p-Index From 2015 - 2020
19.053
P-Index
This Author published in this journals
All Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL Jurnal e-Biomedik REAKTOR TEKNIK TRANSMISI Jurnal Rekayasa Kimia & Lingkungan Animal Agricultural Journal TRANSIENT Jurnal Mahasiswa Bimbingan Konseling Journal of Information System for Public Health Berkala Ilmu Kedokteran Berita Kedokteran Masyarakat Jurnal Kesehatan Reproduksi Biota Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Jurnal Teknik Elektro Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Jurnal Produksi Tanaman Biotropika Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Journal of Degraded and Mining Lands Management Plantropica: Journal of Agricultural Science AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Program Kreativitas Mahasiswa - Teknologi Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 JURNAL MECHANICAL Majalah Kulit, Karet, dan Plastik KEMBARA Majalah Ilmiah MOMENTUM JURNAL PHARMASCIENCE Dinamika Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Terapan Abdimas Pharmascience TATAL Pro Food Jurnal ELTIKOM : Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi dan Komputer JSSH : JURNAL SAINS SOSIAL & HUMANIORA Creative Information Technology Journal PENINGKATAN KUALITAS PENULISAN KARYA ILMIAH Volume 3 no 2, September 2015 Tren Terbaru Dalam Penelitian dan Penelitian Bidang Olahraga Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer INFO ARTHA Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis (JRMB) Fakultas Ekonomi UNIAT Jurnal Ilmiah FIFO SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA Journal of Research and Technology EnviroScienteae ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar InComTech: Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Prosiding Seminar Nasional Teknoka Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Indonesian Journal of Chemistry Jurnal Akuakultur Sungai dan Danau Jurnal Kesehatan Reproduksi Journal of Architectural Design and Urbanism Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika) Jurasik (Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika) JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Journal of Midwifery and Nursing Jurnal Teknologi dan Ilmu Komputer Prima (JUTIKOMP) JURNAL PENELITIAN EKONOMI DAN AKUNTANSI (JPENSI) JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Go Infotech: Jurnal Ilmiah STMIK AUB Jurnal Ilmiah Psyche Jurnal Tekno Integrated Lab Journal Journal of Community Empowerment for Health ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Buletin Profesi Insinyur Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Abdi Laksana
Articles

PENGARUH KONSENTRASI DAN FREKUENSI APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR PADA TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) VARIETAS FLAMINGO Khoiriyah, Nikmatul; Nugroho, Agung
Jurnal Produksi Tanaman Vol 6, No 8 (2018)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21176/protan.v6i8.852

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa L.) ialah tanaman sayuran yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Namun, produksi pakcoy menurun dalam beberapa tahun terakhir. Petani masih menggunakan pupuk anorganik dalam usaha peningkatan produksi pakcoy. Penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan dapat menyebabkan dampak negatif. Salah satu pupuk yang dapat digunakan untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik adalah pupuk organik cair (POC). Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari dan mengetahui konsentrasi serta frekuensi aplikasi pupuk organik cair yang memberikan hasil tertinggi pada tanaman pakcoy varietas Flamingo. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Cerme, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri pada bulan April sampai Mei 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 perlakuan yaitu P0 : kontrol (tanpa POC), P1: POC konsentrasi 3 ml/l aplikasi 2 kali, P2 : POC konsentrasi 3 ml/l aplikasi 3 kali, P3 : POC konsentrasi 4 ml/l aplikasi 2 kali, P4: POC konsentrasi 4 ml/l aplikasi 3 kali, P5 : POC konsentrasi 5 ml/l aplikasi 2 kali, P6 : POC konsentrasi 5 ml/l aplikasi 3 kali, dengan pengulangan 4 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi dan frekuensi aplikasi pupuk organik cair berpengaruh nyata terhadap semua variabel pertumbuhan dan komponen hasil.
KONVBRTER AC-AC SATU FASA BERBASIS MIKROKONTROLLER Handoko, Susatyo; Nugroho, Agung
Transmisi Vol 9, No 2 (2007): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5021.086 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.9.2.152-157

