Articles

Pengaruh Model Pembelajaran Sinektik Terhadap Hasil Belajar Fisika Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 4 Palu Agustina, Silva; Pasaribu, Marungkil; Saehana, Sahrul
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 4, No 2 (2016): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.715 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran sinektik terhadap hasil belajar fisika pada siswa kelas X di SMA Negeri 4 Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain “The Non Equivalen Pretest-Posttest Design”. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar fisika dalam bentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil pengolahan data, untuk kelas eksperimen diperoleh rerata skor pretest hasil belajar fisika siswa kelas eksperimen adalah 8,96 dengan standar deviasi 2,41 dan untuk posttest adalah 15,61 dengan standar deviasi 2,23. Untuk kelas kontrol diperoleh rerata skor pretest 7,04 dengan standar deviasi 2,22 sedangkan untuk posttest 12,07 dengan standar deviasi 2,04. Analisis data tes dilakukan dengan teknik statistik uji-t dua pihak untuk menguji perbedaan rerata skor hasil belajar fisika siswa dengan jumlah sampel sebanyak α = 0,05. Hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai hasil thitung = 6,21 dan ttabel = 1,67. Ini berarti bahwa nilai thitung berada diluar daerah penerima Ho. Hal ini menyatakan terdapat perbedaan pengaruh model pembelajaran sinektik terhadap hasil belajar,sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran sinektik ini berpengaruh terhadap hasil belajar karena dapat mendorong dan menginspirasi siswa berfikir kritis, analisis, dan tepat dalam mengidentifikasi, memahami, memecahkan masalah, dan mengaplikasikan materi pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat materi pembelajaran yang telah diberikan oleh guru.   Kata Kunci:Model Pembelajaran Sinektik, Hasil Belajar Fisika
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Menggunakan Alat Sederhana Terhadap Pemahaman Konsep Zat Pada Siswa Kelas VIISMP Negeri 1 Sindue Tobata Fajrian, Fajrian; Pasaribu, Marungkil; Nurjannah, Nurjannah
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.605 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemahaman konsep zat siswa yang diajarkan dengan menggunakan model problem based learning dan model konvensional, pada kelas VII di SMP Negeri 1 Sindue Tobata. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain “The Non Equivalen Pretest-Posttest Design”. sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep dalam bentuk pilihan ganda dan esai. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh rerata skor pretest pemahaman konsep siswa kelas eksperimen adalah 6,57 dan untuk posttest adalah 12,27. Untuk kelas kontrol diperoleh rerata skor pretest 6,00 sedangkan untuk posttest adalah 7,00. Analisis data tes dilakukan dengan teknik statistik uji-t dua pihak untuk menguji perbedaan rerata skor pemahaman konsep siswa dengan signifikansi  = 0,05. Diperoleh nilai hasil thitung = 12,5 dan ttabel = 2,00. Ini berarti bahwa nilai thitung berada diluar daerah penerimaan Ho. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, terdapat perbedaan pemahaman konsep antara kelas yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model problem based learning dan pembelajaran menggunakan model konvensional. Kata Kunci: Model Problem Based Learning, Alat Sederhana, Pemahaman Konsep
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Square Terhadap Pemahaman Konsep Pada Pokok Bahasan Usaha Dan Energi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 9 Palu Jumarni, Jumarni; Pasaribu, Marungkil; Lamba, Hendrik Arung
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 2, No 1 (2014): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.049 KB)

