Articles

PERBANDINGAN BIAYA UMUM TRANSPORTASI ANGKUTAN UMUM DAN SEPEDA MOTOR SEBAGAI MODA TRANSPORTASI OLEH MAHASISWA (STUDI KASUS: KAMPUS UNIVERSITAS DIPONEGORO TEMBALANG) Nasruddin, Nasruddin; Rakhmatulloh, Anita Ratnasari
Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota) Vol 3, No 3 (2014): Agustus 2014
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moda transportasi angkutan umum merupakan salah satu sarana transportasi penting yang harus dikembangkan. Adanya kampus Undip Tembalang sebagai pusat tarikan membuat tingginya mobilitas yang terjadi di sekitar kawasan tersebut, dimana pelakunya di dominasi oleh mahasiswa. Preferensi mahasiswa memilih moda transportasi cenderung kepada penggunaan kendaraan pribadi yaitu sepeda motor dibandingkan angkutan umum. Padahal dilihat dari trayek angkutan umum, angkutan umum sebenarnya mampu menjangkau sampai ke wilayah permukiman/kos-kosan mahasiswa dan juga mampu mengantar mahasiswa untuk sampai ke setiap fakultas dan gedung lainnya yang berada di kampus Undip Tembalang. Jika dilihat dari biaya yang dikeluarkan, penggunaan angkutan umum tentu menghabiskan tarif yang lebih kecil dibandingkan penggunaan sepeda motor. Namun, tetap saja sepeda motor menjadi preferensi utama mahasiswa. Penlitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi mahasiswa dalam pemilihan moda transportasi serta membandingkan selisih biaya umum transportasi sepeda motor dan angkutan umum untuk perjalanan menuju kampus. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, diketahui bahwa sebanyak 62% mahasiswa Undip Tembalang memilih menggunakan sepeda motor sebagai moda transportasi untuk perjalanan kekampus, sedangkan sisanya yaitu 38% memilih menggunakan angkutan umum. Hasil perhitungan biaya umum transportasi didapat rata-rata selisih biaya umum transportasi sepeda motor dan angkutan umum adalah Rp 10.648. Besarnya selisih biaya umum transportasi ini disebabkan karena besarnya nilai konversi waktu tunggu dan waktu perjalanan dengan menggunakan angkutan umum. Sehingga untuk kedepannya, untuk membuat selisih biaya umum transportasi angkutan umum terhadap sepeda motor menjadi lebih kecil sehingga preferensi mahasiswa terhadap moda angkutan umum meningkat, diperlukan mekanisme perencanaan transportasi yang lebih baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam memilih sepeda motor adalah kepemilikan sepeda motor yang tinggi, kepemilikan SIM, jenis kelamin, kenyamanan sepeda motor yang fleksibel, cepat, dan efisien untuk digunakan, keamanan, kehandalan sepeda motor seperti bisa digunakan setiap saat dan ada ketika dibutuhkan dalam penggunaannya, waktu tempuh perjalanan yang singkat, dan biaya umum transportasi yang rendah. Faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam memilih angkutan umum adalah rendahnya kepemilikan sepeda motor, rendahnya kepemilikan SIM, jenis kelamin mahasiswa, dan tingkat keamanan yang tinggi seperti jarangnya tindak kejahatan yang terjadi didalam angkutan umum.
EFEKTIVITAS PERLAKUAN KOMBINATIF PLASMA MEDIS DAN EKSTRAK DAUN SIRIH UNTUK MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA FASE PROLIFERASI PADA MODEL MENCIT DIABETIK Wahyuningtyas, Eka Sakti; Nasruddin, Nasruddin; Rahayu, Heni Setyowati Esti; Lutfiyati, Heni; Sikumbang, Isabella Meliawati; Nurani, Laela Hayu; Rohmani, Afiana; Salsabila, Nia; Putri, Gela Setya Ayu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 15, No 2 (2019): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LP3M STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v15i2.378

