Riri Novayelinda
Unknown Affiliation

Published : 21 Documents
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN NEONATUS Daniati, Meisa; Novayelinda, Riri
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.504 KB) | DOI: 10.30652/jni.v2i1.6944

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan neonatus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi eksperimen. Responden berjumlah tiga puluh orang, dengan 15 orang sebagai kelompok eksperimen dan 15 orang sebagai kelompok kontrol. Bayi diobservasi terhadap berat badannya sebelum dan sesudah perlakuan yang diberikan oleh orang tua selama 15 menit per hari dalam waktu 10 hari dengan menggunakan timbangan berat badan bayi. Penelitian ini menggunakan Uji t Independen. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat peningkatan berat badan yang signifikan pada kelompok eksperimen, dengan p=0,003, atau dengan kata lain Ho ditolak. Jadi, penelitian ini memperlihatkan bahwa pijat bayi mempengaruhi berat badan neonatus. Berdasarkan penelitian ini, diharapkan tenaga kesehatan, khususnya perawat dapat mengaplikasikan terapi ini kepada bayi dengan mengajarkan orang tua bayi untuk melakukannya di rumah
PERBANDINGAN RESPON KECEMASAN ANTARA ANAK USIA TODDLER DENGAN ANAK USIA SEKOLAH SAAT HOSPITALISASI Novayelinda, Riri; Hasanah, Oswati; Indriati, Ganis
Jurnal Ners Indonesia Vol 7, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.72 KB) | DOI: 10.30652/jni.v7i2.6905

Abstract

Respon anak terhadap hospitalisasi tergantung dengan tingkatan usia anak. Kelompok umur yang banyak menunjukkan respon secara perilaku adalah kelompok anak usia toddler dan pra sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan respon anak usia toddler dengan usia sekolah saat hospitalisasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif.Penelitian ini dilakukan di ruang rawat anak RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Sampel penelitian ini adalah anak usia 18 bulan sampai dengan 6 tahun yang berjumlah 40 orang (20 orang toddler dan 20 orang pra sekolah) yang diidentifikasi dengan menggunakan teknik purposif sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengisi lembar observasi perilaku anak yang diadaptasi dari Spance Children Anxiety Scale (SCAS). Dari hasil uji Mann-Whitney didapat bahwa tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara respon kecemasan pada kelompok anak toddler dengan pra sekolah pada semua aspek perilaku (p value 0.118-1). Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi kecemasan anak usia toddler dan pra sekolah dengan jumlah sampel yang lebih banyak dan alat ukur yang berbeda.
DAPATKAH PROGRAM HOME VISIT LAKTASI PADA 4 MINGGU PERTAMA MENINGKATKAN PRAKTIK MENYUSUI? Hasanah, Oswati; Novayelinda, Riri
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 1 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.81 KB) | DOI: 10.30652/jni.v10i1.7881

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh intervensi pemberian makan bayi selama 3 minggu. Penelitian dilakukan di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan desain pre dan post test. Sampel adalah 40 ibu yang melahirkan di klinik bidan yang dibagi secara acak menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi menerima informasi pendidikan kesehatan selama mereka dirawat di klinik. Lampiran perlekatan dinilai dengan menggunakan skor LATCH dan diukur sebelum dan sesudah intervensi untuk kedua kelompok. Kelompok intervensi menerima dua kali program kunjungan rumah dan satu kali program tindak lanjut selama 3 minggu pertama. Program intervensi dilakukan berdasarkan modul yang telah dikembangkan oleh peneliti. Program intervensi dilakukan oleh 2 petugas kesehatan yang direkrut untuk penelitian ini dan selama intervensi mereka hanya di bolehkan mengikuti langkah dalam modul menyusui. Studi ini dengan menggunakan T dependen menunjukkan bahwa setelah 4 minggu LATCH skor bayi pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan dengan LATCH skor bayi pada kelompok kontrol (p value = 0,00). Studi ini juga menemukan bahwa praktik pemberian ASI eksklusif juga lebih tinggi pada kelompok intervensi daripada kelompok kontrol. Studi ini juga merekomendasikan untuk menilai pengaruh program ini terhadap praktik pemberian makan setelah 4 dan 6 bulan
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI LANSIA Sartika, Novia; Zulfitri, Reni; Novayelinda, Riri
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.371 KB) | DOI: 10.30652/jni.v2i1.6947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi lansia (faktor sosial ekonomi, faktor penurunan fisiologis/fungsi tubuh dan faktor kesejahteraan psikologis/ Psychological well-being). Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru terhadap 84 lansia dengan menggunakan teknik cluster sampling dan proportional sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dengan 29 pertanyaan yang dikembangkan oleh peneliti serta pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara faktor sosial ekonomi terhadap status gizi lansia dengan derajat kemaknaan 0,05 diperoleh p<0,05 yaitu 0,033. Akan tetapi tidak ada pengaruh yang signifikan antara faktor penurunan fisiologis/ fungsi tubuh (p>0,05) dan faktor kesejahteraan psikologis (Psychological well-being) terhadap status gizi lansia (p>0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan bagi puskesmas dan keluarga tetap meningkatkan upaya-upaya peningkatan status gizi lansia sehingga dapat mendukung tercapainya derajat kesehatan yang optimal pada lansia
TEKNIK KURATIF TERHADAP COMPUTER VISION SYNDROME (CVS) PADA SISWA MENENGAH KEJURUAN KOMPUTER MELALUI AKUPRESUR MATA Cindya, Nada; Anita, Ayu; Reza, Yurike; Novayelinda, Riri
Jurnal Ners Indonesia Vol 10, No 1 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.18 KB) | DOI: 10.30652/jni.v10i1.7880