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk menguji signifikansi perbedaan pemahaman konsep antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Square dengan model pembelajaran konvensional pada pokok bahasan usaha dan energi siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Palu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain penelitian the non equivalent control group design. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Sampel penelitian adalah kelas VIII l sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII k sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS) dan tes pemahaman konsep fisika dalam bentuk pilihan ganda dan essay. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Square dengan model pembelajaran konvensional pada pokok bahasan usaha dan energi siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Palu yang ditunjukkan oleh uji hipotesis yang menggunakan uji-t dua pihak. Hasil perhitungan statistik diperoleh nilai thitung sebesar 7,80 dan ttabel pada taraf signifikan 5% dan dk = 50 adalah 2,01 sehingga thitung > ttabel. Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Square dengan model pembelajaran konvensional pada pokok bahasan usaha dan energi siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Palu. Kata Kunci:  Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Square, Pemahaman Konsep, Usaha dan Energi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 PALU S., M. Ashad; Ali, Muhammad; Pasaribu, Marungkil
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 1, No 2 (2013): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.081 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar fisika pada siswa kelas XI SMA Negeri 5 Palu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan non equivalent control group design. Kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen, dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol. Instrumen hasil belajar berupa tes berbentuk soal pilihan ganda yang telah diuji  validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 0,05 dan dk= 52, dengan uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t, dari hasil perhitungan statistik didapatkan harga thitung sebesar  3,98 dan ttabel pada taraf signifikansi 0,05 dan dk = 52 adalah  2,01, hasil ini berada  pada  daerah penolakan Ho yakni –ttabel= 2,01< thitung= 3,98 <  ttabel= 2,01. Penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis (Ho) ditolak dan hipotesis penelitian (H1) diterima atau terdapat perbedaan hasil belajar fisika antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji hipotesis tersebut penelitian ini dapat disimpulkan bahwa  terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar fisika pada siswa kelas XI SMA Negeri 5  Palu.
Pengaruh Pembelajaran Kooperatif tipe STAD Berbasis Mind Maping terhadap Hasil Belajar Fisika pada Pokok Bahasan Cahaya di SMP Negeri 18 Palu Suwaningsih, Niluh; Pasaribu, Marungkil; Darsikin, Darsikin
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 5, No 2 (2017): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.335 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk menguji signifikasi perbedaan hasil belajar siswa yang diberi perlakuan dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD Mind Maping dan dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe STAD pada pokok bahasan Cahaya di SMP N 18 Palu. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 18 Palu tahun ajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah eksperimen berbasis kuasi dengan equivalent pretest-posttest design. Populasi dalam  penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 18 Palu tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 7 kelas. Jumlah sampel penelitian adalah 44 orang terdiri dari 22 orang siswa kelas eksperimen menggunakan pembelajaran Kooperatif tipe STAD berbasis Mind Mapping dan 22 orang siswa menggunakan pembelajaran Kooperatif tipe STAD. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar Fisika dalam bentuk tes pilihan ganda berjumlah 20 soal telah divalidasi melalui validitas Ahli dan validitas tes. Rata-rata tes akhir kelas eksperimen sebesar 7,82 dengan standar deviasi sebesar 2,98 dan kelas kontrol sebesar 4,32 dengan standar deviasi sebesar 2,51. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik uji-t dua pihak untuk menguji perbedaan rerata skor hasil belajar siswa dengan signifikansi  0,05. Hasil analisis data diperoleh nilai thitung = (1,73) > ttabel = (1,68). Hal tersebut berarti bahwa nilai thitung berada diluar daerah penerimaan H0. Dengan demikian disimpulkan bahwa, terdapat perbedan hasil belajar fisika pada pokok bahasan Cahaya antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis Mind Mapping dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe STAD. Kata Kunci  : Pembelajaran Kooperatif, STAD,  Mind Mapping, Hasil Belajar.
Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Konsep Mekanika di SMA Negeri 5 Palu Risnawati, Risnawati; Pasaribu, Marungkil; Syamsu, Syamsu
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 4, No 3 (2016): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.591 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seberapa besar tingkat keterampilan berpikir kritis siswa pada konsep mekanika pada materi gerak. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 5 Palu yang terdiri dari 40 siswa. Data diperoleh melalui lembar jawaban tes keterampilan berpikir kritis siswa dan wawancara. Pemberian tes keterampilan berpikir kritis terdiri atas 10 soal essay untuk menentukan enam responden dengan skor tertinggi, sedang dan rendah yang bertujuan dapat memperoleh data untuk mencakupi keragaman kemampuan yang dimiliki siswa serta dapat menentukan siswa dalam menentukan saat proses wawancara berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa pada konsep mekanika yang dibatasi pada materi gerak berada pada kategori sedang. 3 subjek dikategorikan sangat kritis, 24 subjek kritis dan 13 subjek kurang kritis. Hal ini diperoleh dari 10 sub-indikator keterampilan berpikir kritis yaitu memfokuskan pertanyaan dengan skor 58.5, menganalisi argumen dengan skor 65, bertanya dan menjawab pertanyaan dengan skor 82.5, mempertimbangkan apakah sumber dapat dipercaya atau tidak dengan skor 64.5, mengobservasi dan mempertimbangkan hasil observasi dengan skor 23.5, mendeduksi dan mempertimbangkan hasil deduksi dengan skor 19, menginduksi dan mempertimbangkan hasil induksi dengan skor 66, membuat dan menentukan hasil pertimbangan dengan skor 55, mendefenisikan istilah dan mempertimbangkan suatu defenisi dengan skor 83.5 dan mengidentifikasi asumsi-asumsi dengan skor 73.5.   Kata Kunci : keterampilan berpikir kritis, konsep mekanika
Pengaruh Model Pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa SMP Negeri 14 Palu Kurniawan, Moh; Werdhiana, I Komang; Pasaribu, Marungkil
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 5, No 3 (2017): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.696 KB)

