Articles

ANALISIS RELEVANSI LULUSAN PERGURUAN TINGGI DENGAN DUNIA KERJA Muhson, Ali; Wahyuni, Daru; Supriyanto, Supriyanto; Mulyani, Endang
Jurnal Economia Vol 8, No 1: April 2012
Publisher : Faculty of Economics Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.763 KB) | DOI: 10.21831/economia.v8i1.800

Abstract

Abstract: A Relevance Analysis of University Graduates with World of Work. Education should be oriented to the competencies required by the workforce as a percentage of unemployment among the educated increase continuously. This study aims to examine the relevance of YSU Economic Education graduates. The study only focuses on the type of work and subjects taught. The subject of this study is the alumni of Economic Education Study Program. Sampling technique used is snowball sampling. Data collection technique using questionnaires and documentation while the technique of data analysis using descriptive analysis. The result suggests that the majority of the graduates find their first job as private a teacher, a private employee and a tutor, while current job of the most graduates are private teacher, private employee, and civil servant (teacher). The data shows that more than 50 percent of the graduates work in the education area. This implies that the relevance level based on the type of work is categorized as sufficient. Majority of the graduates teaches social science, economic, and entrepreneurship, hence it can be concluded that the relevance level based on the subjects taught is highly relevant.  Keyword: relevance of graduates, type of work, unemployment, employment  Abstrak: Analisis Relevansi Lulusan Perguruan Tinggi dengan Dunia Kerja. Pendidikan harus berorientasi pada kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja karena persentase penganggur di kalangan terdidik terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat relevansi (kesesuaian) lulusan Pendidikan Ekonomi UNY. Kajian hanya diarahkan pada jenis pekerjaan dan mata pelajaran yang diampu. Penelitian ini mengambil subjek alumni Prodi Pendidikan Ekonomi dari berbagai angkatan. Teknik sampling yang digunakan adalah snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menemukan bahwa jenis pekerjaan pertama lulusan yang paling dominan adalah guru swasta, pegawai swasta dan tenaga pengajar/tentor, sedangkan jenis pekerjaan sekarang lulusan didominasi sebagai guru swasta, pegawai swasta dan guru negeri. Tingkat relevansi dilihat dari jenis pekerjaan termasuk kategori cukup karena separo lebih lulusan bekerja di bidang pendidikan, sementara itu jika dilihat dari mata pelajaran yang diampu juga sangat relevan karena sebagian besar alumni mengajar IPS, Ekonomi dan Kewirausahaan. Kata Kunci: relevansi lulusan, jenis pekerjaan, pengangguran
STUDI EKSPLORASI TENTANG JIWA ENTREPRENEURSHIP DI KALANGAN MAHASISWA Mulyani, Endang
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 34, No 2: November 2004
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10108.053 KB) | DOI: 10.21831/jk.v34i2.7267

Abstract

Abstract The high entrepreneurship spirit was the greatest capital in creating the field of job that was more and more limited because of this existence of long-term economic crisis. This research was aimed to find out the entrepreneurship spirit of university students according to gender, the school they came from, their parent’s education and job, and their study program. This research would be performed at the Faculty of Social Science, State University of Yogyakarta (UNY). The population of this program was the university students totaled 1,058 persons for the Education of Business World at the Faculty of Social Science, while the sample taken as many as 105 students and its sampling technique used the proportional random sampling. The technique of collecting data used in this research was the technique of questionnaire. The test of validity was performed by using the technique of Part Whole Correlation and the test of its reliability was used the technique of Alpha. The technique of statistical analysis used was descriptive one, t-test, and Analysis of Variance (ANOVA). This research resulted that (1) the entrepreneurship index of the university students for the Education of Business World was included the enough category, (2) the entrepreneurship index of them was higher in male compared with the female, (3) the students came from senior high school and vocational one had the same entrepreneurship index, (4) there was not a difference in the entrepreneurship index of them looked from their parent’s education, (5) there was not a difference in the entrepreneurship index of them looked from their parent’s job, and (6) their study program for the Education of Economic Cooperation had the highest entrepreneurship index, followed by their ones of Study Program for Accounting and the Education of Office Administration. Keywords: Entrepreneurship
PERENCANAAN JOB SAFETY OBSERVATION (JSO) PADA GEDUNG KULIAH BARU TOWER C. INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PONTIANAK Razi, Fahru; Mulyani, Endang; Pratiwi, Riyanny
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode yang digunakan untuk dapat meningkatkan mutu pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja K3 yaitu job safety observasi di metode ini dilakukan sewaktu-waktu oleh para pengawas tanpa sepengetahuan operator yang di observasi, hal ini bertujuan memperbaiki atau meningkatkan mutu keselamatan dan kesehatan kerja melaluai pengamatan sikap pekerja dalam melakukan pekerjaan.Tujuan dari penelitian ini adalah merencanakan Job Safety Observation (JSO) pada proyek gedung kuliah baru tower C.institut agama islam negeri (IAIN) Pontianak. Berdasarkan hasil Observasi dan Analisis menunjukan bahwa metode job safety observasi dapat mengetahui risiko dan faktor – faktor yang terjadi pada pekerjaan yang di lakukan, tiga faktor yang sangat mempengaruhi terjadinya kecelakaan kerja yaitu faktor manusia, lingkungan, dan peralatan. Jadi dapat disimpukan bahwa hasil observasi yang dilakukan terdapat tiga item perkerjaan yang mengalami kecelakan atau risiko yaitu pada pekerjaan pemasangan plat bondek di mana tangan pekerja terkena alat pemotong, pekerjaan pemasangan bekesting di mana pekerja terjatuh pada saat proses pemasangan bekesting lantai 3, Pekerjaan pemasangan bata ringan dimana pekerja tertimpa bata pada saat pekerjaan telah selesai, dimana kecelakaan yang terjadi diakibatkan penggunaan alat pelindung diri tidak digunakan.Kata kunci : Perencanaan Job Safety Observation
Endang Mulyani_Peningkatan Manajemen Kinerja terpadu melalui Perencanaan Peningkatan Kinerja (PPK) Mulyani, Endang
EFISIENSI - KAJIAN ILMU ADMINISTRASI Efisiensi No. 1, Volume IV, Februari 2004
Publisher : Jurusan Pendidikan Administrasi FE UNY & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3815.064 KB) | DOI: 10.21831/efisiensi.v4i1.3804

