Articles

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KURSUS BAHASA INGGRIS SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) DI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Nurhaeni, Nurhaeni
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 6 (2003)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v5i6.2060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang: (1) relevansi program kursus dengan kebutuhan warga belajar; (2) karakteristik input yang terlibat dalam program; warga belajar, tutor, penyelenggara, program belajar, serta sarana dan prasarana pendukung program; (3) gambaran tentang proses pembelajaran yang mencakup: aktivitas tutor, persiapan mengajar, strategi mengajar, aktivitas warga belajar, pelaksanaan evaluasi kemajuan belajar, (4) manfaat program bagi warga belajar dan kelangsungan program. Sumber data penelitian adalah warga belajar dan pengelola kursus bahasa Inggris yang dilaksanakan oleh SKB Kota Yogyakarta, yang terdiri atas: (1) warga belajar bahasa Inggris sebanyak 15 orang, (2) tutor 2 orang dan (3) 3 orang penyelenggara (pamong belajar SKB), (4) Kepala SKB. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan model evaluasi CIPP (context, input, process, product). Untuk menganalisis data penelitian ini digunakan metode kualitatif deskriptif berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kursus bahasa Inggris diselenggarakan dalam rangka memenuhi kebutuhan warga belajar untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam berbahasa Inggris. Hasil evaluasi input menunjukkan warga belajar terdiri 15 orang lakd-laki yang sebagian besar dari mereka berusia kurang dari 45 tahun (sasaran usia prioritas). Rata-rata pendidikan warga belajar SLTP dan SLTA. Latar belakang pendidikan tutor dan penyelenggara cukup memenuhi, sarana dan fasilitas pendukung pembelajaran bahasa Inggris masih kurang memadai. Pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara rutin berlangsung setiap had selama 10 hari. Tingkat kehadiran warga belajar cukup baik, begitu juga aktivitas warga belajar dalam hal pembelajaran. Tingkat kehadiran dan aktivitas tutor secara keseluruhan dalam kegiatan pembelajaran termasuk baik. Pelaksanaan evaluasi belajar dan tutor maupun pamong belajar SKB dilakukan pada awal program, selama kegiatan berjalan dan pada akhir program. Hasil evaluasi produk menunjukkan WB sudah bertambah kemampuannya.Kata kunci: evaluasi program, kursus bahasa inggris, sanggar kegiatan belajar.
PEMANFAATAN TOMAT AFKIRAN UNTUK PRODUKSI LIKOPEN Mappiratu, Mappiratu; Nurhaeni, Nurhaeni; Israwaty, Ila
MEDIA LITBANG SULTENG Vol 3, No 1 (2010)
Publisher : MEDIA LITBANG SULTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.465 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi produksi likopen melalui proses perebusan dengan air bebas mineral atau aquades. Pencapaian tujuan telah dilakukan pemisahan likopen dari tomat afkiran menggunakan perlakuan pengaruh rasio air/tomat afkiran, pengaruh waktu, dan pengaruh suhu perebusan terhadap rendemen dan derajat kemurnian produk likopen. Derjat kemurnian likopen ditentukan menggunakan metode spektrofotometri.  Hasil yang diperoleh menunjukkan derajat kemurnian likopen dipengaruhi oleh rasio air/tomat afkiran, waktu dan suhu perebusan, sedangkan rendemen likopen hanya dipengaruhi ole h rasio air/tomat afkiran. Rendemen likopen tertinggi (2,91 %) terdapat pada penggunaan rasio air/tomat afkiran 1,5 : 1 (b/b), waktu perebusan 75 menit dan suhu perebusan 50 oC, sedangkan derajat kemurnian likopen tertinggi (68 %) terdapat pada  rasio  air/tomat afkiran  1,5 : 1 (b/b), waktu perebusan 75 menit dan suhu perebusan 80 oC
PENGARUH SUHU KALSINASI TERHADAP KOMPOSISI KIMIA ABU KULIT DURIAN DAN PROSPEK PEMANFAATANNYA SEBAGAI KATALIS DALAM REAKSI METANOLISIS MINYAK KELAPA SAWIT Nurhaeni, Nurhaeni; Nurakhirawati, Nurakhirawati; Tri Rahayu Tiaradewi, Tri Rahayu Tiaradewi
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Number 1 (March 2016)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.425 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu kalsinasi terhadap komposisi kimia abu kulit durian dan prospek pemanfaatan abu kulit durian sebagai katalis dalam reaksi metanolisis minyak kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), dengan variasi suhu kalsinasi yaitu 600oC, 700oC, 800oC, 900oC dan 1000oC. Abu kulit durian hasil kalsinasi kemudian digunakan pada reaksi metanolisis pada suhu 50-70oC selama 3 jam, dengan perbandingan molar minyak dan metanol yaitu 1:6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu kalsinasi sangat mempengaruhi komposisi kimia dari abu kulit durian. Peningkatan senyawa-senyawa fase kristal terjadi seiring meningkatnya suhu kalsinasi sampai 800oC. Namun, ketika suhu kalsinasi lebih dari 800oC senyawa-senyawa fase kristal menurun. Abu kulit durian dapat dimanfaatkan sebagai katalis dalam reaksi metanolisis minyak kelapa sawit karena dapat menghasilkan metil ester asam lemak.
PENGARUH BELANJA BARANG DAN JASA, DAN BELANJA MODAL TERHADAP EKUITAS DANA (SURVEI PADA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH SE-KOTA PALU) Nurhaeni, Nurhaeni
Katalogis Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Katalogis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.5 KB)