Abstract

Abstrak : Konverter ac-ac merupakan rangkaian yang dapat menghasilkan tegangan keluaran ac variabel dari sumber ac tetap. Jika sebuah saklar semikonduktor dihubungkan antara sumber ac dan beban, alirar energi dapat dikontrol oleh variasi nilai rms dari tegangan ac yang dipakai oleh beban. Penelitian ini membdhas tentang konverter ac-ac satu fasa dengan menggunakan triac serta memanfaatkan mikrokontroller sebagai.penghasil pulsa pemicuannya. Pengujian modul konverter ini dilakukan untuk memperoleh tegangan keluaran AC variabel. Kata kunci : mikrokontroller. konverter AC-AC
DAYA TERSERAP PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HYDRO KARANGTALUN YANG DIGABUNG DENGAN PT PLN (PERSERO) RAYON BOJA AREA SEMARANG Nugroho, Agung
Transmisi Vol 17, No 1 Januari (2015): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.356 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.17.1.30-34

Abstract

Abstrak   Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) menggunakan sumber energi primer yang terbarukan, yaitu air. Daya tenaga listrik yang dihasilkan, juga tergantung adanya energi primer, yang sifatnya fluktuatif, tergantung musim. Sehingga daya yang dihasilkan PLTMH, sangat beresiko bila langsung dijual ke konsumen tetap. Untuk mengatasi hal tersebut, daya yang dihasilkan PLTMH, seyogyanya digabung dengan penghasil tenaga listrik yang sudah ada dan tetap, yaitu PLN. Sehingga pemenuhan kebutuhan konsumen yang selama ini tercatu oleh  PLN, dapat dijamin kelangsungannya. Dalam penggabungan daya dari pembangkit kecil dan tersebar dengan PLN, perlu dilakukan analisa daya PLTMH yang mampu terserap oleh PLN. Analisa dilakukan menggunakan Electrical Transient Analysis Program (ETAP-7). Hasil analisa menunjukkan, apabila penggabungan dilakukan di Gardu Induk Boja, daya PLTMH Karangtalun mampu terserap PLN 97,88 %.  Namun perlu diperhitungkan investasi yang harus dikeluarkan untuk membangun jaringan listrik 20 kV 3 phasa sepanjang 26 km. Alternatif selanjutnya adalah menyambung jaringan distribusi tenaga listrik yang dekat dengan power house PLTMH, yaitu di titik tiang B6-500, dan analisa menunjukkan daya yang terserap 49,56%. Analisa penggabungan di titik yang lain, yaitu pada tiang B6-389 dan tiang B6-312,  daya yang terserap adalah 63,84% dan 80,12%.   Kata kunci : pltmh, penggabungan daya, daya terserap     Abstract   Micro hydro power plant (MHPP) utilizes water as primary renewable energy resource. Electrical power generated by this power plant is fluctuated and it depends on the season when water reserve is sufficient to turn turbine as the prime mover of micro hydro power plant. The power generated by MHPP is very risky when it is directly sold to consumers. To overcome the problem above, the power generated by MHPPP should be merged with the other electrical source such as fixed grid provided by Electrical Company. This merger is expected to guarantee that the needs of consumers can be continued. In merging the electrical power of scattered small power plants and with PLN, it is necessary to analyze the power generated by MHPP in order the power can be absorbed into the fixed grid. In this paper the analysis was performed by using Electrical Transient Analysis Program (ETAP-7). The result of ETAP analysis shows that if the connecting point  is carried out in Substation Boja, then the generated power from MHPP Karangtalun can be absorbed into the grid up to 97.88%. How ever this efficiency still excludes the cost of investment to build a line transmission 20 kV three phase along 26 km. The next alternative is to connect the power distribution network which is close to the power house of MHPP at pole point B6-500. The analysis of this connecting point showed that 49.56% of power can be absorbed into the grid. The analysis on the other connecting point namely the pole B6-389 and B6-312 pole, shows the absorbed power is 63.84% and 80.12 % consecutively.   Keyword : mhpp, merge, power absorbed
PENGEMBANGAN TRAFO DISTRIBUSI BERDASARKAN PERTUMBUHAN BEBAN TAHUN 2012 – 2016 DI UPJ BATANG Mahardhika, Dhimas; Nugroho, Agung; Sukmadi, Tejo
Transmisi Vol 12, No 3 (2010): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.338 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.12.3.87-93

