Heru Prastawa
Industrial Engineering Departement Diponegoro University Jl. Prof. Sudarto, SH Tembalang Semarang 50239 Telp. 0247460052

Published : 47 Documents
Articles

PERANCANGAN FASILITAS KERJA ERGONOMIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE IDEAS Pringgabaya, Danang Faridh; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. Yasuka adalah salah satu produsen tempe kedele rumahan yang bertempatkan di desa Sidowayah, Rembang. Dari keseluruhan proses produksi yang ada di CV. Yasuka, setelah dilakukan pengamatan secara langsung dengan menghitung waktu pengerjaan tiap prosesnya dalam 8 jam kerja ternyata proses penggilingan biji kedele adalah proses yang paling membebankan tubuh pekerja. Setelah di bagikan kuisioner nordic body map (NBM) kepada dua operator proses penggilingan ternyata operator mengalami keluhan rasa sakit pada tubuh mereka. Keluhan rasa sakit tersebut karena operator bekerja dengan posisi yang tidak aman diakibatkan fasilitas kerja yang kurang memperhatikan faktor ergonomis.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah framework IDEAS (Identify, Design, Evaluate, Adapt, Sustain). IDEAS adalah metode yang berisikan langkah-langkah  dari awal sampai akhir bagaimana mengidentifikasi masalah antara pekerja dengan lingkungan kerjanya lalu dibuat pemecahan masalahnya. Dalam hal ini digunakan software Jack 8.2 untuk menganalisis postur kerja yang ada dengan parameter Posture Evaluation Index (PEI). Setelah dilakukan analisis didapat nilai PEI untuk tiap-tiap rangkaian kerja proses penggilingan yaitu 2.142, 2.668, 3.284, 2.471, dan 2.445.Setelah dilakukan redesain fasilitas kerja rangkaian kerja berkurang dari 5 rangkaian kerja menjadi 3 rangkaian kerja dalam proses penggilingan. Nilai PEI dari masing-masing rangkaian kerja turun menjadi 1.084, 1.443, dan 1.093.     AbstractCV. Yasuka is one of fermented soybean producer in the Sidowayah, Rembang. Of the entire production process in the CV. Yasuka, after direct observation by calculating the processing time of each process within 8 hours of work turns soybean grinding process is the most imposing body of workers. Once distributed questionnaires Nordic Body Map (NBM) to the two of operators turns the grinding process had complaints of pain in their bodies. Complain of pain such as the operator working positions due to unsafe working facilities less attention to ergonomic factors.             The mothod used in this research is the framework IDEAS (Identify, Design, Evaluate, Adapt, Sustain). IDEAS is a method containing the steps from start to finish how to identify problems between the workers and their work environment and then made to solve it. In this case Jack 8.2 software is used to analyze the posture of existing work with parameter Posture Evaluation Index (PEI). After analyzing the obtained value of PEI for each series of works grinding process that is 2.142, 2.668, 3.284, 2.471, and 2.445.             After redesigning the work facilities was reduced from five series of works into three series of works in the grinding process. PEI value of each series of works dropped to 1.084, 1.443, and 1.093.
ANALISIS PENGARUH SAFETY CLIMATE TERHADAP SAFETY RELATED DRIVING BEHAVIORS PENGEMUDI BRT KORIDOR I DAN II SEMARANG Sunarto, Eko; Prastawa, Heru; Wicaksono, Purnawan Adi
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan merupakan salah satu masalah utama yang ada di jalan raya. Banyak kerugian yang dialami karena kecelakan baik itu kerugian materi atau bahkan mengakibatkan korban jiwa. Untuk kota Semarang korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2012 sampai akhir tahun 2015 cenderung mengalami kenaikan. Pada tahun 2012 korban jiwa mencapai 176 dan diakhir tahun 2015 korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 192 korban jiwa. Salah satu transportaasi darat yang utama dan mampu memuat banyak penumpang dan beroperasi setiap hari di Semarang ialah Bus Rapid Transit (BRT) Semarang. Faktor yang sangat berpengaruh terhadap kecelakaan yang tinggi adalah Safety Behavior dari pengemudi, dimana safety behavior pengemudi buruk atau pengemudi banyak memilki dan melakukan unsafe behavior. Safety behavior/driver behavior berkaitan dengan safety climate pada suatu perusahaan atau manajemen yang ada dalam hal ini ialah BLU BRT. Dalam penelitian ini safety climate yang terbagi atas 6 variabel yaitu komunikasi dan prosedur, tekanan pekerjaan, komitmen manajemen, hubungan, pelatihan pengemudi dan peraturan keselamatan akan dinilai dengan menggunakan Safety Climate Questionnaire ? Modified for Drivers (SCQ-MD). Sedangkan untuk safety behavior/driver behavior akan dinilai dengan menggunakan Driver Behavior Questionnaire(DBQ). Kuisioner akan disebar dan ditujukan kepada pengemudi BRT Semarang koridor I dan II sebagai objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan variabel ? variabel safety climate terhadap safety behavior/driver behavior dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk kedua koridor yaitu koridor I dan koridor II BRT Semarang yang paling mempengaruhi safety behavior/driver behavior ialah variabel komunikasi dan prosedur.  ABSTRACT [Effect Analysis of Safety Climate on Safety Related Driving Behaviors of BRT Driver?s Corridor I and II Semarang] Accidents are one of the main problems on the road. Many of the losses suffered because of the accident either the loss of material or even resulted in casualties. For the Semarang city casualties due to traffic accidents in 2012 until the end of 2015 tend to increase. In 2012 the death toll reached 176 and at the end of 2015 the death toll from traffic accidents reached 192 casualties. One of the main land transportation and able to load many passengers and operate every day in Semarang is Bus Rapid Transit (BRT) Semarang. Factors that are very influential on the high accident is the Safety Behavior of the driver, where the driver's safety behavior is bad or the driver has many and unsafe behavior. Safety behavior / driver behavior related to the safety climate in a company or management in this case is BLU BRT. In this study the safety climate is divided into 6 variables, namely communication and procedures, job pressure, management commitment, relationship, driver training and safety rules will be assessed using Safety Climate Questionnaire - Modified for Drivers (SCQ-MD). As for the safety behavior / driver behavior will be assessed using the Behavior Driver Questionnaire (DBQ). Questionnaires will be distributed and addressed to BRT Semarang corridor I and II drivers as research objects. The aim of this study is to analyze correlation between safety climate variables and safety behavior / driver behavior by using multiple linear regression. The results of this study indicate that for both corridors corridor I and corridor II BRT Semarang most affect the safety behavior / driver behavior is the communication and procedure variable.
