Articles

Found 31 Documents
Search

PENGARUH PUPUK KANDANG KELINCI DAN ABU KAYU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PARE PADA TANAH ALUVIAL Jumiati, Jumiati; Nurjani, Nurjani; Harianti, Agus
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang kelinci dan abu kayu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pare pada tanah aluvial. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dosis kombinasi antara pupuk kandang kotoran kelinci dan abu kayu yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pare pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan di desa Parit Deraman, Punggur Besar Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Penelitian dilaksanakan selama ± 3 bulan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dalam bentuk faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari dua faktor yaitu pupuk kandang kelinci dengan 3 taraf dan abu kayu sebanyak 3 taraf, sehingga diperoleh kombinasi 27 perlakuan. Tiap kombinasi perlakuan terdiri dari 3 sampel dan diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 81 unit percobaan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu, jumlah daun per tanaman, volume akar, jumlah buah per tanaman, berat segar buah per tanaman, panjang buah per tanaman, diameter buah per tanaman dan berat kering tanaman. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi antara pupuk kandang kelinci dan abu kayu berpengaruh nyata terhadap volume akar dan berat kering tanaman. menunjukan bahwa interaksi pemberian pupuk kandang kelinci dan abu kayu berpengaruh nyata terhadap jumlah daun per tanaman, volume akar, berat segar buah per tanaman, dan berat kering tanaman. Sedangkan untuk pemberian pupuk kandang kelinci berpengaruh nyata pada jumlah daun per tanaman, volume akar, berat segar buah per tanaman, dan berat kering tanaman. Pemberian abu kayu berpengaruh nyata pada variabel jumlah daun per tanaman, volume akar, jumlah buah per tanaman, berat segar buah per tanaman, panjang buah per tanaman, diameter buah per tanaman, dan berat kering tanaman.
PENGARUH MEDIA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA SECARA HIDROPONIK SUSILAWATI, YETI; NURJANI, NURJANI; HADIJAH, SITI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media organik terbaik bagi pertumbuhan dan hasil selada secara hidroponik. Penelitian dilaksanakan di    Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya sejak 22 Februari sampai 16 April 2016. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, terdiri dari 5 perlakuan diulang sebanyak 5 dan setiap  ulangan terdiri dari 4 sampel sehingga total pengamatan sebanyak 100 tanaman. Perlakuan tersebut adalah m1 (75% serbuk gergaji + 25% arang sekam), m2 (25% serbuk gergaji + 75% arang sekam), m3 (50% serbuk gergaji + 50% arang sekam), m4 (100% serbuk gergaji + 0% arang sekam), m5 (0% serbuk gergaji + 100% arang sekam) Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah jumlah daun (helai), luas daun (cm2), berat segar tanaman (g), volume akar (cm3) dan berat kering tanaman (g). Perlakuan dengan 25% serbuk gergaji + 75% arang sekam merupakan  media organik terbaik dibandingkan media lainnya. Kata Kunci : Hidroponik, Media Organik, Selada,  
PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT PADA TANAH PMK DENGAN KOMBINASI PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK Wiguna, Ade Sagita; Nurjani, Nurjani; Palupi, Tantri
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT PADA TANAH PMK DENGAN KOMBINASI PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK                                                                                                                Ade Sagita Wiguna(1) ,  Nurjani(2),  Tantri Palupi(3)                                                                                                                        (1) Mahasiswa Fakultas Pertanian (2) dan Staf Pengajar Fakultas Pertanian         Universitas Tanjungpura PontianakEmail : Adeheadbanger1994@gmail.com ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis kombinasi pupuk organik dan anorganik yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil cabai rawit pada tanah PMK. Penelitian dilaksanakan di Desa Bodok Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat selama 5 bulan sejak bulan Juli sampai November 2016. Metode eksperimen yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) 6 perlakuan diulang sebanyak 4 kali terdapat 24 bedengan dan 4 sampel tanaman per bedengan, sehingga seluruhnya berjumlah 96 tanaman sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah A= 100% pupuk kotoran ayam, B= 80% pupuk kotoran ayam + 20% NPK Mutiara, C= 60% pupuk kotoran ayam + 40% NPK Mutiara, D= 40% pupuk kotopran ayam + 60% NPK Mutiara, E= 20% pupuk kotoran ayam + 80% NPK Mutiara, dan F= 100% NPK Mutiara. Variabel yang diamati dalam penelitian yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering