Misdalina Misdalina
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGARUH PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP NEGERI 4 SUNGAI LILIN Sunaryani, Lilis; Misdalina, Misdalina; Diba, Farah
WAHANA DIDAKTIKA Vol 12, No 1 (2014): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKemampuan pemecahan masalah matematis adalah kemampuan seseorang dalam memecahkan soal-soal yang tidak rutin atau tidak dapat segera diselesaikan. Salah satu Pendekatan yang cocok untuk melatih kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran adalah PMRI. Masalah yang disajikan sesuai dengan kehidupan sehari-hari siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh positif yang signifikan pendekatan PMRI terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP N 4 Sungai Lilin. Metode yang digunakan dalam peneltian ini adalah metode eksperimen dengan Posttest-Only Control Design. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tertulis yang berbentuk tes essay. Data dianalisis menggunakan statistik ujit. Berdasarkan hasil penelitian, dapat simpulkan bahwa ada pengaruh positif yang signifikan pendekatan PMRI terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP N 4 Sungai Lilin. Kata Kunci: PMRI, Kemampuan Pemecahan Masalah
PENGEMBANGAN MATERI INTEGRAL UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) MENGGUNAKAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) DI PALEMBANG Misdalina, Misdalina; Zulkardi, Zulkardi; Purwoko, Purwoko
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.901 KB) | DOI: 10.22342/jpm.3.1.321.

Abstract

Buku matematika tentang integral yang ada saat ini, banyak beredar dalam bentuk abstrak. Siswa diberi materi integral dengan rumus-rumus  dan contoh soal, yang kemudian siswa dilatih secara drill agar terampil menyelesaikan soal tersebut. PMRI adalah salah satu pendekatan pembelajaran yang akan menggiring siswa memahami konsep matematika dengan mengkontruksi sendiri melalui pengetahuan sebelumnya yang berhubungan dengan kehidupan sehari-harinya, menemukan sendiri konsep tersebut sehingga belajarnya menjadi bermakna. Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan prototipe materi PMRI integral untuk SMA di Palembang yang valid, praktis, dan mempunyai potensi efek yang baik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research). Subjek penelitian ini adalah  siswa  kelas XII IPA 1 SMA Nurul Amal Palembang , dan siswa kelas XII IPA C dan D SMA Negeri 3 Palembang. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan pakar, observasi pelaksanaan prototipe, angket kepada siswa dan  dokumen pekerjaan siswa pada latihan di prototipe. Semua data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa hasil pengembangan prototipe materi PMRI integral untuk SMA menggunakan pendekatan PMRI di Palembang valid berdasarkan isi, bahasa, dan kesesuaian konteks. Hasil Uji coba prototipe materi integral yang diberikan kepada siswa SMA Negeri 3 Palembang mempunyai efek yang potensial, yaitu siswa suka belajar dengan pendekatan PMRI, siswa aktif mengikuti pelajaran menggunakan pendekatan PMRI, dan hasil rata-rata menyelesaikan soal latihan 93,7 termasuk dalam kategori sangat baik. Kata Kunci: Pengembangan, prototipe, PMRI
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA Misdalina, Misdalina; Ningsih, Yunika Lestaria; Marhamah, Marhamah
Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PGRI 2017
Publisher : Jurnal Dosen Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1579.846 KB)

Abstract

Abstrak- Keberhasilan mahasiswa dalam belajar ditentukan antara lain dari aspek internal. Kenyataan menunjukkan masih ada mahasiswa belajar tanpa melakukan perencanaan, pemantauan, pengontrolan dan evaluasi dalam belajar. Mahasiswa mengerjakan tugas tidak tepat waktu, mengakui tugas orang lain sebagai kepunyaannya, dan tidak belajar secara kontinu di rumah. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa belum memiliki kemandirian belajar yang baik, yang tentunya akan memberikan kemungkinan berpengaruh terhadap hasil belajarnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ada atau tidak ada pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar mahasiswa. Metode yang digunakan metode korelasional, dengan mengumpulkan data angket kemandirian belajar dan tes hasil belajar. Dan dianalisis menggunakan uji korelasi produk moment. Berdasarkan hasil penelitian ada pengaruh yang signifikan kemandirian belajar terhadap hasil belajar mahasiswa.kata kunci:Kemandirian belajar, Hasil belajar
Peningkatan Hasil Belajar dan Kemandirian Belajar Metode Statistika Melalui Pembelajaran Blended Learning Ningsih, Yunika Lestaria; Misdalina, Misdalina; Marhamah, Marhamah
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Raden Intan State Islamic University of Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v8i2.1633

