Articles

Found 5 Documents
Search

Pemanfaatan dan Pengelolaan Kawasan Teluk Ekas Kabupaten Lombok Timur Nuzula, Firdausi; Susilo, Edi; Setyohadi, Daduk
Wacana Journal of Social and Humanity Studies Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Pascasarjana Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan dan penataan ruang wilayah pesisir perlu memperhatikan paradigma penataan ruang wilayah pesisir khususnya yang terkait dengan otonomi daerah serta spesifikasi wilayah pesisir itu sendiri. Penataan ruang wilayah pesisir yang memerlukan kerjasama yang saling menguntungkan antar daerah baik dengan daerah yang bersebelahan maupun dengan daerah bagian hulunya serta pelibatan masyarakat lokal dalam penataan ruangnya adalah paradigma penataan ruang wilayah pesisir yang perlu menjadi perhatian utama. Lombok Timur merupakan salah satu sentra budidaya rumput laut terbesar di NTB yaitu di Ekas dengan potensi lahan 1.808 Ha dan Serewe 625 Ha. Masyarakat nelayan Lombok Timur telah mengembangkan budidaya rumput laut sebagai pekerjaanya selain menangkap ikan. Teluk Ekas berdasarkan fakta geografis merupakan Desa Pantai (Perikanan) dan memungkinkan menjadi salah satu Desa Pariwisata. Hal ini ditunjang oleh keadaan pantai yang bagus dengan hamparan pasir putih yang bersih. Namun demikian, potensi tersebut belum dapat dioptimalkan oleh Pemda Kabupaten Lombok Timur. Tujuan dari penulisan naskah ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan tata ruang wilayah pengembangan minapolitan budidaya rummput laut di kawasan teluk ekas. Kata Kunci : Tata Ruang, Teluk Ekas
STUDI PENGARUH CAMPURAN LEMAK BABI TERHADAP KAPASITANSI DAN KONSTANTA DIELEKTRIK LEMAK SAPI DENGAN METODE DIELEKTRIK Nuzula, Firdausi; S. Widodo, Chomsin; -, Sucipto
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati karakteristik kelistrikan  pada lemak sapi dan lemak babi dengan menggunakan metode dielektrik. Karakteristik kelistrikan yang diamati yaitu kapasitansi dan konstanta dielektrik. Kapasitansi diukur dengan menggunakan LCR meter GW-instek seri 816 dengan probe ganda L dan H, sedangkan konstanta dielektrik didapatkan dari nilai kapasitansinya. Pengukuran kapasitansi dilakukan pada frekuensi   800 Hz hingga 2000 Hz. Lemak babi sebagai pencemar ditambahkan pada lemak sapi dengan konsentrasi 0,5%, 1%, 5%, 10%, 20%, 30%, 40% dan 50% . Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode dielektrik dapat digunakan untuk mengukur nilai kapasitansi dan konstanta dielektrik pada  lemak sapi dan lemak babi. Kapasitansi yang terukur pada LCR meter yaitu 0,00142 nF-0,00263 nF, sedangkan konstanta dielektriknya yaitu 4,00726-7,42131.  Nilai kapasitansi dan konstanta dielektrik lemak sapi lebih besar daripada lemak babi. Cemaran lemak babi pada lemak sapi menurunkan kapasitansi dan konstanta dielektrik lemak sapi. Kata kunci: Lemak, Kapasitansi, Konstanta Dielektrik
ADSORPSI Cd(II), Ni(II) DAN Mg(II) PADA SILICA GEL YANG TERIMOBILISASI DENGAN 2-MERKAPTOBENZIMIDAZOL Nuryono, Nuryono; Nuzula, Firdausi; Narsito, Narsito
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 7, No 1 (2008)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan imobilisasi 2-merkaptobenzimidasol (MBI) pada permukaan silika gel menggunakan ?-glisidoksipropiltrimetoksisilan (?-GPS) sebagai senyawa penghubung. Hasil imobilisasi (Si-MBI) kemudian digunakan untuk mengadsorpsi Cd(II), Ni(II), dan Mg(II) dalam medium air. Penelitian meliputi studi pengikatan  ?-GPS pada silika gel dalam medium air yang diikuti imobilisasi larutan MBI dalam dimetilformamida  (DMF) pada silika epoksi (Si-Ep) yang terbentuk. Karakterisasi hasil imobilisasi larutan MBI meliputi penentuan MBI yang terikat , parameter kinetika, dan termodinamika adsorpsi terhadap Cd(II), Ni(II), dan Mg(II). Gugus-gugus fungsional Si-MBI yang berperan pada adsorpsi ion logam diidentifikasi menggunakan spektroskopi inframerah (IR) dan secara kuantitatif kandungan MBI dalam Si-MBI ditentukan dengan metode Kjeldahl. Adsorpsi Cd(II), Ni(II), dan Mg(II) dilakukan dalam sistem batch. Ion logam yang teradsorpsi secara kuantitatif dihitung dari selisih logam sebelum dan sesudah adsorpsi hasil pengukuran menggunakan metode spektroskopi serapan atom. Berdasarkan data yang diperoleh, kesetimbangan adsorpsi, energi adsorpsi, dan kapasitas adsorpsi ditentuka menggunakan model isoterm adsorpsi Langmuir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan MBI dalam Si-MBI sebesar 584 µmol/g. Adsorpsi ion logam pada Si-MBI berlangsung melalui dua tahap yaitu cepat dan lambat dengan urutan konstanta laju adsorpsi masing-masing Cd(II) > Mg(II) > Ni(II) > Cd(II). Kapasitas adsorpsi Si-MBI terhadap Cd(II), Ni(II), dan Mg(II) berturut-turut sebesar 13,26 µmol/g, 107,53 µmol/g, dan 123,46 µmol/g. Adsorpsi Cd(II) diduga sebagian besar merupakan kemisorpsi dengan energy adsorpsi 23,67 kJ/mol, sedangkan Ni(II) dan Mg(II) kemungkinan besar didominasi fisisorpsi dengan energi adsorpsi masing-masing sebesar 15,26 kJ/mold an 15,82 kJ/mol.
Penerapan Teknik Analytical Hierarchi Process (AHP) Dalam Pengambilan Keputusan Pembiayaan Produktif (Studi Kasus Pada Bank JATIM Syariah Cabang Darmo) Nuzula, Firdausi; Septiarini, Dina Fitrisia
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol 3, No 4 (2016): April-2016
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.633 KB) | DOI: 10.20473/vol3iss20164pp311

