Articles

Found 18 Documents
Search

PENGGUNAAN RUMPUT LAUT SEBAGAI STABILIZER ES KRIM SUSU SARI KEDELAI Violisa, Aviani; Nyoto, Amat; Nurjanah, Nunung
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya Vol 35, No 1 (2012)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.899 KB) | DOI: 10.17977/tk.v35i1.3711

Abstract

The used of seaweed as stabilizing agent on the soymilk-based ice cream. The purpose of this study is to investigate the chemical, physical and organoleptic characteristics of soymilk-based ice cream, in which seaweed is used as a stabilizing agent. The results of this study showed that soymilk-based ice cream with seaweed at the concen­tration of 0.5% have the highest fat and protein contents, viscosity, and the longest melt-down rate. Ice cream with the concentration of 0.4% had the highest solid level, while the concentration of 0.3% produced the highest overrun of ice cream. For the hedonic-quality parameter, ice cream with the concentration of 0.5% had the highest of aroma score and soft texture, while at the concentra­tion of 0.3% had the highest sweet flavor. For the hedonic parameter, ice cream with the con­cen­tra­tion of 0.4% had the highest aroma and sweet flavor preference.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sifat kimia, fisik, dan organoleptik es krim susu sari kedelai dengan rumput laut sebagai stabilizer. Hasil penelitian me­nunjukkan bahwa es krim susu sari kedelai dengan stabilizer rumput laut konsentrasi 0,5% memiliki kadar lemak tertinggi, kadar protein tertinggi, viskositas tertinggi, dan waktu meleleh paling lama. Es krim padatan tertinggi diperoleh dari stabilizer kon­sentrasi 0,4%. Overrun tertinggi terdapat pada es krim dengan stabilizer konsentrasi 0,3%. Hasil uji mutu hedonik, es krim dengan stabilizer konsentrasi 0,5% menghasil­kan aroma tertinggi dan tekstur paling lembut, sedangkan es krim dengan stabilizer 0,3% menghasilkan rasa termanis. Hasil uji hedonik, es krim dengan stabilizer kon­sen­trasi 0,4% memiliki nilai kesukaan aroma tertinggi dan kesukaan rasa tertinggi.
MANAJEMEN GIZI KELUARGA: SUATU UPAYA PENINGKATAN SUMBER DAYA MANUSIA Nurjanah, Nunung
Teknologi dan Kejuruan: Jurnal teknologi, Kejuruan dan Pengajarannya Vol 17, No 2 (1994): SEPTEMBER
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9794.196 KB) | DOI: 10.17977/tk.v17i2.7284

Abstract

Manajemen Gizi Keluarga: Suatu Upaya Peningkatan Sumber Daya Manusia
METHIONIN SULFOXIDE REDUKTASI (MSR) FUNGSI, REGULASI, DAN EKSPRESI PADA STAPHYLOCOCCUS AUREUS SERTA KERENTANAN STAPHYLOCOCCUS AUREUS TIPE WILD DAN MUTAN MSR TERHADAP OKSIDAN Nurjanah, Nunung; Wicaksana, Imam Adi
Farmaka Vol 14, No 1 (2016): Supplement
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.104 KB) | DOI: 10.24198/jf.v14i1.10857