Abstract

Computer Vision Syndrome (CVS) adalah kumpulan gejala visual sebagai akibat interaksi yang panjang dengan media elektronik seperti komputer, maupun perangkat digital lainnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi efektivitas akupresur mata sebaagai teknik kuratif terhadap Computer Vision Syndrome (CVS). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan quasy eksperimen. Sampel dari penelitian adalah siswa sekolah kejuruan komputer yang berada pada usia remaja menengah sebanyak 50 responden. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode Purposive sampling. Analisis statistik yang digunakan adalah Wilcoxon, paired sample test dan Mann Whitney. Sebelum penelitian pada kelompok eksperimen menunjukkan keluhan nilai CVS tertinggi yaitu 23 poin, kemudian setelah mendapat perlakuan turun drastis pada nilai minimum 0 poin, sejalan hal tersebut hasil analisa menunjukkan bahwa akupresur mata menurunkan kejadian CVS dengan nilai rata-rata pretest 12,28 dan posttest 5,44 (p value= 0,000). Pada akhirnya ditarik kesimpulan bahwa akupresur maa sebagai salah satu alternatif kuratif komplementer pada kejadian Computer Vision Syndrome.
STUDI FENOMENOLOGI: KUALITAS HIDUP PASIEN HIPERTENSI SETELAH MENJALANI TERAPI BEKAM Syahputra, Andika; Dewi, Wan Nishfa; Novayelinda, Riri
Jurnal Ners Indonesia Vol 9, No 1 (2018): SEPTEMBER 2018
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.24 KB) | DOI: 10.30652/jni.v9i1.7590

Abstract

Pasien yang menderita hipertensi cenderung menyebutkan bahwa dirinya memiliki status kesehatan yang rendah dibandingkan dengan yang tidak hipertensi. Status kesehatan ini dapat mengindikasikan kualitas hidup yang tidak baik yang akan mempengaruhi fungsi fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih mendalam bagaimana kualitas hidup pasien hipertensi setelah menjalani terapi bekam di Rumah Sakit Ibu dan Anak Zainab. Data didapatkan dengan melakukan wawancara semi-struktur terhadap 3 orang partisipan yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan tehnik purposive sampling. Hasil wawancara dianalisa dengan menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian mengelompokkan empat tema yaitu: perubahan respon fisiologis: dapat menghilangkan rasa nyeri, menurunkan tekanan darah, meningkatkan kualitas tidur, perubahan respon psikologis: dapat memberikan perasaan positif seperti rasa senang, rasa nyaman serta mengandung nilai spiritual, perubahan dalam interaksi dan dukungan sosial: dapat meningkatkan interaksi sosial, memperoleh dukungan sosial, dan perubahan dalam aspek lingkungan: ekonomi yaitu harga pengobatan terjangkau dan fasilitas yang nyaman, aman, bersih, serta mudah diakses. Hasil dari penelitian ini merekomendasikan bagi pasien hipertensi agar tetap menjalani terapi bekam sebagai alternatif terapi komplementer.
TELAAH LITERATUR : PEMBERIAN ASI DAN IBU BEKERJA Novayelinda, Riri
Jurnal Ners Indonesia Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.851 KB) | DOI: 10.30652/jni.v2i2.2028

