p-Index From 2015 - 2020
10.456
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penyuluhan Jurnal Ilmu Komputer dan Informasi JPG (Jurnal Penelitian Geografi) Jurnal Lahan Suboptimal Jurnal Konseling dan Pendidikan Marwah: Jurnal Perempuan, Agama dan Gender Sosial Budaya Jurnal AL-IJTIMAIYYAH: Media Kajian Pengembangan Masyarakat Islam Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching JIP: Jurnal Ilmiah PGMI Jurnal Daya Saing IKONOMIKA Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Keperawatan Jurnal Kesehatan Vokasional Indonesian Journal of Chemistry JURNAL SERAMBI ILMU Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian Jurnal Agrotek Tropika al-fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan Master Bahasa Jurnal Sains Farmasi & Klinis Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia Jurnal Ilmiah Langue and Parole Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic Jurnal POLIMESIN Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan SOSIO EDUKASI Jurnal Studi Masyarakat dan Pendidikan At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Seminar Nasional Lahan Suboptimal Al-Ta'lim Jurnal Masyarakat dan Budaya DEIKSIS Portal: Jurnal Teknik Sipil Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Tourism Reserch Journal Qiyas : Jurnal Hukum Islam dan Peradilan Gravitasi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains Jurnal Vokasi Bionatural: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK)
Articles

Found 21 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari

UPACARA PETROEN ANEUK DI GAMPONG MEUNASAH MANYANG KECAMATAN KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR Nurfajri, Dek Putri; Selian, Rida Safuan; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 2 (2016): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.228 KB)

Abstract

ABSTRAK           Penelitian yang berjudul “Upacara Petroen Aneuk di Gampong Meunasah Manyang Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar” mengangkat masalah bagaimana prosesi upacara petroen aneuk dan maknanya di Gampong Meunasah Manyang Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan prosesi upacara petroen aneuk dan maknanya di Gampong Meunasah Manyang Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dan jenis penelitiannya deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat yang mengerti tentang upacara petroen aneuk dan objek dalam penelitian ini adalah upacara petroen aneuk di gampong Meunasah Manyang Kecamatan Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi, display dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan prosesi upacara adat petroen aneuk yaitu pembacaan doa pembuka, peucicap, suleung buleukat, balek hate, balek boh manoek, pencerminan, baca kitab, peusijuek, memutar beras, peulingka ka’bah, troen u tanoh, plah boh u, pesijuek ibu bayi, peu ‘eh lam ayon, Tamong Bak Rumoh dan pembacaan doa penutup.Upacara petroen aneuk secara umum memiliki makna yaitu agar bayi mendapatkan kemuliaan, kesejahteraan, kemakmuran dan selamat di dunia maupun akhirat. Dan kelak ketika besar nanti bayi menjadi anak yang patuh kepada kedua orang tua dan taat beribadah kepada Allah SWT. Upacara petroen aneuk masih dilaksanakan secara adat.Kata kunci: Upacara, Petroen Aneuk
BENTUK PENYAJIAN TARI LANGKIR DEHWER DI KECAMATAN TEUPAH SELATAN KABUPATEN SIMEULUE Restika, Dwi; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 3 (2016): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.954 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini tentang “Bentuk Penyajian Tari Langkir Dehwer di Kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue”. Mengangkat masalah bagaimana bentuk penyajian dan makna tari Langkir Dehwer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian tari Langkir Dehwer serta makna yang terkandung dalam tari Langkir Dehwer. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriftif. Data penelitian ini bersumber dari para seniman dan pelatih yang mengetahui tentang tarian Langkir Dehwer di Desa Pasir Tinggi Kecamatan Teupah Selatan Kabupaten Simeulue. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu: mereduksi data, display data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tari Langkir Dehwer ditarikan oleh delapan orang penari, empat penari perempuan dan empat penari laki-laki. Tetapi penari perempuan tetap diperankan oleh laki-laki, karena tari yang berpasangan dengan perempuan tabu di kalangan masyarakat Simeulue khususnya di desa Pasir tinggi Kecamatan Teupah Selatan. Tari ini memiliki 33 gerakan, tetapi banyak pengulangan gerak, 21 jenis pola lantai, alat musik yang digunakan adalah Gendang. Properti yang digunakan delapan helai tali nilon. Tata rias penari menggunakan bedak tabur secukupnya saja, bahkan tidak digunakan sama sekali karena semua penarinya laki-laki dan sudah berumur. Secara garis besar, makna yang terkandung dalam rangkaian gerak tari Langkir Dehwer adalah makna bagaimana tata cara kehidupan bermasyarakat. Tarian ini ditampilkan pada acara pernikahan, khitanan, dan acara-acara adat lainnya.Kata kunci: bentuk penyajian, tari Langkir Dehwer   
INTRANCE DALAM TARI KUDA KEPANG PADA SANGGAR SENI MEUKAR BUDAYA DI KECAMATAN TADU RAYA KABUPATEN NAGAN RAYA Marzakina, Cut; Supadmi, Tri; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 2, No 2 (2017): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.445 KB)