tanaman, umur panen, jumlah buah per tanaman, dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi 60% pupuk organik + 40% pupuk anorganik menunjukkan pertumbuhan dan hasil cabai rawit yang terbaik pada tanah PMK.Kata kunci : Cabai rawit, Pupuk Organik dan Pupuk Anorganik, Tanah PMK                                                                                                                                           GROWTH AND RESULT CAYENNE PEPPER ON LAND YRP WITH ORGANIC AND ANORGANIC FERTILIZER COMPONENTS                                         Ade Sagita Wiguna(1) ,  Nurjani(2),  Tantri Palupi(3)                                                      (1) Students of Agriculture Faculty (2) and Lucturer of Agriculture of Faculty in Tanjungpura University PontianakEmail : Adeheadbanger1994@gmail.com  ABSTRACT           This study aims to determine the best combination of organic and inorganic fertilizers for growth and yield of cayenne pepper on YRP soil. The research was conducted in Bodok Village, Parindu Sub-district, Sanggau District, West Kalimantan for 5 months from July to November 2016. The experimental method used was Randomized Block Design (RAK) 6 repeated treatments as many as 4 times there were 24 beds and 4 samples of plants per bed, so that all amounted to 96 plants sample. The treatment is A = 100% chicken manure, B = 80% chicken manure + 20% NPK Mutiara, C = 60% chicken manure + 40% NPK Mutiara, D = 40% chicken manure + 60% NPK Mutiara, E = 20% chicken manure + 80% NPK Mutiara, and F = 100% NPK Mutiara. The variables observed in the study were plant height, root volume, plant dry weight, harvest age, number of fruits per plant, and fruit weight per plant. The results showed that treatment of 60% organic fertilizer + 40% of inorganic fertilizer showed the best growth and yield of cayenne on  YRP soil. Keywords :  Cayenne pepper, Organic Fertilizer and Inorganic Fertilizer, YRP soil       
MORPHOLOGICAL RESPONSE OF SOME SOYBEAN VARIETIES ON ALLUVIAL SOIL APPLIED BY CHICKEN MANURE Zulaiha, Siti; Nurjani, Nurjani; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Soybean (Glycine max Linn) is a food crop as a source of raw materials of various nutritious food products. Almost all levels of society love the food made from this plant, especially in Indonesia. However, the current production of soybean has not been able to meet the domestic demand, therefore it is necessary to adjust the soybean varieties in the areas that have the potential to produce for domestic needs by providing income on the land to be used. This reseach aims to see the interaction of soybean varieties to a certain dose of chicken manure on alluvial soil. This research was conducted at Parit Husin Punggur Besar Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat for 3 months from October 17th 2017 to January 20nd 2018. The research used Factorial Completly Randomized Design (RAL) Design, consist of first factor 3 varieties and second factor 3 treatment dosage of chicken manure with 3 replicates and 4 plant samples. Observation variables included plant height, root volume, number of active root nodules, total dry weight, flowering time, harvest time, number of productive branches, number of pods plant, number of seeds pod, dry weight of seed plant and weight of 100 seeds of environmental observation. The result showed that there was interaction between varieties and chicken manure to observation variable of plant height 3 weeks, 4, 5 after planting, harvest time, number of pods per plant and dry weight of seed plant. Keywords: Chicken Manure, Soybeans, Varieties, 
PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK RUMPUT LAUT TERHADAP TANAMAN SELADA SECARA HIDROPONIK suri, wira sagita; nurjani, nurjani; darussalam, darussalam
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin bertambahnya penduduk Indonesia serta meningkatnya kesadaran penduduk akan kebutuhan gizi menyebabkan bertambahnya permintaan akan sayuran selada sehingga perlu dilakukan usaha peningkatan hasil selada. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui konsentrasi ekstrak rumput laut terbaik bagi pertumbuhan dan hasil selada secara hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Sosial, Sakok, Singkawang mulai tanggal 25 Mei sampai 23 Juli 2016. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor yaitu konsentrasi ekstrak rumput laut dengan 5 taraf perlakuan yaitu 10 ml/l air, 20 ml/l air, 30 ml/l air, 40 ml/l air dan 50 ml/l air. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu jumlah daun pertanaman (helai), berat basah bagian atas (g), volume akar (cm3), berat kering bagian atas (g), berat kering akar (g). Hasil penelitian pemberian ekstrak rumput laut menunjukkan berpengaruh tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil selada secara hidroponik.Kata Kunci : Selada, Hidroponik, Eksrak Rumput Laut.
