganan segera, terhadap kerusakan yang terjadi dengan memperbaiki jalan tersebut demi kelancaran lalu lintas kendaraan yang melewati jalan ini.
Co-Authors Abdul Salam Abdul Salam M, Abdul Salam Amalia, Yuniar Fikriani Amalia, Yuniar Fikriani Amrita, Putri Diana Amrita, Putri Diana An'nur, Syubhan An?nur, Syubhan Annur, Syubahn Ardiansyah, Fendi Arif, M. Nurul Arifuddin, M Arifuddin, M Arifuddin, Muhammad Arifuddin, Muhammad Arifuddin, Muhammad Ariwinarno, Hendra Astuti, Riana Dwi Cahyono, Devit Nur DENI, M Denny Irawan dessy laila kamsinah, dessy laila Dewi Dewantara, Dewi Dwikoranto Dwikoranto, Dwikoranto Eko Nugroho Eko Susilowati Ellyna Hafizah Erliana, Elfa Fahmi, Samsul Firdaus Firdaus fredy kurniawan Habibi, Muhamad Habibi, Muhamad Handayani, Bera Tri Hanifah, Nor Harto, Muhdi Hasan, Sayid Muhammad Hirani, Maya Indah Mentari, Indah Lazim N, Lazim N M. Arifuddin Jamal, M. Arifuddin Mahtari, Saiyidah Mahtari, Saiyidah Mahyuddin, Robith Syaifullah Mahyuddin, Robith Syaifullah Maimunah Maimunah Masitah Masitah Mastuang Mastuang, Mastuang Mia Audina, Mia Mohd Ali Ibrahim MUHAMMAD ARIFUDDIN JAMAL, MUHAMMAD ARIFUDDIN Muhammad Nizam Muhammad Rivai Muhammad Sahri Munir, M Jiddan Mishbahul Mustika Wati, Mustika Oktaviana, Dewinta Oktaviana, Dewinta Otang Kurniaman P. S. S, Pressa prastika, miranti diah Pratama, Wahyu Aji Pratama, Wahyu Aji Putri, Ariyanti Maulida Rahmattulah, Panji Rahmatullah, Panji Rahmawati, Nor Rahmawati, Nor Resy, Resy Ridho, Muhammad Hafiz Rif'at, M Feyzar Rizki Ramadhan Rochgiyanti Rochgiyanti Sarah Miriam, Sarah Sasmita, Fauzia Dwi Sasongko Pramono Hadi Sri Hartini Sudrajat, Ahmad Sugeng Herianto Sulaeman, Nurul F Surya Haryandi, Surya Surya, Yoedo Ageng Suryati Suryati Suyidno Suyidno Syarifah Syarifah, Syarifah Syubhan An’nur, Syubhan Syubhan Annur, Syubhan Thersia, Vita TITIN SUNARTI Wicaksono, Dandan Winarno, Hendra Ari Windi, Juli Murdika Zainuddin Zainuddin