Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) TERHADAP KESIAPAN GURU SEBAGAI “ROLE MODEL” KETERAMPILAN ABAD 21 PADA PEMBELAJARAN IPA SMP Makhrus, Muh.; Harjono, Ahmad; Syukur, Abdul; Bahri, Syamsul; Muntari, Muntari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 5, No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v5i1.171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru sebagai “Role Model” keterampilan abad 21 pada pembelajaran IPA SMP dilihat dari perangkat pembelajaran berupa RPP yang telah disusun dan dikembangkan. RPP yang disusun dan dikembangkan oleh 20 guru SMP di Kota Mataram, dianalisis dan diberi penilaian sesuai indikator pengembangan RPP yang mengacu pada kurikulum 2013. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode campuran (mixed method) yaitu menggunakan model Exploratory Design. Metode ini terdiri atas tiga proses sebagai berikut: (1) Proses kualitatif; (2) Proses kuantitatif; dan (3) Proses interpretasi data didasarkan pada proses pertama dan kedua. Hasil analisis dan penilaian RPP guru kelas VII dan kelas VIII masing-masing memiliki tingkat kelayakan yang berkisar dari 46%-70% dan 70%-85%. Kesalahan yang sering terjadi dari RPP yang telah dibuat adalah tidak ada kecocokan antara kompetensi dasar dengan indikator dan tujuan pembelajaran yang dikembangkan, serta belum terlihat kecakapan abad 21 (HOTS) dalam kegiatan pembelajaran yang dirancang. Fakta ini menunjukkan perlu adanya penjelasan lebih detail tentang RPP agar mampu mencapai tujuan pembelajaran sesuai keterampilan abad 21 yang diharapkan.
PENGARUH MODEL JEMBATAN ANALOGI TERHADAP PEMAHAMAN ASPEK MIKROSKOPIK SISWA DENGAN GAYA BELAJAR BERBEDA PADA MATERI PELAJARAN KIMIA Nufida, Baiq Asma; Muntari, Muntari; Purwoko, Agus Abhi
Jurnal PIJAR Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh model implementasi jembatan analogis pada pemahaman mikroskopis siswa, (2) pengaruh gaya belajar siswa pada pemahaman mikroskopis siswa, dan (3) interaksi model Bridge analogis dan siswa gaya belajar terhadap pemahaman mikroskopis siswa. Ini adalah studi eksperimental semu dengan non setara pre-test post-test desain kelompok kontrol dan 2 x 3 desain analisis faktorial. Populasi penelitian ini adalah 206 siswa dari XI IPA di SMAN 2 Praya didistribusikan dalam empat kelompok belajar. Dua kelompok alami utuh dengan kemampuan setara sebelum terpilih sebagai sampel. Mereka dipilih secara acak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, maka XI IPA 4 didefinisikan sebagai kelompok eksperimen (perlakuan model Bridge analogis) dan XI IPA 3 didefinisikan sebagai kelompok kontrol (diobati dengan model konvensional). Instrumen penelitian ini adalah mikroskopis pemahaman siswa tes dan angket gaya belajar siswa. Data pemahaman mikroskopis siswa dikumpulkan dari skor tes siswa sedangkan data tentang gaya belajar siswa yang dikumpulkan dari kuesioner. Analisis data menggunakan analisis kovariannya (ANCOVA) dengan pre-test skor sebagai kovariannya. Semua data diasumsikan normal, linier dan homogen. Beda Nyata Terkecil (LSD) digunakan sebagai analisis Post. Analisis statistik menunjukkan bahwa model Bridge Analogical tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pemahaman mikroskopis siswa (p> 0,05). Gaya belajar siswa, namun secara signifikan mempengaruhi pemahaman mikroskopis siswa (p <0,05). Interaksi model Bridge analogis dan gaya belajar yang secara signifikan mempengaruhi pemahaman mikroskopis siswa (p <0,05). Analisis post menunjukkan bahwa model Bridge Analogical paling baik diterapkan pada kelompok mahasiswa belajar gaya visual.
