Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Ternak Tropika

PENAMPILAN REPRODUKSI SAPI PERANAKAN ONGOLE DAN PERANAKAN LIMOUSIN DI KABUPATEN MALANG Nuryadi, Nuryadi; Wahjuningsih, Sri
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 12, No 1 (2011): Ternak Tropika
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.323 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian  untuk mengetahui  penampilan reproduksi sapi betina Peranakan Ongole dan Peranakan Limousin yang meliputi Service per Conception, Days Open, Calving Interval, dan Conception Rate. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sapi Peranakan Ongole   50 ekor dan Sapi Peranakan Limousin  50 ekor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, pengumpulan data dilakukan primer dan sekunder.  Variabel yang diamati adalah Service per conception (S/C), Days open (DO), Calving interval (CI), Conception rate (CR),  Hasil penelitian menunjukkan S/C sapi Peranakan Ongole 1,28 dan sapi Peranakan Limousin 1,34. Days Open (DO) sapi Peranakan Ongole 130,27±20,99  hari, sedangkan pada sapi Peranakan Limousin sebesar 149,32±24,19 hari. Conception Rate sebesar 75,34% pada sapi Peranakan Ongole dan 66% pada sapi Peranakan Limousin dan untuk CI pada sapi Peranakan Ongole sebesar 414,97±25,53  hari sedangkan pada sapi Peranakan Limousin sebesar 433,67±24,39 hari. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan penampilan reproduksi sapi Peranakan Ongole dan Peranakan Limousin.   Kata Kunci: Service per Conception, Days Open, Calving Interval and Conception Rate ABSTRACT The purpose of this study was to know the difference of reproductive performans Filial Ongole and Filial Limousine covering Service per Conception, Days Open, Calving Interval, and Conception Rate. The materials used in this study is to Filial Ongole by the number 50 objects and Filial Limousin Cattle with the number of 50 objects. The method used in this research is the gathering of primary and secondary data. The observed variables are Service per conception (S / C), Days open (DO), Calving interval (CI), Conception rate (CR), The experiment showed that  S / C , DO, CR and CI   of Filial Ongole  were 34 1.28;130.27 ± 20.99 days, 75.34%;  414.97 ± 25.53 days and for Filial Limousin were  1,34; 149,32±24,19 days; 66 %;433,67±24,39days respectively.  It was concluded  that there was   difference of  reproductive performans between Filial Ongole and Filial Limousin. Key words : Service per Conception, Days Open, Calving Interval and Conception Rate.
EVALUASI EFISIENSI REPRODUKSI SAPI PERAH PERANAKAN FRIES HOLLAND (PFH) PADA BERBAGAI PARITAS DI KUD “ SUMBER MAKMUR” KECAMATAN NGANTANG KABUPATEN MALANG A, Putri Retno; Ihsan, M Nur; Nuryadi, Nuryadi
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 15, No 2 (2014): TERNAK TROPIKA
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.988 KB)

Abstract

Tujuan dari penelian ini adalah untuk mengevaluasi keberhasilan inseminasi buatan berdasarkan Days Open (DO), Service per Conception (S/C), dan Calving Interval (CI). serta mengetahui penampilan reproduksi sapi perah pada berbagai paritas di Wilayah KUD “Sumber Makmur”, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Penelitian ini merupakan study kasus. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah data 100 ekor sapi perah betina yang minimal telah partus dua kali agar dapat diketahui Calving Intervalnya. Sampel dipilih secara acak dalam satu Kecamatan. Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui rataan dan standar deviasi dari DO, S/C, dan CI serta analisis data dengan metode Kruskall Wallis menggunakan sebaran uji Chi Square untuk membandingkan tampilan reproduksi pada berbagai paritas berdasarkan DO, S/C, dan CI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan dari DO, S/C, dan CI berturut-turut: 100,66±51,06 hari; 1,9±O,44 kali; dan 385,50±55,13 hari dan hasil uji statistik menunjukkan bahwa antar DO pada berbagai paritas, S/C danCI tidak berbeda nyata (P>0,05).Disimpulkan bahwa rata-rata DO panjang, S/C tinggi pada paritas tertentu dan CI juga masih panjang, membuktikan bahwa keberhasilan Inseminasi Buatan masih rendah dan tidak terdapat perbedaan penampilan reproduksi sapi perah pada berbagai paritas berdasarkan DO, S/C, dan CI. Kata Kunci : Inseminasi Buatan, Days Open, Service per Conception, dan Calving Interval.
PENGARUH BOBOT BADAN TERHADAP KUALITAS DAN KUANTITAS SEMEN SAPI SIMMENTAL Adhyatma, M.; Nurul, Isnaini; Nuryadi, Nuryadi
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 14, No 2 (2013): Ternak Tropika
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.288 KB)

Abstract

This research was to compare semen quality and quantity of simmental cattle on thevariation of weight. The research used six heads of cattle. The method of this research wassurvey method and analyze data using variety analyzing method, thus would be continuedusing duncan test if there are present significan differences. Simmental cattle at mediumweight (840 and 846 kg) had more quality than other two groups of weight, which showedfrom highest scale of colour, and consistency. Simmental cattle at low weight (764 and 797 kg)showed a highest scale of pH and mass motility rather than other two groups of weight. Theresearch of quantity of Simmental cattle at medium weight (840 and 846 kg) group showedhighest scale of volume average at 8,5 ± 0,92 ml, individual motility average at 60,6 ± 7,95%and amount of motil spermatozoa average at 6.082,6 ± 1.204,06 (106) rather than other groups.Highest scale concentration had showed on low weight (746 and 797 kg) Simmental cattlegroup average at 1.355,7 ± 153,60 (106/ml). The high weight (942 and 952 kg) group ofSimmental cattle showed highest amount of spermatozoa average at 10.826,9 ± 1.777,16 (106).Simmental cattle at medium weight (840-846 kg) had better semen quality and quantity thanothers.Keywords : Simmental cattle, cattle weight, quality and quantity of semen