Articles

EFEK PEMBERIAN SUSU SAPI BUBUK TERHADAP KADAR SERUM HDL (HIGH DENSITY LIPOPROTEIN) PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) GALUR WISTAR MODEL DIABETES MELITUS TIPE 2 Umami, Zakia; Nurdiana, Nurdiana; Nugroho, Fajar Ari
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 10 No. 1 (2015)
Publisher : Food and Nutrition Society of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.01 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2015.10.1.%p

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the cow?s milk powder to increased serum levels of High Density Lipoprotein (HDL) of white male rat model with diabetes mellitus type 2. The design of this study was a post-test control group study conducted in 30 male rats which randomly divided into five groups. Negative control group was the group of rats which fed normally, the positive control group was induced by streptozotocin (STZ) without given cow?s milk, group P1, P2, P3 were given a normal diet and cow?s milk 0.9; 1.8, and 2.7 g orally every day. The results of this study were the levels of HDL in K(-)=44.22 mg/dl, K(+)=47.45 mg/dl, P1=56.56 mg/dl, P2=51.82 mg/dl, and P3=59.45 mg/dl. The conclusion was the milk powder was not significantly increase levels of HDL (p>0.05). More longer intervention was suggested for further research to get more significant of HDL level on type 2 diabetes mellitus.Keywords: HDL serum level, high fat diet, milk powder, streptozotocinABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh pemberian susu sapi bubuk terhadap peningkatan kadar serum High Density Lipoprotein (HDL) tikus putih (Rattus norvegicus) berjenis kelamin jantan model diabetes melitus (DM) tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain penelitian post test control group dengan 30 ekor tikus dibagi secara acak menjadi lima kelompok. Kelompok K(-) adalah tikus yang diberi pakan normal, kelompok K(+) diinduksi dengan streptozotocin (STZ) tanpa diberi susu, kelompok P1 sampai P3 diberi diet normal dan susu 0,9; 1,8, dan 2,7 g secara oral setiap hari. Hasil penelitian menunjukkan kadar HDL pada K(-)=44,22 mg/dl, K(+)=47,45 mg/dl, P1=56,56 mg/dl, P2=51,82 mg/dl, dan P3=59,45 mg/dl. Susu sapi bubuk mampu meningkatkan kadar HDL tikus model DM tipe 2 akan tetapi tidak signifikan (p>0,05). Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan waktu lama penelitian yang berbeda sehingga bisa berdampak yang lebih signifikan untuk kadar HDL pada DM tipe 2.Kata kunci: diet tinggi lemak, kadar HDL serum, streptozotocin, susu sapi bubuk
PENENTUAN KEKUATAN TARIK MATERIAL KOMPOSIT EPOXY DENGAN PENGISI SERAT ROCKWOOL SECARA EKSPERIMEN Nurdiana, Nurdiana; lubis, Zulkifli; Vonnisa, Mutya
Jurnal Dinamis Vol 1, No 13 (2013): Dinamis
Publisher : Jurnal Dinamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPerkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memunculkan penemuan-penemuan baru diberbagai bidang. Dunia teknik merupakan salah satu bidang yang menunjukkan perkembanganyang sangat pesat. Terobosan - terobosan baru senantiasa dilakukan dalam rangka mencapaisuatu hasil yang dapat bermanfaat bagi umat manusia. Kebisingan dewasa ini dirasa sangatmengganggu terutama ketika siang hari, tetapi jika selama masih dalam batas toleransibiasanya banyak yang tidak memperdulikan. Disadari atau tidak bising mempunyai efek kurangbaik terhadap kesehatan manusia, efek yang menyertai mulai dari tuli sementara, gangguanpsikologis (trauma), sampai gangguan kesehatan lainnya. Bahan penyerap suara cukup jarangdijumpai, padahal ini sangat penting karena hal yang paling dekat dengan kehidupan manusiasehari-hari. Material yang bersifat lembut, berpori dan berserat diyakini mampu menyerapenergi suara yang mengenainya. Dari ketiga sifat bahan tersebut, bahan berporilah yang seringdigunakan. Hal ini karena bahan berpori retaif lebih murah dan ringan dibanding jenis peredamlain (Lee, 2003). Rockwool sudah lama digunakan sebagai peredam suara tetapipenggunaannya terbatas hanya sebagai bahan pelapis, Untuk dapat lebih meluaskanpenggunaan rockwool sebagai bahan komponen mesin misalnya knalpot kenderaan bermotor,ruang studio musik, plafon bangunan gedung,maka rockwool dapat dicampur dengan bahanlain yang dapat langsung dibentuk menjadi suatu komponen yang dibutuhkan. