Articles

Found 7 Documents
Search

ANALISIS PEMBINAAN PRESTASI TERHADAP MANAJEMEN OLAHRAGA SEKOLAH SEPAK BOLA (SSB) SE-KABUPATEN PATI TAHUN 2019 Syahroni, Muhammad; Pradipta, Galih Dwi; Kusumawardhana, Buyung
Journal of Sport Science and Education Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v4n2.p85-90

Abstract

The results of the study show that organizing is still lacking because the trainer also doubles as an administrator, the coach should focus on fostering the athletes while stewardship is managed by someone else, from good facilities and infrastructure the training can run well, so the training methods provided by the trainer will go smoothly. Funding at SSB is still lacking, because it only relies on monthly fees, the trainers who train SSB have no training license but rather train from the experience gained as a player or as a Sports Coaching student. The training program of the seven SSBs is good, from the scheduled training program, the training program is communicated so that the implementation process can run well. The achievements are quite good, from the junior level championship can train mentally and spotivity.Conclusions in fostering achievement towards sports management Soccer schools (SSB) throughout Pati Regency are still not good enough. Suggestions in this study Soccer schools should have good organization and management, so that the planned program can run well and coordinated, the coaching process must be followed up and improved, because with coaching that is gradual and continuous, it will indirectly benefit the parties SSB itself, more and more native sons will become professional players.
MODEL SENAM SI BUYUNG UNTUK PEMBELAJARAN MOTORIK KASAR PADA SISWA TAMAN KANAK-KANAK Pradipta, Galih Dwi; Sukoco, Pamuji
Jurnal Keolahragaan Vol 1, No 2: September 2013
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.353 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model senam Si Buyung untuk pembelajaran motorik kasar pada siswa TK. Senam Si Buyung yang dikembangkan diharapkan dapat digunakan guru TK sebagai salah satu bentuk pembelajaran motorik kasar pada siswa TK. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan langkah-langkah penelitian sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi di lapangan, (2) melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3) mengembangkan produk awal (draf model), (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba lapangan skala kecil dan revisi, (6) uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (7) pembuatan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap siswa kelas B dari TK Amal Mulia Mancasan yang berjumlah 15 anak. Uji coba skala besar dilakukan terhadap siswa kelas B dari TK Purbasari Dukuhsari Kalasan yang berjumlah 45 anak. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu; (1) angket, (2) lembar pedoman observasi senam Si Buyung, (3) lembar format penilaian anak. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan model senam Si Buyung untuk pembelajaran motorik kasar pada siswa taman kanak-kanak. Produk hasil penelitian pengembangan berupa buku RKH (Rencana Kegiatan Harian) dan video senam Si Buyung yang dibuat dalam bentuk CD. Dari hasil penilaian para ahli materi, dapat ditarik kesimpulan bahwa model senam Si Buyung yang dibuat layak digunakan untuk pembelajaran motorik kasar pada siswa TK.  A GYMNASTIC MODEL SI BUYUNG AS A MEDIUM IN GROSS MOTOR LEARNING FOR KINDERGARTEN STUDENTSAbstract This research is aimed at developing a gymnastic model named Si Buyung as a medium in gross motor learning for kindergarten students. This gymnastic model is developed to help kindergarten teachers in conducting the teaching and learning of gross motor effectively and sufficiently. This educational research and development (R & D) was conducted by adapting R & D steps according to Borg & Gall (1983, p.775), consisting of: (1) collecting information, (2) information analysis, (3) developing initial product, (4) expert validation and revision, (5) preliminary field test and revision, (6) main field test and revision, and (7) making the final product. The preliminary field test was conducted to 15 students Class B of TK Amal Mulia Mancasan and the main field test was conducted to 45 students Class B of TK Purbasari. Dukuhsari Kalasan Yogyakarta. Data collecting instrument used were: (1) questionnaire, (2) observation guide line in Si Buyung (3) scoring guide line for students’ involvement in Si Buyung gymnastic. The data were analyzed using quantitative descriptive analyses and qualitative descriptive analyses.Based on the data and results of the study, it can be concluded that Si Buyung as a gymnastic model is appropriate and as a teaching and learning medium in gross motor learning for kindergarten students. The results of this study are in the forms of a book RKH (Rencana Kegiatan Harian) and Compact Disc (CD). Based on some judgements of the experts, it can be concluded that a gymnastic model Si Buyung developed is appropriate to be applied in the teaching of gross motor towards the students of kindergarten. Keywords: gymnastic Si Buyung, gross motor, and kindergarten students.
SPORTIFITAS DALAM KEOLAHRAGAAN SEBAGAI BAGIAN PEMBENTUKAN GENERASI MUDA DAN NASIONALISME Pradipta, Galih Dwi
CIVIS Vol 5, No 1/Januari (2015): CIVIS
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga pada hakikatnya adalah miniatur kehidupan. Pernyataan ini mengandung maksud bahwa esensi-esensi dasar dari kehidupan manusia dalam keseharian dapat dijumpai pula dalam olahraga. Olahraga mengajarkan kedisiplinan, jiwa sportif, tidak mudah menyerah, jiwa kompetitif yang tinggi, semangat bekerjasama. Olahraga merupakan instrumen yang efektif untuk mendidik generasi muda terutama dalam nilai-nilai dalam kehidupan. Nilai-nilai dalam olahraga meliputi: kerjasama, komunikasi, menghargai peraturan, memecahkan masalah, pengertian, menjalin hubungan dengan orang lain, kepemimpinan, menghargai orang lain, kerja keras, strategi untuk menang, strategi jika kalah, cara mengatur pertandingan, bermain jujur, berbagi, penghargaan diri, kepercayaan, toleransi, kegembiraan dan keuletan, kerjasama sekelompok, disiplin dan sportif. Nilai nilai luhur yang terkandung dalam olahraga yang sejatinya juga merupakan nilai-nilai yang ada dalam kehidupan sehari hari, tidak akan mempunyai makna apa pun jika tidak diaktualisasikan dan diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Olahraga sangat mengedepankan sportifitas, memiliki jiwa sportif bagi generasi muda sangat penting karena jiwa sportif merupakan nilai-nilai dalam membangun bangsa yang bermartabat. Sportif merupakan kesadaran yang selalu melekat, bahwa lawan bertanding adalah kawan bertanding yang diikat oleh pesaudaraan olahraga. Sportif merupakan sikap mental yang menunjukkan martabat ksatria pada olahraga. Nilai sportif melandasi pembentukan sikap, dan selanjutnya sikap menjadi landasan perilaku. Sebagai konsep moral, sportif berisi penghargaan terhadap lawan serta harga diri yang berkaitan antara kedua belah pihak memandang lawannya sebagai mitranya. Keseluruhan dan upaya dan perjuangan itu dilaksanakan dengan bertumpu pada standar moral yang di hayati oleh masing-masing belah pihak. Sportifitas menyatu dengan konsep persahabatan dan menghormati lawan pada waktu bermain. Jiwa sportif akan terwujud apabila terpenuhi perilaku tersebut di atas, dan sangat dibutuhkan kesungguhan keberanian moral dan keberanian untuk menanggung resiko. Nilai sportif merupakan rujukan perilaku, sesuatu yang dianggap “luhur” dan menjadi pedoman hidup manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Penerapan fair play atau sportifitas sebagai nilai inti dalam bidang olahraga dalam upaya pembentukan generasi muda sekaligus nasionalisme.Kata Kunci: Olahraga, Sportifitas, Generasi Muda dan nasionalisme.
PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN BOTANGGALAH UNTUK PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN SISWA SEKOLAH DASAR Wiyanto, Agus; Herlambang, Tubagus; Pradipta, Galih Dwi
TRIHAYU Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.748 KB)