Abstract

Metionin sulfoksida reduktase (Msr) merupakan gen yang terdapat dalam kromosom Staphylococcus aureus  terdiri dari 3 gen MsrA (A1, A2, A3) dan 1 gen MsrB. Msr memiliki fungsi yaitu sebagai enzim yang dapat mengembalikan fungsi protein yang terganggu akibat kerusakan yang disebabkan oleh ROS. Cell-wall active antibiotic dapat meningkatkan sintesis dua metionin sulfoksida reduktase (MsrA1 dan MsrB) pada S.aureus. Metode yang digunakan dalam pengambilan data-data untuk review kali ini yaitu pencarian melalui internet, menggunakan database elektronik PubMed dengan beberapa kata kunci yang berkaitan dengan Methionine Sulfoxide Reductase. Jurnal yang digunakan merupakan jurnal periode 10 tahun terakhir. Hasil dari review artikel kali ini dapat disimpulkan bahwa Msr jelas berperan penting dalam memperbaiki kerusakan protein dan memperbaiki stress oksidatif pada S. aureus yang disebabkan oleh ROS (reactive oxygen species) . Selain itu, oksasilin dengan konsentrasi tinggi dapat menginduksi lokus MsrA1/MsrB pada S. aureus. kemudain kerkurangan Msr dapat meningkatkan Sintesis MsrB juga meingkatkan kerentanan S. aureus terhadap oksidan.Kata Kunci: Metionin sulfoksida reductase, Staphylococcus aureus, ROS, Oksasilin.
HUBUNGAN JARAK KELAHIRAN DAN JUMLAH BALITA DENGAN STATUS GIZI DI RW 07 WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIJERAH KOTA BANDUNG Nurjanah, Nunung; Septiani, Tiara Dewi
Jurnal Keperawatan Anak Vol 1, No 2 (2013): JURNAL KEPERAWATAN ANAK
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi memegang peranan penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia  terutama balita. Sebagian besar masyarakat memiliki jumlah balita dalam satu keluarga >2 balita dan tidak sedikit jarak kelahiran berdekatan < 2 tahun. Jarak kelahiran dan jumlah balita turut serta mempengaruhi status gizi balita. Metode penelitian yang digunakan adalah descriptions correlation dengan pendekatan crosssectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan proporsional random sampling dengan sampel sebanyak 60 responden dan data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis melalui dua tahapan, yaituunivariat untuk mengetahui gambaran dan bivariat untuk mengetahui hubungan (chi square). Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki jarak kelahiran ≤2 tahun sebanyak 63,3%, sebagian besar responden memiliki jumlah balita >2 balita sebanyak 76,7%, hampir setengah responden yang memiliki balita dengan status gizi normal sebanyak 63,3%. Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan jarak kelahiran dengan status gizi balita dengan nilai p value= 0,022 dan tidak ada hubungan antara jumlah balita dengan status gizi balita dengan p value= 0,055. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis menyarankan kepada ibu yang memiliki balita untuk mengatur jarak kelahiran danjumlah balita yang dimiliki agar status gizi balita baik.
Ethics of Reproductive Education for Children According to the Book of Tarbiyat al-Aulad fi al-Islam by Abdullah Nashih ‘Ulwan Nurjanah, Nunung; Tantowie, Tanto Aljauharie
JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 6 No 2 (2018): Juli-Desember 2018
Publisher : Graduate Program, Darussalam Institut for Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.023 KB)

Abstract

One of the problems of child education that is very serious in the environment of Islamic education institutions is about sexual education. There are views that are pro and contra to the implementation of sexual education in Islamic education institutions. However, as long as sexual education is carried out based on ethical norms, sexual education remains important for children. This study succeeded in exploring a number of ethics that can be used as the basis for the implementation of sexual education for children.
PENGARUH PENGGUNAAN BUKU AJAR PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN BERPERSPEKTIF GENDER TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KESETARAAN GENDER PADA SISWA KELAS LIMA SDN KEDOKAN BUNDER 1 KECAMATAN KEDOKAN BUNDER KABUPATEN INDRAMAYU Nurjanah, Nunung; Lestyorini, Ratna Dewi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 3 No 2 (2018): Volume III Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan, Universitas Pasundan, Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.373 KB)

Abstract

The background of this research is the lack of knowledge of gender equality in elementary school students which raises various attitudes and actions that tend to be discriminatory and unfair to one party, especially female students. The purpose of this study is to determine the effect of using a gender perspective textbook on Pancasila and Civic Education on increasing knowledge of gender equality in fifth grade students of Kedokan Bunder Public Elementary School 1 in Indramayu Regency. The research method used is descriptive qualitative research. With data collection methods used include observation, interviews and tests. The research subjects were the fifth grade students of Kedokan Bunder 1 Elementary School, Indramayu Regency with the number of students 40. The results showed that the textbook on gender education had a gender perspective influencing the gender knowledge of fifth grade students of Kedokan Bunder Public Elementary School 1 Indramayu Regency. This is shown by comparing the results of the pretest on the material about rights and obligations associated with gender equality, the result is that 56% of students answered incorrectly, and 44% answered correctly. after learning the citizenship education subjects by using Pancasila dan Civic Education textbooks with a gender perspective, students 'knowledge increased, this was evident in the posttest results regarding the material on citizens' rights and obligations related to gender equality, showing 87% of students answered correctly, and 13 % answered incorrectly.   Keywords: textbooks, Pancasila and Civic Education, gender equality, elementary school Latar belakang penelitian ini yaitu rendahnya pengetahuan akan kesetaraan gender pada siswa sekolah dasar yang menimbulkan berbagai sikap dan tindakan yang cenderung diskriminatif dan tidak adil bagi salah satu pihak terutama siswa perempuan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan Buku Ajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Berperpektif  gender terhadap peningkatan pengetahuan akan kesetaraan gender pada siswa kelas lima Sekolah Dasar Negeri Kedokan Bunder 1 Kabupaten Indramayu. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif  kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi, wawancara dan tes. Subyek penelitian yakni siswa kelas lima Sekolah Dasar Negeri Kedokan Bunder 1 Kabupaten Indramayu dengan jumlah siswa 40. Hasil penelitian diketahui bahwa buku ajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan berperspektif gender berpengaruh terhadap pengetahuan gender siswa kelas lima Sekolah Dasar Negeri Kedokan Bunder 1 Kabupaten Indramayu. Hal ini ditunjukan dengan membandingkan hasil pre-test mengenai materi tentang hak dan kewajiban yang dikaitkan dengan kesetaraan gender, hasilnya sebanyak 56% siswa menjawab tidak tepat, dan 44% menjawab tepat. setelah dilakukan pembelajaran mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan dengan menggunakan buku ajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan berperspektif gender pengetahuan siswa meningkat, hal ini tampak pada hasil post-test yang mengenai materi tentang hak dan kewajiban warga negara yang dikaitkan dengan kesetaraan gender, menunjukan hasil 87% siswa menjawab benar, dan 13% menjawab tidak tepat.   Kata Kunci: buku ajar, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, kesetaraan gender, sekolah dasar
ANEKA OLAHAN PISANG SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN NILAI JUAL PISANG DAN PENDAPATAN MASYARAKAT Sunandar, Asep; Sumarsono, Raden Bambang; Benty, Djum Djum Noor; Nurjanah, Nunung
ABDIMAS PEDAGOGI Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : ABDIMAS PEDAGOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.12 KB)