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui Kekuatan Tarik Komposit epoxy dengan pengisi serat Rockwoolmenggunakan mesin uji tarik , Komposit dibuat dengan metode hand lay up dengan komposisiperbandingan epoxy dengan rockwool 75 % : 25%, Hasil pengujian menunjukkan Kekuatantarik maximum , regangan tarik maximum dan Modulus Elastisitas rata-rata untuk kompositepoxy dengan pengisi serat rockwool adalah ?max rata-rata = 6,74 MPa, ?max rata-rata = 0,84 %, Eratarata= 1127 Mpa.Kata kunci : Kekuatan Tarik, Komposit, Epoxy, Rockwool
PEMANFAATAN VAKUM KARAMPUAN DALAM MENGURANGI RASA NYERI DAN PENANGANAN PUTTING TENGGELAM Almayaripa, Almayaripa; Cahayani, Cuti; Khatimah, Husnul; G, Satriani; Ashriady, Ashriady; Nurdiana, Nurdiana
Coping: Community of Publishing in Nursing Vol 7 No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Program Studi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hakekatnya setiap ibu dapat menyusui bayinya. Keyakinan diri dan berfikir positif dapat mempengaruhi produksi ASI, produksi ASI juga ditentukan oleh hormon. Terdapat beberapa kesulitan atau hambatanibu dalam pemberian ASI yaitu putting datar atau putting tenggelam, putting lecet, payudara bengkak yang menyebabkan nyeri, saluran susu tersumbat, mastitis dan abses payudara. Putting susu tenggelam adalah putting susu yang tidak dapat menonjol dan cenderung masuk kedalam sehingga ASI tidak dapat keluar dengan lancar karena disebabkan saluran susu terlalu pendek kedalam, kurang perawatan dan pengetahuan tentang perawatan payudara. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemanfaatan terapi Vakum Karampuan (Kreatifitas Mahasiswa Peduli Ibu dan Anak) dalam mengurangi rasa nyeri dan penanganan putting tenggelam pada ibu nifas di RSKDIA Siti Fatimah dan RS Haji Makassar. Jenis penelitian eksperimental dengan desain penelitian eksperimen semu (quasy-experiment). Waktu penelitian pada bulan November? Desembertahun 2018. Populasi adalah ibu nifas yang  memiliki payudara dengan kondisi putting tenggelam. Sampelyang digunakan adalah aksidental sampling dengan jumlah sampel 10 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan terapi vakum karampuan diperoleh nilai rata-rata skala nyeri pada kelompok kontrol sebesar 7.60 dengan kategori nyeri berat terkontrol sedangkan pada kelompok vakum karampuan nilai rata-rata skala nyeri yaitu 3.90 dengan kategori nyeri ringan hingga sedang.   Kata kunci: putting tenggelam, terapi vakum, pengurangan rasa nyeri   ABSTRACT Essentially every mother can breastfeed her baby. Self-confidence and positive thinking can affect milk production, milk production is also determined by hormones. There are several difficulties or obstacles in breastfeeding, namely flat nipples or nipples sinking, blisters put on, breast swelling that causes pain, blocked milk ducts, mastitis and breast abscesses. Dripping nipples are nipples that cannot stand out and tend to go inside so that milk cannot come out smoothly because the ducts are too short in, lack of care and knowledge about breast care. The purpose of this study was to determine the use of Vacuum Capability Therapy (Creativity of Students Caring for Mothers and Children) in reducing pain and handling of drowning nipples in puerperal women at RSKDIA Siti Fatimah and Haji Hospital Makassar. This type of experimental research design is quasy-experimental research. The time of the study was November-December 2018. The population was postpartum mothers who had breasts with submerged nipples. The sample used was accidental sampling with a sample size of 10 people. The results of this study indicate that the utilization of vacuum therapy ability obtained an average value of pain scale in the control group of 7.60 with the category of severe pain controlled while in the vacuum group the mean value of the pain scale is 3.90 with the category of mild to moderate pain.   Keywords: putting sinking, vacuum therapy, pain reduction