Abstract

Kinerja merupakan hasil akhir atau kemampuan kerja atas suatu pekerjaan pada waktu tertentu. Untuk meningkatkan kinerja salah satu cara yang tepat adalah melalui manajemen kinerja. Dalam proses manajemen kinerja terpadu diperlukan teknik manajemen. Salah satu teknik manajemen yang tepat digunakan adalah melalui Perencanaan Peningkatan Kinerja (PPK). Proses penyusunan PPK dilakukan melalui empat tahap. Empat tahap ini merupakan suatu rangkaian kegiatan yang saling terkait atau sebagai suatu bagan arus kegiatan. Empat tahap tersebut yaitu: menentukan tujuan organisasi dan ukuran kinerja, mengidentifikasi dan menganalisis kekuatan-kekuatan penghambat dan pendorong kemudian menilai (memberi bobot0 dampak kekuatan-kekuatan tersebut untuk menentukan kekuatan-kekuatan kunci, menyusun strategi dan rencana aksi, dan mengatur pelaksanaan kegiatan.
PENERAPAN PROGRAM K3 PADA PEMBANGUNAN GEDUNG TINGGI DI KOTA PONTIANAK Ira, Nurmaya Putri; Mulyani, Endang; M. Nuh, Safaruddin
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2016): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNTAN EDISI FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.843 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya tingkat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Pembangunan Gedung Tinggi di Kota Pontianak berdasarkan hasil observasi yang peneliti yang lakukan, para pekerja cenderung melupakan Alat Pelindung Diri (APD) pada saat melakukan pekerjaan konstruksi. Peneliti memfokuskan masalah penelitian ini pada tingkat keselamatan kerja pada pembangunan gedung tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Hazard and Operability Study (HAZOP) melalui perangkingan OHS Risk Assessment and Control  dan Peraturan Mentri Pekerjaan Umum (PERMENPU) NOMOR:05/PRT/M/2014. Sumber data penelitian ini adalah Tim Manajemen Safety. Metode yang digunakan peneliti dalam mengumpulkan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penilian ini ditemukan 26 temuan potensi bahaya, dengan 1 resiko ekstrim, 1 resiko tinggi, 2 resiko sedang dan 3 resiko rendah dengan metode HAZOP. Sedangkan dengan metode PERMENPU terdapat 3 tingkatan resiko dengan resiko tinggi dan sedang (orang) sedangkan resiko rendah (orang, harta benda, lingkungan dan keselamatan umum). Kata kunci: Hazard and Operability, manajemen keselamatan, kesehatan dan kecelakaan kerja.
PENYUSUNAN DOKUMEN PEMELIHARAAN GEDUNG RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK Manurung, Sondang Sylvia; Alwi, Abubakar; Mulyani, Endang
Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2017
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.109 KB) | DOI: 10.26418/jtsft.v17i2.25932