Abstract

Abstract: Training activities and business assistance of various banana preparations is an effort in order to increase the selling value of local products that will impact directly to the community’s income. To achieve these objectives, this training uses training methods and business development assistance. The result is that people become aware of the economic potential that exists in their surroundings. The community has expertise in banana processing into various types of food, and slowly but surely the income of the villagers continues to increase, which initially relies only on agricultural income now getting additional results from skills.Keywords: processed banana, banana selling value, community incomeAbstrak: Kegiatan pelatihan dan pendampingan usaha aneka olahan pisang merupakan sebuah upaya dalam rangka meningkatkan nilai jual produk lokal yang akan berdampak secara langsung kepada pendapatan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut pelatihan ini menggunakan metode pelatihan dan pendampingan pengembangan usaha. Hasil yang diperoleh adalah masyarakat menjadi sadar akan potensi ekonomi yang ada di lingkungan sekitarnya. Masyarakat memiliki keahlian dalam pengolahan pisang menjadi aneka jenis makanan, dan secara perlahan namun pasti pendapatan masyarakat desa menjadi terus meningkat yang awalnya mereka hanya mengandalkan pendapatan dari hasil pertanian kini mendapatkan tambahan dari hasil keterampilan.Kata kunci: olahan pisang, nilai jual pisang, pendapatan masyarakat
Pengaruh Kegiatan Finger Painting Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Pra Sekolah di Tk At-Taqwa Cimahi Nurjanah, Nunung
KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : LPPM BSI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.846 KB)

Abstract

ABSTRAK   [BB1]                                                                                                                                Perkembangan motorik halus merupakan aspek yang mempengaruhi perkembangan lainnya. Keterlambatan motorik halus pada usia pra sekolah dapat menyebabkan anak menjadi rendah diri, terjadi kecemburuan pada anak yang lain, ketergantungan dan timbul rasa malu. Hal tersebut dapat membuat anak kesulitan untuk memasuki bangku sekolah karena kemampuan motorik  halus sangat diperlukan dalam bersosialisasi dengan teman sebayanya. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk mengoptimalkan perkembangan motorik halus melalui pemberian stimulasi sejak dini. Salah satu kegiatan yang diharapkan dapat menstimulasi perkembangan motorik halus adalah kegiatan Finger Painting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kegiatan finger painting terhadap perkembangan motorik halus anak usia pra sekolah di TK At-Taqwa.Metodologi penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak yang berusia 36-72 bulan sebanyak 25 anak. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi modifikasi KPSP dan Denver II. Uji statistik univariat menggunakan median  dan uji statistik bivariat menggunakan uji Wilcoxon.Hasil uji univariat didapatkan nilai median pre test 4,00 dan post test 6,00 , hasil uji bivariat didapatkan nilai p Value 0,001 (α < 0,05), dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan perkembangan motorik anak usia pra sekolah sebelum dan setelah diberikan kegiatan finger painting.Berdasarkan hasil penelitian disarankan TK At-Taqwa menjadikan kegiatan finger painting sebagai salah satu program sekolah dalam upaya meningkatkan perkembangan motorik halus anak. Kata kunci       : Anak Pra Sekolah, Finger Painting, Perkembangan Motorik Halus  ABSTRACT                                                                                                                                Fine motor skills development is an aspect that can be affect the next development of child. Delayed on fine motor skills can cause the child become inferior, jealous of other child, dependence and become a shy person. It can make the child difficult to enter a school because fine motor skills is needed in socializing with other chid. Given stimulation earlier to the child is very important, they need an activities that can help in the process to improve fine motor skills development, one of the activities is finger painting. The aim of this study is to determine the influence of finger painting activity to fine motor skills development of preschool children at At-Taqwa Kindergarten Cimahi.The research methodology used quasy experiment design  with a one-group pretest-postest. The sampling used consecutive sampling. The sample in this study was children aged 36-72 month as many as 25 respondents. The instrument in this research using observation checklist sheet which is a combine of KPSP and Denver II. The result of univariat statistical test is median and bivariat statistical test used Wilcoxon test.The result of univariat obtained that median 4,00 on pre test and 6,00 on post test. The resut of bivariat obtained that p Value 0,001 (α < 0,05), it can be concluded that there is a significant difference of fine motor skills development before and after given finger painting activity.Based on the research results suggested that TK At-Taqwa makes finger painting activity as one of a school program in an effort to improve the fine motor skills development of child. Keywords : Preschool Children, Finger Painting, Fine Motor Skills Development 
PENGARUH PENKES STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANGTUA DI RUMAH BINTANG ISLAMIC PRE SCHOOL Nurjanah, Nunung
KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): Jurnal KEPERAWATAN
Publisher : LPPM BSI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.402 KB)

