Articles

Found 9 Documents
Search

EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN NIMBA (AZADIRACHTA INDICA A. JUSS) DALAM MENGATASI SERANGAN LIRIOMYZA SPP PADA TANAMAN BAWANG MERAH LEMBAH PALU Arfan; Ratnawati; Noer, Hasmari; Indriani, Lisa; Asli; Juhana
Jurnal Agrotech Vol 9 No 2 (2019)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v9i2.36

Abstract

The purposes of this research the examine the effectiveness various concentrations neem leaf ekstract on the intensity of attack Liriomyza spp on shallot Lembah Palu variety . Field research was carried out in Guntarano Village, Tanantovea Subdistrict, Donggala Regency, Central Sulawesi.  This research conducted from February to April 2016 .The experiment was done using Randomized Complete Block  Design with three replications, consists of six  treatments, i.e. P0 : control (without aplication neem leaf ekstract); P1: neem leaf ekstract 10 gr /litre;  P2 : neem leaf ekstract 20 gr / litre; P3 : neem leaf ekstract 30 gr / litre; P4 : neem leaf ekstract 40 gr / litre; P5 : neem leaf ekstract 50 gr / litre. To find out the effect of threatment, the analysis of variance, and the real influence is continued with the standard  ? = 0.05 BNT test.  The results showed that use of seed and leaf extracts of neem plant can control Liriomyza spp attack, only 3,04 percent of attack rate and shallot Lembah Palu variety productivity is 3,02/area.
POLA PENGUSAHAAN KOMODITAS TANAMAN PANGAN PADA LAHAN KERING DITINJAU DARI PENERAPAN POLA TANAM DI KABUPATEN MOROWALI PROVINSI SULAWESI TENGAH Noer, Hasmari
Indonesian Journal of Applied Sciences Vol 3, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijas.v3i3.15043

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola pengusahaan komoditas tanaman pangan pada lahan kering ditinjau dari penerapan pola tanam di Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Lokasi penelitian adalah di Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah. Teknik penarikan sampel digunakan random sampling. Sampel penelitian berjumlah 120 responden yang tersebar di 3 kecamatan yakni Kecamatan Bungku Utara, Kecamatan Petasia dan Kecamatan Mori Atas Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah. Pengumpulan data melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Hasil dari analisis pola pengusahaan komoditas tanaman pangan pada lahan kering ditinjau dari pola tanam di Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah.akan diuraikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini didapatkan pola pengusahaan komoditas tanaman pangan pada lahan kering ditinjau dari pola tanam adalah petani melakukan pola pertanaman sejenis, yaitu padi-padi-palawija, jagung-jagung-palawija, kedele-kedele-sayuran dan kacang-kacang-bera. Pola Tanam II petani melakukan pola tanam padi gogo-jagung-sayuran dan Pola Tanam III padi gogo-kedele-bera.Kata kunci : Tanaman pangan, lahan kering, pola tanamAbstractThe study was conducted to determine the pattern of utilization of food crops on dry land cropping patterns in terms of the application of Morowali district of Central Sulawesi  province. The method used is a survey method. The research location is in Central Sulawesi province Morowali. The sampling technique used random sampling. Study sample were 120 respondents spread across three districts namely North Bungku District, District and Sub Mori Petasia Top Morowali Central Sulawesi province. Data collection through interviews using questionnaires and observation. The results of the analysis of patterns of food crops cultivation in dryland cropping pattern in terms of Sulawesi  Morowali Tengah.akan described descriptively. The results of this research, the pattern of utilization of food crops in terms of dryland cropping farmers cropping patterns are similar, the ricepaddy-pulses, corn-crops-corn, soy and vegetable-soy-bean-bean-fallow. Cropping Patterns II farmers cropping upland ricemaize-vegetables and planting pattern III upland rice-soybean-fallow.Keywords: food crops, dryland cropping
PENGEMBANGAN TANAMAN BAWANG MERAH DI DESA BULUPOUNTU JAYA KECAMATAN SIGI BIROMARU DI TINJAU DARI FAKTOR FAKTOR PRODUKSI Noer, Hasmari; Jumardin, Jumardin; Anggraeni, Indarti Widya
Jurnal Agrotech Vol 8 No 1 (2018)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v8i1.15