RESPON PEMBERIAN PUPUK KANDANG BEBEK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH ALUVIAL HABIB, ABDUL; NURJANI, NURJANI; SAFWAN, MULYADI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon dan dosis pupuk kandang bebek yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas  Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya yang berlangsun 03 Agustus 2017 sampai dengan 30 September 2017. Metode yang digunakan adalah Percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan, 4 ulangan, dan 4 tanaman sampel. Pemberian dosis pupuk kandang bebek sebagai berikut P0 (tanpa perlakuan), P1(25 g/polybag), P2 (50 g/polybag), P3(75 g/polybag), P4 (100 g/polybag) dan P5 (125g/polybag). Pengamatan yang dilakukan yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, berat segar umbi, berat kering angin umbi. Pemberian pupuk kandang bebek berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar umbi, berat kering angin umbi dan berpengaruh tidak nyata  terhadap jumlah umbi. Pemberian Pupuk Kandang Bebek dengan dosis 25 ton/ha menunjukkan dosis yang lebih baik dibandingkan dosis lainnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah aluvial. Semakin tinggi dosis Pupuk Kandang Bebek yang diberikan, maka semakin tinggi pula pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah pada tanah aluvial.  Kata kunci :  Aluvial, Bawang Merah, Pupuk Kandang Bebek
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH TERHADAP KONSENTRASI AUKSIN PADA TANAH GAMBUT haryandi, haryandi; Nurjani, Nurjani; Safwan, Mulyadi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the effect and the best dose of Atonik ZPT use on the growth and yield of shallot plants on peatlands. The research was conducted in experimental garden of Faculty of Agriculture of Tanjungpura University from July to September 2017. This research used Completely Randomized Design (RAL) consisting of 5 treatments with 5 replications. Each replication consists of 4 plant samples, so the total number is 100 plants. The treatments were as follows: a1 = Atonic Concentration of 0.25 cc / liter, a2 = Atonic Concentration of 0.50 cc / liter, a3 = Atonic Concentration of 0.75 cc / liter, a4 = Atonic Concentration of 1, 00 cc / liter and a5 = Atonik Concentration of 1.25 cc / liter. Observation variables include: plant height, number of tubers per hill, fresh weight of tubers per hill, dry weight of tuber bulbs per hill and weight per unit of tubers. Based on the result of research that, giving of Atonik Concentration does not influence to plant height, number of tuber per hill, fresh weight of tuber per hill, dry weight of tuber bulb per hill and weight per unit of tuber.key word: shallot, Atonik Concentration, peatlands.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR KOTORAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA SECARA HIDROPONIK Riyanti, Yupita Ririn; NURJANI, NURJANI; DARUSSALAM, DARUSSALAM
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selada (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu jenis sayuran daun yang banyak dikomsumsi oleh masyarakat Indonesia. Selada mengandung vitamin A, B dan C yang berguna untuk kesehatan tubuh. Untuk mendukung pertumbuhan selada yang optimal, maka diperlukan teknik budidaya salah satunya budidaya hidroponik.  Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan  hasil terbaik dari pemberian konsentrasi pupuk organik cair kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan hasil selada.  Penelitian dilaksanakan di Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap Kabupatan  Kubu Raya dari 22 Februari samapi 16 April 2016.  Penelitian ini menggunakan metode Rancanagan Acak Lengkap  ( RAL)  dengan satu faktor.  