Articles

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PAUD KELOMPOK BERMAIN (KB) SE-KECAMATAN RUMBAI KOTA PEKANBARU Muharni, Muharni; Chairilsyah, Daviq; Hukmi, Hukmi
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 1, No 2 (2014): Wisuda Oktober Tahun 2014
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract :According to the observations, the authors found that the problem occurs in early childhood teachers play group (KB) in District Rumbai Pekanbaru among many teachers who did not complete the task is not in time, such as making the design of learning activities during the ongoing learning activities, a mismatch between the developmental aspects to be developed with the media, the lack of variation in instructional media, and less varied assessment instruments for students. The purpose of this study was to determine the Factors Contributing to Low Teacher Pedagogic Competence Paud Se-Rumbai District of Pekanbaru. The population in this study were all early childhood teachers play group (KB) in District Rumbai totaling 58 people. However, from the results of observation unknown D2 educated teachers numbered 42 people. In this study, namely saturated sampling wearing a sampling technique used when all members of the population as the sample is numbered 42 teachers. Based on the survey results revealed that early childhood Teacher Pedagogic Competence group play (KB) Se-Tassel District of Pekanbaru classified as moderate. This means that the group of early childhood teachers play (KB) Se-District of Pekanbaru City Tassel good enough to have the ability to plan, implement, and evaluate learning though not maximized. Factors causing low pedagogical competence early childhood teachers play group (KB) Se-Tassel District of Pekanbaru, the educational background factors, education and discipline. The main factors affecting the low dominant pedagogical competence early childhood teachers play group (KB) Se-Tassel District of Pekanbaru is the educational background factors.Key word: teachers perception about principal supervision.
BENZOFENON TERPOLIPRENASI DARI KULIT BATANG GARCINIA BANCANA MIQ. Muharni, Muharni; Supriyatna, Supriyatna; Bahti, Husein H; Dachriyanus, Dachriyanus
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 6, No 2 (2007)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu benzofenon terpoliprenilasi,isosantosimol telah diisolasi dari ekstrak metanol kulit batang tumbuhan Garcinia bancana Miq. Struktur molekul senyawa tersebut ditetapkan berdasarkan analisis data spektroskopi yang meliputi spektrum UV, IR, 1H NMR, HMQC dan HMBC serta dengan membandingkan data spektroskopi tersebut dengan yang telah dilaporkan sebelumnya.
SENYAWA ANTIMALARIA DARI JAMUR ENDOFITIK TUMBUHAN SAMBILOTO (ANDOGRAPHIS PANICULATA NEES) Elfita, Elfita; Muharni, Muharni; Munawar, Munawar; Salni, Salni; Oktasari, Ade
Jurnal Natur Indonesia Vol 13, No 2 (2011)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.93 KB) | DOI: 10.31258/jnat.13.2.123-129

Abstract

Plants have been the chief source of compounds of medicine for thousand of years. Plants are also the source ofmany medicines for the majority of the world?s population. The role of biotechnology is very important for multiplying,conserving the spesies, and enhancing the production of secondary metabolites. Endophytic are microbes thatinhabit plants are currently considered to be a wellspring of novel secondary metabolites offering the potensial formedical and industrial exploitation. Plants with ethnobotanical history, for example sambiloto (Andographispaniculata Nees) are likely candidates for finding bioactive compounds. Isolation begin with cultivation of Aspergillusflavus fungi in 2 liter of Potato Dextrose Broth media for four weeks. Media is extracted into the solvent n-hexaneand ethylacetate following by evaporation. Ethylacetate extracts were separated by chromatography techniquesin order to get pure compound in the form of white crystal. Phytochemical tests showed that the isolated compoundis alkaloid. The molecular structure of the isolated compound was determined based on spectroscopic data,including UV, IR, 1H-NMR, 13C-NMR, HMQC, and HMBC spectrum. The compound was determined as7-hydroxypiranopiridin-4-on with molecule formula C8H7NO2 (Mr=149). The compound has antimalarial activityagainst Plasmodium falciparum 3D7, with IC50 values 0,201 ?M.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERALIHAN HAK MILIK ATAS TANAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM PADA BAGIAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN UMUM SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MAMUJU UTARA Muharni, Muharni
Katalogis Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Katalogis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.509 KB)