Abstract

This research aims to study and know the factors the production of red onion plant, has been implemented in Bulupountu Jaya, Sigi Biromaru, Sigi, Central Sulawesi. The results of this research is expected to be an information for the farmer about the factors that affect the production of red onion plant. The research was conducted from June to August 2016 in Bulupountu Jaya , Sigi Biromaru , Sigi , Central Sulawesi. Selection of the location of this research is based on that Bulupountu Jaya Village is the majority of red onion farmer. The method used is quantitative research method by survey and interviews to farmers red onion farming in Bulupountu.Location determination by purposive sampling and respondents by Multistage Random Sampling, through the stages : a.Specify the hamlet representing Bulupountu area, Specify farmer groups in each hamlet, c. Specify five respondents in each farmer groups, so there are 20 respondents. The results of this research indicate that the factors of land area, the amount of fertilizer, the number of seeds, the use of pesticides and pest control affect production in the development of onion farming in Bulupountu Jaya Village, Sigi Biromaru Subdistrict Sigi Regency Central Sulawesi Province
PKM PEMBERDAYAAN KELOMPOK PETANI KAKAO MELALUI PENERAPAN METODE SLPHT DI DESA SIBALAGO KECAMATAN TORIBULU KABUPATEN PARIGI MOUTONG Jaya, Kasman; Noer, Hasmari
Jurnal Abditani Vol 1 (2018): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v1i0.18

Abstract

Tujuan kegiatan PKM ini adalah 1. Meningkatkan produksi kakao melalui transformasi teknologi pemeliharaan kakao diantaranya melalui konservasi lahan dengan penggunaan pupuk organik, pengendalian busuk buah dan penanganan pasca panen dengan fermentasi.  2. Meningkatkan kualitas dan mutu kakao yang memiliki daya saing, dengan menerapkan bahan organik sehingga tidak terdapat residu bahan kimia, agar produk tersebut dapat bersaing dengan kualitas ekspor. 3. Melakukan pembinaan kepada anggota kelompok tani mitra agar dapat meningkatkan produksi dan kualitas pupuk organik padat dengan bahan dasar pemanfaatan kulit buah kakao yang ditambahkan dengan jamur Trichoderma sp dapat mempercepat proses dekomposisi, sehingga dapat  tersedia pada saat yang diharapkan. 4. Meningkatkan kemampuan petani dalam penguasaan asset produksi, modal, dan pasar agar dapat menerapkan paket teknologi inovatif terpadu. 5. Meningkatkan pendapatan masyarakat petani agar masyarakat petani lebih sejahtera, serta merubah Mindset petani menjadi manusia yang produktif dan berkarya. Metode yang diterapkan dalam mencapai target dan penyelesaian masalah dari program PKM ini, adalah metode pendidikan masyarakat dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA/RRA). Penerapan metode pelatihan  (training) bertujuan untuk peningkatan kemampuan sumber daya manusia secara individu dan kelompok; Peningkatan kualitas kebun contoh melalui metode sekolah lapang, demonstrasi demplot percobaan dengan menerapkan Teknologi Pengendalian Hama Terpadu, Teknologi Perbanyakan Semut, Teknologi Bioinsektisida Berbahan Aktif  Beauveria bassiana dan Trichoderma sp dan Teknologi pupuk organik.  Hasil yang dicapai berupa 1. Peningkatan pemahaman  kepada kelompok Mitra untuk dapat mengetahui tentang rehabilitasi tanaman kakao, pengendalian OPT yang sesuai dengan prinsip-prinsip PHT, dengan keterampilan yang dimiliki dalam memperbanyak jamur trichoderma sp dan memperbanyak semut hitam di lapangan. 2. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan pupuk organik dengan pemanfaatan limbah kakao dengan menambahkan dekomposer jamur trichoderma sp untuk mempercepat proses dekomposisi. 3.Meningkatnya produksi kakao karena adanya penguasaan teknologi pemeliharaan kakao secara terpadu. 4. Peningkatan pemahaman tentang dampak  penggunaan pestisida secara berlebihan, dan adanya solusi alternatif pengendalian OPT yang lebih ramah lingkungan.
PENGARUH FREKUENSI DAN APLIKASI INSEKTISIDA ABAMECTIN TERHADAP KELIMPAHAN POPULASI DAN PERSENTASE SERANGAN LALAT PENGOROK DAUN LIRIOMYZA SPP (DIPTERA: AGROMYSIDAE) Arfan, Arfan; Bangkele, Lisa Indriani; Noer, Hasmari
Jurnal Agrotech Vol 8 No 2 (2018)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v8i2.24

