Paulus Nugraha
Dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Kristen Petra Surabaya

Published : 51 Documents
Articles

PERTIMBANGAN PENGGUNAAN FREEWARE SEBAGAI ALTERNATIF DALAM PENJADWALAN PROYEK Henuk, Yohana Gunawan; Teguh, Vanessa Paramitha; Nugraha, Paulus; Lukito, Sandra
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Penggunaan aplikasi komputer sudah menjadi hal yang umum pada bidang teknik sipil khususnya penjadwalan proyek. Kebanyakan dari aplikasi komputer tersebut tidak bisa didapatkan secara cuma-cuma atau gratis bahkan harga yang diberikan pun dirasa cukup mahal namun saat ini sudah ada beberapa aplikasi komputer yang bisa digunakan secara cuma-cuma atau yang biasa disebut dengan freeware. Penggunaan freeware ini tentu bertujuan untuk mempermudah dalam penjadwalan proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan alternatif dalam penggunaan freeware penjadwalan proyek. Saat ini telah terdapat bermacam-macam freeware untuk membantu proses penjadwalan proyek, namun hanya empat buah freeware yang dibahas disini antara lain Open Workbench, OpenProj, Gantt Project, dan jxProject.Penelitian ini membandingkan kinerja software komersial (Microsoft Project) dengan empat buah freeware dengan menggunakan metode penelitian yaitu pendekatan studi literatur, pengumpulan dan pengenalan freeware, metode penjadwalan software, kerangka dasar penelitian, pengambilan data, proses input data, analisis, penilaian freeware dan kesimpulan.Penentuan hasil penelitian ini menggunakan total dari nilai evaluasi dari tiap kriteria perbandingan yang kemudian didapatkan kesimpulan bahwa OpenProj memiliki nilai evaluasi yang mendekati nilai evaluasi Microsoft Project.
Penerapan Prinsip – Prinsip Constructability pada proyek konstruksi di Surabaya Albertus, Thomas; Tomy, Windrik; Nugraha, Paulus; P. Chandra, Herry
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Constructability adalah penggunaan optimal pengetahuan dan pengalaman konstruksi dalam perencanaan, desain, procurementdan pelaksanaan untuk mencapai tujuan proyek secara keseluruhan (yang meliputi kualitas, biaya, dan jadwal). Pada penelitian ini akan diteliti tentang penerapan  prinsip - prinsipconstructability  dalam tiga fase proyek, yakni  fase perencanaan konseptual, fase desain, dan fase konstruksi menurut intensitas dan kemudahan penerapan, perbedaan penerapan keduanya pada prinsip – prinsip tersebut, serta penelitian mengenai hambatan – hambatan yang berhubungan  dengan prinsip – prinsip constructability yang paling sulit diterapkan.Metode pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan analisa statistic deskriptif, sedangkan metode analisa data yang dipakai adalah uji anova dari sumber data yang berasal dari kuesioner. Sedangkan untuk hambatan – hambatan constructability dilakukan dengan men-tabelkan hasil wawancara, kemudian dicari hubungannya dengan prinsip – prinsip constructability.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan intensitas dan kemudahan penerapan prinsip – prinsip constructability antara kontraktor dan konsultan. Kontraktor pada penelitian ini lebih sering dan lebih mudah dalam menerapkan prinsip – prinsip constructability dibandingkan dengan konsultan. Sedangkan hubungan antara hambatan yang terjadi dengan prinsip – prinsip constructability yang sulit diterapkan adalah pada fase perencanaa konseptual hambatan banyak disebabkan oleh desainer, sedangkan pada fase  desain dan fase konstruksi hambatan banyak disebabkan oleh owner.