Abstract

There are many studies investigates about breastfeeding in working mother in English literature. However the number of literaturereview written in Indonesian is still limited. The aim of this study is to identify the obstacles in breastfeeding for working motherby using the systematic review approach. The articles were search by using electronic data base including CINAHL, Medline,PsychInfo, Proquest, Blackwell Science and Science Direct by in Indonesian and English by using the keywords breastfeeding,employed women, working mothers, working women. The years were limited between 1987 and 1997. This study found that theworking condition doesn?t have any impact on breastfeeding initiation but it influences the duration of breastfeeding. Workingmother need facility and policy supports from employers in order to maintain breastfeeding and working as well as the personalsupport from co workers and families. Lack of supports from health care workers and type and locations of workplace wereindentified as the obstacles for breastfeeding.Keywords: Breasfeeding, working mother?s
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Oktaviani, Fifi; Safri, Safri; Novayelinda, Riri
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Vol 5: Edisi I Januari - Juni 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Congestive Heart Failure is inability of the heart to pump blood to meet the needs of oxygen andnutriens to the body tissues. This study aims to determine the factors related to mediactionadherence compliance in patients Congestive Heart Failure. This Study used descriptivecorrelation design with cross sectional approach. Sample of this study were 20 respondents usingpurposive sampling technique. This study measured by quetionnaire. Data analysis used wereunivariate and bivariate with chi-square. The results of this study that factors related to medicationadherence in patients CHF is the distance to the treatment site with p value 0, 015 (p < 0,05),family support with 0, 015 (p < 0,05), knowledge with p value 0, 017 (p < 0,05). Factor unrelatedto medication adherence compliance in patients CHF is age with p value 0, 828 (p > 0,05),education with p value 0, 644 (p > 0,05), socioeconomic status with p value 0, 613 (p > 0,05), andperception with dengan p value 0, 051 (p < 0,05). The result of this study was recommend thathealth service to give information in medication adherence and prevent recurrence due toincompliance to take medication in patient congestive heart failure.Keyword: Congestive Heart Failure, Medication Adherence
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN EKSTRAVASASI INFUS PADA PASIEN ANAK Marleni, Lela; Novayelinda, Riri; Dewi, Ari Pristiana
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Vol 5: Edisi I Januari - Juni 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infusion therapy was one of the most commonly used measure patients in hospitalization. One of the complications infusion therapy was extravasation. This studied determine affect factors the incidence extravasation infusion in pediatric patients. Research used descriptive correlative. The sample of this research was children treated and installed infusion in space Merak 1 RSUD Arifin Achmad Riau Province which amounted to 38 respondents. Results this studied showed that most of the infected children were extravasated (44.7%) and affected factors extravasation were therapy (p value = 0,000), fluid osmolarity (p value = 0,000), location installation of infusion (p value = 0.011) and number of infusions (p value = 0,000). It was also known there no correlation between age (p value = 0,192), gender (p value = 0,770), size IV chat (p value = 0,132) and nutrition (p value = 0,828) with extravasation in child. This studied suggested nurses to be able conducted further research on intravenous antibiotik dilution techniques so as to prevent extravasationKeywords: extravasation, fluid osmolarity, infusion, infusion stabbing, infusion site location and intravenous therapy
IDENTIFIKASI PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN MP-ASI DINI DI PUSKESMAS TAMBANG KABUPATEN KAMPAR Rotua, Donna Febri; Novayelinda, Riri; Utomo, Wasisto
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan Vol 5, No 2 (2018): Edisi 2 Juli - Desember 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early complementary feeding is giving food or drink to infants less than 6 months. This study aims to identify the mothers behavior in giving of early complementary feeding at Puskesmas Tambang Kabupaten Kampar. This research uses quantitative research type with descriptive design. Subject selection technique in this study using total sampling by taking all respondents as much as 81 respondents. Data collection used questionnaire related to mother’s behavior in early complementary feeding with recall method. The results of this study indicate the mothers behavior in the provision of early breastfeeding, covering the age of the infant was first given early complementary feeding ie 5 - <6 months as many as 23 mothers (28.4%), the type of early complementary feeding mixed (local and artificial) as many as 33 mothers (40.7%), the texture of early complementary feeding giving the most is crushed texture of 76 mothers (93.8%), the frequency of giving of early complementary feeding every week is category of always (every day) as much as 42 mothers (51,9%), amount of early complementary feeding giving every week with the category of many 41 mothers (50.6%), the the reason for breastfeeding are not sufficient as much as 72 mothers (88.9%), infant health problem which often happened is cough as much as 32 baby (39,5 %). Recommendation in this research is practical action through approach with health counseling to mother about the danger of early complementaryKeywords: Early complementary feeding, identification, and mothers behavior.