Abstract

This study bertujuan untuk know switchover policy implementation property rights to land in the public interest on the part of the public administration Regional Secretariat of North Mamuju regency. This type of research is the study inikualitatif.Informan executor in the Secretariat of North Mamuju District and Land Office as well as policy targets. Collecting data using observations, interviews, and documentation, while the analysis of the data consists of data reduction, data presentation, and attractive transition policy menunjukkan implementasi research kesimpulan. Hasil property rights over land for public purposes in the general government administration Regional Secretariat of North Mamuju regency not maximized because resources and bureaucratic structures not running optimally due to the ability of human resources is still quite adequate and understanding of the field of the task is still lacking, and the implementation of the policy has not been according to SOP. But in terms of communication and disposition has been executed with the maximum, which means it has carried out the coordination and dissemination of clear and consistent as well as the executor attitude that shows awareness in doing a good job and the attitude demonstrated towards acceptance of the policy is executed.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN SENYAWA DERIVAT PIRANON DARI MIKROBA ENDOFITIK Penicillium sp PADA TUMBUHAN KUNYIT PUTIH (Curcuma zedoaria (Berg.) Roscoe) Muharni, Muharni; Fitrya, Fitrya; oktaruliza, Milanti; Elfita, Elfita
Majalah Obat Tradisional Vol 19, No 3 (2014)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.669 KB) | DOI: 10.14499/mot-TradMedJ19iss3pp107-112

Abstract

Pencarian senyawa bioaktif terus menerus dilakukan seiring dengan makin banyaknya penyakit-penyakit baru yang bermunculan, mulai dari penyakit infeksi, kanker, dan berbagai penyakit degeneratif lainnya. Penemuan senyawa antibiotoik baru dan senyawa yang bersifat antioksidan sangat diperlukan untuk mengatasi hal ini.  Mikroba endofitik merupakan mikroba yang tumbuh dalam jaringan tumbuhan yang dapat menghasilkan metabolit sekunder yang aktif.  Pada penelitian sebelumnya telah berhasil diisolasi dua senyawa dari mikroba endofitik Penicillium sp pada tumbuhan kunyit putih dan diidentifikasi sebagai Di-(2-etilheksil)phthalat dan derivat piranon yaitu5 (4’-etoksi-2’-hidroksi-5’-metil-2’,3’-dihidrofuran-3’-il (hidroksi) metil-4-isopropil-3-metil-2-piran-2-on). Tujuan penelitian ini adalah menguji aktivitas antibakteri dan antioksidan dari senyawa derivat piranon yang dihasilkan dari mikroba endofitik Penicillium sp pada tumbuhan kunyit putih (Curcuma zeodaria). Aktivitas antibakteri  dilakukan  dengan metode difusi cakram dengan bakteri uji E.coli, S. dysenteriae, S. aureus, dan B.  subtilis  dengan variasi konsentrasi uji  250, 500, 1000, dan 2000 μg/ml, dan  aktivitas antioksidan dengan metode 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH) dengan variasi konsentrasi 1000, 500, 250, 125, 62,5, 31,25, 15,625, dan 7,8125µg/mL. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antibakteri paling kuat pada bakteri S. aureus dengan zona hambat 11mm pada konsentrasi 250µg/mL. Senyawa derivat piranon juga bersifat aktif anti oksidan dengan IC5016,05µg/mL.
EFEK HIPOURISEMIA EKSTRAK ETANOL AKAR TUMBUHAN TUNJUK LANGIT (Helminthostachys zaylanica Linn Hook) TERHADAP MENCIT JANTAN GALUR SWISS Fitrya, Fitrya; Muharni, Muharni
Majalah Obat Tradisional Vol 19, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.831 KB) | DOI: 10.14499/mot-TradMedJ19iss1pp%p

