MADE PHARMAWATI
Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana, Kampus Bukit Jimbaran, Bali, Indonesia

Published : 31 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : METAMORFOSA Journal of Biological Sciences

PENGARUH MUTAGEN KIMIA SODIUM AZIDA TERHADAP MORFOLOGI TANAMAN CABAI BESAR (CAPSICUM ANNUUM L.) Yunita Sari, Ni Kadek; Pharmawati, Made; Junitha, I Ketut
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to examine the effects of sodium azide at concentration of 1 mM, 2 mM, 3 mM, 4 mM and 5 mM on the morphological characters of Capsicum annuum L. The method used for the observation of morphological characters was direct observation by measuring plant height, leaf length and width as well as counting the number of leaves. The results showed that effect of sodium azide at 3 mM caused an increase in plant height, while concentration of 1 mM, 2 mM, 4 mM dan 5 mM caused a decrease in plant height. Similar trends were found for number of leaf. Leaf length and width tended to increase in sodium azide treatments.
KEANEKARAGAMAN ANGGREK EPIFIT DI KAWASAN TAMAN WISATA ALAM DANAU BUYAN-TAMBLINGAN Pradnya Paramitha, I Gusti Ayu Agung; Ardhana, I Gede Putu; Pharmawati, Made
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orchids are often found growing naturally in the tropical rain forest. Destruction of tropical rain forests can reduce the germplasms of natural orchids. One of the tropical rain forest areas which is often visited by tourists in Bali is Buyan-Tamblingan Nature Tourism Park. Research conducted from December 2011 until April 2012. The results showed that in the Buyan-Tamblingan Nature Tourism Park there are 30 species of epiphyte orchids. The epiphyte orchids which have the highest individual number is Appendicula elegans Rchb. f with total individual number was 198 individuals/ha. The Shannon-Wienner diversity index value of epiphyte orchid in Buyan-Tamblingan Nature Tourism Park is 1,1561.
MONITORING PROVIRAL DNA OF JEMBRANA DISEASE VIRUS IN BALI CATTLE USING PCR Krisnayanti, Ni Putu Eka; Pharmawati, Made; Narayani, Inna; Agustini, Ni Luh Putu
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2020.v07.i01.p03

Abstract

Perkembangan bioteknologi dalam bidang molekuler memungkinkan untuk mendeteksi keberadaan suatu penyakit lebih awal, lebih cepat dan akurat. Salah satu teknik dalam bioteknologi yang sudah sangat berkembang serta sering dimanfaatkan dalam penelitian biologi dan medis adalah metode PCR. Teknik molekuler ini memungkinan untuk identifikasi secara akurat pada tingkat DNA terhadap keberadaan suatu penyakit tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan monitoring adanya DNA provirus virus penyakit Jembrana pada sapi bali dari seluruh kabupaten di Bali. Sampel berupa darah sapi bali yang diambil pada tahun 2017 dari seluruh kabupaten yang ada di Bali sebanyak 170 sampel dan pada tahun 2018 dari Kabupaten Buleleng sebanyak 101 sampel dan Kabupaten Karangasem sebanyak 152 sampel. DNA diekstrak menggunakan QIAamp DNA blood mini kit dan sampel tahun 2017 dibuat menjadi 34 pool sampel, sedang sampel tahun 2018 dibuat menjadi 20 pool sampel (Kabupaten Buleleng) dan 30 pool sampel (Kabupaten Karangasem).  PCR dilakukan menggunakan primer JDV 1 dan JDV 3 dalam total reaksi 25 ┬ÁL dengan 35 siklus. PCR juga dilakukan terhadap kontrol positif dan kontrol negatif. Hasil menunjukkan bahwa ke-34 pool sampel sapi bali yang diambil tahun 2017 maupun 20 pool sampel dan 30 pool sampel dari tahun 2018  tidak menunjukkan adanya DNA provirus virus penyakit Jembrana. Kata kunci: PCR, DNA provirus, Virus Penyakit Jembrana
GENETIC DIVERSITY AND RELATIONSHIPS OF LOCAL CHICKENS BASED ON RAPD MARKER Wintari, Mery; Pharmawati, Made; Wiratmini, Ngurah Intan
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2019.v06.i02.p13

