Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MISYKAT: Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran, Hadist, Syari

Kurikulum Integratif Dan Ppengaruhnya Terhadap Kompetensi Lulusan : Studi Pada Fakultas Ekonomi International Islamic University Malaysia Nurhidayat, Nurhidayat; Sadari, Sadari
MISYKAT: Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran, Hadist, Syari'ah dan Tarbiyah Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : INSTITUT ILMU AL QURAN JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.166 KB) | DOI: 10.33511/misykat.v3i2.63

Abstract

This article discusses the integrative curriculum and its influence on graduate competencies, studies at the International Islamic University Malaysia Faculty of Economics. In accordance with the 1986 Memorandum of Degree Recognition, the curriculum and teaching method approach was developed by the International Islamic University Malaysia Faculty of Economics that is a comparative and integrative approach. That is, students are taught to master conventional and Islamic theories at once, and understand how to process the Islamization of conventional sciences that have developed today. Furthermore, if you look at the curriculum structure at the International Islamic University Malaysia Faculty of Economics, the existing courses can be divided into four categories. First, university compulsory courses (17 credits), compulsory faculties (36 credits), compulsory department courses (36 credits) and elective courses (36 credits). At present in IIUM four concentrations have been developed, namely Islamic economics, finance, international economics, and development economics. With the integrative curriculum developed by the International Islamic University Malaysia Faculty of Economics, it produces graduates who are professional, knowledgeable who are inspired by Islamic values and ethics that will develop Muslims and achieve progress in harmony with the ideals of Islam.
Optimalisasi Ekonomi Syariah Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Pengentasan Kemiskinan Mewujudkan Goodgovernance Sadari, Sadari; Nurhidayat, Nurhidayat; Rafiqah, Rafiqah
MISYKAT: Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran, Hadist, Syari'ah dan Tarbiyah Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : INSTITUT ILMU AL QURAN JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.943 KB) | DOI: 10.33511/misykat.v4n1.19-54

Abstract

Humanisme religius telah mengantarkan pada era kesadaran bahwa peradaban manusia harus memiliki dua arus yang saling menunjang. Selama ini arus balik dalam bidang ekonomi hanya menonjolkan arus balik vertikal atas kebawah (model top down) yang didominasi oleh sistem ekonomi kapitalis dan sosialis, sedangkan di sisi lain mengesampingkan arus balik vertikal dari bawah ke atas (model bottom up) yang didominasi oleh sistem ekonomi syariah, sehingga dampaknya adalah adanya kesenjangan ekonomi yang sangat tajam. Paper ini mewujudkan peran penting, yakni menghubungkan dua arus tersebut secara timbal-balik, yakni mempertemukan arus pertama dengan arus balik kedua, sehingga akan menghasilkan dampak yang positif, progresif, kreatif dan produktif, kemudian pada akhirnya akan dapat meng-optomal-kan ekonomi syariah untuk menciptakan goodgovernance, post goodgovernance secara berkelanjutan, tentunya dengan bantuan peran media kontemporer yang kian update. Ekonomi syariah juga merupakan pilar dan nilai dasar, dari sikap keyakinan dan sikap rasionalitas untuk sanggup menciptakan terwujudnya pemberdayaan dan kesejahteraan sekaligus pengentasan kemiskinan dalam masyarakat di Indonesia.