Abstract

This study aims to: (1) Know the differences in student learning outcomes between the Blended Learning model and ordinary learning both overall and based on the level of early math ability (high, medium and low), (2) Knowing the increase in student self-reliance taught by using Blended Learning models and students are taught with ordinary learning both overall and by the level of early math ability (high, medium and low). in this research use method that is quasi-experiment with pretest-postest control group design design. Data collection with self-study test and questionnaire. Data analysis was performed using t-test statistic and t-test. The result of the research shows that (1) the improvement of students learning outcomes taught by using Blended Learning model is higher than students who are taught with ordinary learning both overall and based on the level of early math ability (high, medium and low), (2) improvement of learning independence students who were taught using the Blended Learning model were higher than students who were taught with ordinary learning in terms of overall, high and moderate levels of math skills, but not higher at lower levels. 
DISCRUPTION DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Misdalina, Misdalina
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN 5 MEI 2018
Publisher : PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.475 KB)

Abstract

Abstract— Teachers are still teaching conventionally, explaining the subject matter, giving examples of problems, and then assigning tasks or exercises. This can make learners less enjoying math lessons. Therefore disruption in learning is very necessary. The digital era can be utilized for disruption of math learning. The online media available today can be used to clarify the subject matter. Learners can describe a histogram with the help of a computer using Excel and paint applications, or those in online. One of the web that can be used is An Internet Mathematics Assessment System (IMathAs). Learners are trained to solve a problem from simple to difficult. Issues related to the day-to-day life of learners up to the problems presented in the form of data tables. Excel apps can be used to create grouped data. Then the histogram display created from ImathAs can be edited using paint, arranged and colored. So learning difficult and scary math is fun. Keywords— Discruption, online media Abstrak— Guru masih ada mengajar secara konvensional, menjelaskan materi pelajaran, memberi contoh soal, dan kemudian memberi tugas atau latihan soal. Hal ini dapat membuat peserta didik kurang menyenangi pelajaran matematika. Oleh karena itu disruption dalam pembelajaran sangat perlu dilakukan. Era digital dapat dimanfaatkan untuk disruption pembelajaran matematika. Media online yang ada saat ini dapat digunakan untuk memperjelas materi pelajaran. Peserta didik dapat menggambarkan histogram dengan bantuan komputer menggunakan aplikasi Excel  dan paint, atau yang ada di online. Salah satu web yang dapat digunakan adalah  An Internet Mathematics Assesment System (IMathAs). Peserta didik dilatih untuk menyelesaikan suatu masalah dari yang sederhana sampai dengan yang sulit. Masalah yang terkait dengan kehidupan sehari-hari peserta didik sampai dengan masalah yang disajikan dalam bentuk data tabel. Aplikasi Excel dapat digunakan untuk membuat data berkelompok. Kemudian tampilan histogram yang dibuat dari ImathAs dapat diedit menggunakan paint, diatur penulisannya dan diwarnai. Sehingga belajar matematika yang sulit dan menakutkan menjadi menyenangkan. Kata Kunci— Discruption, media online
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATERI LINGKUNGAN HIDUP KELAS XI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CTL DI SMA NEGERI 2 MESUJI Eka Putri, Arjunita; Misdalina, Misdalina; Oktavia, Maharani
JURNAL SWARNABHUMI : Jurnal Geografi dan Pembelajaran Geografi Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Swarnabhumi
Publisher : Geography Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.679 KB) | DOI: 10.31851/swarnabhumi.v3i1.1705

Abstract

ABSTRAKBahan ajar yang ada saat ini belum menekankan pada keterlibatan siswa secara penuh dalam mencari pengetahuan yang dipelajarinya dan menghubungkannya dengan situasi dikehidupan nyata. Oleh karna itu perlu dikembangkan bahan ajar yang mendorong siswa mendapatkan pengetahuan dengan mengkontruksi dari pengetahuan yang dimiliki sebelumnya. Model CTL merupakan salah satu pembelajaran yang menekankan pada aktifitas siswa secara penuh, baik fisik maupun mental dengan tujuan untuk menghasilkan bahan ajar materi lingkungan  hidup  yang valid, praktis, dan mempunyai potensial efek yang baik. Metode penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development  research). Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas XI IPS. 1 di SMA Negeri 2 Mesuji dengan jumlah 41 orang. Teknik pengumpulan data berupa walk through dengan pakar, dokumen pekerjaan siswa pada latihan di prototipe, angket pada siswa dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa hasil pengembangan prototipe materi lingkungan hidup untuk SMA menggunakan model pembelajaran CTL di SMA Negeri 2 Mesuji valid berdasarkan isi, bahasa, dan kesesuaian konteks. Hasil uji coba prototipe materi lingkungan hidup yang diberikan kepada siswa SMA Negeri 2 Mesuji praktis yang dapat digunakan oleh siswa. Hasil uji coba prototipe materi lingkungan hidup yang diberikan kepada siswa SMA Negeri 2 Mesuji mempunyai efek yang potensial, yaitu siswa suka belajar dengan menggunakan model pembelajaran CTL, siswa aktif mengikuti pelajaran menggunakan model pembelajaran CTL, dan hasil menyelesaikan soal latihan-latihan di prototipe atau buku siswa mempunyai nilai rata-rata 90,9 dan hasil nilai tes akhir mempunyai nilai rata-rata 96,8. Kata Kunci : Pengembangan, Model Pembelajaran CTL, Prototipe, Hasil Belajar Siswa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN DISPOSISI MATEMATIS Paramitha, Ika; Misdalina, Misdalina; Andinasari, Andinasari
JURNAL e-DuMath Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : JURNAL e-DuMath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26638/je.915.2064