Abstract

 Games are awarded to learners should be tailored to the characteristics of the growth rate of learners, this will facilitate the learners in doing akativitas motion. Learning to add to the enrichment of motion in children carried out in the form of the game. Interesting and exciting games for learning in primary schools one of which is the game botanggalah. This research is the development of procedures to cover include; analysis of the product to be developed, develop initial product, expert validation, field trials that include testing small group and large group test, product revision, and the results of product development. Botanggalah game is a game of handball modification using holahop goal. Botanggalah game is a simple game made by learners, the benefits of the game are able to provide botanggalah physical health, increased enrichment of motion, agility and dexterity to train elementary school students. Through his hopes botanggalah game can be one of the solutions to the activities undertaken in relation to the learning process. The desired expectations at least: 1) to increase the interest of students towards learning materials penjasorkes, 2) can be a solution to overcome the boredom of students in learning, which is still relatively monotonous. 
KANDUNGAN EKSTRAK CABE JAWA UNTUK ALTERNATIF ENERGI DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA PRADIPTA, GALIH DWI; KUSUMAWARDHANA, BUYUNG; HERLAMBANG, TUBAGUS
JURNAL ILMIAH PENJAS Vol 3, No 2 (2017): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.898 KB)

Abstract

Cabe jawa merupakan salah satu tanaman yang diketahui memiliki efek stimulan terhadap sel saraf sehingga mampu meningkatkan stamina tubuh . Bagian yang dimanfaatkan sebagai afrodisiaka adalah buahnya dan diduga senyawa aktif yang berkhasiat afrodisiaka di dalam buahnya adalah senyawa piperine. Pengolahan produk penghasil energi dapat memanfaatkan ekstrak cabe jawa yang tinggi akan kandungan piperine. Potensi ekstrak cabe jawa sebagai stimulan energi yang ditujukan untuk aktivitas olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi dalam tubuh pada aktivitas olahraga. Subyek terdiri dari 10 orang laki-laki usia 18-21 tahun dengan kondisi fisik yang terlatih. Peningkatan energi dalam tubuh pada aktivitas olahraga dengan tredmill diukur menggunakan analisa meliputi uji stamina tubuh, tes glukosa darah, dan tes tekanan darah. Untuk melihat adanya pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi dalam tubuh pada aktivitas olahraga dilakukan analisis data analisis varian (ANOVA) dilanjutkan dengan uji beda nyata yaitu BNT (Beda Nyata Terkecil) menggunakan selang kepercayaan 1% dan 5% serta DMRT (Duncan Multiple Range Test) dengan selang kepercayaan 1% dan 5%. Terdapat pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi pada aktivitas olahraga.  
KANDUNGAN EKSTRAK CABE JAWA UNTUK ALTERNATIF ENERGI DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA PRADIPTA, GALIH DWI; KUSUMAWARDHANA, BUYUNG; HERLAMBANG, TUBAGUS
JURNAL ILMIAH PENJAS Vol 4, No 1 (2018): JURNAL ILMIAH PENJAS
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.784 KB)

