p-Index From 2015 - 2020
5.946
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia RADIASI: Jurnal Berkala Pendidikan Fisika BERKALA FISIKA SOROT: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Jurnal Ners Indonesia RETAIN Jurnal Akuntansi AKUNESA Publika BAPALA Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar Medula JURNAL FISIKA DIMAS Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Jurnal Produksi Tanaman HERMENEUTIK JURNAL IQTISAD: Reconstruction of Justice and Welfare for Indonesia Vision: Journal of Language and Foreign Language Learning Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam JURNAL PENELITIAN Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Economic Education Analysis Journal Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (JustIN) JIPFRI (Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika dan Riset Ilmiah) Jurnal Informatika Bianglala Informatika BASINDO : jurnal kajian bahasa, sastra Indonesia, dan pembelajarannya INFORMATICS FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS Jurnal Ekonomi Bisnis Syariah DIDAKTIKA TAUHIDI: JURNAL PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Indonesian Journal of Chemistry Jurnal Transformative JurTI (JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI) Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Metalurgi Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Jurnal Riset Teknologi Industri Indonesia Natural Research Pharmaceutical Journal (INRPJ) Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Jurnal Informa: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Articles

PUTUSAN MK No. 93/PUU-X/2012 MENUJU KEPASTIAN HUKUM PENYELESAIAN SENGKETA PERBANKAN SYARI’AH Nisa, Khoirun
Jurnal Iqtisad Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Iqtisad
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/iq.v4i2.2624

Abstract

Kehadiran system perbankan syari’ah di Indonesia pada gilirannya menuntut adanya perubahan diberbagai bidang, selain penyempurnaan terhadap sisi kelembagaan, perlu juga memperhatikan sisi hukum sebagai landasan penyelenggaraan perbankan syari’ah untuk mengantisipasi munculnya berbagai macam permasalahan dalam operasionalisasinya. Untuk itu, kehadiran system perbankan syari’ah di Indonesia tidak hanya menuntut perubahan peraturan perundang-undangan dalam perbankan saja, akan tetapi juga berimplikasi pada peraturan perundang-undangan yang mengatur institusi yang berwenag mengadili apabila terjadi sengketa antara paha pihak. Namun lahirnya beberapa peraturan perundang-undangan ternyata menimbulkan polemik dalam penyelesaian sengketa perbankan syari’ah yaitu Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 yang memberi wewenang Peradilan Agama dalam bidang ekonomi syari’ah sebagaimana tercantum dalam Pasal 49 huruf (i) ternyata masih diperdebatkan dengan hadirnya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah Pasal 55 ayat (2) dan ayat (3), sehingga dapat menimbulkan adanya persoalan konstitusional yang pada akhirnya dapat memunculkan ketidakpastian hukum bagi nasabah dan juga Unit Usaha Syari’ah dan juda dapat menimbulkan disharmony karena terjadi tumpang tindih kewenangan untuk mengadili antar badan peradilan. Untuk itu, lahirnya putusan Mahkamah Konstitusi RI Nomor : 93/ PUU-X/2012 tanggal 29 Agustus 2013 telah menjawab berbagai persoalan yang terjadi saat ini yaitu ketidakpastian hukum penyelesaian sengketa perbankan syari’ah. Sebagaimana disebutkandalam amar putusan yang menyatakan bahwa Penjelasan Pasal 55 ayat (2) bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan dinyatakan tidak mempunyai kekuatan hukum tetap. Oleh karena itu, dengan lahirnya putusan Mahkamah Konstitusi tersebut hak nasabah dan unit usaha syari’ah untuk mendapat kepastian hukum akan terpenuhi sebagaimana amanat Pasal 28D ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 dan juga memberikan wewenang absolut Pengadilan Agama untuk mengadili sengketa perbankan syari’ah sebagaimana amanat Pasal 49 huruf (i) Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006. 