PERBANDINGAN APLIKASI PROGRAM MICROSOFT PROJECT DAN PRIMAVERA DALAM PENJADWALAN PROYEK KONSTRUKSI Octavia, Icha Kristy; Tandoyo, Elliot Caesar; Nugraha, Paulus; Lukito, Sandra
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Dalam proses pembuatan penjadwalan proyek tidak dipungkiri ada banyak kendala, hal ini diakibatkan dari berbedanya tingkat kerumitan tiap proyek. Oleh karena itu diperlukan aplikasi program yang sesuai dengan berbagai macam kebutuhan perusahaan/ latar belakang pengguna dalam membantu mengelola sebuah proyek konstruksi agar efektif dan efisien. Diantara berbagai aplikasi program yang ada sekarang ini Microsoft Project dan Primavera adalah aplikasi program profesional yang masih berkembang dan paling sering digunakan oleh project planner, project control, scheduler,project manager, estimator, dan lain-lain. Penelitian ini membandingkan kelebihan dan kelemahan kedua aplikasi program dengan memakai pendekatan studi literatur, mengintepretasikan dalam aplikasi program, menggunakan semua fitur aplikasi program yang tersedia, dan kemudianmembandingkan kedua aplikasi program berdasarkan 12 kategori menurut J. D. Witt sebagai kerangka dasar penelitian. Hasil penelitian menunjukan keduanya memiliki kemampuan yang relatif sama. Disatu pihak, Microsoft Project sangat user frindly, tidak memerlukan waktu yang lama dalam menyelesaikan hubungan antar aktivitas, sangat kompatible dengan Microsoft Excel, memiliki kemampuan membuat jadwal kerja/ sistem kalendering dengan berbagai macam constraints, dan sangat baik digunakan pada proyek skala kecil. Sedangkan, Primavera baik dalam menampilkan grafik resource, cost, dan kurva S, mengatur informasi proyek dengan menggunakan kode aktivitas dan sangat baik digunakan pada proyek skala menengah sampai besar.
PENGGUNAAN LINEAR PROGRAMMING DAN GENETIC ALGORITHMS DALAM MENYELESAIKAN TIME-COST TRADE-OFF PROBLEM Septianus, Andy; Laorent, Danny; Nugraha, Paulus
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Pada proyek konstruksi, hubungan schedule dan budget memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan kesuksesan proyek karena dari kedua faktor tersebut terjadi hubungan time-cost trade-off dari direct cost dan indirect cost. Dalam hal ini jika hubungan tersebut dapat dioptimalkan dengan meminimalkan projects total cost saat mereduksi durasi aktivitas maka biaya proyek akan berkurang secara signifikan.Alasan ini yang membuat schedule compression menjadi penting untuk dikembangkan, beberapa metode diantaranya yang dapat digunakan adalah Linear Programming dan Genetic Algorithms. Dalam penelitian ini scheduling compression diselesaikan dengan spreadsheet dimana perhitungan metode Linear Programming dibantu dengan program add-in Jensen LP/IP sedangkan Genetic Algorithms dibantu dengan Evolver.Dari proses dan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh perbandingan kelemahan dan kelebihan kedua metode tersebut. Linear Programming relatif susah untuk digunakan karena harus mengubah AOA menjadi persamaan matematika dan untuk hubungan selain Finish-Start tanpa lag/lead diperlukan modifikasi AOA yang rumit. Selain itu juga LP hanya terbatas pada linear activity time cost relation saja. Meskipun demikian hasil yang diberikan oleh LP sangat memuaskan dan optimal.Sedangkan Genetic Algorithms jauh lebih mudah digunakan karena dasarnya yang sederhana dan juga logika scheduling telah diterjemahkan menjadi formula spreadsheet yang berlaku untuk segala kondisi predecessors. Namun hasil yang diberikan oleh GA tidak sebaik LP karena hanya menghasilkan approximate result.