Abstract

Akar tumbuhan tunjuk langit (Helminthostachys zeylanica) sebagai ramuan obat tradisional diantaranya sebagai obat kanker dan mengobati radang. Beberapa penelitian membuktikan bahwa akar tumbuhan tunjuk langit menunjukkan aktivitas antioksidan, antikaker, neoroprotektif dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efek hipourikemia ekstrak etanol akar tunjuk langit terhadap kadar asam urat darah mencit yang diinduksi dengan jus hati ayam dibanding alopurinol. Penelitian ini menggunakan mencit putih jantan galur Swiss yang dibagi kedalam 10 kelompok (tiap kelompok 5 ekor) terdiri dari Kelompok I : Normal (CMC-Na 0,5% 10 mL/kg BB), Kelompok II : Kontrol negatif, Kelompok III-VI : Kontrol positif (alopurinol dengan dosis 5, 10, 20 dan 40 mg/kg BB) dan Kelompok VII-X : Ekstrak etanol dengan dosis  20, 40, 80, dan 160  mg/kg BB.  Perlakuan terhadap hewan percobaan adalah selama 30 hari. Hewan uji diukur kadar asam urat serumnya pada hari ke-0 kemudian diberi jus hati ayam 25 ml/kg BB dua kali sehari ditambah  melinjo (2g/kg BB perhari)  dimulai dari hari ke-0 sampai hari ke 30. Pada hari ke-10 dan 15 kadar asam urat hewan uji diukur. Pada hari ke-15 sampai hari ke-30 dimulai pemberian sediaan uji per oral masing-masing dosis dengan tetap diberikan jus hati ayam. Kadar asam urat hewan uji diukur  pada hari ke 20, 25 dan 30. Kemudian dihitung persentase penurunan kadar asam uratnya. Hasil uji secara in vivo menunjukkan   ekstrak   etanol   akar   tunjuk   langit dosis 80 mg/kg BB memiliki potensi 91,95% dibanding alopurinol dosis 20 mg/kg BB dan ekstrak etanol dosis 160 mg/kg BB memiliki potensi 91.77%  dibanding alopurinol dosis 40 mg/kgBB. Berdasarkan hubungan persen efek hipourikemia terhadap konsentrasi  ekstrak aktif maka nilai ED50 ekstrak aktif adalah 135,76  mg/kg BB.
TETRAOKSIGENASI SANTON DARI KULIT BATANG GARCINIA NIGROLINEATA TETRAOXYGENATED XANTHONE FROM THE STEM BARK OF GARCINIA NIGROLINEATA Muharni, Muharni; Supriyatna, Supriyatna; Bahti, Husein; Dachrianus, Dachrianus
Jurnal ILMU DASAR Vol 10 No 1 (2009)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.756 KB)