TUTURAN AMBIGUITAS DALAM WACANA HUMOR WAKTU INDONESIA BERCANDA: KAJIAN PRAGMASEMANTIK NISA, KHOIRUN
BAPALA Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 edisi Yudisium
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKHumor memiliki beragam bentuk tampilan, salah satunya adalah wacana humor. Sebuah wacana dapat dikatakan mengandung humor apabila menimbulkan tawa bagi pendengarnya dan bersifat ambigu. Dalam wacana humor Waktu Indonesia Bercanda terdapat banyak tuturan yang mengandung ambiguitas. Waktu Indonesia Bercanda adalah salah satu acara ragam yang ditayangkan di saluran televisi swasta, NET, yang dibawakan oleh Cak Lontong. Tuturan ambiguitas dalam wacana humor Waktu Indonesia Bercanda dapat dikaji menggunakan teori pragmasemantik yang mengombinasikan ilmu pragmatik dan semantik karena meskipun makna ambiguitas berada pada ranah semantik, tetapi dalam penelitian ini makna ambiguitas dikaitkan dengan konteks situasi dan pelibat tutur dalam wacana.Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah, yaitu (1) bentuk tuturan ambiguitas, (2) penyebab ambiguitas, dam (3) penyimpangan konteks yang terjadi dalam wacana humor Waktu Indonesia Bercanda. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggambarkan fenomena kebahasaan yang ada melalui uraian kata. Metode analisis data yang digunakan adalah metode padan pragmatis yang menggunakan petutur dan penutur sebagai alat penentu. Sumber data penelitian ini adalah video acara Waktu Indonesia Bercanda yang tayang di NET dan diunggah di situs www.youtube.com di akun resmi Waktu Indonesia Bercanda mulai bulan Juli hingga Oktober 2017. Proses analisis data dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu tahap transkripsi, klasifikasi, pengodean, penganalisisan, dan penyimpulan data. Berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap data yang telah dikumpulkan, ditemukan tiga bentuk tuturan ambiguitas dalam wacana humor Waktu Indonesia Bercanda, yaitu: (a) ambiguitas gramatikal, (b) ambiguitas fonetik, (3) dan ambiguitas leksikal. Kemudian ditemukan enam penyebab ambiguitas dalam wacana humor Waktu Indonesia Bercanda, yaitu: (a) generalisasi, (b) penghematan penggunaan kata, (c) konteks kalimat, (d) homofon, (e) polisemi, dan (f) amfipoli. Kemudian ditemukan dua jenis penyimpangan konteks yang terjadi dalam wacana humor Waktu Indonesia Bercanda, yaitu (a) penyimpangan act sequences, dan (b) penyimpangan key. Berdasarkan diskusi hasil penelitian dari temuan selama proses analisis data, bentuk tuturan ambiguitas menjadi tanda bagi penutur untuk menafsirkan makna di luar kebiasaan dalam konteks wacana humor Waktu Indonesia Bercanda. Koteks dan konteks adalah dua hal penting yang digunakan untuk menentukan makna dalam kajian pragmasemantik. Selain itu, tuturan yang mengalami penyimpangan konteks berakibat pada munculnya asosiasi lain bagi petutur. Dengan demikian, penentuan makna dalam tuturan ambiguitas wacana humor Waktu Indonesia Bercanda tidak dapat terlepas dari koteks dan konteks yang mengiringinya.Kata Kunci: Tuturan Ambiguitas, Wacana Humor, Waktu Indonesia Bercanda, Pragmasemantik.
EFEKTIFITAS THE HEALTH BELIEF MODEL TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG MANAJEMEN DIET DM-DISC Nisa, Khoirun; Hasneli, Yesi; Woferst, Rismadefi
Jurnal Ners Indonesia Vol 8, No 1 (2017): September 2017
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.921 KB) | DOI: 10.31258/jni.8.1.89-98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan berdasarkan The Health Belief Model terhadap pengetahuan tentang manajemen diet DM-Disc. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru menggunakan desain penelitian quasy eksperiment dengan rancangan penelitian non-equivalent control group. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 34 orang yang diambil menggunakan tekhnik purposive sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi. Sampel dibagi atas 17 orang sebagai kelompok eksperimen dan 17 orang sebagai kelompok kontrol. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reabilitasnya, alat pengukur glukosa darah, dan lembar observasi. Kelompok eksperimen diberikan intervensi berupa pendidikan kesehatan bedasarkan The Health Belief Model terhadap pengetahuan tentang manajemen diet DM-Disc. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji t dependen dan t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan pendidikan kesehatan berdasarkan The Health Belief Model responden terbanyak berpengetahuan cukup yaitu sebanyak 9 orang (38,2%) dan setelah diberikan pendidikan kesehatan berdasarkan The Health Belief Model memiliki pengetahuan baik yakni sebanyak 17 orang (50,0%). Hasil statistik diperoleh p value (0,000) < α (0,05), sehingga didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan berdasarkan The Health Belief Model terhadap pengetahuan tentang manajemen diet DM-Disc. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu intervensi keperawatan dalam meningkatkan pengetahuan pasien diabetes mellitus tentang manajemen diet DM-Disc.