Abstract

ABSTRAK            Penelitian yang berjudul “Intrance dalam Tari Kuda Kepang pada Sanggar Seni Mekar Budaya di Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya”. Mengangkat tentang bagaimana intrance dalam tari Kuda Kepang di Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya, tata cara pelaksanaan ritual pada tari Kuda Kepang, bentuk kesurupan yang terjadi pada tari Kuda Kepang di Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana intrance dalam tari Kuda Kepang, bagaimana tata cara ritual dan bagaimana bentuk kesurupa yang terjadi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Tari Kuda Kepang pada Sanggar Seni Meukar Budaya Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah Intrance Dalam Tari Kuda Kepang. Teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intrance dalam tari Kuda Kepang pada sanggar seni meukar budaya dilakukan dengan beberapa tahap yaitu proses sebelum terjadinya intrance, perilaku kesurupan yang terjadi pada tari Kuda Kepang, bentuk penyajian tari Kuda Kepang, dan perilaku penari intrance. Kata Kunci : Intrance, Tari, Kuda Kepang
MEBOBO PADA ADAT PERKAWINAN SUKU KLUET DESA MALAKA KECAMATAN KLUETTENGAH KABUPATEN ACEH SELATAN Hasbullah, Hasbullah; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.164 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul “Mebobo pada Adat Perkawinan Suku Kluet di Desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan” mengangkat masalah mebobo pada acara adat perkawinan di Kluet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata cara dan makna dari syair mebobo saat acara adat perkawinan di desa Malaka Kecamatan Kluet Tengah Aceh Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, dan teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi, display serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mebobo Pada acara adat perkawinan suku Kluet sudah dilaksanakan semenjak abad ke-13 Masehi.Mebobo dilaksanakan oleh laki-laki pemuda desa serta tokoh adat di desa tersebut, diiringi dengan syair-syair yang dilantunkan namun tidak semua lirik dalam syair memiliki makna yang jelas karena hanya sebagai hiburan dan penyemarak saja.Mebobo dilaksanakan pada malam hari.Istilah mebobo dimaksudkan pada saat mengantarkan pengantin pria kerumah pengantin wanita, sedangkan sebaliknya disebut Pagi Makan.Secara keseluruhan makna dari syair mebobo sendiri lebih kepada kata-kata nasihat dan arahan serta acara pelepasan dari sahabat-sahabat pengantin pria. Kata kunci: Mebobo, Adat, suku Kluet.
TEKNIK PERMAINAN ALAT MUSIK TIUP TRADISIONAL ACEH SEURUNE KALEE PADA TARI PIASAN RAYA DI SANGGAR SEURAYENG NANGGROE BIREUEN Aganovic, Izet; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 4 (2016): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.743 KB)