Abstract

A tetraoxygenated xanthone, 1,7-dihidroxy-3-methoxy-4-(3methylbut-2-enyl),6?,6? ?dimethylpyrano (2? , 3? : 5, 6) xanthone had been isolated from the ethyl acetate extract of the stem bark of Garcinia nigrolineata Planch Ex T. Anders. The structure of these compounds were determined on the basis of spectroscopic NMR 1D and 2D.
Studi Kandungan Kimia Ekstrak Kloroform dari Benalu Duku (Scurrula atropurpurea (BI) Dans) Muharni, Muharni; Basir, Dasril; Julinar, Julinar
Jurnal Penelitian Sains No 7 (2000)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolasi Steroid telah dilakukan dengan mengekstraksi bubuk kering benalu duku (Scurrula atropurpurea (BI) Dans) dengan kloroform. Ektrak pekat kloroform dimurnikan dengan teknik kromatografi lapis tipis (KLT) preparatif dengan fasa diam silika gel 60 GF 254 dan eluen etil asetat dan metanol (19:1) dan pengamatan menunjukkan adanya 3 pita noda dengan Rf = 0,21 dan Rf = 0,34 yang tidak membentuk kristal dan Rf = 58 yang memberikan kristal putih. Analisis spektroskopi dari kristal ini memberikan dua steroid hasil isolasi; steroid paertma memiliki waktu retensi (Rt) = 28,9 menit, berat molekul (BM) = 300, rumus molekul C12H32O, dan nilai kesetaraan ikatan rangkap (DBE) = 6. Steroid kedua memiliki Rt = 29,5 menit, BM = 412, rumus molekul C29H48O, dan nilai DBE = 6. Kedua jenis steroid tersebut dapat dilaporkan sebagai pregn-14-en-3-on (BM 300) dan Stigmasta-5,22-dien-3-oh (BM 412).
Isolasi Triterpenoid dari Akar Tumbuhan Jeruju (Acanthus Ilicifolius Linn) Muharni, Muharni; Elfita, Elfita; Hidayati, Sri
Jurnal Penelitian Sains No 11 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolasi triterpenoid dari akar tumbuhan jeruju telah dilakukan dengan cara maserasi berdasarkan kepolaran menggunakan n-heksana, etil asetat dan metanol. Identifikasi kandungan kimia terhadap ketiga bagian ekstrak tersebut ternyata fraksi hekasna dari akar mengandung triterpenoid paling tinggi. Hasil pemisahan dengan kolom dan pemurnian fraksi n-heksana didapatkan kristal putih dengan titik leleh 197° C -198° C dan setelah diuji dengan pereaksi warna Lieberman-Burchard menunjukkan positif interpenoid. Analisis spektroskopi terhadap kristal hasil isolasi terlihat bahwa pada spektrum ultraviolet-visibel memberikan serapan pada panjang gelombang 224 nm yang menunjukkan adanya ikatan C=C tak terkonyugasi. Spektrum inframerah kristal hasil isolasi memberikan puncak-puncak absorbsi pada daerah bilangan gelombang 3421,5 cm-1 yang menunjukkan adanya gugus fungsi OH, serapan pada 2981,1 cm serta 2848,7 cm yang menunjukkan adanya regangan dengan GC memberikan 1 puncak dengan waktu retensi 11,5 menit dan spektrum massa senyawa hasil isolasi memberikan puncak dasar pada m/z 218. Berdasarkan analisis data spektroskopi tersebut dan ditunjang oleh spektrum massa pembanding, serta titik leleh yang diperoleh disimpulkan senyawa hasil isolasi adalah golongan triterpenoid yaitu α atau β Amyrin dengan rumus molekul C30H50O.
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Hidrokarbon di Sekitar Rizosfer Rumput Belulang (Eleusine Indica (L.) Gaertn) yang Berperan dalam Fitoremediasi Limbah Minyak Bumi Estuningsih, Sri Pertiwi; Muharni, Muharni; Rynanda, Marindah
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 1 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Isolasi dan Identifikasi Bakteri Hidrokarbon di Sekitar Rizosfer Rumput Belulang (Eleusine indica[L.] Gaertn). Fitoremediasi Limbah Minyak Bumi dilakukan selama 4 bulan di Rumah kaca dan Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA Universitas Sriwijaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat bakteri hidrokarbon yang berperan dalam proses fitoremediasi limbah minyak bumi menggunakan rumput Eleusine indica(L.) Gaertn dan mengetahui karakteristik isolat bakteri yang diperoleh. Sampel tanah diambil dari bioreaktor perlakuan (yang ditanami E.Indica) dan bioreaktor kontrol (tanpa E.Indica) setiap 2 minggu sekali. Jumlah Bakteri pada Bioreaktor yang ditanamai E indica lebih besar dibanding pada bioreactor tanpa E.Indica. Hasil Seleksi, karakterisasi dan identifikasi.diperoleh 4 Isolat bakteri pada bioreaktor tanpa E. Indica yang dapat dikelompokkan menjadi 4 genus yaitu Azotobakter, Flavobacterium, Pseudomonas, dan acetobacter. Sedangkan dari bioreaktor yang ditanami E. Indica didapatkan 9 isolat bakteri yang dapat dikelompokan kedalam 5 genus yaitu Pseudomonas, Bacillus, Flavobacterium, Mycobacteriumdan Acinetobacter.