Abstract

The continued increase in the number of people with Diabetes Mellitus (DM) in Indonesia is a serious problem. One of the big problems for people with Diabetes Mellitus (DM) is the emergence of complications of diabetic wounds. To date the strategy for treatment of diabetic wounds has been limited to the use of wound dressing, cell therapy and oxygen therapy. The problem is that the strategy is not fully successful. Thus, it is very important to look for new strategies to improve the quality of diabetic wound healing, such as by applying a combination of plasma medicine and local natural product, like the extraction of Daun sirih (Piper betle) leaves. Plasma medicine is a relatively new and multidisciplinary study involving plasma science, biomedical, pharmaceutical and other health sciences aimed at applying plasma to therapeutic health. Plasma is the fourth phase of matter, after the solid, liquid and gas phase. The medical aspects of plasma are related to the ability of plasma to produce biological molecules Reactive Oxygen and Nitrogen Species (RONS). If RONS is controlled in the right dosage it can be efficacious for health therapy. This study intends to examine the effects of combinative treatment of plasma medicine and Piper betel leaf extract for proliferation phase of wound healing in diabetic small animal model. This study used male Balb c mice with acute wounds which were divided into 5 groups, namely groups of untreated normal mice (ND-TP), groups of untreated diabetic mice (D-TP), groups of diabetic mice wounds with Piper betel leaf extract (DS ), the wound group of diabetic mice with plasma medicine (DP) and the wound group of diabetic mice with plasma medicine and Piper betel leaf (DPS). The plasma medicine was treated on wound with condition non-contact style (the plasma jet did not touch the wound) with a distance of plasma jet reactor nozzle to the surface of wound about 20 mm, for 2 minutes, every day. Macroscopic observation of wounds is carried out every day from day 0 to 7. On day 7 it was seen that the size of the wound area for D-P-S was smaller than the other groups. The results of this study indicated that Piper betel leaf extract can potentially be used to optimize the performance of plasma medicine in accelerating diabetic wound healing during the proliferation phase. Further investigation, however, is important to be conducted to study the effect for all phases of wound healing and its mechanism histo-pathologically.
IMPLEMENTATION OF TEAM ASSITED INDIVIDUALIZATION INSTRUCTIONAL STRATEGIES SUPPORTED BY GEOGEBRA SOFTWARE TO IMPROVE MATHEMATICAL PROBLEM SOLVING ABILITY Nasruddin, Nasruddin; Mashuri, Sufri; Jahring, Jahring
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Implementation of team assisted individualization instructional strategies supported by GeoGebra software to improve mathematical problem solving ability. Objectives: This quasi-experiment study aims to determine the effectiveness of Team Assisted Individualization (TAI) instructional strategies assisted by Geogebra graphical software to improve students' mathematical problem solving abilities. Method: By cluster random sampling techniques, 66 students in grade VIII at SMPN 1 Wundulako were selected as sample. Data collection was carried out using pretest and posttest by applying problem solving test instrument, observation, and learning implementation questionnaire. The data analysis was carried out with descriptive and inferential statistics. Findings: The Tukey test results showed that the significance value was 0.005 (? 0.05) with the average scores of the experimental and control classes 80.42 and 76.03. Conclusion: TAI strategy with graphical software is more effective in improving the mathematical problem solving ability than conventional learning.Keywords: Team assisted individualization, GeoGebra, mathematical problem solving ability. Abstrak: Implementasi Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Berbantukan Perangkat Lunak Geogebra Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa. Tujuan: Penelitian quasi-experiment ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) berbantukan perangkat lunak Geogebra untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.  Metode: Sebanyak 66 sampel siswa SMP kelas VIII di Kecamatan Wundulako terpilih berdasarkan cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pretest dan posttest dengan menerapkan instrume tes kemampuan pemecahan masalah, lembar observasi aktivitas dan keterlaksanaan pembalajaran. Analisis hasil penelitian dilakukan dengan statistik deskriptif dan inferensial. Temuan: Hasil uji Tukey menunjukkan bahwa nilai signifikansi adalah 0.005 (? 0.05) dengan skor rata-rata kelas eksperimen dan kontrol  berturut-turut adalah 80.42 dan 76.03. Kesimpulan: Strategi pembelajaran TAI dengan bantuan software grafis lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika dibandingkan pembelajaran konvensional.Kata kunci: Team assisted individualization, GeoGebra, kemampuan pemecahan masalah matematika.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v9.i1.201903
KEBERADAAN BISNIS KECIL DAN MENENGAH DENGAN ADANYA MEGA MALL DIKOTA MATARAM: KAJIAN EMPIRIS Nasruddin, Nasruddin
Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram Vol 3 No 2 (2017): JURNAL ILMIAH Tata Sejuta STIA Mataram
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.348 KB) | DOI: 10.32666/tatasejuta.v3i2.68

