Muslihin Muslihin
IKIP Veteran Semarang

Published : 6 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan

ESKATOLOGI DALAM PANDANGAN IBN RUSYD Muslihin, Muslihin
Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Vol 10 No 2 (2017): Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan
Publisher : P3M STAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.354 KB)

Abstract

Satu hal yang pasti didunia ini adalah pertanggungjawaban. Kehidupan akhirat adalah kelanjutan dari berakhirnya kehidupan di dunia. Dalam kehidupan akhirat ini, manusia akan mempertanggungjawabkan atas perbuatannya ketika hidup di dunia. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan konstruksi eskatologi Ibn Rusyd. Ibn Rusyd adalah tokoh filsuf Muslim yang mencoba untuk membuktikan bahwa antara hikmah (filsafat) dan syariah itu tidak bertentangan menarik untuk dikaji secara lebih mendalam. Dengan kata lain, dialah filsuf yang secara intens mencoba melakukan integrasi ini, yaitu integrasi antara akal dan wahyu. Ibn Rusyd menyelesaikan permasalahan eskatologinya dengan cara kombinasi antara pemikiran filsafat dan wahyu.
ESKATOLOGI DALAM PANDANGAN IBN RUSYD Muslihin, Muslihin
KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Keagamaan Vol 10 No 2 (2017): Pemikiran Islam dan Hubungannya dengan Budaya Nusantara
Publisher : LPPM IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.354 KB) | DOI: 10.35905/kur.v10i2.593

Abstract

One thing that is certain in this world is accountability. The afterlife is a continuation of the end of life in the world. In this afterlife, man will be responsible for his actions while living in the world. This article aims to describe Ibn Rushd's eschatological construction. Ibn Rushd is a Muslim philosopher who tries to prove that between wisdom (philosophy) and sharia is not an interesting contradiction to be studied in more depth. In other words, he was the philosopher who intensely attempted this integration, the integration of reason and revelation. Ibn Rushd solved his eschatological problems by the way of philosophical thought and divination.