Abstract

Electric energy infrastructure as one of the livelihood of the people concerning the distribution of electrical energy must be able to guarantee in an amount sufficient, reasonable price and good quality. Electrical energy demand will increase in line with regional economic development and population growth and the growth of electric power loads. And It need forecasting electrical energy within a period of 5 years and doing physical development. One of them, ??the development of distribution transformers to help electrical service to the new customers. In meeting the increasing electricity, then implemented the development of distribution networks. In the development of distribution networks, it would require the development of distribution transformers. In the development of distribution transformers, electricity demand forecasting needs to be done to get the load growth. Forecasting model used is using the DKL 3.2 model. After getting the results of load growth (KVA) with DKL 3,2 model, then divided according to the needs of growth so that the load can be simulated to ETAP 7.0.0 software simulates previously existing in 2011 as the basis of the development of distribution transformers in 2012 to 2016 from result study in PT PLN Persero UPJ Batang. From the calculation of the development of distribution transformers based on load growth forecasting results DKL model 3.2, it was found that the number of placements the development of distribution transformers based on land-use map of the area which is then divided in accordance with the development of the existing load growth. Showed that the number and type distribution transformers capacity development each year is different. From 2012 to 2016, there were variations in the number and type of capacity transformer including transformer 1 phase 50 KVA, 3 phase 50 and 100 KVA, and also the replacement transformer or upgrading of transformer 1 phase 25 to 50 KVA. After simulated using ETAP 7.0.0, the losses of energy development in 2012 to 2016 has increased gradually due to the load growth. But there are some feeders whose load to be cut, so that the losses value of energy to be down. Keyword :   Diistribution of electric energy, Load forecasting, DKL 3.2, ETAP 7.0.0, Development of distribution transformers
PERENCANAAN PENATAAN LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM (LPJU) SEBAGAI UPAYA EFISIENSI TAGIHAN REKENING LISTRIK KECAMATAN SURUH KABUPATEN SEMARANG UPJ SALATIGA Winardi, Bambang; Nugroho, Agung
Transmisi Vol 9, No 2 (2007): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2145.054 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.9.2.138-144

Abstract

Dengan adanya perkembangan pembanguan jalan raya yang terjadi di kota besar maka akan berdampak pada peningkatan kepadatan jalan raya. Suatu perlengakapan jalan raya sebaga penunjuang keamanan penerangan di jalan raya adalah lampu penerangan jalan umun (LPJU). Kondisi penerangan jalan umum ini sebagian belum sesuai standard an belum menggunakan alat pencatat pembatas listrik.   Lampu-lampu yang dipakai masih banyak yang menggunakan lampu dengan daya watt tinggi tetapi lumen rendah, dan juga semakin banyak lampu penerangan jalan liar yang dipasang sendiri oleh masyarakat sehingga memberatkan pemerintah daerah atau kota. Dalam menentukan kebutuhan penerangan jalan perlu diperhatikan.
ANALISA PERBAIKAN LOSSES DAN JATUH TEGANGAN PADA JARINGAN SAMBUNGAN RUMAH TIDAK STANDAR DENGAN SIMULASI SOFTWARE ETAP 7.5.0 Nugroho, Agung; Setiawan, Eko
Transmisi Vol 17, No 3 Juli (2015): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.463 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.17.3.141-146