PERBANDINGAN RESOURCE LEVELING DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI PROGRAM MICROSOFT PROJECT 2010 DAN PRIMAVERA Evan, .; Rizky, ,; Nugraha, Paulus
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Dalam proses perencanaan resource allocation ada banyak kendala yang diakibatkan dari berbedanya tingkat kerumitan tiap proyek. Oleh karena itu diperlukan aplikasi program yang sesuai dengan berbagai macam kebutuhan perusahaan/ latar belakang pengguna dalam membantu merencanakan resource allocation. Diantara berbagai software yang ada sekarang ini Microsoft Project dan Primavera adalah aplikasi program profesional yang masih berkembang dan paling sering digunakan oleh project planner, project control, scheduler, project manager, estimator, dan lain-lain. Penelitian ini membandingkan kelebihan dan kelemahan kedua software dalam hal resource leveling dengan memakai pendekatan studi literatur, mengintepretasikandalam software, menggunakan semua fitur aplikasi program yang tersedia, dan kemudian membandingkan kedua software berdasarkan 3 dari 12 kategori menurut J. D. Witt dalam hal resource leveling sebagai kerangka dasar penelitian. Hasil penelitian menunjukan keduanya memiliki kemampuan yang relatif sama. Di satu pihak, Microsoft Project memiliki keunggulan antara lain lebih user friendly, tidak memerlukan waktu yang lama dalam menyelesaikan hubungan antar aktivitas, mengatur resources yang akan direncanakan hingga menyelesaikan resource leveling. Sedangkan, Primavera baik dalam menampilkan grafik resource dan kurva S, dan sangat disarankan untuk pengguna professional.
PENENTUAN BUFFER SIZING DALAM PENERAPAN CRITICAL CHAIN PROJECT MANAGEMENT PADA SEBUAH PROYEK KONSTRUKSI Suyansen, Christian Hadisurya; Martanto, William Sandika; Nugraha, Paulus
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Critical Chain Project Management (CCPM) merupakan metode penjadwalan proyek yang diperkenalkan oleh Goldratt pada tahun 1997, namun penggunaannya kurang dimanfaatkan dalam proyek konstruksi di Indonesia. Metode penentuan besarnya buffer yang populer yaitu Cut &Paste Method (C&PM) dan Root Square Error Method (RSEM). Dalam penelitian ini, penentuan besarnya buffer menggunakan hasil penelitian oleh Shi pada tahun 2009 karena mempertimbangkan faktor-faktor seperti keterbatasan sumber daya dan kompleksitas jaringan. Penelitian ini menggunakan sampel proyek Hotel Alimar di kota Malang dengan data dari dokumen penawaran 2 kontraktor. Perhitungan dimulai dengan menentukan durasi optimis, most likely, dan pesimis untuk tiap pekerjaan. Perhitungan selanjutnya meliputi faktor keterbatasan sumber daya, kompleksitas jaringan, dan risk preference. Durasi tiap pekerjaan dari jadwal pelaksanaan kontraktor dianggap sebagai durasi pesimis. Dari hasil analisa dan perhitungan didapatkan buffer sebesar 28,43% untuk pekerjaan struktur. Penerapan selanjutnya dilakukan dengan mengganggap durasi tiap pekerjaan dari jadwal pelaksanaan kontraktor sebagai durasi most likely. Dari hasil analisa dan perhitungan didapatkan buffer sebesar 41,04% untuk pekerjaan struktur.
SURVEI TINGKAT KEPENTINGAN DAN PENERAPAN SUMBER DAN SIKLUS MATERIAL DARI GREENSHIP RATING TOOLS PADA PROYEK KONSTRUKSI Setiawan, Febrian Pratama Poetra; Gazali, Grace Erny; Nugraha, Paulus; Loekita, Sandra
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang telah menerapkan konsep green building yang ditandai dengan diterbitkannya Greenship rating tools oleh Green Building Council Indonesia. Greenship rating tools menilai suatu bangunan berdasarkan 6 aspek, yang salah satunya adalah sumber dan siklus material yang berkaitan erat dengan proyek konstruksi. Penelitian ini membahas bagaimana tanggapan pelaku konstruksi terhadap tingkat kepentingan dan penerapan dari poin sumber dan siklus material. Penyebaran kuesioner dilakukan pada pelaku konstruksi dengan jumlah kuesioner kembali sebanyak 53 responden (38 kontraktor, 6 konsultan, dan 9 developer). Metode pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisa mean, uji Anova dan Importance-Performance Analysis dari data yang berasal dari kuesioner. Hasil penelitian menunjukan responden beranggapan bahwa poin sumber dan siklus material adalah penting, namun masih jarang penerapannya. Beberapa variabel yang menunjukkan hasil di bawah 2,50 ialah “Material Hasil Daur Ulang”, “Material Sumber Daya Terbarukan”, dan “Material Prafabrikasi”. Selain itu, ditemukan juga adanya perbedaan tingkat kepentingan dan penerapan antara beberapa variabel sumber dan siklus material.
FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT VALUE MANAGEMENT PROCESS PADA TAHAPAN KONSTRUKSI Susetio, Ignatius Danny; Yoga, Vincentius; P.Chandra, Herry; Nugraha, Paulus
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Value Management Processadalah proses yang sangat sistematis dan terstruktur yang dimana pengambilan keputusannya berbasis tim. Hal ini bertujuan untuk mencapai nilai terbaik dari sebuah proyek atau proses dengan mendefinisikan fungsi-fungsi yang diperlukan untuk mencapai tujuan nilai dan memberikan fungsi-fungsi setidaknya biaya (biaya total atau penggunaan sumber daya) tersebut konsisten dengan kualitas yang dibutuhkan serta kinerjanya. Pada penelitian ini penulis meninjau faktor-faktor yang mempengaruhi value management process dalam menjalankan suatu proyek. Dengan lebih mengetahui faktor-faktor yang terjadi dalam menjalani value managent process akan memudahkan bagi para kontraktor untuk mengerti cara mengantisipasi faktor-faktor yang terjadi dalam menjalankan suatu proyek konstruksi. Metode pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas dan analisa statistik deskriptif, sedangkan metode analisa data yang dipakai adalah uji ANOVA dari sumber data yang berasal dari kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa kontraktor telah cukup memahami dan mudah dalam menerapkan prinsip – prinsip value management process, Kemudian antara kontraktor grade 5, 6, dan 7 tidak terdapat perbedaan yang signifikan dalam perbandingan jawaban mengenai faktor-faktor tiap VMP.
PENERAPAN KONSEP SUSTAINABLE PADA RUMAH TINGGAL DARI SEGI MATERIAL Ottong, Allan Subrata; Yuwono, Felix; S. Alifen, Ratna; Nugraha, Paulus
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Pembangunan rumah tinggal di Indonesia adalah salah satu kegiatan konstruksi yang turut menyumbang kerusakan lingkungan. Secara global, sektor konstruksi mengkonsumsi 50% sumber daya alam, 40% energi, dan 16% air. Konstruksi juga menyumbangkan emisi CO2 terbanyak (45%). Dampak lingkungan tersebut memerlukan solusi agar kegiatan konstruksi dapat terus terlaksana denganupaya mengurangi dampak lingkungan tersebut. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan sistem pembangunan yang berkelanjutan atau sustainable construction.Penelitian ini membahas penerapan konsep sustainable pada rumah tinggal dari segi material, dan juga membahas mengenai contoh penerapan alternatif material sustainable pada rumah tinggal. Metode penelitian yang digunakan adalah analisa deskriptif untuk pemenuhan poin-poin MRC (Material and Resources Cycle) dari Greenship Homes dari elemen dan subelemen dari contoh permodelan rumah tinggal, dan analisis deskriptif terhadap siklus material dan konsep 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle). Hasil penelitian ini adalah berupa contoh penerapan alternatif material pada rumah tinggal yang memenuhi konsep sustainable dari segi material. Dari konsep 3R, konsep reduce adalah konsep yang paling sering dipenuhi. Dari siklus materialnya, penerapan konsep sustainable paling banyak terjadi pada tahapan transportasi dan pemrosesan. Dari pemenuhan poin MRC, poin yang paling banyak terpenuhi adalh poin yang berkaitan dengan material yang diproses secara ramah lingkungan dan penggunaan material lokal.