Konsentrasi POC kotoran sapi  (s) terdiri dari 6 taraf   perlakuan diulang 4 kali sebagai berikut. Perlakuannya s1 menggunakan nutrisi AB-MIX  dengan konsentrasi 10 ml/,s2= pemberian POC kotoran sapi dengan konsentrasi 100 ml/l air, s3= pemberian POC kotoran sapi dengan konsentrasi 200 ml/l air ,s4=  pemberian POC kotoran sapi dengan konsentrasi 300 ml/l air ,s5 = pemberian POC sapi dengan konsentrasi 400 ml/l air, s6= pemberian POC kotoran sapi dengan konsentrasi 500 ml/l air.  Variabel yang diamati adalah jumlah daun (helai), berat segar tanaman (g), luas daun (cm2), volume akar (cm3), berat kering akar (g).  Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan so berbedanyata terhadap variabel jumlah daun, luas daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman. POC kotoran sapi belum bisa menyamai nutrisi  AB-MIX  sebagai nutrisi pada tanaman selada. Namun, konsentrasi 100ml/l POC lebih baik dibandingkan konsentrasi lainnya.   Kata kunci : Hidroponik, POC kotoran Sapi, Selada
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KOTORAN AYAM DAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT PADA LAHAN ALUVIAL Satria, Gilang Wana; Nurjani, Nurjani; Hariyanti, Agus
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian dilaksanakans elama 4 bulan sejak bulan Juli sampai Oktober 2016. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui dosis kombinasi pupuk kotoran ayam dan NPK yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil cabai rawit pada lahan aluvial sebagai media tanam. Metode eksperimen yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan diulang sebanyak 4 kali pada 24 bedengan dan 6 sampel tanaman per bedengan sehingga seluruhnya berjumlah 144 tanaman sampel. Perlakuan yang digunakan adalah A =10 kg per bedengan pupuk kotoran ayam, B= 8 kg per bedengan pupuk kotoran ayam + 2 g NPK DINAR per tanaman, C = 6 kg per bedengan pupuk kotoran ayam + 4 g NPK DINAR per tanaman, D= 4 kg per bedengan pupuk kotoran ayam + 6 g NPK DINAR per tanaman, E= 2 kg per bedengan pupuk kotoran ayam + 8 g NPK DINAR per tanaman dan F= 10 g NPK DINAR per tanaman. Variabel yang diamati dalam penelitian adalah tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah per tanaman, berat per buah dan berat buah per tanaman. Pemberian kombinasi pupuk kotoran ayam dan NPK Majemuk tidak ditemukan dosis terbaik bagi pertumbuhan dan hasil cabai rawit pada tanah aluvial. Pemberian pupuk kotoran ayam 10 kg per bedengan atau 8 kg pupuk kotoran ayam + 2 g NPK adalah dosis yang paling efektif untuk diberikan pada cabai rawit pada lahan aluvial.Kata kunci: Cabai Rawit,Lahan Aluvial, PupukKotoran Ayam dan Pupuk NPK
PENGARUH PUPUK KANDANG BEBEK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI RAWIT PADA TANAH ALUVIAL SYAHRUDIN, SYAHRUDIN; NURJANI, NURJANI; WASI'AN, WASI'AN
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis pupuk kandang bebek yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas , Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya yang berlangsung 12 November 2016 sampai dengan 18 April 2017. Metode yang digunakan adalah Percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan, 5 ulangan, dan 4 tanaman sampel. Pemberian dosis pupuk kandang bebek sebagai berikut P0 (tanpa perlakuan), P1(500 g/polybag), P2 (1000 g/polybag), P3(1500 g/polybag), dan P4 (2000 g/polybag). Pengamatan yang dilakukan yaitu tinggi tanaman, cabang produktif, volume akar, berat kering, jumlah buah pertanaman dan berat buah pertanaman. Pemberian pupuk kandang bebek berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel yang diamati.Kata kunci : Pupuk Kandang Bebek, Cabai Rawit, Aluvial