EFEKTIVITAS PENDEKATAN ILMIAH PADA MATERI ASAM BASA DALAM MENINGKATKAN GENERATING SKILL Nurdiana, Nurdiana; Rosilawati, Ila; Tania, Lisa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study which was aimed to describe the effectiveness of scientific approach on acid base topic in increasing generating skill had been done. All of students in the IPA of the 11th grade of SMAN 1 Pringsewu for 2014/2015 academic year were population in this research. The sampel was taken by purposive sampling technique and it was obtained the 11th grade of IPA1 and IPA2 as research class. The method of this research was quasi experiment with non equivalent pretest-posttest control group design. The effectiveness of scientific approach was showed by the difference of n-Gain that was significant. Based on research data, it was obtained the average n-Gain of generating skill in experiment class that was 0.39 and in control class was 0.18. Based on hyphotesis testing result, it was concluded that scientific approach in acid base topic was effective to increase students generating skill.Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pendekatan ilmiah pada materi asam basa dalam meningkatkan generating skill. Seluruh siswa kelas XI IPA SMAN 1 Pringsewu tahun pelajaran 2014/2015 merupakan populasi dalam penelitian ini. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dan diperoleh kelas XI IPA1 sebagai dan XI IPA2 sebagai kelas penelitian. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan non equivalent pretest-posttest control group design. Efektivitas pendekatan ilmiah dilihat berdasarkan perbedaan n-Gain yang signifikan. Berdasarkan data penelitian, diperoleh rata-rata n-Gain generating skill pada kelas eksperimen yaitu 0,39 dan pada kelas kontrol yaitu 0,18. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, dapat disimpulkan bahwa pendekatan ilmiah pada materi asam basa efektif dalam meningkatkan generating skill siswa.Kata kunci: asam basa, generating skill, pendekatan ilmiah
PEGARUH METODE DAN LAMA FERMENTASI TERHADAP MUTU MOL (MIKROORGANISME LOKAL) Juanda, Juanda; Irfan, Irfan; Nurdiana, Nurdiana
Jurnal Floratek Vol 6, No 2 (2011)
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MOL (Local Microorganism) is one of the key factors to determine the success in manufacturing of organic fertilizer. MOL can fully substitute EM4 (Effective Microorganism) widely being sold in market, as starter to accelerate composting process. The MOL in the experiment was produced from agricultural waste likes in consumable fruits. The experiment was aimed to investigate a better fermentation method in the production of MOL. A Split Plot Design with fermentation methods (with and without applying of air channel) as main plot and length of fermentation (0, 1, 2, 3, 4 and 5 weeks) as sub-plot were applied to produce MOL, with 2 replications. With air channel, the gas produced from the fermentation process could be channeled out of the fermentation container. Analysis of MOL quality included total microorganisms (TCC), temperature, pH, and color. In general, result showed that the MOLs produced from fermentations without air channel were better than the ones produced from with air channel. The highest amount of TCC in MOL was produced from 3 weeks fermentation without air channel.
KATEGORI SUBJEK SUMBER RUJUKAN PADA ARTIKEL YANG DIMUAT DALAM JURNAL ILMIAH PERTANIAN INDONESIA Winarko, Bambang; Suryantini, Heryati; Hendrawaty, Hendrawaty; Nurdiana, Nurdiana
Jurnal Perpustakaan Pertanian Vol 23, No 2 (2014): october 2014
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpp.v23n2.2014.p47-53