PENGARUH STRATEGI BELAJAR TUNTAS (MASTERY LEARNING) TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA PADA MATERI POKOK REAKSI REDOKS KELAS X SEMESTER 2 SMA HANGTUAH 3 MATARAM TAHUN AJARAN 2011/2012 Agustina, Degi Alrinda; Muntari, Muntari; Muti’ah, Muti’ah
Jurnal PIJAR Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi belajar tuntas (mastery learning) terhadap prestasi belajar siswa pada materi pokok reaksi redoks kelas X SMA Hangtuah 3 Mataram. Penelitian quasy eksperimen sebanyak dua kelas yang diperoleh melalui teknik sampling jenuh. Hasil secara statistik uji-t diperoleh thitung (1,509) lebih kecil daripada ttabel (2,021) pada taraf signifikan 5% sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi belajar tuntas tidak memberikan pengaruh yang lebih baik secara signifikan daripada strategi ekspositori terhadap prestasi belajar kimia materi pokok reaksi redoks kelas X semester 2 SMA Hangtuah 3 Mataram tahun ajaran 2011/2012. Hal ini disebabkan siswa yang belum siap, proses bantuan belajar dan manajemen waktu dan yang kurang optimal, serta peneliti yang belum pernah mencoba strategi ini sebelumnya.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) DENGAN PENDEKATAN BRAIN-BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI POKOK STRUKTUR ATOM DAN SISTEM PERIODIK UNSUR PADA SISWA KELAS X SMAN 1 KEDIRI Yulianti, Rina; Muntari, Muntari; Haris, Mukhtar
Jurnal PIJAR Vol 10, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan pendekatan brain-based learning terhadap hasil belajar kimia materi pokok struktur atom dan sistem periodik unsur pada siswa kelas X SMAN 1 Kediri. Penelitian ini merupakan quasi experimental, dengan bentuk non-equivalent control group design with proxy pretest. Sampel terdiri atas dua kelas yang diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Kelas XB sebagai kelas kontrol menggunakan metode konvensional (ceramah dan diskusi kelompok) dan kelas XC sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan pendekatan brain-based learning. Posttest yang digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa berupa tes pilihan ganda. Berdasarkan hasil posttest pada kelas XB diperoleh nilai rata-rata 68 dengan ketuntasan klasikal 43,75% sedangkan pada kelas XC nilai rata-rata adalah 54 dengan ketuntasan klasikal 15,78%. Berdasarkan nilai rata-rata dan ketuntasan klasikalnya, model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) dengan pendekatan brain-based learning tidak memberikan pengaruh yang lebih baik daripada metode konvensional (ceramah dan diskusi) terhadap hasil belajar kimia materi pokok struktur atom dan sistem periodik unsur pada siswa kelas X SMAN 1 Kediri. Hal ini terjadi karena beberapa hal, yakni faktor internal dan fakor eksternal yang mempengaruhi hasil belajar, baik berupa keseriusan, minat dan perhatian, maupun penguasan siswa terhadap metode pembelajaran yang diterapkan.
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU LAYANAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI SE-KECAMATAN CAKRANEGARA Pratiwi, IGusti Ayu Aristianti; ZM, Hamidsyukrie; Muntari, Muntari
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1177.507 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v1i1.7

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran konkrit mengenai peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di SDN se Kecamatan Cakranegara, baik sebagai badan pemberi pertimbangan, badan pendukung, badan pengontrol, dan badan penghubung. Data dan informasi dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa komite sekolah sudah melaksanakan perannya dengan baik sebagai badan pemberi pertimbangan (advisory agency) dan sebagai badan pendukung (supporting agency). Peran sebagai badan penghubung (mediator agency) adalah peran yang paling optimal