Abstract

Abstrak Sambungan rumah (SR) adalah titik akhir dari pelayanan listrik kepada konsumen, sehingga potret pelayanan dapat dilihat dari mutu tegangan dan tingkat keandalan dari sisi sambungan rumah. Dalam hal ini,  penulis menemukan sebuah kasus nyata sampel di lapangan mengenai sambungan rumah yang tidak sesuai sandar yang sangat layak untuk dibahas dan direncanakansolusi perbaikan jaringannya. Jumlah tarikan sambungan rumah (SR) deret yang tidak sesuai standar akan berpengaruh terhadap losses(susut daya) yang merupakan kerugian bagi PLN. Untuk kerugian di sisi pelanggan akibat penarikan sambungan rumah yang tidak sesuai standar tersebut adalah drop voltage ( jatuh tegangan ) yang membuat pelanggan hanyadapat menikmati listrik dengan tegangan kurang dari 220 Volt. Dan tentu saja permasalahan drop voltage ini sangat merugikan pelanggan karena dapat merusak peralatan listrik yang dimiliki oleh pelanggan. Untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di lokasi studi kasus ini perlu diadakan rencana desain perbaikan jaringan. Rencana perbaikan jaringan tersebut meliputi perluasan jaringan tegangan menengah 1 fasa, penambahan trafo 1 fasa 50 kVA dan penataan sambungan rumah deret pelanggan.   Kata Kunci : Sambungan Rumah, Susut, Perbaikan Jaringan     Abstract House connections (SR) is the end point of the electrical service to consumers, so that the portrait can be seen from the quality of service voltage and the reliability of the connection side of the house. In this case, the authors found a real case of samples in the field on the home connection is not suitable berthing highly deserves to be discussed and direncanakansolusi repair network. Number of traction house connections (SR) series that do not fit the standard will affect the losses (shrinkage power) which is a loss for PLN. For losses on the customer side due to the withdrawal of household connections that do not fit these standards is voltage drop (voltage drop) that make hanyadapat customers enjoy electricity with a voltage less than 220 volts. And of course the problem of voltage drop is very detrimental to customers because it can damage electrical equipment owned by the customer. To overcome the problems that occurred in this case study sites need to hold tissue repair design plan. The network improvement plan includes the expansion of the medium-voltage network 1-phase, 1-phase addition of 50 kVA transformer and connection arrangement row house customers.   Keywords: House Connection, Losses, Repair Network
PERALATAN KOPLING POWER LINE CARRIER Nugroho, Agung
Transmisi Vol 7, No 2 (2005): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.812 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.7.2.14-18

Abstract

Pembangkit energi listrik pada umumnya dibangun di lokasi yang jauh dari pusat beban. Untuk pengoperasian yang maksimal dalam melayani pelanggan, digunakan peralatan telekomunikasi. Peralatan telekomunikasi dalam hal ini adalah Power Line Carrier, menggunakan saluran transmisi tenaga listrik tiga phasa sebagai medium perambatan sinyal pembawa yang mengandung informasi. Peralatan kopling Power Line Carrier ke saluran udara tegangan tinggi terdiri dari wave trap, kapasitor kopling, line matching unit dan protective device.
METODE PENGATURAN PENGGUNAAN TENAGA LISTRIK DALAM UPAYA PENGHEMATAN BAHAN BAKAR PEMBANGKIT DAN ENERGI Nugroho, Agung
Transmisi Vol 8, No 1 (2006): TRANSMISI
Publisher : Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.018 KB) | DOI: 10.12777/transmisi.8.1.45-51

Abstract

Dalam pengoperasian sistem  tenaga listrik harus selalu diusahakan agar daya yang dibangkitkan sama dengan permintaan daya sistem.  Pengaturan pembangkitan untuk memenuhi permintaan tenaga listrik, disusun menurut prioritas, yaitu pembangkit dengan biaya bahan bakar paling murah ditempatkan untuk mendukung beban dasar, sedangkan pembangkit yang tidak efektif digunakan untuk mendukung waktu beban puncak.Pengaturan penggunaan tenaga listrik adalah program pengaturan waktu dan besaran pemakaian tenaga listrik agar diperoleh pemakai an yang efisien dan hemat.  Pengaturan dilakukan dengan menurunkan atau menghemat tenaga listrik, pemangkasan beban puncak dan pengalihan beban dari waktu beban puncak (WBP) ke luar waktu beban puncak  (LWBP), sehingga suplai pembangkit yang tidak efisien  bahan bakarnya dapat berkurang. Metoda pengaturan pemakaian tenaga listrik dari sisi pengguna adalah high efficiency lighting, improved refrigerators, improved air conditioning, improved motors, penggunaan tenaga listrik pada luar waktu beban puncak, energy management audits, efficient new construction. pelaksanaan metoda tersebut perlu dilakukan sosialisasi ke konsumen tenaga listrik. Penghematan yang diperoleh dapat digunakan untuk menunda rencana pembangunan sistem tenaga listrik yang disebabkan pertumbuhan permintaan tenaga listrik, pemenuhan permintaan calon pelanggan tenaga listrik dan menurunkan pembayaran rekening listrik.
MODUL PRAKTIKUM PENYINARAN SEBAGIAN DAN PENUH PADA PHOTOVOLTAIC JENIS MONOCRISTALLINE Prasetyawan, Mahadi; Facta, Mochammad; Nugroho, Agung
Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro TRANSIENT, VOL. 3, NO. 3, SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/transient.3.3.277-285