PENERAPAN RESOURCE ALLOCATION DAN LEVELLING TENAGA KERJA DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT PROJECT 2010 PADA SUATU PROYEK KONSTRUKSI Yani, Victor; Chandra, Albert; Nugraha, Paulus
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Dalam menerapkan allocation dan levelling digunakan software Microsoft project 2010. Metode ini diterapkan pada suatu proyek konstruksi dengan resource yang ada. Sumber daya yang di bahas pada penelitian ini adalah tenaga kerja. Kemudian kita dapat menentukan tenaga kerja yang dibutuhkan pada proyek tersebut sehingga penjadwalan dapat terpenuhi. Pada penelitian ini perhitungan tenaga kerja yang dibutuhkan dilakukan secara manual menggunakan SNI. Kemudian hasilnya diinputkan pada Microsoft Project. Setelah itu melakukan levelling pada Microsoft Project secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan tenaga kerja yang ada yaitu 1 mandor, 21 pekerja, 3 tukang batu, 10 tukang kayu, jadwal yang awalnya di rencanakan 10 bulan menjadi 20 bulan. Apabila jadwal proyek tetap 10 bulan maka pekerja yang harus disediakan menjadi rata-rata 40 orang tetapi pada akhir bulan September 2014 dan bulan Mei 2015 harus disediakan 65 orang, tukang batu rata-rata 2 orang tetapi pada bulan Desember 2014 dan Januari 2015 harus disediakan 4 orang, tukang kayu rata-rata 8 orang tetapi pada bulan Oktober 2014, Desember 2014 dan Januari 2015 harus disediakan 12 orang. Oleh karena itu pada saat perencanaan jadwal proyek harus memperhitungkan jumlah tenaga kerja yang tersedia sehingga jadwal yang direncanakan dapat realistis sesuai dengan kenyataan di lapangan.
Co-Authors , Rizky . Evan Agnes Maria Wijaya, Agnes Maria Albert Chandra Allan Subrata Ottong Andrew Andrew, Andrew Andy Septianus Antonio, Nicholas Ary Arland Pasande, Ary Arland Ayu Wirastuti, Ayu Biantoro, Rick Cahyadi, Antony Kristanto Christian Hadisurya Suyansen Christian, Jimmy Christian, Jimmy Claudius, Stephen Cuntoro, Rivan Danny Laorent Devin Ham, Devin Elliot Caesar Tandoyo Febrian Pratama Poetra Setiawan Felix Yuwono Ghiannovfa, Alfred Gozali, Aldo Fernaldy Grace Erny Gazali Gunawan, Christian Halim, Ivan Hansel, Anthony Hardistianto, Yosua Herry P. Chandra Herry P.Chandra Hindradjaja, Joshua Benedicto Icha Kristy Octavia Ignatius Danny Susetio Kenny Jonathan Setiobudi, Kenny Jonathan Kurniawan Kurniawan Laksono, Christian Filbert Layady, Joanto Liziad Aditya Soetanto, Liziad Aditya Lumanto, Hanny Sampurna Lyono, Steven Evadne Mintardjo, Ambrosius Nishimura, Sogen Polar, Meriem Elisabeth Pratama, Ivan Adi Pratama, Ivan Adi Putra, Made Jordy Devara Ratna S. Alifen Raynaldo Vea Winanda, Raynaldo Vea Rismila, Vela Rismila, Vela Sandra Loekita Sandra Lukito Santoso, Stephanie Jessica Setiawan, Jonathan Suryawan W., Ivan Sutantra, Yanichi Sutjiadi, James Thomas Tangkawarow, Aristo Liuw Tantra, Eka Bagus Thomas Albertus Tirsa E. Tumbelaka Tjandra, Jemmy Kurniawan Tjanlisan, Yonri Tumbelaka, Tirsa Endeli Tumbelaka, Tirsa Endeli Untung, Donny Vanessa Paramitha Teguh Victor Yani Vincentius Yoga William Sandika Martanto Windrik Tomy Wineke, Monica Beatrick Wineke, Monica Beatrick Wiyanto, Angelita Yauri, Mahaputra Yefta Gavra Garland, Yefta Gavra Yohana Gunawan Henuk