Abstract

This research aims to explore and determine the relationship between goods and services expenditures, capital expenditures,and equity funds. It also determines both simultaneous and partial impacts of goods and services, and capital expenditures on equity funds. Sample in this research consists of 33 governmental institutions in palu city, which is selected through purposive sampling technique, or selection based on ?jugment?. The data analyzed quantitatively with multiple linear regressions analysis. The result indicates that equity funds decreased due to spending on good and service and capital during one accounting period. Simultaneous test shows that good and service, and capital expenditure have significant  impact on equity funds in 33 govermental institutions. While partial test  evidences that espenditures partially have significant impact on equity  funds in 33 govermental institutions in palu. Coefficient determinant shows adjusted R-Square value of 0,782 that indicates that 78,20% of equity funds impacted by spending on goods and service, capital,  while the remining of 21,80% is impacted by other variables that are not studied.
Peningkatan Kestabilan Enzim Protease dari Bacillus subtilis ITBCCB148 dengan Amobilisasi Menggunakan Kalsium Alginat NURHAENI, NURHAENI
Jurnal Analis Kesehatan Vol 5, No 1 (2016): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kesehatan, Kementerian Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Protease adalah biokatalis yang dapat menghidrolisis protein menjadi asam amino dan banyak digunakan dalam industri.  Agar dapat digunakan dalam proses industri, maka enzim harus dapat bekerja pada suhu ekstrim.  Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan proses produksi, isolasi, pemurnian, dan amobilisasi enzim hasil pemurnian. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas enzim protease dari isolat bakteri lokal Bacillus subtilis ITBCCB148 melalui proses amobilisasi  menggunakan Ca-alginat.  Hasil penelitian menunjukkan aktivitas spesifik enzim hasil pemurnian sebesar 999,372 U/mg, meningkat kemurniannya 17,54 kali dibandingkan ekstrak kasar enzim.  Enzim ini memiliki suhu optimum 55ºC dan suhu optimum enzim amobil 60ºC.  Uji stabilitas termal pada suhu 60ºC selama 70 menit untuk enzim hasil pemurnian masih memiliki aktivitas sisa 4,513%, t1/2 = 15,538 menit, ki = 0,0446 menit-1 dan ΔGi = 98,678 kJ mol-1 sedangkan enzim amobil masih memiliki aktivitas sisa 43,5341%, t1/2 = 55,887 menit, ki = 0,0124 menit-1 dan ΔGi = 105,362 kJ mol-1. Berdasarkan penurunan nilai ki  terjadi peningkatan stabilitas termal hingga 3,6 kali.
KAJIAN KADAR FENOLAT DAN AKTIVITAS ANTIOSIDAN JUS KULIT BUAH SEMANGKA (CITRULLUS LANATUS) Ismayanti, Ismayanti; Bahri, Syaiful; Nurhaeni, Nurhaeni
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Number 3 (December 2013)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.064 KB)

Abstract

This research aim to determine rate of total phenolic and activity of antioxidant of ellipse and circular watermelon peel juice. Method which used in examination of rate total phenolic that is method of Folin_Ciocalteu and activity of antioxidant use method of DPPH. Result of which is obtained from examination rate of phenolic circularwatermelon peel heavily 1,4 kg is 18,702% and ellipse watermelon peel heavily is 1,9 kg is 19,168%. Activity of antioxidant with value of IC50 of circular watermelon 214,369 ppm and ellipse watermelon 376,266 ppm. Base on value of IC50, both of sample that mentioned appertained weak antioxidant.
PEMANFAATAN ARANG AKTIF KULIT PISANG KEPOK (MUSA NORMALIS) SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN ANGKA PEROKSIDA DAN ASAM LEMAK BEBAS MINYAK GORENG BEKAS Nasir, Neni Sri Wahyuni; Nurhaeni, Nurhaeni; Musafira, Musafira
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Number 1 (March 2014)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.71 KB)