Abstract

Sistem ekonomi Indonesia kehilangan arah. Indikator yang digunakan selalu berorientasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Hal ini juga dapat dilihat dari tidak adanya peran regulasi, karena dalam bisnis secara empiris terdapat invasi pengusaha skala besar terhadap bisnis lokal skala nasional. Terutama dari bisnis ritel. Tren tersebut belum banyak dicermati. Karena fakta fisik sangat terlihat, termasuk di Mataram. Fakta-fakta yang ditemukan, yang berupa pengurangan omset bisnis ritel lokal, konsumen beralih pada pemenuhan keinginan dan citra diri dan CDB di Mataram kehilangan perannya. Mataram secara regional diinvasi oleh mega mall, sebagai cara berbeda dalam pemasaran. Pengusaha skala nasional dibandingkan dengan skala regional jelas tidak seimbang, sedangkan tujuan otonomi daerah adalah meningkatkan peran bangunan pribadi. Satu hal yang menarik, meskipun jumlahnya sedikit. Beberapa konsumen menggunakan kondisi ini untuk memburu item promo mega mall untuk dijual kembali. Pemerintah Kota Mataram harus fokus pada investasi yang memungkinkan pembentukan zona untuk produk ekspor.
DISKURSUS IMPLEMENTASI ZAKAT DAN PAJAK DI INDONESIA Nasruddin, Nasruddin; Romli, Dewani
Jurnal Al-Adalah Vol 10, No 1 (2011): VOLUME X, NO. 1, Tahun 2011
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Diskursus Implementasi Zakat dan Pajak di Indonesia. Diperbolehkannya mengambil zakat pada wajib pajak merupakan kemaslahatan, yaitu guna membiayai pelbagai pengeluaran pemerintah, jika tidak maka akan timbul kemadaratan. Pajak tidak boleh dipungut dengan cara paksa dan kekuasaan, melainkan karena kewajiban seorang Muslim yang dipikulkan kepada Negara, seperti memberi rasa aman, pengobatan, dan pendidikan, dengan pengeluaran seperti gaji para tentara, pegawai, hakim, dan lain sebagainya. Sangatlah positif apabila komponen wajib zakat dan wajib pajak dapat berjalan seiring serta sinergi dalam rangka upaya meningkatkan solidaritas sosial kehidupan berbangsa dan beragama di bumi Indonesia yang pada akhirnya dapat meningkatkan kehidupan sosial ekonomi sebagai salah satu daya tuju, baik bagi zakat maupun pajak.Kata kunci:zakat, pajak, sosio-ekonomi
ARAH PENGEMBANGAN PENANGKAPAN PURSE SEINE DI PERAIRAN LAMPULO PROVINSI ACEH Fajri, Ilham; Nasruddin, Nasruddin; Baskoro, Mulyono S; Mustaruddin, Mustaruddin
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan FPIK Universitas Teuku Uma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.275 KB)

