Articles

DESAIN ALAT PENGGERAK PARTIKEL AIR DENGAN PRINSIP ELEKTROOSMOSIS DAN BERBASIS MIKROKONTROLLER ARDUINO UNO Widyawantoro, Gigih; Prasetyo, Joko
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jkptb.2019.007.03.09

Abstract

Saat ini pemenuhan kebutuhan air pada tanaman masih menggunakan teknik pemenuhan air dengan cara menyiram langsung, tetapi penyiraman air yang digunakan secara langsung akan mengalami infiltrasi masuk kedalam tanah karena ada gaya gravitasi sehingga hanya beberapa persen air yang dapat digunakan tumbuhan. Hal tersebut terjadi karena belum ada penerapan teknologi dalam mempertahankan dan menarik air dari dalam tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk rancang bangun dan menguji kinerja mesin penggerak air dengan sistem elektroomosis berbasis mikrokontroller Arduino Uno. Adapun parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tegangan 12V dan Kadar air pada lapisan tanah. Pada penelitian ini digunakan teknik analisis data dengan desaign eksperimental yang melihat perubahan kadar air pada setiap lapisan tanah 2 cm sedalam 12 cm. Penelitian ini menggunakan tegangan 12V DC yang dialirkan pada tanah untuk memindahkan air yang menghasilkan kadar air sebesar 21,5% dari kadar air awal 14%, sehingga adanya peningkatan kadar air sebesar 6% selama 3 hari.
BAHASA GYARU DALAM CUITAN AKUN TWITTER ANGGOTA KOMUNITAS GYARU PADA TAHUN 2017: KONSENTRASI PADA PEMBENTUKAN KATA-KATA DAN SHÅ«JOSHI ANGGRAINI RETNO SUSANTY, RESTY; PRASETYO, JOKO
GoKen Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : GoKen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gyaru merupakan subkultur anak muda Jepang yang memiliki tren fashion yang unik. Bukan hanya pada fashionnya saja ternyata bahasa yang mereka gunakan juga memiliki keunikan. Bahasa yang digunakan pada golongan mereka disebut juga dengan gyaru-go. Gyaru-go sering berkembang tiap tahunnya, karenanya penelitian ini dibuat untuk mengetahui jenis pembentukan gyaru-go pada tahun 2017. Adapun sh?joshi yang digunakan oleh gyaru diketahui mengalami penyimpangan. Sehingga penelitian ini dibuat untuk mengetahui bentuk penyimpangan penggunaan sh?joshi yang digunakan oleh gyaru. Teori Yonekawa mengenai jenis pembentukan wakamono kotoba digunakan untuk membahas masalah pertama yakni jenis pembentukan gyaru-go. Sedangkan teori Chino digunakan untuk membahas masalah kedua mengenai sh?joshi. Penelitian ini berupa penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data merupakan cuitan twitter dari tiga anggota Black Diamond. Penelitian ini menggunakan teknik analasis Miles dan Humberman. Hasil penelitian didapatkan bahwa dalam cuitan akun twitter anggota komunitas gyaru pada tahun 2017 ditemukan sebelas jenis pembentukan diantaranya yakni: 1) Shakuy?; 2) Sh?ryaku; 3) Iikae; 4) Kashiramoji; 5) Goroawase; 6) Konk?; 7) Meishi no Hasei; 8) Keiy?shi/keiy?d?shi no hasei; dan 9) Oto no tenka, serta dua sisanya merupakan jenis pembentukan baru gyaru-go, diantaranya: 10) Kogo; 11) Futatsu ij? no gokesei de awaseru h?h?. Pada penyimpangan penggunaan sh?joshi oleh gyaru ditemukan dua bentuk penyimpangan yakni penggunaan sh?joshi yang mengalami perubahan bentuk (katachi wo kaeru sh?joshi wo mochiiru) dan penggunaan sh?joshi laki-laki (dansei-go no sh?joshi wo mochiiru). Kata Kunci: Variasi bahasa, Bahasa gyaru, Pembentukan kata, Sh?joshi
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA PADA SAKUBUN BAHASA JEPANG SISWA KELAS XI-10 SMA NEGERI 7 SURABAYA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 AYU MEGAWATI S, PUTRI; PRASETYO, JOKO
GoKen Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : GoKen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah karya tulis pasti tidak luput dari suatu kesalahan. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai macam kesalahan yang terjadi dalam sebuah kepenulisan serta dapat menjadi tolok ukur sejauh mana kesalahan dapat terjadi. Untuk pembelajaran bahasa Jepang sendiri biasanya di mulai dari tingkat SMA, apalagi saat ini sudah banyak dibuka jurusan bahasa di beberapa SMA seperti di salah satu SMA Negeri di Surabaya yaitu SMA Negeri 7 Surabaya yang membuka jurusan bahasa dan masih aktif sampai saat ini. Hal ini juga yang mendasari penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 7 Surabaya. Berdasarkan latar belakang tersebut, permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut: 1. Bagaimana kesalahan berbahasa pada sakubun bahasa Jepang siswa kelas XI-10 SMA Negeri 7 Surabaya tahun ajaran 2018/2019? 2. Bagaimana faktor yang menyebabkan siswa kelas XI-10 SMA Negeri 7 Surabaya tahun ajaran 2018/2019 melakukan kesalahan berbahasa pada sakubun bahasa Jepang? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dengan menggunakan tes, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1. Bentuk-Bentuk Kesalahan yang Terjadi Dalam Sakubun a. Kesalahan organisasi isi b. Kesalahan tata bahasa c. Kesalahan gaya pilihan struktur dan kosakata d. Kesalahan ejaan / tanda baca 2. Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Kesalahan a. Mistake i. Tidak fokus ii. Kurang teliti b. Error i. Tidak hafal huruf kana ii. Menggunakan google translate iii. Kebingungan dalam penggunaan pola kalimat iv. Kebingungan dalam perubahan bentuk kata sifat v. Belum bisa menggabungkan kata vi. Sulit Menerjemahkan vii. Melihat sakubun responden lain viii. Kurang paham dengan pembelajaran bahasa Jepang Kata kunci : Analisis Kesalahan, Sakubun, Pola Kalimat, Perubahan Bentuk, Partikel
Rancang Bangun Alat Pengontrol Suhu pada Proses Pengomposan Sampah Berbasis Mikrokontroler Atmega8 Nugroho, Wahyuananto Agung; Prasetyo, Joko; Luthfi, Musthofa
Rekayasa Mesin Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.396 KB)