dilaksanakan oleh komite sekolah. Komite sekolah sangat terbuka, cepat tangggap, dan komunikatif dalam menerima masukan dan kritikan dari seluruh stakeholder. Namun begitu, peran sebagai badan pengawas (controlling agency) belum efektif untuk dilaksanakan oleh komite sekolah. Hal ini terjadi karena komite sekolah hanya melakukan pengawasan melalui laporan yang dibuat oleh sekolah, kunjungan pengawasan jarang dilakukan karenaketerbatasan waktu dan kesibukan pengurus. Untuk mengatasi hal ini, perlu peningkatan komunikasi, kerjasama, dan kesadaran pada seluruh stakeholder pendidikan agar menjalankan perannya dengan penuh tanggung jawab. Mengenai mutu layanan pendidikan, jika ditinjau dari indikator SPM, maka capaian SPM di SDN A dan SDN B adalah sebesar 79% dan SDN C sebesar 76%. Agar dapat mengoptimalkan capaian, maka sekolah perlu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan.Kata kunci : peran komite sekolah dan mutu layanan pendidikan
PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DI SMA NEGERI 5 MATARAM Harmoko, Harmoko; Muntari, Muntari; Hamidsyukrie, Hamidsyukrie
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.146 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v2i1.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, teknik, evaluasi, tindak lanjut, dan implikasinya pengelolaan SDM Di SMA Negeri 5 Mataram. Hasil penelitian yaitu: 1) Perencanaan pengelolaan SDM di SMA Negeri 5 Mataram: a) Mempertimbangan secara demokratis, b) Penempatan guru yang berkompoten dan profesional pertimbangan psikologis, c) Menjaga kualitas dan peningkatan SDM memanfaatkan sumber daya yang ahli di bidang IT, d) Di bentuk tim kecil dengan tugas menemukan permasalahan sekolah, e) Secara bersama melalui rapat kerja tahunan (RAKER), f) Kesejahteraan guru, g) Menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. 2) Pengelolaan SDM (Guru) di SMA Negeri 5 Mataram: a) Memperkuat dan memperkokoh atribut Smala, iklim kerja humanis serta kultur (kebersamaan, keteladanan, dan (5 S), b ) Buadaya melek IT, c) Memiliki sasaran mutu, d) Pendekatan individual (supervisi klinis). 3) Teknik evaluasi pengelolaan SDM (Guru) di SMA Negeri 5 Mataram: a) membangun kerja sama tim, b) kesadaran pribadi, reward dan 3) penerpan program unggulan 5S, c) aturan tidak terlalu ketat, d) Program kerja, silabus, RPP sudah terjadwal khusus diawal tahun pelajaran secara serentak di kontrol kepala sekolah, e) menjadikan mereka (guru) mampu bersatu, berkerja sama, memahami, menerima satu sama lain menuju tujuan bersama, f) Guru-guru di Smala bersikap sesuai tuntutan yang tercermin 4 kompetensi, g) pemanfaatan guru produktif untuk kreatif dalam bekerja, kemampuan computer mereka di atas rata-rata, mampu membuat buku pedoman pendidikn SMA Negeri 5 Mataram, dan Guru IN (Instruktur Nasional) dan guru instruktur provinsi, h) Kepemimpinan partisipan, i) Kegiatan menjadi Pembina, panitia/mengawas, pelatihan, seminar, sosialisasi, dan sebagainnya. 4) Tindak lanjut dari hasil pengelolaan SDM(Guru) di SMA Negeri 5 Mataram: a) mempertimbangkan 4 model manajemen pengelolaan SDM, b) Mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal, c) Mempersiapkan prioritas melet IT, d) Menyesuaikan perubahan eksternal, e) Menggunakan analisis SWOT d, f) Menyatukan persepsi guru, g) Melakukan koordinasi dengan bawahan atas tupoksi yang telah dibebankan, h) Mempertimbangkan secara professional dan secara psikologis, i) Memperkuat sistem yang sudah berjalan, j) Fokus pada visi misi dan tujuan sekolah. 5) Implikasi pelaksanaan pengelolaan SDM (Guru) di SMA Negeri 5 Mataram: a) Guru-guru dengan rasa kekeluargaan, b) rotasi tugas pertimbangan kualitas kerjanya, c) Pemberian insentif, d) Memiliki tim yang kuat, e) Komitmen dan kerja sama guru. Kata kunci: Pengelolaan Sumber Daya Manusia.