Abstract

Cabe jawa merupakan salah satu tanaman yangdiketahui memiliki efek stimulan terhadap sel saraf sehinggamampu meningkatkan stamina tubuh. Bagian yangdimanfaatkan sebagai afrodisiaka adalah buahnya dan didugasenyawa aktif yang berkhasiat afrodisiaka di dalam buahnyaadalah senyawa piperine. Pengolahan produk penghasil energi dapat memanfaatkan ekstrak cabe jawa yang tinggi akan kandungan piperine. Potensi ekstrak cabe jawa sebagai stimulan energi yang ditujukan untuk aktivitas olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi dalam tubuh pada aktivitas olahraga.Subyekterdiridari 10 orang laki-lakiusia 18-21 tahundengankondisifisik yang terlatih. Peningkatanenergidalam tubuh pada aktivitas olahragadengantredmilldiukurmenggunakananalisa meliputi uji stamina tubuh, tes glukosa darah, dan tes tekanan darah. Untuk melihat adanya pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi dalam tubuh pada aktivitas olahraga dilakukan analisis data analisis varian (ANOVA) dilanjutkan dengan uji beda nyata yaitu BNT (Beda Nyata Terkecil) menggunakan selang kepercayaan 1% dan 5% serta DMRT (Duncan Multiple Range Test) dengan selang kepercayaan 1% dan 5%. Terdapat pengaruh konsumsi ekstrak cabe jawa terhadap produksi energi pada aktivitas olahraga.  
SPORTIFITAS DALAM KEOLAHRAGAAN SEBAGAI BAGIAN PEMBENTUKAN GENERASI MUDA DAN NASIONALISME Pradipta, Galih Dwi
CIVIS Vol 5, No 1/Januari (2015): CIVIS
Publisher : FPIPSKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga pada hakikatnya adalah miniatur kehidupan. Pernyataan ini mengandung maksud bahwa esensi-esensi dasar dari kehidupan manusia dalam keseharian dapat dijumpai pula dalam olahraga. Olahraga mengajarkan kedisiplinan, jiwa sportif, tidak mudah menyerah, jiwa kompetitif yang tinggi, semangat bekerjasama. Olahraga merupakan instrumen yang efektif untuk mendidik generasi muda terutama dalam nilai-nilai dalam kehidupan. Nilai-nilai dalam olahraga meliputi: kerjasama, komunikasi, menghargai peraturan, memecahkan masalah, pengertian, menjalin hubungan dengan orang lain, kepemimpinan, menghargai orang lain, kerja keras, strategi untuk menang, strategi jika kalah, cara mengatur pertandingan, bermain jujur, berbagi, penghargaan diri, kepercayaan, toleransi, kegembiraan dan keuletan, kerjasama sekelompok, disiplin dan sportif. Nilai nilai luhur yang terkandung dalam olahraga yang sejatinya juga merupakan nilai-nilai yang ada dalam kehidupan sehari hari, tidak akan mempunyai makna apa pun jika tidak diaktualisasikan dan diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Olahraga sangat mengedepankan sportifitas, memiliki jiwa sportif bagi generasi muda sangat penting karena jiwa sportif merupakan nilai-nilai dalam membangun bangsa yang bermartabat. Sportif merupakan kesadaran yang selalu melekat, bahwa lawan bertanding adalah kawan bertanding yang diikat oleh pesaudaraan olahraga. Sportif merupakan sikap mental yang menunjukkan martabat ksatria pada olahraga. Nilai sportif melandasi pembentukan sikap, dan selanjutnya sikap menjadi landasan perilaku. Sebagai konsep moral, sportif berisi penghargaan terhadap lawan serta harga diri yang berkaitan antara kedua belah pihak memandang lawannya sebagai mitranya. Keseluruhan dan upaya dan perjuangan itu dilaksanakan dengan bertumpu pada standar moral yang di hayati oleh masing-masing belah pihak. Sportifitas menyatu dengan konsep persahabatan dan menghormati lawan pada waktu bermain. Jiwa sportif akan terwujud apabila terpenuhi perilaku tersebut di atas, dan sangat dibutuhkan kesungguhan keberanian moral dan keberanian untuk menanggung resiko. Nilai sportif merupakan rujukan perilaku, sesuatu yang dianggap ?óÔé¼?ôluhur?óÔé¼?Ø dan menjadi pedoman hidup manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Penerapan fair play atau sportifitas sebagai nilai inti dalam bidang olahraga dalam upaya pembentukan generasi muda sekaligus nasionalisme.Kata Kunci: Olahraga, Sportifitas, Generasi Muda dan nasionalisme.