Abstract

Compost is organic materials like leaves, straws, reeds, grasses, and even the animal faces which have experienced decomposition process by micro organism so can be used to repair the nature of soils. The aims of this research are (1) Designing Temperature Controller system by using LM35 temperature Censor with Atmega8 microcontroller, (2) Designing and constructing software using C language program to control temperature automatically, (3) Testing temperature controller device at composting machine. Research parameters include censor calibrating, microcontroller testing, and whole device testing. The research conduction got the result for temperature sensor 1, 2, 3, and 4 used LM35 censor at range 25oC ? 70oC. Linear regression for censor 1: y = 0.098x + 2.059 determination coefficient score is 0,996. Linear regression for censor 2: y = 0.101x + 0.876 determination coefficient score is 0,995 Linear regression for censor 3 and 4: y = 0.098x + 2.059 with determination coefficient = 0,996. From the whole device testing, first step intake of temperature data, 30 minutes interval for 3 days: deviation score 1st day = 0.98, 2nd day = 0.906, and 3rd day = 0.937. Controlled temperature composting needs less time and produce less stink than composting without temperature control.Keywords : composting, controlling, microcontroller, temperature.
KARAKTERISTIKA PERPINDAHAN PANAS TABUNG COOLER PADA FASILITAS SIMULASI SISTEM PASIF MENGGUNAKAN ANSYS Kurnia, Erlanda; Giarno, Giarno; Heru, Gregorius Bambang; Prasetyo, Joko; Juarsa, Mulya
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 19, No 2 (2015): Agustus 2015
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/sigma.2015.19.2.3179