Abstract

Jurnal yang diterbitkan Badan Litbang Pertanian memiliki peranan penting dalam mengomunikasikan hasil penelitian. Kajian terhadap jurnal tersebut melalui pendekatan bibliometrika belum banyak dilakukan oleh para pustakawan. Pengkajian ini ditujukan untuk mempelajari kategori subjek sumber rujukan dari artikel yang diterbitkan dalam sembilan jurnal Badan Litbang Pertanian. Systematic random sampling digunakan untuk memilih 674 dari 2,958 artikel yang dimuat dalam jurnal Badan Litbang Perttanian yang terbit antara tahun 1995-2010. Daftar pustaka dari setiap artikel terpilih diklasifikasi subjeknya berdasarkan AGRIS/CARIS Categorization Scheme. Hasil analisis sitasi mengenai kategori subjek menunjukkan 13 kategori dengan frekuensi 712 ditemukan pada jurnal-jurnal Badan Litbang Pertanian. Lima kategori subjek yang mendominasi adalah ilmu dan produksi tanaman; sumberdaya alam dan lingkungan; perlindungan tanaman, ekonomi pertanian, pembangunan, dan sosiologi pedesaan; serta ilmu, produksi dan perlindungan hewan.
Treatment of recurrent aphthous stomatitis major with metronidazole and ciprofloxacin Jusri, M.; Nurdiana, Nurdiana
Dental Journal (Majalah Kedokteran Gigi) Vol 42, No 3 (2009): (September 2009)
Publisher : Faculty of Dental Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.007 KB) | DOI: 10.20473/j.djmkg.v42.i3.p109-113

Abstract

Background: Recurrent aphthous stomatitis (RAS) are painful oral ulcerations that recur from days to months or even years. It represents the most common lesion of the oral mucosa with prevalence ranging from 15% to 30%. Although the clinical characteristics of RAS are well defined, the precise etiopathogenesis of RAS remains unclear. Since the etiology of RAS remains unknown, there is no definitive treatment. RAS responds quite well to the use of topical or systemic antiinflammatory drugs, particularly corticosteroids. Purpose: The objective of this paper is to discuss the treatment of RAS with secondary infection. Case: This paper reported a case of 22-year-old man with multiple oral ulcers that did not heal for 7 months. Case Management: These ulcers were diagnosed as RAS major with secondary infection that caused by normal oral flora (aerobic and anaerobic bacteria) and treated with metronidazole (topical and oral) and ciprofloxacin (oral). These lesions healed in 3 weeks with scars. Conclusion: Large ulcer without signs of malignancy that contaminated with normal oral flora will delayed in healing, but with rational treatment RAS mayor with secondary infection has good prognosis.
Decreased osteoblasts and increased osteoclasts in rats after coal dust exposure Akbar, Izaak Zoelkarnain; Kania, Nia; Setiawan, Bambang; Nurdiana, Nurdiana; Widodo, M. Aris
Universa Medicina Vol 30, No 2 (2011)
Publisher : Faculty of Medicine, Trisakti University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18051/UnivMed.2011.v30.73-79

Abstract

Bone remodeling is a physiological process of cortical and trabecular bone reconstruction, with initial bone resorption, by osteoclasts and concurrent bone formation by osteoblasts. Oxidative stress due to coal dust exposure is not only found in the lungs, but also in the circulation or systemically. The aim of this study was to determine the effect of oxidative stress from coal dust exposure on the number of osteoblasts and osteoclasts in rats. In this experimental study, four groups were evaluated: control; coal dust exposure at 6.25 mg/m3 for 28 days; coal dust exposure at 12.5 mg/m3 for 28 days; coal dust exposure at 25 mg/m3 for 28 days (all exposures were given daily for one hour). Circulatory oxidative stress was measured by malondialdehyde level. Osteoblast and osteoclast numbers were counted by light microscopic examination of distal femoral cross-sections stained with hematoxylin eosin. This study showed that malondialdehyde levels were significantly increased in coal dust exposure groups, in comparison with the control group (p<0.05). There were also significantly decreased numbers of osteoblasts (p<0.05) and significantly increased numbers of osteoclasts (p<0.05) numbers in coal dust exposure groups, as compared with the control group. No correlations were found between malondialdehyde levels (oxidative stress) and respective numbers of osteoblasts and osteoclasts in all coal dust exposure groups (p>0.05). Coal dust exposure increased malondialdehyde level and osteoclast numbers, and decreased osteoblast numbers, but no correlation was found between oxidative stress (caused by coal dust exposure) and osteoblast and osteoclast numbers.
Efek Gastroprotektif Bawang Prei (Allium fistulosum) terhadap Gastropati pada Lambung Tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Indometasin Masbuchin, Ainun Nizar; Nurdiana, Nurdiana; Suryana, Bagus Putu
Majalah Kesehatan FKUB Vol 1, No 4 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.759 KB)

