Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH FISIKA MENURUT POLYA Nur Jiwanto, Ikhbar; Purwanto, Joko; Murtono, Murtono
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 5 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.384 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesulitan siswa dalam memecahkan soal fisika berdasarkan tahapan Polya kemudian memberikan solusi untuk mengatasi dan mencegah kesulitan tersebut.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik analisa data secara induktif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 63 siswa dari seluruh siswa kelas X SMA UII Banguntapan Bantul. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Data pada penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dan tes tertulis yang sering disebut teknik triangulasi. Data dari tes tertulis dianalisis berdasarkan pedoman penilaian dengan memperhatikan batas lulus ideal kemudian di persentase dari setiap tahapan-tahapan Polya sehingga dapat diketahui sejauhmana tingkat kesulitan siswa dari setiap tahapan Polya, dengan melihat kesulitan siswa ini bisa ditindak lanjuti untuk mencari upaya mengatasi dan mencegah kesulitan siswa tersebut.Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan siswa dalam memecahkan masalah soal fisika dari masing-masing tahapan Polya adalah pemahaman soal (understanding) sebanyak 50,1% , sedangkan pada tahap rencana penyelesaian (planning) sebanyak 51,0%. Tahapan berikutnya yaitu tahap pelaksanaan rencana (solving) sebanyak 68,7% dan tahap terakhir peninjauan kembali (checking) sebanyak 85,7%. Data ini kemudian diperkuat dari hasil observasi dan wawancara. Dengan memahami kondisi yang demikian, maka perlu adanya sebuah solusi untuk mengatasi dan mencegah kesulitan siswa tersebut, salah satunya yaitu dengan remedial teaching. Kata kunci : kesulitan siswa, tahapan Polya, triangulasi.
ANALISIS REPRESENTASI MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN FISIKA Murtono, Murtono
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 4 (2012)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.824 KB)

Abstract

Dalam mengungkapkan konsep Fisika yang dipahami oleh mahasiswa dapat dilakukan dengan soal tes berbagai representasi. Bagi mahasiswa yang paham suatu konsep tidak akan mendapat kesuliatan untuk menyatakan pemahamannya dalam bermacam bentuk representasi. Dalam paper ini telah dilakukan evaluasi terhadap pemahaman mahasiswa dengan format berbagai representasi.  Fokus yang dilakukan adalah mahasiswa diminta menyelesaikan masalah soal test dengan empat bentuk representasi yaitu verbal, matematik, gambar dan grafik untuk materi pemantulan sempurna. Dari hasil jawaban dapat diketahui secara komprehensip terhadap konsep yang dipahami. Selain itu dapat diketahui pada representasi yang manakah mahasiswa mengalami kesulitan.  Ada beberapa mahasiswa yang dapat menjawab dengan benar pada salah satu representasi, namun salah dalam menjawab representasi yang lainnya dan sebaliknya.Kata kunci : Representasi, Kemampuan Fisika
ANALISIS KESUKARAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN FISIKA BERDASARKAN REPRESENTASI Murtono, Murtono; Setiawan, Agus; Zainul, Asmawi; Rusdiana, Dadi
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.785 KB)