Abstract

Fasilitas simulasi sistem pasif (FASSIP-01) merupakan alat uji sistem pendinginan dengan memanfaatkan sistem sirkulasi alam yang di bangun di laboratorium thermohidrolika PTKRN BATAN. Untai uji FASSIP-01 terdiri dari beberapa komponen utama yaitu tabung cooler, heater, perpipaan, dan tabung ekspansi. Salah satu cara mengetahui karakteristika perpindahan panas dalam suatu sistem adalah dengan metode Finite Element Method (FEM) yang merupakan langkah menyelesaikan suatu problem dengan cara mem-bagi obyek analisa menjadi bagian-bagian kecil yang terhingga. Salah satu aplikasi berbasis FEM adalah ANSYS yang digunakan dalam simulasi ini. Makalah ini dikhususkan pada aplikasi ANSYS (student version) untuk mengetahui karakteristika perpindahan panas pada tabung cooler dengan variasi kecepatan dan variasi temperatur pada aliran tabung cooler yang dilewati oleh pipa panas bertemperatur 85 oC. Hasil simulasi adalah besar kalor yang dilepas air di dalam pipa dan penyerapan kalor oleh air di dalam tabung cooler. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa semakin besar ke-cepatan aliran air yang masuk ke dalam tabung cooler, maka pendinginan yang terjadi juga semakin besar, sementara semakin kecil temperatur air yang masuk ke dalam tabung cooler, maka pendingi-nan yang terjadi juga semakin cepat.
Rancang Bangun Alat Perajang Otomatis Ubi Kayu (Manihot Esculenta) sebagai Bahan Dasar Keripik Berbasis Mikrokontroler AT89S52 Nugroho, Wahyunanto Agung; Hermanto, Mochamad Bagus; Bahwono, Rohganga; Prasetyo, Joko
Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.005 KB)

Abstract

Ubi kayu (Manihot esculenta) merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang sudah dikenal luas di Indonesia, karena mudah dalam penanaman dan perawatan, ubi kayu dapat tumbuh dengan baik di berbagai kondisi tanah. Usaha pengolahan ubi kayu menjadi keripik yang sudah berkembang masih banyak menggunakan tenaga manusia khususnya pada proses perajangan. Penggunaan tenaga manusia ini tentunya memiliki beberapa kekurangan diantaranya hasil ketebalan potongan tidak seragam, kapasitas kecil dan membutuhkan waktu yang lama. Permasalahan diatas memberi ide untuk merancang dan membuat alat pemotong ubi kayu dengan menggunakan mikrokontroler AT89S52 sebagai otomatisasi dan otak (processor) dari suatu alat. Dengan adanya alat pemotong otomatis dengan mikrokontroler AT89S52 ini diharapkan akan banyak membantu pemotongan bahan keripik secara efektif dan efisien.
PENGARUH APLIKASI BLOWER DAN TIPE PENGEMASAN TERHADAP MUTU CABAI RAWIT SEGAR (CAPSICUM FRUTESCENS LINN) SELAMA TRANSPORTASI Lutfi, Musthofa; Prasetyo, Joko; Pujianti, Irma Putri; Maharani, Dewi Maya
TEKNOTAN Vol 13, No 1 (2019): TEKNOTAN, Agustus 2019
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol13n1.4

Abstract

Cabai rawit adalah salah satu produk hortikultura yang memiliki nilai ekonomis tinggi namun mudah mengalami kerusakan/layu selama proses pengemasan dan tranportasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi blower dan tipe pengemasan yang paling aman selama proses transportasi terhadap mutu cabai rawit segar berdasarkan perubahan suhu, kerusakan mekanis, susut bobot, kadar air, dan kekerasan cabai. Metode penelitian eksperimental yang digunakan adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 2 perlakuan. Perlakuan pertama dalam 2 taraf, yaitu dengan blower dan tanpa blower. Sedang perlakuan kedua adalah tipe pengemasan dalam 3 taraf, yaitu kemasan karung, keranjang, dan kardus. Tiap sampel diisi cabai rawit sebanya 4 kg. Dari kombinasi kedua perlakuan tersebut diperoleh 5 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan Analisis Varians dan dilanjutkan dengan Uji BNT (Beda Nyata Terkecil) 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi blower dan tipe pengemasan menunjukkan perbedaan yang tidak nyata (P<0.05) terhadap kerusakan mekanis dan kadar air cabai rawit segar, tetapi aplikasi blower dan tipe pengemasan menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0.05) terhadap susut bobot dan kekerasan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan blower dan jenis pengemasan kardus merupakan kombinasi perlakuan yang paling aman selama simulasi transporasi dengan rata-rata nilai kerusakan mekanis 1.27 %, susut bobot 0.54 %, kadar air 0.76 %, dan kekerasan 1.57 kgf/cm2.
Intensive Community Empowerment Strategi Menurunkan Angka Kematian Ibu Noor Annashr, Nissa; Prasetyo, Joko; hidayatullah, Nur
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.632 KB)

