Suci Mulyati
Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi ”Yayasan Pharmasi” Semarang

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi ?-Pinena dengan Bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 25923 Wijayati, Nanik; Astutiningsih, Christina; Mulyati, Suci
Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Vol 6, No 1 (2014): March 2014
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Sciences, Semarang State University . Ro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/biosaintifika.v6i1.2931

Abstract

Indonesia adalah Negara utama yang memproduksi minyak atsiri di dunia. Minyak terpentin adalah minyak atsiri yang dihasilkan dari destilasi getah pinus Pinus merkusi J ungh. Et. De. Vr. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai minyak terpentin dengan mengubah kandungan utamanya, ?-pinena menjadi senyawa baru menggunakan P. Aeruginosa dalam metode mikrobiologi. Minyak terpentin diambil dari Perhutani Laboratorium Jawa Tengah, dibuat dengan seri konsentrasi 0,5%, 1%, 2%, dan 4%. Minyak terpentin diinokulasi dalam suspensi P. areuginosa selama 48 jam pada suhu kamar (25-28oC). Hasilnya diekstraksi menggunakan dietil eter. Filtrat Terpentin dianalisis menggunakan GCdan IR. Hasil analisis GC menunjukkan puncak baru di konsentrasi 0,5%, 1%, dan 2%, tetapi dalam konsentrasi 4% tidak menunjukkan puncak baru. Hasil IR menunjukkan hidroksil (OH-) dan C-O alkohol. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa minyak terpentin dapat ditransformasi untuk menjadi senyawa yang mengandung gugus-OH melalui metode mikrobiologi dengan menggunakan bakteri P. aeruginosa.Indonesia is the main producer of essential oil in the world. Turpentine oil is an essential oil which is obtained from pine resin distillation of Pinus merkusi Jungh. et. De.Vr. The aim of this experiment was to increase the value of turpentine oil by changing its main content, i.e. ?-pinene, into a new compound using P. aeruginosa in microbiological method. Turpentine oil was collected from Perhutani Central Java Laboratory, and was made into 0.5%; 1%; 2%; and 4% concentrations and it was inoculated in P. areuginosa suspension for 48 hours in room temperature (25C-280C). The result was extracted using diethylether. The filtrate of turpentine was analyzed using GC and IR. The GC analysis result showed a new peak in 0.5%; 1%; and 2% concentrations, but in the 4% concentration didnt show a new peak. The IR result showed alcohol with hydroxyl (-OH) and CO groups. This experiment concluded that turpentine oil may be transformed using P. aeruginosa in a microbiological method to become a substance containing OH group.