Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Penelitian Hasil Hutan

SIFAT PAPAN SERAT SEMBILAN JENIS KAYU DARI IRIAN JAYA Lestari, Setyani B; Nawawi, Nawawi; Suryadi, Suryadi
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 23, No 5 (2005): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3764.257 KB) | DOI: 10.20886/jphh.2005.23.5.399-405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat pengolahan dan sifat fisik papan serat sembilan jenis kayu yang berasal dari Irian Jaya. Penelitian pembuatan papan serat ini dilakukan untuk mengetahui kualitas kayu tersebut dihubungkan dengan kegunaannya dalam pengembangan industri pengolahan kayu terutama industri papan serat. Dengan demikian penggunaannya akan lebih optimal karena papan serat dapat digunakan sebagai bahan mebel, konstruksi, peti kemas dan bahan bangunan lainnya. Pembuatan pulp menggunakan proses semikimia terbuka dengan kondisi pengolahan, konsentrasi NaOH 35 g/l, perbandingan serpih dan larutan pemasak 1 : 8 dan suhu pemasakan 100ºC selama 2 jam. Setelah pemasakan, pulp dicampur dengan bahan penolong urea formaldehida 10% dan tawas 5% w/w. Metode yang dipakai dalam pembentukan lembaran papan serat adalah pembentukan lembaran basah menggunakan "deckle box”. Selanjutnya dikempa dingin dengan tekanan 10 kg/cm2 selama 5 menit dan dilanjutkan dengan kempa panas bertekanan 25 kg/cm2 pada suhu 170ºC selama 10 menit.Pengamatan terhadap hasil pengolahan dan sifat fisis mekanis lembaran papan semi dibandingkan dengan standar FAO (1958). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen memenuhi standar dan konsumsi alkali termasuk kelas rendah sarnpai sedang. Sifat fisismekanis papan serat sembilan jenis kayu yang memenuhi standar FAO ialah kerapatan dan keteguhan patah 8 jenis kayu, kecuali Trichandenia Philippinensis Merr. Keteguhan lentur Timelodendrom amboinicum Hassk, Gmelina moluccana (BL) Beaker, Celitis rigescens (Miq) Planch dan keteguhan tarik sejajar permukaan Timelodendrom amboinicum Hassk. Sedangkan daya serap air dan pengembangan tebal tidak memenuhi standar FAO.