Abstract

OAINS adalah obat yang digunakan secara luas sebagai antipiretik, antiinflamasi, dan analgesik. Namun demikian, OAINS dapat menyebabkan gastropati dan bahkan tukak lambung jika digunakan dalam jangka waktu yang lama. Quercetin, kaempferol, dan luteolin telah diketahui memiliki efek gastroprotektif. Zat tersebut  terkandung di dalam bawang prei  (Allium fistulosum). Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui efek gastroprotektif bawang prei. Tikus dikelompokkan menjadi lima kelompok yaitu kelompok kontrol negatif (K1), kontrol positif (K2), dan kelompok perlakuan (K3, K4, K5). K1 dan K2 diberi normal salin, sedangkan  K3, K4, dan K5 diberi ekstrak bawang prei dengan dosis 6 mg/kgBB, 12 mg/kgBB, dan 24 mg/kgBB. Tiga puluh menit kemudian K2, K3, K4, dan K5 diberi indometasin 30 mg/kgBB. Tikus kemudian dianestesi menggunakan eter dan dibedah. Gastropati dinilai berdasarkan skor makroskopik dan skor mikroskopik. Hasil uji one way ANOVA menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna pada semua kelompok (p < 0,05).  Skor makroskopik menunjukkan bahwa K5 memiliki perbedaan yang bermakna dengan K2, K3, dan K4, namun tidak ada perbedaan yang signifikan antara K2, K3, dan K4. Skor mikroskopik menunjukkan bahwa K2 memiliki perbedaan yang bermakna dengan K3, K4, dan K5. Pada uji korelasi Pearson didapatkan nilai p = 0,000 (R = -0,917 untuk skor makroskopik, R = -0,862 untuk skor mikroskopik). Dapat disimpulkan bahwa bawang prei dapat menurunkan skor makroskopik dan mikroskopik gastropati pada tikus yang diinduksi indometasin. Kata kunci: Bawang prei (Allium fistulosum), Gastroprotektif, Kaempferol, Luteolin, OAINS, Quercetin.
Efektifitas Hidrogel Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) terhadap Penurunan Jumlah Makrofag pada Penyembuhan Luka Fase Proliferasi Tikus Putih (Rattus norvegicus) Galur Wistar Kondisi Hiperglikemia PI, Gadis Mutiara; Nurdiana, Nurdiana; Utami, Yulian Wiji
Majalah Kesehatan FKUB Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.642 KB)