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) terhadap hasil belajar fisika siswa SMP Negeri 14 Palu. Jenis penelitian ini adalah kuasi- eksperimen dengan rancangan prates - pascates yang tidak ekuivalen. Penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu kemudian dibagi menjadi dua kelas yaitu VIIIB1 dengan jumlah 24 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB3 dengan jumlah 24 siswa sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian adalah tes pilihan ganda sebanyak 20 soal. Hasil analisa data diperoleh rerata skor kelas eksperimen adalah 12,87 dan standar deviasi 3,06 untuk kelas kontrol diperoleh rerata skor yaitu 11,16 dan standar deviasi 2,79. Hasil penelitian ini diuji dengan menggunakan Uji-t (dua pihak).  Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai thitung= 2,57 lebih besar dari dari ttabel = 1,67. Hal ini menunjukkan bahwa thitung barada diluar daerah penerimaan H0. Sehingga, hipotesis yang menyatakan hasil belajar fisika siswa dengan model pembelajaran TAPPS lebih baik daripada hasil belajar fisika siswa yang menggunakan model konvensional. Maka dapat disimpulkan hasil belajar fisika antara siswa yang menggunakan model pembelajaran TAPPS lebih baik dari siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Kata Kunci: Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS), Hasil Belajar Fisika.
Pengaruh Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 19 Palu Basonggo, Hikmah; Darsikin, Darsikin; Pasaribu, Marungkil
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 7, No 1 (2019): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.22 KB)

Abstract

– Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Palu. Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan desain penelitian equivalent pretest-posttest.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Palu, dengan sampel penelitian yaitu kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol, yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling.Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes esai sebanyak 10 nomor dan perangkat pembelajaran yang telah divalidasi oleh validator ahli. Hasil analisa data diperoleh rerata skor pretest untuk kelas eksperimen yaitu 13,77 dan untuk kelas kontrol yaitu 13,41. Sedangkan rerata skor posttest untuk kelas eksperimen diperoleh 30,18 dan kelas kontrol diperoleh 25,18. Hasil penelitian ini diuji dengan menggunakan uji-t dua pihak. Berdasarkan hasil akhir perhitungan diperoleh = 3,39 dan  = 1,68 atau nilai . Hal ini menunjukkan bahwa thitungberada diluar daerah penerimaan H0, sehingga H0 ditolak dan H1diterima.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) terhadap hasil belajar fisika siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Palu.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SD Negeri 20 Ampana pada Pembelajaran IPA melalui Metode Inquiry Djana, Ratna Arifin; Rede, Amran; Pasaribu, Marungkil
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.129 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SDN Negeri 20 Ampana pada Mata Pelajaran IPA melalui Metode Inquiry. Masalah penelitiannya adalah apakah melalui penerapan metode inquiry dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA di Kelas IV SDN 20 Ampana. Bentuk penelitian ini yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I siswa yang tuntas belajar sebanyak 8 orang dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 50%. Belum terpenuhi standar pembelajaran maka dilanjutkan siklus II. Pada siklus ini ketuntasan siswa lebih tinggi dibandingkan siklus I yaitu mencapai 93,75% yaitu dengan jumlah siswa yang tuntas belajar 15 orang dari 16 siswa. Dengan kata lain bahwa penerapan metode inquiry dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam belajar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan pertimbangan atau rujukan dalam pembelajaran IPA di SD, khususnya bagi guru yang mengajarkan IPA di kelas IV sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada Pokok Bahasan Perubahan Wujud Benda untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SDN 2 Uebone Bindiab, Ruslan H.; Pasaribu, Marungkil; Rede, Amran
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.674 KB)

Abstract

Rumusan dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa pada materi perubahan wujud benda melalui metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, dapat meningkat? Tujuan yang hendak dicapai adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pada pelaksanaan tindakan pada siklus I hasil belajar siswa sebesar 73%. Namun hasil belajar tersebut belum mencapai indikator capaian yakni 80%. Maka dilanjutkan pada tindakan siklus II, pada pelaksanaan tindakan siklus II diperoleh hasil belajar siswa sebesar 81% atau terjadi peningkatan sebesar 8% dari hasil pelaksanaan siklus I. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan melalui metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi perubahan wujud benda Kelas V SDN 2 Uebone.