Pengaruh Kepuasan Pelayanan, Lokasi, dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan PT. Pos Indonesia (Persero) Sidoarjo Nisa, Khoirun; anto, Subi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.747 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh variabel kualitas pelayanan (reliabilitas, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti fisik), lokasi (akses, visibilitas, tempat parkir, dan lingkungan), dan harga (kesesuaian dengan manfaat, kesesuaian dengan pelayanan dan kemurahan) secara parsial dan simultan terhadap kepuasan pelanggan PT. Pos Indonesia (Persero) Sidoarjo. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis regresi berganda menunjukkkan bahwa secara simultan variabel kualitas pelayanan (X1),  lokasi (X2), dan harga (X3) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y) PT. Pos Indonesia (Persero) Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan Fhitung  &gt; Ftabel (55,091 &gt; 2,460) atau signifikan F&lt;0,05 (0,00&lt;0,05) yang berarti bahwa secara simultan (bersama-sama) variabel kualitas pelayanan, lokasi, dan harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hasil lain dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial tidak semua variabel berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Dari ketiga variabel tersebut, hanya variabel harga yang tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan variabel kualitas pelayanan dan lokasi berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kepuasan pelanggan.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Lokasi, Harga, Kepuasan Pelanggan
دور بر نامج الكندي ومناظرة لتنمية كفاءة الطلبة في التعبير الشفهي بقسم تعليم اللغة العربية في جامعة مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية بمالانج MAHJUB, SOLEH; NISA, KHOIRUN; YANI, AHMAD
Al-Tadris: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/tadris.2018.6.2.201-223

Abstract

مُلَخَّصُ البَحْثِ: يتناول هذا البحث دور تحليل الحاجات في تصميم  المقررات لأغراض خاصّة، متّخذاً من طلاب العربيَّة في كليَّة معارف الوحي عيّنة له، مع الاعتماد على المنهج الوصفيّ   التحليليّ؛  للإجابة  عن سؤال البحث : ما المقصود بتحليل الحاجات؟ ومادوره في تصميم مقرر العربيّة لأغراض خاصّة للطلاب المتخصصين في العربية؟ وقد تمّ توزيع استبيان على العينة المكونة من 100فرد، وبعد التحليل بواسطة البرنامج الإحصائيّ (SPSS) للدراسات الاجتماعيّة، توصل البحث إلى نتائج منها: حاجات أفراد العيّنة من مهارات اللغة الأربع على المستوى الأكاديمي، ترتيبها علي النحو التالي: الاستماع- الكلام –القراءة-الكتابة،  أمّا على المستوى الوظيفي فترتيبها : الكلام- الكتابة- القراءة . وقد أوصى البحث بضرورة تشجيع  الطلاب على الكلام بالعربية، وخلق آليات تساعد إلى دفعهم إلى الكلام. .
SIFAT MEKANIK KAYU LAPIS DENGAN VARIASI LAPISAN PENGISI DARI IRATAN BAMBU (GIGANTOCHLOA APUS KURZ) Rosita, Nita; Susanto, -; Saputra, Budi Antoni; Nisa, Khoirun; Yulianto, Agus
Jurnal Fisika Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bambu telah digunakan sebagai penguat pada kayu lapis karena kuat tekan dan kuat lenturnya yang tinggi. Sifat mekanik kayu lapis dipengaruhi oleh jumlah variasi lapisan pengisi. Kayu lapis dengan variasi lapisan pengisi 4 lapis, 5 lapis, 6 lapis, 7 lapis, 8 lapis, dan 9 lapis menjadi fokus yang dikaji. Pembuatan kayu lapis dilakukan dengan perekatan dimana face dari  kayu lapis berasal dari vinir kayu sengon sedangkan lapisan pengisi berasal dari iratan bambu apus. Pengujian multiplek dilakukan dengan menempatkan alat penekan Universal Testing Machine (UTM) tegak lurus dengan vinir kayu sengon bagian atas. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kuat tekan tertinggi dan terendah dimiliki oleh kayu lapis dengan variasi lapisan pengisi sebanyak 9 dan 5 lapis sedangkan kuat lentur tertinggi dan terendah dimiliki oleh kayu lapis dengan variasi lapisan pengisi sebanyak 4 dan 5 lapis. Informasi sifat mekanik yang diberikan oleh kayu lapis dengan lapisan pengisi sebanyak 5 lapis menunjukkan penyimpangan tetapi secara garis besar menunjukkan bahwa semakin banyak komposisi iratan bambu maka kekuatan tekan akan semakin bertambah sedangkan kekuatan lenturnya akan semakin berkurang.