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to find out whether or not there is an influence oflearning model creative problem solving on the ability of mathematical problem solving and mathematical disposition of students in Palembang 19 Junior High School. This research is an experimental study with the treatment design of Posttest-Only Control Design. The population in this study were all class VII Palembang 19 State Junior High Schools. The cluster sampling technique obtained class VII.1 as an experimental class and class VII.2 as a control class. The experimental class is treated withlearning models creative problem solving, while the control class is treated with conventional learning. Data collection techniques using tests and questionnaires. Data analysis technique uses t test (independent sample t-test). Based on the results of the analysis 1) there is the influence oflearning model creative problem solving on the mathematical problem-solving ability of students of SMP Negeri 19 Palembang. 2) there is the influence of learning models creative problem solving on mathematical dispositions of students of Palembang State 19 Middle School.Keywords: Problem Solving Ability, Creative Problem Solving Learning Model, Mathematical Disposition
Kemampuan Penalaran Statistis Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share, Think Talk Write dan Teams Games Tournament Rosidi, Anwar; Kesumawati, Nila; Misdalina, Misdalina
Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika RAFA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/jpmrafa.v5i1.3018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan penalaran statistis siswa yang mendapat pembelajaran kooperatif Tipe Think Pair share (TPS), Think Talk Write (TTW), dan Teams Games Tournament (TGT). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX semester ganjil SMPN 2 Banyuasin I tahun pelajaran 2018/2019 yang terdistribusi 6 kelas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IX.2, IX.4, dan IX.5 yang diambil dengan teknik Cluster Sampling dengan menggunakan desain penelitian posttest only control group design. Data penelitian diperoleh melalui tes kemampuan penalaran statistis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan kemampuan penalaran statistis siswa yang mendapat pembelajaran kooperatif tipe TPS, TTW dan TGT di SMPN 2 Banyuasin I tahun pelajaran 2018/2019. Dengan hasil postest kemampuan penalaran statistis yang lebih baik adalah model pembelajaran Teams Games Tournament.
Peningkatan Hasil Belajar dan Kemandirian Belajar Metode Statistika Melalui Pembelajaran Blended Learning Ningsih, Yunika Lestaria; Misdalina, Misdalina; Marhamah, Marhamah
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2017): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Raden Intan State Islamic University of Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v8i2.1633

Abstract

This study aims to: (1) Know the differences in student learning outcomes between the Blended Learning model and ordinary learning both overall and based on the level of early math ability (high, medium and low), (2) Knowing the increase in student self-reliance taught by using Blended Learning models and students are taught with ordinary learning both overall and by the level of early math ability (high, medium and low). in this research use method that is quasi-experiment with pretest-postest control group design design. Data collection with self-study test and questionnaire. Data analysis was performed using t-test statistic and t'-test. The result of the research shows that (1) the improvement of students' learning outcomes taught by using Blended Learning model is higher than students who are taught with ordinary learning both overall and based on the level of early math ability (high, medium and low), (2) improvement of learning independence students who were taught using the Blended Learning model were higher than students who were taught with ordinary learning in terms of overall, high and moderate levels of math skills, but not higher at lower levels. 
KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS X MELALUI MODEL BLENDED LEARNING Patmawati, Sutri; Misdalina, Misdalina; Fitriasari, Putri
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2019): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.567 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v3i2.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X melalui model blended learning. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain posttest only control group design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Arinda Palembang yang terdiri dari 48 siswa terbagi ke dalam dua kelompok sampel, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa model blended learning, sedangkan kelas kontrol diberikan perlakuan pembelajaran biasa (PB). Instrumen penelitian ini terdiri dari tes kemampuan pemahaman konsep matematis dalam bentuk soal essay. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan BL lebih baik secara signifikan daripada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran biasa. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X melalui model blended learning.