Abstract

Perkembangan Kota Pontianak yang pesat mengakibatkan peningkatan kebutuhan infrastruktur, salah satunya kebutuhan   bangunan Rumah Sakit beserta fasilitasnya. Pembentukan sistem pengoperasian dan sistem pemeliharaan yang terencana dengan baik akan menjamin tetap terjaganya kondisi fisik  bangunan sehingga bangunan tetap dapat dipergunakan sebagaimana mestinya. Untuk menjaga performa kondisi fisik Rumah Sakit, diperlukan upaya pemeliharaan   yang didukung dokumen pemeliharaan. Dokumen pemeliharaan disusun secara sistematis   yang berisikan database, program pemeliharaan dan organisasi pemeliharaan.Dengan melakukan pengumpulan data melalui pengamatan langsung, kuesioner dan wawancara, maka dilakukan analisis terhadap struktur organisasi dan manajemen pemeliharaan menggunakan analisis SWOT, analisis pembobotan komponen dan elemen bangunan menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) dan analisis penilaian kondisi menggunakan metode Indeks Kondisi.Dari analisis  struktur organisasi dan  manajemen pemeliharaan  diperlukan  upaya untukmelengkapi database RSUD dan  melengkapi struktur organisasi pemeliharaan dan IPSRS. Dari analisis penilaian kondisi diperoleh IKS lantai satu sebesar 98,09 dan IKS lantai dua sebesar  96,72  dikategorikan  zona  1  dengan  prioritas  pemeliharaan  10  dan  kategori kerusakan ringan. Disarankan tetap dilakukan pemeliharaan dengan memprioritaskan pemeliharaan pada lantai satu karena lantai satu mempunyai bobot 68,75 % lebih besar dari bobot lantai dua 31,25%. Nilai indeks kondisi bangunan sebesar 97,66. termasuk zona 1 dengan kondisi terdapat beberapa kerusakan ringan dan termasuk  prioritas pemeliharaan 10 dengan kategori kerusakan ringan . Dengan prioritas pemeliharaan no 10 dengan nilai indeks kondisi 90 – 100, disarankan pemeliharaan rutin berdasarkan pedoman pemeliharaan RS tetap dijalankan untuk mendukung kondisi arsitektur dan utilitas untuk mendukung fungsi RSUD sebagai unit pelayanan kesehatan. Kata kunci : dokumen pemeliharaan, pembobotan elemen,  indeks kondisi
STUDI BIAYA PENDAHULUAN PEKERJAAN PONDASI PADA BANGUNAAN BERTINGKAT BANYAK DI KOTAMADYA PONTIANAK Yadi, -; Mulyani, Endang; Pratiwi, Riyanny
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 3 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.171 KB)

Abstract

Studi biaya pedahuluan merupakan suatu bagian penting dalam perencanaan anggaran biaya suatu proyek. Studi biaya pendahuluan sendiri adalah suatu kegiatan yang meramalkan atau memperkirakan suatu biaya yang dilakukan sebelum suatu proyek itu sendiri dilaksanakan. Studi biaya pendahuluan ini juga biasa disebut estimasi biaya pendahuluan.Dengan menggunakan data volume gedung kemudian menghitung biaya gedung berdasarkan harga satuan tahun 2019. Dengan menghubungkan antara biaya sebagai variabel tetap (Y) dengan jumlah lantai (X1) dan luasan (X2) sebagai variabel bebas. Untuk mendapatkan biaya tersebut digunakan analisis regresi dan dengan melakukan pemeriksaan terhadap persamaan regresi (model), sehingga didapatkan hasil bahwa analisis regresi non linier berganda merupakan persamaan regresi (model) yang baik,dengan persamaan sebagai berikut : 
PENERAPAN METODE MONTE CARLO PADA PENJADWALAN PEKERJAAN PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DITRESKRIMSUS POLDA KALBAR) Aurelia, Audina; Nuh, Safaruddin Muhammad; Mulyani, Endang
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1066.18 KB)

Abstract

Pada tahap penjadwalan memiliki peranan yang penting dalam keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi. Tetapi, hampir semua proyek dipengaruhi beberapa risiko yang tinggi dan selalu penuh ketidakpastian. Untuk mengantisipasi ketidakpastian pada durasi dilakukan penjadwalan secara probabilistik menggunakan Simulasi Monte Carlo yang diterapkan pada proyek pembangunan Gedung Ditreskrimsus Polda Kalbar. Simulasi Monte Carlo merupakan teknik sampling statistik yang digunakan untuk memperkirakan solusi terhadap masalah-masalah kuantitatif. Tahapan analisa data yang dilakukan berupa pengumpulan data penjadwalan proyek, menentukan hubungan antar aktivitas proyek, melakukan penjadwalan secara deterministik menggunakan PDM (Precedence Diagram Method), melakukan estimasi durasi aktivitas proyek, melakukan validitas data menggunakan ANOVA (Analisis Varians) dan melakukan Simulasi Monte Carlo yang terdapat pada perangkat lunak Oracle Crystal Ball for Excel. Estimasi durasi diperoleh dari hasil pengambilan data menggunakan kuesioner terhadap beberapa pihak kontraktor pelaksana. Dari 1000 kali iterasi dengan menggunakan Simulasi Monte Carlo diperoleh total durasi penyelesaian pekerjaan selama 104 hari dengan tingkat keandalan sebesar 80% berdasarkan grafik CDF (Fungsi Distribusi Kumulatif). Apabila dibandingkan dengan durasi yang direncanakan sebelumnya pada proyek pembangunan Ditreskrimsus Polda Kalbar yaitu selama 103 hari memiliki tingkat keandalan sebesar 72%. Dari analisa sensitivitas diketahui terdapat 9 item kegiatan proyek yang memiliki sensitivitas tinggi. Dimana kegiatan proyek tersebut perlu mendapat prioritas dalam penyelesaiannya.Kata Kunci: Penjadwalan Probabilistik, Simulasi Monte Carlo.
PENERAPAN K3 KONSTRUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE HIRARC PADA PEKERJAAN AKSES JALAN MASUK (STUDI KASUS : JL. PROF. DR. H. HADARI NAWAWI) Rifani, Yuda; Mulyani, Endang; Pratiwi, Riyanny
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.417 KB)