Abstract

Kesehatan ibu merupakan target dalam Millenium Development Goals (MDGs) atau tujuan pembangunan millennium. Poin kelima dari target tersebut adalah meningkatkan kesehatan ibu. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan indikator untuk menilai tingkat kesehtaan ibu. Indonesia tercatat sebagai negara yang memiliki Angka AKI tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Tahun 2003, Angka Kematian Ibu (AKI) mencapai 307 per 100.000 kelahiran hidup. Angka tersebut telah turun menjadi 290,8 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2005. Data terakhir pada tahun 2007 menunjukkan Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. Angka tersebut masih jauh dari target Millenium Development Goals (MDG’s) tahun 2015  yaitu 102 per 100.000 kelahiran hidup. Penulisan karya tulis ilmiah ini menggunakan studi literatur dengan memperoleh data-data dari referensi atau literatur yang kemudian dianalisis. Untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia dapat dilakukan sebuah upaya atau program yaitu Intensive Community Empowerment. Intensive Community Empowermet atau pemberdayaan masyarakat yang intensif merupakan suatu upaya yang intensif untuk membuat masyarakat menjadi lebih berdaya dan mandiri dalam memelihara kesehatannya.  Dengan kata lain Intensive Community Empowermet merupakan program yang berbasis masyarakat dengan langkah-langkah yang teridiri dari mapping strategy, penyuluhan intensif yang dilakukan oleh bidan dan tenaga kesehatan lainnya dan pemberdayaan dukun bersalin.
STUDI PENGARUH UKURAN PARTIKEL DAN PENAMBAHAN PEREKAT TAPIOKA TERHADAP KARAKTERISTIK BIOPELET DARI KULIT COKLAT (THEOBROMA CACAO L.) SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF TERBARUKAN Damayanti, Retno; Lusiana, Novia; Prasetyo, Joko
TEKNOTAN Vol 11, No 1 (2017): TEKNOTAN, April 2017
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol11n1.6