Upaya Guru Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Bidang Studi Pendidikan Agama Islam Di SD Mujahidin 2 Surabaya Muntari, Muntari
TADARUS Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam - Fakultas Agama Islam ( FAI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka upaya mengatasi kesulitan belajar Pendidikan Agama Islam maka guru berupaya untuk bisa mengatasi kesulitan belajar tersebut diantaranya melalui : penggunaan media pembelajaran dalam penyampaian pelajaran pendidikan Agama Islam, penggunaan media pembelajaran dalam membantu mempelajari pelajaran pendidikan Agama Islam, pemberian tugas pendidikan Agama Islam. Kata kunci: Mengatasi kesulitan belajar
PENGARUH KOMPETENSI DAN KOMPENSASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU PRODUKTIF SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI DI KABUPATEN LOMBOK BARAT Parhi, Parhi; Jufri, A Wahab; Muntari, Muntari
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.116 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v2i2.61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi pengaruh kompetensi dan kompensasi kerja baik secara parsial maupun simultan terhadap kinerja guru bidang produktif Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  di Kabupaten Lombok Barat.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru yang mengajar mata pelajaran  Produktif pada SMKN di Kabupaten Lombok Barat yang berjumlah 160 orang. Sampel penelitian berjumlah 62 orang ditentukan dengan teknik Disproportionate Stratified Random Sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan  metode ex post facto dengan analisis regresi. Hasil penelitian menemukan bahwa : 1) Ada pengaruh secara signifikan kompetensi terhadap kinerja guru bidang produktif  Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  di Kabupaten Lombok Barat dengan = 0,002 dan konstribusi 14,40 %; 2) Ada pengaruh secara signifikan kompensasi kerja terhadap kinerja guru bidang produktif Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  di Kabupaten Lombok Barat dengan = 0,037 dan konstribusi 7,00 %; 3) Ada pengaruh signifikan kompetensi dan kompensasi kerja secara bersamasama terhadap kinerja guru bidang produktif  Sekolah Menengah Kejuruan Negeri  di Kabupaten Lombok Barat dengan = 0,005dan konstribusi 16,50 %.
ANALISIS POLA MANAJEMEN MADRASAH DALAM MENDUKUNG MUTU PENDIDIKAN DI MA PLUS ABU HURAIRAH MATARAM Munawar, Munawar; Jufri, A. Wahab; Muntari, Muntari
Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan Vol 4, No 1 (2019): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.008 KB) | DOI: 10.29303/jipp.v4i1.74

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola manajemen madrasah dalam mendukung mutu pendidikan di MA Plus Abu Hurairah Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Secara terperinci hasil penelitian dari masing komponen dalam MBS menunjukkan: 1) sebagian besar (84,62%) menyatakan bahwa, manajemen kurukulum  telah dikelola dengan baik dan memberi kontribusi positif dalam meningkatkan mutu pendidikan, 2) sebagian besar (87,56%) menyatakan bahwa, manajemen kesiswaan telah dikelola dengan baik dan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan mutu pendidikan, 3) sebagian besar (79,62%) menyatakan bahwa manajemen sarana dan prasarana telah dikelola dengan baik dan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan mutu pendidikan, dan 4) sebagian besar (80,43%) menyatakan bahwa, manajemen keuangan telah dikelola dengan baik dan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan demikian secara keseluruhan menunjukkan bahwa, sebagian besar (83,06%) menyatakan bahwa, manajemen madrasah dapat dikelola dengan baik dan telah sesuai dengan prinsip-prinsip penerapan MBS yang disesuaikan dengan Standar Nasional Pendidikan dalam mendukung mutu pendidikan di MA Plus Abu Hurairah Mataram.Kata kunci : Manajemen Madrasah dan Mutu Pendidikan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION TERHADAP HASIL BELAJAR DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SISWA Permatasary, Yuni; Purwoko, Agus Abhi; Muntari, Muntari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 4, No 1 (2018): January
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v4i1.104

Abstract

The aim of this study are: (1) to determine differences on learning achievement between  students who obtained PBI learning model and who received conventional learning models; (2) to determine the different of students achievement on different learning styles (visual, auditory and kinesthetic). The population of this study on all class X SMAN 7 Mataram students (570 students). Two classes were chosen as sample of this study (64 students). Instruments in this study consisted of paper and panel test of learning achievement and quetsionair of student’s learning styles. The results of data analysis showed: (1) PBI learning model significantly influence on student learning achievement; (2) the learning style does not significantly affect to learning achievement.Keywords: Problem Based Instruction, learning styles, student learning achievement