Abstract

“Keselamatan dan Kesehatan Kerja” (K3) is an effort to overcome potential hazards or health and health risks that may occur. Occupational Safety Risk is still commonly overlooked. The construction service industry is one of the industrial sectors that has the risk of work accident. Frequent occurrence of work accidents on construction projects caused less attention K3.In research and this final project will be examined about the implementation of K3 on construction project. The first thing to do is to identify what K3 risks are likely to occur in building construction work and analysis of those risks. The risk analysis is to know the risk of K3 most common in building construction work based on the result of questionnaires distributed to respondents who work on building construction work. The risk of K3 will be analyzed by using HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment & Risk Control) method. Furthermore, we will conduct risk control to provide solutions to the health and safety risks that have been analyzed.In this study, the highest risk for workers is the activity of mobilization of heavy equipment on new building construction by using wheel truck > 8 can squeeze or crash the worker who work on road access with value 15,10. While the highest risk for non-workers is heavy equipment mobilization activity using wheel truck > 8 and material mobilization using wheel truck <8 on new building construction with risk can squeeze or crash non-worker who is passing in access road with value 14,60 and 11.18.Based on the analysis, the risk control alternatives are made to minimize the possible health and safety risks in the access of building road and the building infrastructure among others: to prepare the security officer to perform the escort during the mobilization of equipment, schedule the mobilization activities of the equipment and materials, safety barriers, road barriers, traffic cones, mounting signs, providing APD (Alat Pelindung Diri) for workers, providing counseling to workers to be vigilant when doing roadside activities, around excavated pits or borders, providing adequate lighting , providing special heavy vehicle parking locations, providing security officers / supervisors when heavy equipment operates and also when loading material unloaded with dump truck, clean the material entering the road area periodically. Keywords: Implementation of “Keselamatan dan Kesehatan Kerja” (K3), HIRARC, Work Accident
PERANCANGAN TEMPAT PENYIMPANAN SPUN PILE DAN MINI PILE DI LOKASI PADAT AKTIVITAS (STUDI KASUS GEDUNG LABORATORIUM UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK) Asnah, Nurul; Mulyani, Endang; Rafie, -
Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura Vol 6, No 2 (2019): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2019
Publisher : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.253 KB)

Abstract

Penempatan pile dirancang dengan kondisi tanah lempung yang sebagian besar ada di daerah Pontianak. Digunakan variabel fungsi objektif Traveling Distance (TD) dan Safety Index (SI) seminimal mungkin dari skenario yang dibuat. Pemindahan tata letak dilakukan sebanyak tiga skenario. Selain penentuan tata letak yang optimal, dilakukan juga penyesuaian terhadap situasi dan kondisi terhadap tanah yang ada dilokasi perletakan. Penyesuaian kondisi tanah meliputi material yang digunakan untuk permukaan tanah, luasan yang diperlukan dan site plan keseluruhan dari pelabuhan menuju lokasi proyek. Dari ketiga skenario didapat hasil nilai TD minimum sebesar 4079 meter dan nilai (SI) minimum sebesar 161,44 meter yang ada pada skenario 3 dengan mengalami penurunan 0,48% untuk TD dan 29,58% untuk SI dari kondisi eksisting. Material tambahan pelapis pile digunakan geotextile sebanyak 3 lembar dengan luas 48 m2  dan balok kayu persegi sebanyak 6 batang. Selisih pekerjaan pondasi dan kedatangan pile adalah 146 hari dan juga termasuk lama pile di penyimpanan sebelum dipancang.Kata kunci: site facility, Traveling Distance, Safety Index, situasi perletakan , kondisi tanah, waktu pekerjaan pondasi.