Abstract

Hiperglikemia adalah kondisi kadar gula darah ≥ 126 mg/dl yang menyulitkan penyembuhan luka. Kandungan daun binahong berupa saponin, flavonoid, polifenol, triterpenoid, antosianin, asam ursolat dan karbonat diduga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Makrofag sebagai sel yang memfagosit daerah luka dan membersihkan debris akan meningkat pada fase inflamasi dan akan menurun jumlahnya pada fase proliferasi ketika luka mulai menutup.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perawatan luka kondisi hiperglikemia menggunakan hidrogel binahong terhadap jumlah makrofag. Desain penelitian adalah true experiment dengan metode randomized posttest only controlled group design dilakukan terhadap hewan coba tikus putih jantan galur Wistar. Jumlah sampel adalah 30 tikus (n = 5) dan dibagi dalam 6 kelompok yaitu 4 kelompok perlakuan yaitu menggunakan basis hidrogel, hidrogel binahong konsentrasi 2,5 %, 5 %, 7,5 %, dan 2 kelompok kontrol normal saline (NS) pada tikus kondisi sehat dan kondisi hiperglikemia. Data yang diukur adalah jumlah makrofag pasca perawatan luka selama 12 hari. Analisis uji one-way ANOVA didapatkan  p = 0,000 (p < 0,05). Melalui uji post hoc test hidrogel binahong 5 % memiliki perbedaan signifikan (p < 0,05) dengan K (-) NS (p = 0,004), K (+) NS (p = 0,000), basis hidrogel (p = 0,001), hidrogel binahong 2,5 % (p = 0,018). Dapat disimpulkan bahwa perawatan luka menggunakan hidrogel binahong dapat menurunkan jumlah makrofag pada penyembuhan luka fase proliferasi di jaringan kulit luka tikus dengan kondisi hiperglikemia. Kata kunci: Hiperglikemia, Hidrogel binahong, Jumlah makrofag.
Co-Authors Ainun Nizar Masbuchin, Ainun Nizar Akbar, Helbi Almayaripa, Almayaripa Andina Devi Arvita, Andina Devi Ashriady Ashriady, Ashriady Asmiantika, Asmiantika Astari, Pocut Aulia Chaya Kusuma, Aulia Chaya Avia, Imelda Bagoes Widjanarko Bagus Putu Suryana, Bagus Putu Bagus Setiawan Bambang Setiawan Bambang Winarko, Bambang Cahayani, Cuti Chusyairi, Onnitia Dwi Putri Dantara, Tri W.I. Darotin, Rida Daskiro, Eko Dewi Chrisna Wulandari, Dewi Chrisna Dewi, Elvira S. Didiek Darmadi Ts Dinastiti, Vide Bahtera Dwi Sarbini Dwi wahyudiati, Dwi Elvira Sari Dewi, Elvira Sari Erliera Erliera, Erliera erwanto, Agus Eswanto, Eswanto Eviana Norahmawati Fajar Ari Nugroho G, Satriani Gadis Mutiara PI, Gadis Mutiara Gultom, D Hanny Handiyani Hariyati, Rr.Tutik Sri Haryati, Omi Hendrawaty Hendrawaty, Hendrawaty Hermiyanty Hermiyanty, Hermiyanty Heryati Suryantini, Heryati Husnul Khatimah Ikhwansyah Isranuri Ila Rosilawati Irawan, Dwi Dianita Irfan Irfan isnain, Fahmi Iswandi Iswandi Izaak Zoelkarnain Akbar, Izaak Zoelkarnain Juanda Juanda Kamilah Budhi Kenty Wantri Anita, Kenty Wantri Khalik, Suhartini Krisna Yetti KUDADIRI, RAPSANJANI Kusworini Handono Laksmi Karunia Tanuwijaya Lisa Tania Lutvia Krismayanti, Lutvia M. Aris Widodo M. Jusri, M. M.Kamil, M.Kamil Mahyunis Mahyunis, Mahyunis Maman Rachman Maria Mexitalia Maryata, Maryata Masruroh Rahayu, Masruroh Mastuti, Ni Luh Putu Herli Mateus Sakundarno, Mateus Mawaddah, Shohipatul Maya, Aminah Miftahus Saadah, Miftahus Moch. Aris Widodo, Moch. Aris Mulyono, Didik Mutya Vonnisa Nahwiyah, Sopiatun Narwanto, Muhammad Ihwan Nia Kania Nurhayati Nurhayati Oppusunggu, K Pande Made Dwijayasa PILLY, NASRI Pradipta, Dea Pratama, Mirza Z. Pratama, Mirza Zaka Purwitasari, Alief Ayu Retty Ratnawati Rinik Eko Kapti, Rinik Eko Rokyal Aeni Sufitri, Rokyal Aeni Rozifa, Annisa' Wigati Rusdin Rauf Rusiyati Rusiyati Sari, Yuni Satriani G. Satriani G., Satriani G. Setyawati Soeharto, Setyawati Siagian, Toni Siagian, Tony Siahaan, Marthalena Suharlan, Didy Supriadi Supriadi Sutrisno, Franky Sutrisno, Franky Suwandi Suwandi Suwito Eko Pramono Syukur, Nursari Abdul Tambunan, Ari Perdana Tarigan, Nehemia Ratur Tina Handayani Nasution, Tina Handayani Triastuti, Maya Indah Umi Kalsum Wahyudi, M Wahyuni, Rahmawati Willy Pratama, Willy Wisnu Barlianto Yosfi Rahmi Yulfitra, Yulfitra Yulfitra, Yulfitra Yulian Wiji Utami Zakia Umami Zulkifli Lubis