ANALISIS PERHITUNGAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS PADA MESIN CETAK TTSK PT. PHAPROS TBK Raharjo, Muhammad Fauzan Marantama; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Phapros Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang farmasi dengan ratusan jenis obat yang diproduksi tiap tahunnya. Pada proses pembuatan tablet terdapat tahapan pembuatan granul, pencetakan dan pengemasan. Pada jurnal ini dibahas mengenai tingkat produktifitas dari mesin-mesin pada bagian cetak sekaligus menganalisa kejanggalan yang terjadi pada tingkat performansi dari mesin-mesin tersebut menggunakan metode OEE yang kemudian dianalisis menggunakan fishbone diagram. Hasil yang ditemukan menunjukkan bahwa mesin-mesin cetak yang ada belum dapat memenuhi standar dunia yang telah ditetapkan JIPM dan dipaksa untuk beroperasi diatas batas spesifikasi yang dianjurkan untuk mengejar produktivitas yang diinginkan. Abstract [Analysis Of Overall Equipment Effectiveness Calculation In TTSK Printing Machines Pt. Phapros Tbk]PT Phapros Tbk is a pharmaceutical company with hundreds of types of drugs produced each year. In the tablet manufacturing process there are stages of granule making, printing and packaging. This journal discussed the productivity level of the machines in the print section while analyzing the irregularities that occur at the performance level of these machines using the OEE method which is then analyzed using fishbone diagrams. The results found indicate that existing printing machines have not been able to meet world standards set by JIPM and are forced to operate within the recommended specification limits to pursue the desired productivity.
PENGEMBANGAN MODEL UNTUK DYNAMIC SUPPLIER SELECTION PROBLEM MENGGUNAKAN METODE MIXED INTEGER LINEAR PROGRAMMING DENGAN MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR DISKON Izzatunnisa, Laila; Wicaksono, Purnawan Adi; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan supplier merupakan salah satu elemen terpenting dalam manajemen rantai pasok. Hal ini melibatkan evaluasi banyak faktor seperti, biaya material, biaya transportasi, kualitas bahan, keterlambatan, kapasitas pemasok, kapasitas penyimpanan dan lain-lain. Masing-masing nilai dari faktor ini berbeda-beda sesuai dengan periode waktunya, sehingga supplier yang diidentifikasi untuk suatu periode tidak sama dengan periode berikutnya dalam memasok produk yang sama. Mixed Integer Linear Programming (MILP) dikembangkan untuk mengatasi permasalahan pada Dynamic Supplier Selection Problem (DSSP). Dalam penelitian ini, MILP dibangun untuk memecahkan masalah pengadaan jika kondisinya multi supplier, multi periode, dan multi produk dengan mempertimbangkan faktor diskon. Jenis diskon yang digunakan adalah all-unit diskon. Untuk verifikasi model menggunakan data pada numerical example yang diolah dengan menggunakan software Lingo 17 dan untuk validasi model menggunakan analisis sensitivitas Taguchi. Model matematis yang diusulkan tersebut telah terverifikasi dan tervalidasi sehingga dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada numerical example. Total cost yang dihasilkan dalam pemilihan supplier sebanyak 792.418. Dari hasil perhitungan analisis sensitivitas Taguchi diperoleh parameter yang paling berpengaruh dalam pemilihan supplier tersebut adalah unit price yang memiliki persen kontribusi sebesar 84,25%. Hal ini terjadi karena adanya harga diskon yang diberikan supplier sehingga harga setiap produk menjadi lebih murah. AbstractModel Development for Dynamic Supplier Selection Problem Using Mixed Integer Linear Programming Methods Considering Discounts. Supplier selection is one of the most important elements in supply chain management. This function involves evaluation of many factors such as, material costs, transportation costs, material quality, delays, supplier capacity, storage capacity and others. Each of these factors varies with time, therefore, supplier identified for one period is not necessarily be same for the next period to supply the same product. So, mixed integer linear programming (MILP) was developed to overcome the dynamic supplier selection problem (DSSP). In this research, a MILP model is built to solve the lot-sizing problem with multiple suppliers, multiple periods, multiple products and quantity discounts. The discount type used is an all-unit discount. The model is verified through case in numerical example and processed using Lingo 17 and the model is validated using sensitivity analysis Taguchi. The proposed mathematical model has been verified and validated so the model could  solve the problems in numerical example. The total cost generated in supplier selection is 792,418. From sensitivity analysis Taguchi results obtained the most influential parameters in the supplier selection is  unit price that has a contribution percentage of 84.25%. This happens because of the discount given by suppliers so that the price of each product becomes cheaper.