Abstract

The purpose of this study was to determine the main criteria of decision-making for productive financing based on the level of interest by using AHP technique. Results of this study is the capital criteria become a major criterion in the decision-making productive financing. Most important sub-criteria of Character is payment commitments. Most important sub-criteria of Capacity is obtained from customer turnover per month. Most important subcriteria of Capital is trackrecord of prospective customer payments. Most important subcriteria of Collateral is the ownership of the collateral and the authenticity of the documents. Most important sub-criteria of Condition of Economy is the business both in the side of the law and the government. The results of all the weighting of criteria and sub-criteria through the process of harmonic average from seventh informant’s answers.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSISTENSI LABA NUZULA, FIRDAUSI
Jurnal Akuntansi AKUNESA Vol 5, No 3 (2017): AKUNESA (Mei 2017)
Publisher : Jurnal Akuntansi AKUNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the factors that are indicators of earnings persistence in companies listed on the Indonesia Stock Exchange 2013-2016. Indicators tested in this research are cash flow volatility, sales volatility, leverage, book tax differences, and accruals. This research used purposive sampling with total sample 2013-2016 equal to 988. The analysis method used is descriptive analysis and Confirmatory Factor Analysis (CFA). The results of this research indicate that all variables or indicators tested can be used to form the construct of earnings persistence factors. Debt level is the variable or indicator that has the greatest influence on the earnings persistence.   Keywords: earnings persistence, confirmatory factor analysis