Abstract

Salah satu alat tangkap yang dominan digunakan nelayan Lampulo di Provinsi Aceh saat ini adalah purse seine.Penangkapan ikan dengan alat tangkap purse seine banyak dipengaruhi oleh fungsi-fungsi produksi yang mana untukmengatur pengelolaan. Sehubungan dengan pengelolaan tersebut maka dibutuhkan adanya strategi pengembanganyang akan dikembangkan menjadi perikanan yang ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah menyusun strategipengembangan perikanan purse seine di perairan Lampulo, Provinsi Aceh. Penelitan ini dilaksanakan di perairan Lampulo dengan basis pengambilan data di PPS Lampulo Provinsi Aceh. Waktu penelitian selama 4 (empat) bulan dimulai dari dari bulan Agustus sampai dengan November 2017. Data yang dikumpulkan terdiri dari data kondisi perikanan purse seine di PPS Lampulo yang diperoleh berdasarkan observasi dan wawancara langsung terhadap nelayan dan pelaku usaha perikanan purse seine yang terkait. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Hasil dari penelitian menunjukkan strategi terpilih/diprioritaskan untuk mendukung pengembangan perikanan purse seine pelagis kecil di Perairan Lampulo Provinsi Aceh adalah strategi SO dengan opsi strategi : Pelatihan/sosialisasi nelayan terkait teknologi penangkapan yang ramah lingkungan dikarenakan memiliki nilai skor tertinggi (3,01). Sedangkan untuk strategi WO, ST, dan WT menjadi opsi alternatif untuk strategipengembangan perikanan purse seine pelagis kecil di Perairan Lampulo Provinsi Aceh. 
Energy and Exergy Analysis of Kalina Cycle for the Utilization of Waste Heat in Brine Water for Indonesian Geothermal Field Nasruddin, Nasruddin; Noor Sidiq, Agus; Mohamad, Abdulmajeed; Usvika, Rama
Makara Journal of Technology Vol 19, No 1 (2015)
Publisher : Directorate of Research and Community Services, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.371 KB) | DOI: 10.7454/mst.v19i1.3032

Abstract

The utilization of waste heat in a power plant system—which would otherwise be released back to the environment—in order to produce additional power increases the efficiency of the system itself. The purpose of this study is to present an energy and exergy analysis of Kalina Cycle System (KCS) 11, which is proposed to be utilized to generate additional electric power from the waste heat contained in geothermal brine water available in the Lahendong Geothermal power plant site in North Sulawesi, Indonesia. A modeling application on energy and exergy system is used to study the design of thermal system which uses KCS 11. To obtain the maximum power output and maximum efficiency, the system is optimized based on the mass fraction of working fluid (ammonia-water), as well as based on the turbine exhaust pressure. The result of the simulation is the optimum theoretical performance of KCS 11, which has the highest possible power output and efficiency. The energy flow diagram and exergy diagram (Grassman diagram) was also presented for KCS 11 optimum system to give quantitative information regarding energy flow from the heat source to system components and the proportion of the exergy input dissipated in the various system components.
Usaha La Sangkuru Patau Dalam Mengembangkan Agama Islam Di Kerajaan Wajo Nasruddin, Nasruddin
Jurnal Adabiyah Vol 14, No 2 (2014): Jurnal Adabiyah
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

La Sangkuru Patau is one of the Arung Matoa Wajo has substantial powers. His remarks could be a law and society Wajo stick to what he says. So when La Sangkuru Patau said that he had converted to Islam, the community participated Wajo also embraced Islam. Arung Matoa Wajo La Sangkuru with doing business in developing Islam in Wajo that bring Datu Sulaiman to provide Islamic religious instruction in public Wajo, then set up a sara officers special charge of handling issues such royal Friday prayers, warnings Islamic holidays , then hold the officer cadre sara that will be placed outside the capital of the kingdom (Tosora), sara officers given the facilities, such as free of taxes, as well as the parallel position to the position of indigenous stakeholders.
Teori Munculnya Religi (Tinjaun Antropologis Terhadap Unsur Kepercayaan Dalam Masyarakat) Nasruddin, Nasruddin
Jurnal Adabiyah Vol 13, No 1 (2013): Jurnal Adabiyah
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Religion deals with human attempts to measure the meaning of their own existence and of the universe. Religion can awaken the most perfect inner happiness, the feelings of fear, and horror, although religion directed entirely to the world that not viewable (the hereafter), but religion also involves itself in matters of everyday in this world. Religion is a source of images of the world that it should be; images can repeatedly reinterpreted to evaluate the social patterns of the new even unexpected. Permanence of religion relates to its ability to continuously adjust its highest level descriptions of situations as well as new forms of criticism. Some experts try to give arguments about the existence of religion or relegi of way/different viewpoints that gave birth to the various shades of opinion, but it can be concluded that a persons religiousness is influenced by two factors: external and internal.
Peranan Raja La Maddaremmeng Dalam Penyebaran Islam Di Bone Nasruddin, Nasruddin
Jurnal Adabiyah Vol 14, No 1 (2014): Jurnal Adabiyah
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