Abstract

Effect of Frequency and Application of Abamectin Insecticides on Population Abundance and Attack Level of Leafminer Liriomyza, spp. (Diptera: Agromysidae) is one of the main pests on the Lembah Palu red onion, where this pest is relatively new in the Palu Valley. The aim of the study was to examine the effect of frequency and application of insecticides on population abundance, and the attack rate of  L. chinensis (Diptera: Agromyzidae) on the Lembah Palu red onion plant under applied and unapplied insecticide. The treatment of abamectin insecticide was applied once a week with a concentration of 1 ml of formulation per liter of water, beginning at the age of 2 MST and ending at 7 MST. The results showed that there were 2 species of Liriomyza, spp associated with Palu valley red onion i.e. Liriomyza chinensis and Liriomyza sativae. This research found that the application of Abamectin insecticides significantly affected population development and the percentage of Liriomyza, spp. on the lembah Palu red onion.
KARAKTERISTIK FISIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK SIRUP BUAH MANGGA PADA PENAMBAHAN GULA YANG BERBEDA Asrawaty, Asrawaty; Noer, Hasmari
AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 3, No 1 (2019): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah mangga matang dapat diolah menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi dari pada buah mangga segar. Sebagai produk olahan, rasa khas dapat dinikmati setiap waktu karena sudah menjadi produk yang awet. Salah satu produk olahan buah mangga adalah sirup mangga. Setiap 100 gram mangga mengandung energi 44,00 kal, protein 0,7 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 11,2 gram dan vitamin C 41 gram. Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik kimia dan organoleptik sirup buah  mangga pada penambahan gula yang berbeda.  Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada parameter vitamin C, viskositas, pH, kadar total gula, dan Rancangan Acak Kelompok (RAK) untuk parameter uji organoleptik, empat perlakuan dengan tiga ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu penambahan gula P1=400 g, P2=450 g, P3=500 g, dan P4=550 g. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam, yang dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 0,05%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gula yang berbeda terhadap sirup buah mangga pada uji organoleptik; warna, aroma, dan rasa disukai oleh panelis. vitamin C (0,0104), viskositas (808), pH (3), dan kadar total gula (45,71).
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) PADA BERBAGAI JENIS MULSA Asamin, Darmo; Noer, Hasmari; Sayani, Sayani
Jurnal Agrotech Vol 9 No 1 (2019)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v9i1.26