Abstract

Abstrak Photovoltaic merupakan piranti yang dapat merubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Namun cahaya matahari tidak dapat menyinari suatu tempat dibumi ini secara  terus-menerus, yang disebabkan karna rotasi dari bumi sehingga membuat arah datang cahaya matahari tidak menetap dan benda-benda gelap penghalang cahaya lainnya yang menyebabkan terjadinya bayangan, sehingga photovoltaic tidak mendapatkan cahaya secara maksimal. Lampu pijar merupakan sumber cahaya yang konstan. Lampu pijar dapat digunakan sebagai sumber cahaya buatan yang konstan. Pada penelitian ini, sumber cahaya dari matahari akan digantikan dengan cahaya lampu halogen 50 W 220 V yang di rangkai secara paralel dengan daya total 1000 W agar mendapatkan cahaya secara terus-menerus untuk mengetahui daya keluaran dari photovoltaic dengan  penyinaran sebagian dan penuh pada photovoltaic jenis monocristalline. Pada penelitian ini di buat sebuah modul penyinaran sebagian dan penuh pada photovoltaic jenis monocristalline yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk modul praktikum Dasar Konversi Energi di laboratorium Konversi Energi Listrik Teknik Elektro Universitas Diponegoro. Dalam pengambilan data kurva I-V dan P-V diperlukan DC-DC chopper buck converter. Buck converter digunakan untuk mengkondisikan photovoltaic agar mengeluarkan nilai tegangan dan arus tertentu, kemudian data tegangan dan arus tersebut disusun dalam kurva I-V dan P-V. Kata Kunci: Photovoltaic, Lampu Halogen, Penyinaran  Abstract Photovoltaic is a tool that can turn solar energy into electrical energy. However, the sunlight cannot illuminate a place in earth continuously caused by earth rotation so that it makes the direction of sunlight coming unconstant and other sun-blocker dark objects which cause the shadow so that photovoltaic doesn?t gain the light maximally. Light bulb is the source of light that is constant. Light bulb can be used as a constant  source of artificial light. In this research, the light source of sun will be replaced with the light of 50 W 220 V halogen lamp which is arranged in parallel with 1000 W total power so that it gains the light continuously to find out the output power of photovoltaic by using half and full illumination on monocristalline photovoltaic. In this research, there will be made a half and full illumination modul on monocristalline photovoltaic which is later can be used for the modul of Basic Energy Conversion practice in Electrical Energy Conversion Laboratorium on Electrical Engineering major of Diponegoro University.   The data retrieval of I-V and P-V curve requires DC-DC chopper buck converter. Buck converter is used to condition the photovoltaic so that it release certain current and voltage value, then the data of current and voltage is arranged in P-V and I-V curves. Keyword: Photovoltaic, Halogen Lamp, Illumination
MARKETING AND QUALITY OF PENCAK SILAT SCHOOL SERVICES Nugroho, Agung
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 6, No 1 (2010): Januari
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.884 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v6i1.10328