Abstract

This research was about the useofactive charcoal of the banana peel (Musa normalis) as adsorbent to degrade peroxide and free faty acid of the used cooking oil. The aims of thisresearch was to determine the best rasio of active charcoal of the banana peel as adsorbent, and the best concentration of NaOH as activator to reduceperoxideand free faty acid of the used cooking oil. This research used 5 level oftreatmentswhich based on CRD, the ratio variation were 2.5, 5.0, 7.5, 10.0 and 12.5 % and the concentrations of NaOH variation were 0.125, 0.25, 0.5, 1 and 2 N. The result showed that the best ratio was occurred in the 10.0 % and the concentration of 1 N NaOH. This value indicated that the banana peel was an adsorben, which can be used inincrease quality of the used cooking oil.
ANALISIS RETENSI ANTOSIANIN DALAM PROSES PEMBUATAN DAN PENYIMPANAN BUBUR INSTAN UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS) Djamil, Lindayati; Bahri, Syaiful; Nurhaeni, Nurhaeni
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Number 3 (December 2015)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.355 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis retensi antosianin dalam proses pembuatan dan penyimpanan bubur instan dari ubi jalar ungu (Ipomoea batatas). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui retensi antosianin dalam bubur instan ubi jalar ungu selama proses pembuatan dan penyimpanan serta untuk mengetahui umur simpan bubur instan pada suhu ruang. Umur simpan ditentukan menggunakan model kinetika reaksi. Analisis tingkat kerusakan antosianin pada bubur instan dilakukan setiap 7 hari selama 70 hari yang diterapkan pada pH yang berbeda yaitu pH 1,0 dan pH 4,5. Panjang gelombang yang digunakan untuk mengukur serapan yaitu 510 nm dan 700 nm. Hasil yang diperoleh menunjukkan tingkat kerusakan antosianin selama pembuatan bubur instan adalah 13,14%, retensi antosianin tanpa penyimpanan adalah 86,86% dan pada hari ke-70 adalah 29,47% serta umur simpan bubur instan ubi jalar ungu adalah 78,20 hari
PENGGUNAAN MALTODEKTRIN UNTUK MENINGKATKAN MASA SIMPAN LIKOPEN BUAH SEMANGKA (CITRULLUS VULGARIS SCHARD) sukriadi, sukriadi; Mappiratu, Mappiratu; Nurhaeni, Nurhaeni
Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Number 1 (March 2013)
Publisher : Univ. Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.104 KB)

Abstract

Research using maltodextrin as the coating in order to increase the shelf life of watermelon lycopene has been done. This study aims to estimate the shelf life of watermelon lycopene capsules in packaging with the addition of maltodextrin coating. Achievement of the goals has been the separation of lycopene from watermelon flesh, followed by drying the product of lycopene using solar dryers, extraction of pure lycopene lycopene separation using a solvent mixture of N coarse-Hekasana: Aceton with a ratio of 2: 1, followed by mixing pure lycopene with adsorbent maltodextrin with a ratio of 25: 75% and storage in an oven at 40 and 50oC. Lycopene levels are determined every 24 hours for 10 days using the spectrophotometric method. The resulting data is used to predict the shelf life of lycopene in capsule packaging. The results obtained indicate a shelf life of lycopene at 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45, 50, 55, and 60 ° C  are 631, 549, 478, 416, 362, 315, 276, 240, 209 and 181 days respectively.
Students’ Anxiety in Language Learning Nurhaeni, Nurhaeni
EDUVELOP Vol 2 No 2 (2019): EDUVELOP (Journal of English Education and Development)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.555 KB) | DOI: 10.31605/eduvelop.v2i2.260

Abstract

It has been widely admitted that most people have their own obstacles when it comes into learning a new language. In fact, it happens to students a lot. Some studies have been conducted in order to investigate further about the students’ anxiety level in learning language. There are some anxiety factors that have been explored, discussed, and analyzed in order to find the solution on overcoming the anxiety problem. This research is intended to explore the influence of gender (male and female) in the anxiety issue of learning language. The participants of this research consisted of 45 male and 45 female students in one Junior High School in West Java. This research applied FLCAS questionnaire to explore students’ level of anxiety. Based on the data analysis through the questionnaire, it is found that there is no difference between male and female students in terms of their anxiety in language learning. It is proven by the chi-square test that is applied to analyze the data collected.