Abstract

ABSTRAK            Judul penelitian ini adalah Teknik Permainan Alat Musik Tiup Tradisional Aceh Seurune Kalee pada Tari Piasan Raya di Sanggar Seurayeng Nanggroe Bireuen. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah teknik permainan alat musik tiup tradisional Aceh Seurune Kalee pada Tari Piasan Raya di Sanggar Seurayeng Nanggroe Bireuen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik permainan alat musik tiup tradisional Aceh Seurune Kalee pada Tari Piasan Raya di Sanggar Seurayeng Nanggroe Bireuen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah pimpinan sanggar seurayeung nanggroe dan anggota sanggar seurayeung nangroe. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat musik tiup tradisional Aceh Seurune Kalee merupakan salah satu alat musik tiup Aceh. Alat musik tiup seurune kalee terbagi atas 4 bagian, yaitu bambu (lipai), piring tembaga, lubang nada, lidah seurune. Teknik permainan Seurune Kalee dapat dilakukan dengan dua posisi, yaitu dalam posisi duduk dan berdiri. Teknik permainan alat musik tiup tradisioanl seurune kalee ada beberapa tahap: 1. Menghimpit lili (lidah seurune) dengan kedua bibir. 2. Menyimpan udara/ nafas di bagian rongga mulut, kemudian di tiup/ dihembuskan di bagian lili (lidah seurune) hingga seurune kalee mengeluarkan bunyi. 3. Posisi mulut kembang-kempis dipengaruhi oleh pertukaran udara yg dihirup melalui hidung 4. Posisi mulut tersebut menghasil bunyi seurune kalee yg tidak terputus-putus.” Ukuran dan bentuk Seurune Kalee sangat berparuh bagi suara yang dikeluarkan, karena diameter lubang seurune sangat menentukan bunyi yang dikeluarkan.Kata Kunci: teknik, permainan, Seurune Kalee   
BENTUK PENYAJIAN TARI TOR-TOR NAPOSO NAULI BULUNG PADA ADAT PERKAWINAN MANDAILING DI KELURAHAN PIDOLI DOLOK Pratiwi, Siti; Kurnita, Taat; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 1, No 4 (2016): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.635 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Bentuk Penyajian tari Tor-Tor Naposo Nauli Bulung pada Adat perkawinan Mandailing di Kelurahan Pidoli Dolok” mengangkat masalah bagaimana bentuk penyajian dan makna gerak tari Tor-tor Naposo Nauli Bulung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah seniman dan budayawan, mantan penari tor-tor Naposo Nauli Bulung dan penari-penari tarian Naposo Nauli Bulung. Lokasi penelitian ini adalah di Kelurahan Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi Teknik analisis data dengan mereduksi, display dan verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan tari Tor-tor Naposo Nauli Bulung sangat jarang diguanakan pada adat perkawinan, tari Tor-tor Naposo Nauli Bulung ditarikan oleh 6 penari yang terdiri dari 3 penari wanita dan 3 penari laki-laki. Tari ini memiliki 6 ragam gerakan, diiringi alat musik tradisional seperti Gordang Sambilan, Gong, Suling dan Talempong. Bentuk penyajian tari ini sangat sederhana. Setiap gerak tari tor-tor Naposo Nauli Bulung memiliki makna tertentu. Tari tor-tor Naposo Nauli Bulung berarti muda-mudi yang sopan dan santun kepada yang lebih tua.Kata Kunci: bentuk penyajian, makna, tari Tor-tor Naposo Nauli Bulung