Abstract

Limbah kulit kakao dalam jumlah banyak (75% dari dari bahan baku pengolahan coklat) menjadi permasalahan tersendiri pada industri pengolahan coklat. Pemanfaatan kulit kakao berpotensi sebagai bahan bakar alternatif terbarukan karena ketersediaanya yang cukup melimpah dan pemanfaatannya yang belum maksimal. Limbah biomassa dapat digunakan sebagai bahan bakar secara langsung seperti halnya yang telah dilakukan oleh masyarakat Indonesia sejak dulu, tetapi biomassa memiliki kelemahan jika dibakar secara langsung sifat fisiknya menjadi buruk, seperti: kerapatan energi yang rendah dan permasalahan penanganan, penyimpanan, serta transportasi. Untuk meningkatkan kualitas pembakaran biomassa, saat ini telah dikembangkan bahan bakar biomassa dalam bentuk pelet yang dikenal dengan istilah biopelet. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh ukuran partikel dan penambahan tapioka pada pembuatan biopelet kulit kakao, menentuka perlakuan optimal serta melakukan uji karakteristik fisik dan kimia biopelet kulit kakao. Metode yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan dua factorial yaitu ukuran partikel biopelet dan variasi kadar perekat (tepung tapioka) untuk menentukan perlakuan optimal. Perlakuan optimal terjadi pada ukuran partikel biopelet 20 mesh dengan penambahan perekat tapioka 20% dengan kadar air 3.52%, kadar abu 6.99%, dan kerapatan 0.87 g/cm3 dan nilai kalor 3090.1 kal/g. Pengembangan penelitian dapat diarahkan kepada penambahan campuran bahan baku yang mempunyai nilai kalor tinggi sehingga dapat meningkatkan nilai kalor biopelet yang dihasilkan.Kata kunci: biopelet, kakao, kadar air, kadar abu, nilai kalor
Simulasi Efek Ukuran dan Lokasi Kebocoran Pipa Pendingin Reaktor Nuklir Menggunakan Fasilitas Eksperimen UUTR.Mod-l Antariksawan, Anhar R.; Juarsa, Mulya; Prasetyo, Joko; Sumarno, Edy; Kiswanta, Kiswanta; Handoyo, Ismu
MESIN Vol 9, No 2 (2007): MEMINIMALKAN KERUGIAN KAMPUS AKIBAT BANJIR
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Experimental Simulation of The Effect of Size and Location of Coolant Pipe Break inNuclear Reactor Using UUTR.Mod-l. Several experiments of LOCA with various break size andlocations have been conducted using UUTR.Mod-l testfacility. The break sizes studied are 2 mm, 5 mmand 10 mm, each at hot-leg and cold-leg side. The initial conditions ofthe experiment are 1 MWofpower,primary side pressure of 155 bar approximately, coolant flow rate of 9.8 kg/s and only accumulator isfunctioned as emergency coolant. Both at hot-leg and cold-leg, the break size of 2 mm showed slowerpressure decrease rate and the occurrence of temperature increase early after break. For larger breaksize, pressure decrease is faster and showed rod temperature excursion due to rod uncovering.Concerning the breaklocation, in large break area, cold-leg breakshowed heater temperature excursionearly than in case of hot-leg break. Size and location of break determine the timing of event and, asconsequence, different behavior of response system. In any cases to prevent the fuel temperatureexcursion, the addition ofautomatic depressurizationsystem and installation ofinjection system in upperhead ofpressure vessel have been consideredin the nuclearreactor design.
Co-Authors Aeny, Titiek Nur Aklirinhua, Senja Alfandri, Devita Anang Lastriyanto ANGGRAINI RETNO SUSANTY, RESTY Anhar R. Antariksawan, Anhar R. Arie, Intan Zahara Aris Nurhidayat, Aris Armaini, Armaini Ary Mustofa Ahmad Astuti, Yunita Fitri AYU MEGAWATI S, PUTRI Bahwono, Rohganga Bambang Dwi Argo Bastian, Muhammad Deri Cholid, Fery Abdul Cipta Ginting, Cipta D, Suskandini Ratih Danar Wicaksono, Danar Daniel Oranova Siahaan Darmanto Darmanto Darwin H. Pangaribuan Dewi Maya Maharani Dwi Purnomo Dwi Retnoningsih Edy Sumarno, Edy Efri, Efri Efri, Efri Eko Handoyo Evi Kurniati F. X. Susilo, F. X. F.X. Soesilo Faishol, Faris Faizatul Amalia, Faizatul Giarno Giarno Giofanny, Winda Gregorius Bambang Heru Gunomo Djoyowasito Hamdan Tri Atmaja Hartas, Muhamad Idola Hasriadi Mat Akin I GEDE SWIBAWA, I GEDE Ismu Handoyo Ivayani, Ivayani Ivayani, Ivayani JANNAH, MARIFATUL Kartika Yurlisa, Kartika KHOIRUNNISA, KARIMAH Kiswanta Kiswanta, Kiswanta Kurnia, Erlanda Kurniawan, Adam Fajar Lazuardi, Ilmana Bintang Lazuardy Tembang, Lazuardy Lubis, Nova Adelina Maharani, Juwita Suri Mahbudi, Irman Mawaddah, Fikriyah Shofiah Mochamad Bagus Hermanto Muhammad Nurdin Mukaromah, Sintya Laylie Mulya Juarsa Murniati Murniati Musthofa Lutfi Musthofa Luthfi Natalia, Andes Galuh Nissa Noor Annashr, Nissa Novia Lusiana Nur hidayatullah, Nur Nur Komar Nurul Aini Oviana, Tiya Permadi, Bayu Pratama, Kamsiatun Eka Pujianti, Irma Putri Radix Suharjo, Radix Rahayu, Dede Rahmawati, Safitri Rizka Rani, Septya Eka Prasetia Ratih, Suskandini Retno Damayanti Sandra Malin Sutan Sarwono, Edy Sekarsari, Rara Ayu Sidik Sidik Sudihartha, Nur Titik Nur Aeny, Titik Nur Tri Maryono, Tri Turnip, Alexander Wahyuananto Agung Nugroho Wahyunanto Agung Nugroho Wibisono, Sutrisno Hadi Widyawantoro, Gigih Wiwin Sumiya Dwi Yamika, Wiwin Sumiya Wulandari, Anise Yendi, Tiara Puspa Zaqlul Iqbal