Abstract

ABSTRACT - The stimulation of development is the important thing that all parents have to do to get optimalize of growth and development of their children. Largely, parents do not know about the stimulaton of development of child. This research aims to know the differences of parents’s knowledge and attitude before and after getting health education about developmental stimulation in children at Rumah Bintang Islamic Pre School. The study design used was a quasi experiment. The samples were parents of pre-school age children. Sampling technique used is total sampling with 32 parents.   Data collected through questionnaires . Analysis of the data using bivariate analysis paired two-sample t test to compare the knowledge and attitudes before and after health education. Before health education are most parents have sufficient knowledge and attitudes supportive , whereas after health education is known that all parents have a good knowledge and favorable attitude . Statistical test results obtained p value 0.000 , it can be concluded that there is a significant difference between knowledge and attitudes of parents before and after health education. Suggestions for nursing staff to develop child health education on growth and development in the early childhood education. While parents can better perform developmental stimulation while playing with great affection .Keywords : quasi-experimental , developmental stimulation , health education. ABSTRAK - Stimulasi perkembangan merupakan hal penting yang harus dilakukan orang tua untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Sebagian besar orang tua belum mengetahui upaya stimulasi perkembangan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan sikap orang tua sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang stimulasi perkembangan pada anak di Rumah Bintang Islamic Pre School. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Sampel penelitian adalah orang tua yang memiliki anak usia pra sekolah. Teknik  sampel yang digunakan adalah  total sampling dengan jumlah 32 orang tua. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Analisis data menggunakan analisis bivariat uji T dua sampel berpasangan untuk membandingkan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Sebelum dilakukan pendidikan kesehatan adalah sebagian besar orang tua memiliki pengetahuan cukup dan sikap mendukung, sedangkan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan diketahui seluruh orang tua memiliki pengetahuan yang baik dan sikap yang mendukung. Hasil uji statistik didapatkan p value 0.000 maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap orang tua sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan. Saran untuk tenaga keperawatan anak dapat mengembangkan pendidikan kesehatan tentang pertumbuhan dan perkembangan di tempat pendidikan anak usia dini. Sedangkan orang tua dapat lebih melakukan stimulasi perkembangan sambil bermain dengan penuh kasih sayang.Kata kunci : quasi eksperimen, stimulasi perkembangan, pendidikan kesehatan
PENGARUH PERMAINAN ULAR TANGGA TERHADAP KEMAMPUAN MENGGOSOK GIGI PADA ANAK SEKOLAH DASAR KELAS III DI SDN BARANANGSIANG KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2017 Suryaningsih, Chatarina; Nurjanah, Nunung; Sartika, Siti
Jurnal Keperawatan Komprehensif Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Keperawatan Komprehensif
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia sekolah merupakan masa dimana terjadinya pergantian gigi susu menjadi gigi permanen. Kurang pemahaman tentang perawatan gigi dan mulut akan beresiko terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut, sehingga perlu dilakukan pendidikan kesehatan sebagai upaya pencegahan dengan menanamkan perilaku yang baik sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi experiment dengan jenis pre and post testwithout control. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan sampel sebanyak 20 responden dan data yang diperoleh dalam penelitian dianalisis melalui dua tahapan, yaitu univariat untuk mengetahui rata-rata dan bivariat untuk mengetahui pengaruh (t-dependent). Hasil penelitian didapatkan bahwa rerata nilai kemampuan sebelum 5,85 dan sesudah 10,05. Hasil penelitian didapatkan adanya pengaruh permainan ular tangga terhadap kemampuan menggosok gigi pada anak dengan nilai p value = 0,001. Berdasarkan hasil penelitian ini penulis menyarankan agar metode pendidikan kesehatan dengan ular tangga dilakukan secara rutin untuk memperbaharui wawasan terhadap anak di SD, mendukung dan memotivasi anak dalam menggosok gigi yang baik dan benar.