ANALISIS STRUKTUR TARI SINING DI ACEH TENGAH Chairunnisa, Chairunnisa; Supadmi, Tri; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 2, No 3 (2017): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.426 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “analisis struktur tari Sining di Aceh Tengah”, dengan rumusan masalah bagaimana tata hubungan gerak tari Sining, dan bagaimana elemen-elemen dasar gerak tari Sining. Tujuan penelitian adalah untuk mendeksripsikan bagaimana tata hubungan gerak tari Sining, dan untuk mendeskripsikan elemen-elemen dasar gerak tari sining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif yaitu berupa reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata hubungan yang terjadi di dalam tari Sining adalah hubungan paradigmatik pada syair yaitu hubungan yang saling mengaitkan antara komponen satu dengan komponen yang lainnya yang terdapat pada frase Hééé kayu ari uten rime simörip wan arul pematang, Bur ijo tingir i sagi ni karang. Tuahmu bang si cacak bepilih kati kutebang, Malé kurasuk, kupantik kin reje tiang, Penupang ni supu, sesérénni rering, Sike ko kaso turun, bere bujur, ko ke bere lintang, Temetapmi ko ku élöpen, Jarak rara ari opat sagi emus ni kuyu, Kiblat ni heme. Hasil analisis data yang diperoleh adalah tata hubungan tari Sining  terdiri dari 3 gugus, 13 kalimat, 20 frase dan 102 motif. Elemen dasar tari adalah tubuh dibagi menjadi empat bagian yaitu kepala, badan, tangan, dan kaki, masing-masing bagian dibagi menjadi dua yaitu unsur sikap dan unsur gerak. Bagian kepala terdiri 9 unsur sikap dan 8 unsur gerak, bagian badan terdiri dari 6 unsur sikap dan 10 unsur gerak, bagian tangan terdiri dari 8 unsur sikap dan 8 unsur gerak, bagian kaki terdiri dari 9 unsur sikap dan 8 unsur gerak.Kata Kunci: analisis, struktur, tari Sining
PROSES PEMBELAJARAN PADA SENTRA MUSIK BIOLA DI TK KHALIFAH BANDA ACEH Fajar, Azwar; Syai, Ahmad; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 2, No 3 (2017): AGUSTUS
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Proses Pembelajaran pada Sentra Musik biola di TK Khalifah Banda Aceh”. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pembelajaran pada sentra alat musik biola di TK Khalifah Banda Aceh, serta kendala-kendala yang dialami dalam proses pembelajaran sentra alat musik biola di TK Khalifah Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran pada sentra musik biola di TK Khalifah Banda Aceh, serta kendala-kendala yang dialami dalam proses pembelajaran sentra musik biola di TK Khalifah Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Guru dan siswa pada TK Khalifah Banda Aceh, objek penelitian ini yaitu Sentra Musik biola di TK Khalifah Banda Aceh. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai hal yang diteliti, wawancara untuk menggali keterangan yang lebih mendalam, dan dokumentasi yang dilakukan dengan cara menyelidiki benda-benda untuk membantu peneliti dalam menyelesaikan penelitian ini. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data (conclusion drawing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran musik biola di TK Khalifah Banda Aceh yang meliputi pemilihan metode, pengenalan alat musik beserta cara memainkannya. Kendala-kendala yang dialami ketika proses pembelajaran musik biola di TK Khalifah Banda Aceh terdapat beberapa kesulitan yang wajar seperti peserta didik tidak fokus pada saat latihan, guru tidak bisa mengajar dengan maksimal, kehadiran siswa tidak tepat waktu dan kurangnya pemahaman peserta didik terhadap gesekan nada yang telah diberikan. Proses pembelajaran sentra musik biola di TK Khalifah Banda Aceh pada dasarnya sama dengan pembelajaran pada TK lainnya. Sebelum guru melakukan pembelajaran, guru mempersiapkan hal-hal penting dalam proses belajar mengajar, yang meliputi perencanaan pembelajaran, mempersiapkan alat musik biola, dan mempersiapkan tempat pembelajaran. Kata Kunci: pembelajaran, sentra seni, musik biola
PROSES PEMBUATAN KAIN SONGKET TENUN DI DESA UJUNG TANAH KECAMATAN SAMADUA KABUPATEN ACEH SELATAN Susana, Susana; Ismawan, Ismawan; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 3, No 2 (2018): MEI
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.93 KB)