Abstract

In accordance with the development of the era, each Pencak Silat (kind of martial arts) school requires to rethink the objectives and strategy in marketing ofPencak Silat. This is based on rapid changes in technologY; economic, social and cultural rights so that they can follow in accordance with the development and the needs of the community. This rapidly changes can make the privilege principles in carry on business in the past that no longer apply.The challenge in the recent years, there are many Pencak Silat school face the new problem, they have to fight in a harder globalization competition, for example: the coaching qualities, neglected infrastructure improvement, achievement stagnation, and inability educator. Those are the problem but can be a business opportunity for Pencak Silat School in the marketing process.Sport activity which involved the facilities called goods and the activity of the coaches called service. Both of the goods products and services cannot be separate in the process of teachinglearning, so, the service quality of Pencak Silat must give many attentions so that it will improve the service quality. Keywords: marketing, service quality; pencak silat
Co-Authors -, Paryanta Abduh, Setya Budi M. Abdul Syakur Abdullah Abdullah Abid, Syaiful Achmad Sauki Adhi Setiawan Adi Setiawan Aghus Sofwan Agus Suryanto Agus Suwarno, Agus Agustinus Danu N, Agustinus Danu Airlangga Avryansyah Akbar, Airlangga Avryansyah Aji Suryo Alam Ali, Muhamad Mukti Alia Rahmi Amanda, Mardhatillah Fry Amelia Novitrie, Nora AMIN, AHMAD Amrizal Amrizal Amrizal, Rizky Amrul Amrul Andwiyan, Denny Anhar Firdaus, Anhar Ardani, Primarini Dayu Ardani, Primarini Dayu Ardian Trilaksono, Ardian Ari Catur Pamungkas, Ari Catur Arnida Arnida Arsyad, Billy Mahdianto Atik Choirul Hidajah Audrey Amelia, Audrey Avie A.B, Avie Ayu, Rosa Devitha Badarudin Badarudin, Badarudin Bambang Santoso Bambang Winardi Bayu Primastha, Bayu Bibid Sarifudin, Bibid Biyan Suhardianto, Biyan Bondan Fiqi Riyalda, Bondan Fiqi Boy Marojahan F. Tambunan, Boy Marojahan F. Brian Feri Andreeilee Burhani, Irsyad Cahyo Wicaksono Daniswara Ardy Putra, Daniswara Ardy Dedy Brian Ericson, Dedy Brian DENI SETIAWAN Denny Dermawan Dhi Bramasta, Dhi Dhimas Mahardhika Dinda Hapsari Kusumastuti, Dinda Hapsari Djulia Onggo Dwi Wahyu Sulistyo Utomo Edi Patmini Eka Mayangsari, Novi Eko Setiawan Eko Widaryanto Elok Faiqoh Enrich Van Bosar Sitorus Erlin Dolphina Ersanti, Arina Mufida Ery Badridduja Evi Mintowati, Evi Fahimah Martak Fajar Romi Al Mubarok Fani Istiana Handayani, Fani Istiana Fatmawati Fatmawati Febriansyah Febriansyah Fitri, Luci Fitriani, Feni Ghaffar, Ahmad Faruq Abdul Ginting, Nofita Sari Br Gueci, Rizal S Gultom, Berzelius Octa Natanael Gumelar, Yulianto Agung Hakim, Muhamad Azizul Hanifah, Dian Nur Hari Kusnanto Hariyanto, Grachika Hasan Mahfudhi, Hasan Hasanudin, Muhaimin Heddy, Y.B. Suwasono Hendra Fadholi Adi Prabowo, Hendra Fadholi Herda Dwi Cahyanova Hermawan Hermawan Heryani, Hesty Hidayat, Fian Husain, Sadang Husni Thamrin Sebayang Huwaida, Nurma Mediasri Ibrahim, Cahya Ikha Nurjanah, Ikha Indra Wahyu, Indra Indrawati, Sagung Irfan H, Irfan Irkham, Irkham Isanawidya