DEVELOPING POWERPOINT SLIDE TO TEACH MODAL AUXILLARIES VERBS SHOULD AND MUST ON GUIDING WRITING SIMPLE SENTENCES IN ENGLISH NISA, KHOIRUN
RETAIN Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : RETAIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Menulis adalah kemampuan penting dalam bahasa inggris. Menulis terdiri dari pengetahuan, pengalaman, dan ide. Dalam kurikulum 2013, siswa di minta untuk membuat teks sebagai produk dari menulis. Siswa siswa kelas delapan mempunyai kewajiban untuk membuat kalimat sederhana menggunakan modal. Pada kenyataannya, siswa siswa tidak mengetahui bagaimana membuat sebuah kalimat yang baik menggunakan modal. Ini terjadi karena siswa kurang mengetahui grammar. Untuk menyelesikan masalah, penggunaan power point slide di butuhkan untuk membimbing siswa menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan power point slide untuk mengajar modal dan membimbing siswa menulis berdasarkan kesulitan siswa dalam belajar bahasa inggris. Modifikasi model penelitian dan pengembangan oleh (Dick, Carey, &amp; O.Carey, 2015) untuk menjelaskan pengembangan dari power point slide. Berdasarkan hasil dari research, siswa merasa tertarik belajar melalui power point slide. Kata kunci: menulis, modal, R&amp;D, and power point slide. Abstract Writing is an important skill in English. It consists of knowledge, experience, and ideas. In 2013 Curriculum, students are asked to create text as the product of writing. eight grades students have an obligation to make a simple sentence using modal auxiliaries. In fact, the students do not know how to make a good sentence using modal auxiliaries verbs. Knowing the students learning need, difficulty, and style are important to get good students? outcome in learning. For solving the problem, the use of powerpoint slide is needed to guide the students writing. This study has a goal to develop a powerpoint slide to teach modal auxiliary and guide students writing based on the students? difficulties in learning English. The modified research and development designs by (Dick, Carey, &amp; O.Carey, 2015) to explain the development of a powerpoint slide. Based on this research, the students feel interested learning through powerpoint slide. Key words: writing; modal auxiliaries; R&amp;D; and powerpoint slide.
SISTEM PEMBAGIAN WARISAN PADA MASYARAKAT MULTIKULTURAL: STUDI DI DESA TELUK PANJI II KECAMATAN KAMPUNG RAKYAT KABUPATEN LABUHAN BATU SELATAN SUMATERA UTARA Nisa, Khoirun
Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 8, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ahwal.2015.08204

Abstract

Indonesian state is constituted of various races and cultures which reflect plural societies and create culture, art, and different customs as informal education of the society. Multicultural society is a society that acknowledges plurality as the matter of Indonesian nation. This kind of society can be easily found at Teluk Panji II village characterized as one of transmigration areas. Inter-cultural harmony is also depicted through marital system with different cultural background. For example, multicultural society will contribute to create equal position of different cultures. Multicultural society is relatively new term which is introduced by Canadian State around 1970s. This furthermore produces cultural fusion which bounds the relationship of plural society into multicultural one adhering to different kinship system. In sum, the law of inheritance implemented differs with those applied among families concluded through endogamy marriage.