King Bone to Lamaddaremmeng XIII has a very large role and has the effect of early-early development of Islam in southern Sulawesi. He Maddaremeng is committed to enforce Sharia Law. His efforts were Eliminating slavery, Addition parewa Sara, to revamp the governance structure by adding positions previously unknown structure that positions parewa sara, eradication of idols, eliminating the arbitrary actions on others, Equal rights. Other efforts are trying to eliminate the differences in the degree of the community.
Co-Authors Abdulmajeed Mohamad Adlie, Taufan Arif Afiana Rohmani Agus Noor Sidiq Akhyar Akhyar Ali, Ach Zulfikar Andi Taufan Anisah, Nur Anita Ratnasari Rakhmatulloh Annisa, Fauziyah Aries Subiantoro Arif, Zainal Arnas Lubis Awaludin Martin, Awaludin Bagio Budiardjo Bambang Suryawan, Bambang Budhi Kurniawan, Budhi Budihardjo Budihardjo Darwin R.B.S. Darwin Rio Budi Syaka Dewani Romli Dicky Alamsyah, Dicky Dirgahayu Lantara, Dirgahayu Engkos A. Kosasih, Engkos A. Engkos Kosasih Eva Wardah, Eva Fadil, Kevin Refano Fauzan Fauzan Feri Yusivar Firman Kurniawan, Firman Firmansyah, Arfie Ikhsan Hajime Yabase, Hajime Hamidah Hanum Hasriani Hasriani, Hasriani Hendra Syahputra Heni Lutfiyati, Heni Heni Setyowati Esti Rahayu, Heni Setyowati Esti Hotdian Sinambela, Hotdian I. A. Zulkarnain, I. A. Idrus Alhamid, Idrus ika agustina Ilham Fajri, Ilham Irfan Irfan Jahring, Jahring Jahring, Jahring Jeremy Ericsson, Jeremy Khairul Munadi Kiyoshi Saito, Kiyoshi Kurnaesih, Een Laela Hayu Nurani Lemington Lemington, Lemington M Idrus Alhamid, M Idrus M. Bayu Perdana, M. Bayu M. Idrus Alhamid Mahdina, Lini Mohammad Hafil Nugraha, Mohammad Muhammad Al-Hamid, Muhammad Muhammad Alhamid, Muhammad Muhammad Hidayat Muhammad Idrus Alhamid, Muhammad Idrus Muhammad Natsir muliadi muliadi Mulyono S Baskoro Mulyono S. Baskoro Mustaruddin Mustaruddin Muta'ali, Lutfi Nurul Islami, Nurul Pranoto, Bono Pratama, Irfandi Putri, Gela Setya Ayu Rama Usvika Ratiko Ratiko Ratna Ratna Razali Amna, Razali Rezki, Fitra Rita Noviani, Rita Rosnina Rosnina, Rosnina Sadarun, Sadarun Saifuddin Saifuddin Salsabila, Nia Samsul Bahri Saputra, Lasman Senoadi Senoadi, Senoadi Sidharta Adyatma Sikumbang, Isabella Meliawati Sinaga, Tomi Sufri Mashuri, Sufri Supriyadi Supriyadi Syuaib Intan, Muhammad Fadhlan Syuaib Intan, Muhammad Fadhlan Umiyati, Hesti Wahyuningtyas, Eka Sakti Zulkarnain, Ihsan