Abstract

Multirepresentasi dapat digunakan untuk menganalisis kesukaran mahasiswa dalam menyelesaikan masalah fisika. Tujuan dari penelitian ini untuk mendiagnosis kesukaran-kesukaran mahasiswa dalam menyelesaikan permasalahan fisika. Penelitian dilakukan dengan memberikan soal pilihan ganda yang valid dan reliabel terhadap 401 mahasiswa Pendidikan Fisika yang telah menempuh mata kuliah Fiska Dasar I. Soal terdiri dari enam pernyataan, dengan masing-masing pernyataan dibuat empat representasi yang berbeda, sehingga total terdapat 24 soal pilihan ganda. Mahasiswa diminta untuk memulih option dari jawaban yang tersedia. Analisis didasarkan pada jawaban mahasiswa yang salah dan mempunyai fungsi pengecoh yang besar. Hasil diperoleh adalah terdapat variasi kesukaran yang berhubungan dengan jenis representasi. Kata kunci : berisi maksimal 5 kata penting dalam penelitian.
FENOMENOGRAFI KONSEP CAHAYA DALAM OPTIK GEOMETRI UNTUK MAHASISWA CALON GURU FISIKA Murtono, Murtono
JEMS Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pengukuran terhadap kemampuan mahasiswa calon guru fisika dalam memahamikonsep cahaya. Beberapa konsep yang yang lain adalah konsep warna benda, konsep melihat oleh mata, dankonsep pperanan cahaya dalam alat-alat optik. Selain itu dilakuan sebuah soal singkat tentang pemantulanpada cermin dua cermin datar yang saling tegak lurus. Tujuan dari penelitian ini untuk mengekplorasipemahaman mahasiswa tentang konsep-konsep tersebut sesuai dengan model mental yang dibangun olehmahasiswa. Penelitian dilakukan dengan memberikan soal terbuka terhadap 46 mahasiswa Pendidikan Fisikayang telah menempuh mata kuliah Fiska Dasar II dan mata kuliah Optik. Hasil menunjukkan bahwa terdapatbeberapa pemahaman konsep yang berbeda-beda diantara responden sesuai dengan interaksi dinamis antarapenguasaan konseptual dan kemampuan membangun model mental individu. Hal ini juga tergantung daripengalaman individu dalam berpikir dan komunikasi selama belajarnya. Kata kunci : fenomenografi, cahaya, calon guru.
MATHEMATICAL MODEL OF CERVICAL CANCER TREATMENT USING CHEMOTHERAPY DRUG Murtono, Murtono; Ndii, Meksianis Zadrak; Sugiyanto, Sugiyanto
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2019.81.11-15

Abstract

Cervical cancer is a malignant disease that causes problems in women's health, especially in developing countries such as Indonesia. Cervical cancer cells will develop quickly, uncontrollably, and will continue to divide and then infiltrate the surrounding tissue and continue to spread to connective tissue, blood, and attack important organs and spinal nerves. The aim of the research is to study the mathematical model of cervical cancer by chemotherapy treatment. The results of this study are that cervical cancer treatment using chemotherapy is effective enough to kill abnormal cells such as infected cells, pre-cancerous cells and cancer cells, although there are side effects, namely the killing of normal cells due to chemotherapy drugs.
IMPLEMENTASI KOTA LAYAK ANAK DI KABUPATEN DEMAK Said, Moh. Rohmat; Murtono, Murtono; Utaminingsih, Sri
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 8, No 1 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v8i1.1795

Abstract

This study purpose  to determine the role and implementation of Child Friendly City  in Demak District from an educational point of view. This research is done in the school environment in Demak District with the object of research are principals, students, parents and school committee. Qualitative approach with qualitative descriptive technique used in this research. Data analysis was obtained from interviews conducted on education and culture offices, social offices, principals, school committees, students as well as parents and student questionnaires and observations from researchers. The result of the research (1) the KLA implementation indicator in education of two of the eight indicators is appropriate ie non-smoking areas that have been applied in public places and the implementation of child-friendly schools whereas there are six indicators that include: , early childhood education, 12-year compulsory education, means of traveling from and to school and recreation and recreation facilities. (2) the implementation of KLA in schools of six of the seven indicators is not yet optimal: business involvement in the fulfillment of children's rights, information facilities, non-smoking areas, 12-year compulsory education, means of traveling for children to and from schools as well as, child friendly school  and facilities creation and recreation  that is right.
PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LEGO MENINGKATKAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SEKOLAH DASAR Malinda, Zullya Ayu; Murtono, Murtono; Zuliana, Eka
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 8, No 1 (2017): Desember 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.652 KB) | DOI: 10.24176/re.v8i1.1790

Abstract

The purpose of classroom action research is to improve the students mathematic problem solving skills of grade IV SD 1 Kedungdowo through the problem based learning model assisted by lego. This research is a classroom action research with teacher research subject and 28 students. This study lasted for 2 cycles, each cycle consists of 4 stages of planning, action, observation and reflection. The independent variable in this research is lego assisted PBL. While the dependent variable in this research that is problem solving ability. Data collection techniques used is tests, observations, interviews and documentation. Data analysis used is quantitative and qualitative data analysis. The results showed that there was an increase of problem solving ability of mathematics in cycle I and Cycle II, that is from 70,92 (good) to 74,28 (good) with percentage of classical learning completeness equal to 64% to 86%. Supported by an increase in problem solving activity students score 2.51 (good) to 3.01 (good). In addition, teachers' skills in managing mathematics learning also increased by 74% (good) to 85% (very good).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF CIRC, JIGSAW, DAN STAD TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA DITINJAU DARI KEMAMPUAN LOGIKA BERBAHASA Studi Eksperimen di Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Murtono, Murtono
Kajian Linguistik dan Sastra Vol 24, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/kls.v24i2.97