H.P, Isanawidya Ismiyati Ismiyati Ismunandar Ismunandar Iwan Setiawan Jadmiko, Billy Pratama Putra Janra, M. Nazri Jody Moenandir Joenso, Reivandy Christal johar pradityo, johar Joko Windarto Juningtyastuti Juningtyastuti Kamilah, Santi N Karel Pandelaki Karnoto Karnoto Karuniawan Puji Wicaksono Kasyful Amron Kautsar, Fauzan Mawardi Kurniawan Fitrianto Kusrini Kusrini Ladislaus Risangpajar, Ladislaus Laksono, Andri Lambertus Sinaga, Lambertus Lazuardi, Dian Ramadan Lia Mareza, Lia Liling Triyasmono, Liling Lustiana, Vina Lutfi Lastiko Wibowo Luthfi Djauhari Mahfudz M. RUDYANTO ARIEF Mahadi Prasetyawan Maman Somantri Manurung, Nicholas Arizona Marco Arief Juarsah, Marco Arief Margen, Sendie Yuliarto Maria Dewi Astuti Maria Dewi, Astuti Maulana, Donny Meilana Dharma Putra, Meilana Dharma Miftah Budi Setiawan, Miftah Budi Mochamad Zainal Mochammad Facta Mochammad Samsul Arifin Muarofah Ghofur, Muarofah Mudji Santoso Muhammad Alvin Ridho, Muhammad Alvin Muhammad Ikhwan Rizki, Muhammad Ikhwan Muhammad Iqbal Muhammad Nurhadi Rahman Muhammad Sugihartono, Muhammad Murti, Sri Murtiawan, Dedy Nahar Nurkholiq Napitupulu, Anastasia Br Nazaruddin Sinaga Nia Kurniawan Nikmatul Khoiriyah Ningrum, Mareta Septi Ningrum Septi Ninuk Herlina Nobukazu Nakagoshi Norudhol Hadra Sabilla Novita Sari Nugraha, Khoiruddin Tansa Nugroho Utomo Nur Edy Suminarti Nur Khafid, Nur Nurjeli, Nurjeli Oding Oding Oksidelfa Yanto Okto Wijayanti, Okto Pandita Margayu, Pandita Pangestika, Anindya Nugraheni Paul N Harijanto, Paul N Prahasto, Dony Prasetyo, Ibnu Pratama, Muhammad Iqbal Prawira, Andre Barry Prayogo, Mohammad Eko Prayogo, Wisnu Priatna, Wowon Priatna, Wowon Putra, Christian Cahya Putra, Rusni Eka Rabiatul Adawiyah Raharjo, Fajar Mugo Raif, Muhammad Hadyan Riady, Sasmitoh Rahmad Ridwan Ridwan Rifqi Akmal Syarif, Rifqi Akmal Risena, Afan Rizky Adie Prasetyo Rodiansono Rodiansono Roedy Soelistyono Romli, Ikhsan Romli, Ikhsan Ronim Azizah Rony Wijanarko Rosyad Ali Akbar M Rosyid Ridlo Safitri, Raudatul Dahliana Saitama, Akbar Salamiah Salamiah Saputro, Deris Eko Saputro, Ferro Bayu Sari, Inda Puspita Sasmita, Hanan Hadi Satrio Wibowo Sawaluddin Sawaluddin, Sawaluddin Sena, Ega Aris Setyadi, Heribertus Ary Setyono Yudo Tyasmoro Siallagan, Tryend Sigit Wisnu Habsoro Silaban, Atma Abarido Silangit, Tahan Silmi, M. Siringoringo, Fajar Gali Sisca Fajriani Siti Chodijah Slamet Riyadi Soeharto, Faishal Fuad Rahman SOTERIA HALAWA, SOTERIA Sudiarso Sudiarso Sugeng Winardi Suhardjo Suhardjo Supriadi, Asmadi Susanto Susanto Susatyo Handoko susi susi Sutarti Rahayu, Sutarti Sutomo Sutomo Suwasono Heddy Syafrie, M. Syaifudin, Muhamad Tabah Priangkoso Taufiqur Rochman Hidayat Tawakal, Panji Tedjo Faridh Sukmadi Tedjo Sukmadi Tejo Sukmadi Udiantoro Udiantoro Uliyah, Vika Noer Utomo, Raka Budi Satrio W Widiyastuti Wahyu Ragil Prastyo Walujo, Ika Bayu Wibawa, Yoga Wahyu Widhi Yahya Widiyastuti Widiyastuti Widyandana Widyandana Widyaningrum, Intan Wijaya, Yogi Anastra Danu Wijayanti, Vinda Wilson Novarino Wista Sinuraya, Enda Yanti, Noor Ridha Yasafiq, Yasafiq Yohana, Swella Paskah Yudono, R Haryo Yuningtyastuti Yuningtyastuti Yusnia Irchami F, Yusnia Yuspihana Fitrial Zulkifli Zainuddin, Zulkifli