Abstract

ABSTRACTThe research, entitled "The Process of Making Woven Songket Ujung Tanah Village, Samadua, South Aceh" raised the problem how the process of making woven songket in Ujung Tanah Village, Samadua, South Aceh. This research aims to describe the process of making woven songket in Ujung Tanah Village, Samadua, South Aceh. The approach in this research is a qualitative approach and type of research used is qualitative research with descriptive methods. The source of the data in this research is Anita Suryani and Hasfamaidar who are songket weaving craftsmen in Ujung Tanah Village. The object in this study is the process of making songket in Ujung Tanah Village, Samadua, South Aceh. Data collection techniques are used with observation, interview and documentation techniques. Data analysis techniques use an inductive approach which includes 3 steps, namely: Data reduction, Data presentation and Data verification. The results of data analysis showed that the process of making songket fabric consisted of 5 stages, namely: Meuhani, Menyusuk, Menyisir, Making Motifs and Weaving. Keywords: process, making, songket weaving.
TARI PULAU PINANG PADA UPACARA ADAT PERNIKAHAN DI PESISIR BARAT KECAMATAN SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL Nanda Sari, Riska Safrida; Supadmi, Tri; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.314 KB)

Abstract

ABSTRAK        Penelitian ini berjudul “Tari Pulau Pinang pada Upacara Adat Pernikahan di Pesisir Barat Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil”. Penelitian ini mengangkat masalah bagaimana bentuk penyajian tari Pulau Pinang pada upacara adat pernikahan di Pesisir Barat Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian tari Pulau Pinang pada Upacara Adat Pernikahan di Pesisir Barat Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil melalui sanggar Melati Lae Geuntuyung yang terletak di kampung kilangan kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil yang dipimpin oleh Anharuddin. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data digunakan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi data, display, serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tari Pulau Pinang merupakan tarian yang sudah turun temurun sejak zaman dahulu hingga saat ini, tari Pulau Pinang ditarikan oleh 2 orang penari perempuan dan laki-laki (mempelai pria) berpasangan. Penari dilengkapi dengan properti selendang dan juga payung digunakan saat menari, mulai dari awal menari sampai didetik terakhir menari. Tarian ini memiliki 4 ragam gerak. Adapun macam-macam gerak nama dalam ragamnya yaitu: gerakan Ya Maulai (langkah tigo), gerakan amboy sayang ee (baputa), gerakan melantik (menangkis lawan), dan gerakan langkah baling. Setiap gerak diiringi dengan syair yang dilantunkan oleh syeh nya. Tarian ini juga memiliki tempo yang sedang, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat dan tari Pulau Pinang ini sangat cocok untuk sarana pendidikan. Kata kunci: bentuk penyajian, tari Pulau Pinang.
Co-Authors Achmad Zamroni, Achmad ADINOTO NURSIANA, ADINOTO Adnil Edwin Nurdin Aganovic, Izet Ahmad Syai Ahmad Syarifin, Ahmad Aisyah Aisyah Alif Ringga Persada, Alif Ringga Amalia, Zuhra Ananda, Ridho Andi Warnaen, Andi Andrianti, Septi Arif, Yulastri Asroh, Ardi Atika Ratna Dewi, Atika Ratna Aulia Febrila, Ashya Bafadal, Robyan Endruw Bambang Riyanto Basmanelly, Basmanelly Bella Veronika Cantika, Orizha Chairunnisa Chairunnisa Edy Haryono Ekawati Danial Endang Komariah, Endang Fahrulrozi, Fahrulrozi Fajar, Azwar Fakhriza, Fakhriza Fatanah, Rosy Dea Fernandes, Feri Fona, Zahra Furqan Furqan, Furqan Gribaldi Gribaldi Habibah, Ummi Haerawati Idris, Haerawati Hasbullah Hasbullah Hasmalina Nasution Hendra, Rudi Hermantoro, Henky Hertria Maharani, Hertria Hidayat, Mukhlis Hikmayani, Yayan Hilwan Yuda Teruna Ikhsan Ikhsan Indah Yanti, Bayu Vita Ismawan Ismawan, Ismawan Jannifar, A Jasril Jasril Khairunnisa Khairunnisa Kurnita, Taat Kusuma, Ariya Eka Marisa Ulfa, Marisa Marniza Marniza Marzakina, Cut Maulinda, Cut Medikasari Medikasari Melina, Nurfi Muhammad Kharizmi, Muhammad Muhartono, Rizky Muhartono, Rizky Muhartono, Rizky Muslim Muslim Mustika, Dona Nanda Sari, Riska Safrida Nendah Kurniasari Novirza Novirza Novriani, Novriani Nurfajri, Dek Putri Oktari, Puspita Ria Oskandar, Dahri Palawi, Ari Prasetya, Prasetya Pratiwi, Siti Pristia, Armaya Priyatna, Fatriyandi Nur Putri Ayu Ogari, Putri Ayu Putri, Dewi Eka Rahadian, Rikrik Rahmadini Syafri, Rahmadini Rahmiwati Hilma, Rahmiwati Ramdiana, Ramdiana Restika, Dwi Rida Safuan Selian Rostika Flora Sandika, Edi Sardaniah, Sardaniah Siregar, Sri Hilma Siti Hajar Suryawati, Siti Hajar Siti Nurani Sonny Koeshendrajana Sukmawati, Fitriani Sumardi Sumardi Supadmi, Tri Supadmi, Tri Susana Susana SUSANTI DIANA Syahri, Jufrizal Syarif, Cut Anzar Trisnaningsih Trisnaningsih Ulumuddin, Taufiq Ihya Widyastuti Widyastuti Witomo, Cornelia Mirwantini Witomo, Cornelia Mirwantini Yohana, Larisa Yuliaty, Christina Yulinanda, Irma Zahri Nasution