Abstract

This study aims to determine and explore the growth and yield of tomato plants in various types of mulch carried out in Maku Village, Biromaru District, Sigi Regency, Central Sulawesi Province. This study was designed using a randomized block design (RAK) of one factor grouped based on plant seed height. The treatment that was tried was to share the type of mulch (M), the treatment of the study was as follows: without mulch, black silver plastic mulch, transparent plastic mulch, 10 t / ha wood sawdust and 10 t / ha rice straw. Each treatment was repeated three times so that there were 15 experimental plots. To find out the effect of the treatment being tried, a variance analysis of 0.05 was carried out. Analysis of variance that showed a significant effect, carried out further tests BNJ ? = 0.05. The results of the study showed that the use of various types of mulch had a significant effect on the growth and yield of tomato plants. 10 t / ha straw mulch gives better growth rates and yields of tomato plants, respectively; the height of tomato plants aged 3 and 6 MST was 34.37 cm and 70.27 cm, stem diameters of 3 and 6 weeks were 2.31 mm and 2.41 mm, the number of branches aged 3 and 6 MST was 0.60 and 5.80 pieces, yields I, II and III were 0.93 kg / plot, 0.99 kg / plot and 1.79 kg / plot respectively, the total yield per plot was 3.70 kg / plot and Harvest yield per hectare is 6.17 t / ha.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TANAMAN PADI GOGO DI KABUPATEN MOROWALI Abas, Abas; Noer, Hasmari; If'all, If'all
Jurnal Agrotech Vol 9 No 1 (2019)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v9i1.29

Abstract

This study aims to determine and analyze the factors that affect the yield of gogo rice plants in Morowali District, Central Sulawesi Province. This research was conducted in Morowali District, Central Sulawesi Province. The method used in sampling in this study is simple randomly selected. In this simple random technique each member of the population has the same opportunity to become a sample. This study analyzes the function of results using multiple linear regression analysis. Variable identification is done by listing production factors that are thought to have an effect on the process of upland rice yields. On the factors of production the variables that are affected (dependent variable) are results. While the variables that are variable (independent) affect are the area of ??land, seeds, fertilizers, pesticides and labor. The results showed that the factors of production of land area, seeds, labor, fertilizers, and pesticides jointly influence the yield of upland rice. Variable land area partially has a significant effect on upland rice yields, with the highest average yield obtained in land area of ??? 0.50 ha (average 3.76 t / ha). Partial variables of seed, labor, fertilizer, and pesticide did not significantly influence the upland rice yield respectively.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KELOMPOK PETANI KAKAO TERDAMPAK BENCANA ALAM GEMPA BUMI DI DESA SALOYA KECAMATAN SINDUE TOMBUSABORA KABUPATEN DONGGALA PROVINSI SULAWESI TENGAH Arfan, Arfan; Asrawaty, Asrawaty; Noer, Hasmari
Jurnal Abditani Vol 2 (2019): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v2i0.39

Abstract

Target kegiatan KKN-PPM untuk sasaran masyarakat adalah Masyarakat aktif dalam kegiatan program KKN-PPM yang berbasis pemberdayaan masyarakat; peningkatan keterampilan 80% dalam menangani serangan Organisme Pengganggu Tanaman kakao; Masyarakat mampu menerapkan Teknologi pengendalian secara terpadu dalam menangani serangan Organisme Pengganggu Tanaman tanaman kakao; Masyarakat menguasai keterampilan dan teknologi dalam pengolahan potensi local masing-masing desa sebagai produk olahan yang bernilai ekonomi sedangkan untuk sasaran Mahasiswa adalah: Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat; Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bekerjasama pada suatu kelompok;Menumbuhkan empati mahasiswa terhadap lingkungan dan masyarakat disekitarnya .Jenis luaran yang dihasilkan adalah: masyarakat mampu keluar dari tekanan trauma yang diakibatkan musibah bencana alam gempa bumi melalui peningkatan aktivitas keseharian dam mampu melakukan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman secara terpadu melalui penguasaan teknologi pengendalian.Metode yang diterapkan dalam mencapai target dan penyelesaian masalah dari program KKN-PPM ini, adalah metode pendidikan masyarakat dengan pendekatan Learning by doing dengan metode pelatihan  (training), demonstrasi demplot percobaan.