Abstract

Indonesian local chicken is one kind of germplasm that has been utilized by the community for various needs, such as consumption, ceremonial, collection, and cockfighting. To maintain its sustainability, an inventory of genetic diversity can be made using molecular markers. This study aimed to determine the genetic diversity and relationship between four Indonesian local chickens: ayam kampung, ayam ketawa, ayam kate lokal, and ayam bekisar kangean, based on RAPD marker. DNA was extracted from blood samples of 12 local chickens consisting of 3 ayam kampung, 3 ayam ketawa, 3 ayam kate lokal, and 3 ayam bekisar kangean using Genetic DNA Mini Kit (Tissue) Geneaid. The PCR-RAPD analysis was performed using 6 primers, OPA 04, OPB 08, OPB 12, OPC 16, OPH 01, and OPH 03. The product of PCR-RAPD was electrophoresed using 1,5% agarose in 1x TAE buffer. The results showed that the similarity value of 12 local chickens using RAPD ranged from 0% to 100%. The relationship between 12 local chickens  using RAPD marker indicated that the chickens in the same morphology were not clustered in the same group. This suggests that the same group of chickens phenotypically does not necessarily have the same genotype.   Keywords: Local Chicken, PCR-RAPD
PERBANYAKAN BEGONIA BIMAENSIS UNDAHARTA & ARDAKA DENGAN TEKNIK KULTUR JARINGAN Wati, Tiwi; Astarini, Ida Ayu; Pharmawati, Made; Hendriyani, Ema
Metamorfosa: Journal of Biological Sciences Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : Prodi Magister Ilmu Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/metamorfosa.2020.v07.i01.p15

Abstract

Begonia bimaensis Undaharta & Ardaka adalah salah satu Begonia yang dikembangkan di Kebun Raya ?Eka Karya? Bali. Jenis ini merupakan spesies endemik yang ditemukan di Gunung Muria di Kabupaten Bima, Pulau Sumbawa. Begonia bimaensis memiliki rambut putih yang tumbuh pada permukaan atas daunnya. Perbanyakan tanaman B. bimaensis perlu dilakukan dengan teknik kultur jaringan karena terbatasnya tanaman dan untuk menjaga kelestarianya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui teknik sterilisasi yang tepat untuk inisiasi eksplan daun B. bimaensis dan  mengetahui kombinasi ZPT kinetin dan 2,4-D yang paling efektif serta pengaruhnya terhadap  pertumbuhan kultur B .bimaensis. Penelitian ini menggunakan media dasar MS (Murashige dan Skoog) dengan penambahan  kombinasi ZPT kinetin (0 ppm, 1 ppm, dan 2 ppm) dan 2,4- D (0 ppm, 0,5 ppm, dan 1 ppm). Percobaan terdiri dari 9 perlakuan yang setiap perlakuan terdiri dari 3 ulangan dengan tiap ulangan terdiri dari 1 botol.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sterilisasi yang tepat yaitu menggunakan kombinasi sterilan yang berbeda (sabun Sunlight, fungisida, pemutih  Bayclin, dan alkohol) dan waktu perendaman menggunakan fungisida selama 30 menit. Pemberian ZPT kinetin dan 2,4-D terhadap B. bimaensis mengakibatkan pertumbuhan yang lebih cepat. Pengaruh paling tinggi terhadap pertubuhan kultur B. bimaensis diperoleh pada hari ke-12 setelah tanam dengan pemberian kinetin 2 ppm dan 2,4-D 0,5 ppm. Kata kunci: in vitro, Begonia, 2,4-D, kinetin