Abstract

The purpose of this research is to investigate: (1) the differences of reading skill between the students who join in CIRC cooperative learning model, Jigsaw cooperative learning model, and STAD cooperative learning model; (2) the differences of reading skill between students who have high and low language logic ability; (3) the influences of the use of the three cooperative learning models and the language logic ability on reading skill. This is an experiment study with 3x2 factorial designs. Manipulation is done towards the learning model variables. The experiment group is provided with a learning treatment involving CIRC, Jigsaw, and STAD learning model. The group is divided into two categories, students who have high language logic ability and those who have low language logic ability. The population of the study is the fifth grade elementary school student in Central Java of 2011/2012 Academic Year. Whereas, the samples are the fifth grade elementary students of 12 Elementary Schools in four regencies/cities, in total involve 364 students taken by multi stage area random sampling technique. The data of reading skill is elicited by reading comprehenson test, while the assessment on the level of language logic ability is done by using test of language logic ability. The data is analized by two-way variant. The results show that: (a) the reading skill of the students who joined in CIRC learning model is better than those who joined in Jigsaw or STAD model, meanwhile the students who joined in Jigsaw and STAD learning model have the same skill level; (b) The reading skill of the students who have high language logic ability is better than those who have low language logic ability; (c) cooperative learning model and language logic ability influence readingskill.
Efektivitas Model Pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa u'la, Illiyyin Darojatil; Murtono, Murtono; Ulya, Himmatul
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.915 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2253

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendiskripsikan perbedaan rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V Sekolah Dasar, dan (2) menemukan model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dapat memenuhi kualifikasi keefektifan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 dan 2 Pendosawalan tahun ajaran 2016/2017. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas V SDN 1 Pendosawalan sebagai kelas kontrol dan siswa kelas V B SDN 2 Pendosawalan sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis data awal yaitu uji normalitas data, uji homogenitas data, dan uji kesamaan rata-rata, dan analisis data akhir yaitu uji normalitas data, uji homogenitas data, uji ketuntasan belajar, dan uji perbedaan rata-rata dari sampel yang telah diberi perlakuan. Hasil uji perbedaan rata-rata menunjukkan bahwa antara siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol memiliki rata-rata kemampuan komunikasi matematis yang berbeda secara signifikan. Kemampuan komunikasi matematis dapat dilihat dari hasil uji ketuntasan belajar individual dan klasikal. Pada hasil uji ketuntasan belajar individual disimpulkan bahwa siswa yang memperoleh model pembelajaran TPS mendapat nilai rata-rata tes kemampuan komunikasi matematis >75, sedangkan uji ketuntasan klasikal disimpulkan bahwa rata-rata siswa yang tuntas KKM berjumlah lebih dari 75%.
Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas V SD Negeri Rau Kedung Jepara Pada Materi Perkalian Pecahan Mukrimatin, Nor Aulia; Murtono, Murtono; Wanabuliandari, Savitri
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.001 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2277

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui hasil wawancara dengan guru terkait pemahaman konsep matematika, (2) mengetahui hasil observasi pembelajaran terkait pemahaman konsep matematika, (3) mengetahui hasil tes awal peserta didik terkait pemahaman konsep matematika. Lokasi penelitian ini adalah SD Negeri Rau Kedung Jepara Jawa tengah Indonesia. Penelitian dilaksanakan pada semester genap bulan mei tahun 2018. Subjek penelitian ini adalah guru kelas V dan peserta didik kelas V SD Negeri Rau yang berjumlah 22 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dengan guru, observasi, dan tes. Setelah mendapatkan data, dilakukan dengan teknik analisis data kuantitatif deskriptif dan teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil wawancara, observasi dan pretest diketahui bahwa pemahaman konsep siswa masih rendah