PERBENTURAN ANTAR DALIL HUKUM (TA‘A>RUD} AL-ADILLAH) Nisa, Khoirun
JURNAL PENELITIAN Vol 8, No 2 (2014): JURNAL PENELITIAN
Publisher : JURNAL PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 THE THEOREMA CLASHES (TA‘A&gt;RUD} AL- ADILLAH). This study is discuss the argument of the law (ta‘a&gt;rud} al-adillah) clashing problem. This study was started by some cases the argument of  the law that looks clashed. In this case, there are two opinions of  ulama, namely: (1) qat}‘i&gt; may not clashing, because every argument that qat}‘i&gt;  requires the existence of  the law (madlu&gt;l); (2) Ulama allows the two qat}‘i&gt;  mutual clashing argument, where each argument was held by ulama as a qat}‘i&gt; proof. The solution face two arguments of  the law which clashed is: (1) tawfi&gt;q or compromise , namely facing two arguments who clash so that no visible again the existence of clashing; (2) takhs}i&gt;s} or the setting aside, if two arguments clashing, one of  them is general special other, then the way out with special argument practiced to set a specific things according to its specialties, while the general public is practiced according to it’s general; (3) if it still contrary, then undertook to at least one of whom practiced, another is leaving, by doing nasakh-mansu&gt;kh, tarji&gt;h}, takhyi&gt;r; (4) if the dispute cannot be avoided, then both the argument that choose, not practiced , namely by way of tawa&gt;quf   dan tasaqut}. Important points from this review is that there is no contradiction between arguments of the law. If there is a conflict it is in outer side only, not the essential.keywords: Ta‘a&gt;rud} al-Adillah, Tawfi&gt;q, Takhs}i&gt;s}, Tarji&gt;h}, Tawa&gt;quf.Tulisan ini membahas masalah perbenturan antar dalil hukum (ta‘ar&gt; ud} al-adillah). Kajian ini diawali oleh beberapa kasus dalil hukum yang tampak berbenturan. Dalam hal ini, ada dua pendapat ulama, yaitu: (1) pendapat yang menyatakan bahwa dua dalil yang qat}‘i&gt; tidak mungkin bertentangan, karena setiap dalil yang qat}‘i&gt; mengharuskan adanya hukum (madlu&gt;l); (2) ada ulama yang memungkinkan bertemunya dua dalil qat}‘i&gt; yang saling berbenturan, di mana masing- masing dalil tersebut dipegang oleh ulama yang memandangnya sebagai dalil qat}‘i&gt;. Solusi menghadapi dua dalil hukum yang berbenturan adalah: (1) tawfi&gt;q atau kompromi, yaitu mempertemukan kedua dalil yang berbenturan sehingga tidak terlihat lagi adanya perbenturan; (2) takhs}i&gt;s} atau pengkhususan, yaitu jika dua dalil tersebut berbenturan, satu di antaranya bersifat umum, yang lainnya khusus, maka jalan keluarnya dengan melakukan pengkhususan sehingga dalil khusus diamalkan untuk mengatur hal yang khusus menurut kekhususannya, sedangkan yang umum diamalkan menurut keumumannya; (3) jika masih bertentangan, maka diusahakan setidaknya satu di antaranya diamalkan, yang satu lagi ditinggalkan, yaitu dengan melakukan nasakh-mansu&gt;kh,  tarji&gt;h},  takhyi&gt;r;  (4)  jika  pertentangan  tersebut tidak dapat dielakkan, maka kedua dalil itu ditinggalkan, tidak diamalkan, yaitu dengan jalan tawa&gt;quf  dan tasaqut}. Poin penting dari kajian ini adalah bahwa tidak ada pertentangan di antara dalil- dalil hukum. Kalaupun ada, hal itu hanyalah bersifat lahiriah, secara substansial tidak bertentangan.kata kunci: Ta‘a&gt;rud} al-Adillah, Tawfi&gt;q, Takhs}i&gt;s}, Tarji&gt;h}, Tawa&gt;quf.
TELAAH TERHADAP KITAB MAHASIN AT-TA’WIL FI TAFSIR AL-QUR’AN AL-KARIM KARYA AL-QASIMI Nisa, Khoirun; Hidayat, Aat
HERMENEUTIK Vol 9, No 2 (2015): HERMENEUTIK
Publisher : HERMENEUTIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang kitab tafsir karya al-Qa&gt;simi yangmerupakan salah satu ulama ahli tafsir yang cukup dikenaldikalangan ahli tafsir. Tujuan dari penulisan ini adalah untukmengungkap model dan corak penafsiran al-Qa&gt;simi dalam kitabtafsirnya Mah} a&gt;sin at-Ta’wi&gt;l fi Tafsi&gt;r al-Qur’a&gt;n al-Kari&gt;m. Tulisan inimenggunakan metode literer dalam mengungkap metode yangdipakai oleh al-Qa&gt;simi dalam menafsirkan al-Qur’an. Hasilnyaadalah penulis perlu menggarisbawahi beberapa hal penting.Pertama, al-Qa&gt;simi merupakan sosok ilmuwan serba bisa yangmencoba mencurahkan kehidupannya untuk kemajuan ilmupengetahuan. Kedua, penulisan tafsir Mah} a&gt;sin Ta’wi&gt;l diwarnaioleh gejolak pertentangan antara dunia Islam dengan orientalismedan kolonialisme. Ketiga, tafsir al-Qa&gt;simi ini bisa dikategorikan kedalam corak tafsi&gt;r ‘ilmi&gt; dengan melandaskan pada kategori tafsi&gt;rbi&gt; al-ma’s u&gt;r yang selalu merujuk pada sumber-sumber otoritatifdalam khazanah intelektual Islam.