RANCANG BANGUN INTERFACE CORPORATE WEBSITE DENGAN METODE USER-CENTERED DESIGN ISO 13407 (STUDI KASUS WEBSITE FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO) Marsya, Nahdiar Rezky; Prastawa, Heru; Sriyanto, Sriyanto
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan web sebagai media pendukung untuk menyampaikan suatu informasi yang sangat efektif kini telah melebar hingga ke dunia pendidikan. Saat ini penyampaian informasi dalam aktivitas yang berkaitan dengan pendidikan dapat diakses langsung oleh siswa dan mahasiswa melalui sebuah web. Dengan sebuah web yang berfungsi untuk menunjang proses interaksi suatu Institusi dengan user mereka, maka secara langsung akan sangat membantu pula agar transfer informasi yang terjadi dalam interaksi tersebut bisa berjalan dengan baik. Website Fakultas Teknik Universitas Diponegoro merupakan salah satu web Fakultas yang terdapat di lingkungan Universitas Diponegoro. Dari studi pendahuluan, ditemukan beberapa permasalahan yang ada dalam penerapan web FT (Fakultas teknik) Undip ini seperti: Web FT belum digunakan secara maksimal, Pengguna mengalami kesulitan dalam mengakses web FT, perancangan web FT masih belum mempertimbangkan dan mengidentifikasi apa tujuan web, siapa pengguna web dan konteks penggunaan web dan pada pengujian awal usabilitas dengan menggunakan WEBUSE masih didapatkan kriteria poor. Oleh karena itu, penelitian yang akan dilakukan adalah perancangan interface prototipe website Fakultas Teknik Undip dengan menggunakan metode User Centered Design dan juga menggunakan aspek usability sebagai dasar dalam proses pendesainan. Hal yang pertama kali dilakukan adalah dengan pengujian usabilitas desain awal dengan menggunakan kuisioner WEBUSE, empirical task, dan juga deep interview. Dari keinginan pengguna kemudian dibuat prototipenya dari kertas hingga mesin dan yang terakhir diuji kembali usabilitas dari alternatif desain yang ada
PENGUKURAN BEBAN MENTAL DI KALANGAN MAHASISWA MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX (STUDI KASUS: MAHASISWA DEPARTEMEN TEKNIK INDUSTRI UNDIP) Nofri, Try; Prastawa, Heru; Susanto, Novie
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya persaingan di zaman globalisasi menuntut perbaikan dan pembenahan lebih dari semua insan akademis di Indonesia, tak terkecuali mahasiswa. Hal ini membuat mahasiswa berlomba-lomba dalam menjalani perkuliahan yang saat ini mereka jalani dan berpotensi menimbulkan beban studi mental yang bisa berdampak ke banyak hal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat beban mental di kalangan mahasiswa Departemen Teknik Industri Undip semester 3 dan 5 menggunakan metode NASA-TLX, dengan responden sebanyak 50 mahasiswa. Selain itu, penelitian ini berusaha mencari tahu skala NASA-TLX  yang dominan dirasakan oleh mahasiswa dan berusaha membuktikan, apakah faktor-faktor eksternal seperti IP Semester sebelumnya, jam belajar per hari, jalur masuk kuliah dan kegiatan di waktu senggang berpengaruh terhadap skor beban mental atau tidak. Hasil pengukuran beban studi mental menunjukkan bahwa skor rata-rata beban studi mental sebesar 80,04 (agak berat). Untuk skala yang dominan dirasakan, skala tersebut ialah skala Temporal Demand. Analisis Variansi (ANOVA) untuk faktor-faktor eksternal menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap skor beban mental yang ada.                    Abstract Student Mental Workload Measurement with NASA-TLX Method (Case Study: Industrial Engineering Department Student of Diponegoro University). High competition in the era of globalization requires repair and improvement over all of the academic community in Indonesia, not least the students. This makes the students compete in their studies and potentially cause mental studyload which could have implications for many things. This study aims to determine the level of mental studyload among the students of the Department of Industrial Engineering Undip semesters 3 and 5 using the NASA-TLX, with respondents as many as 50 students. In addition, this study tried to find out the NASA-TLX?s dominant scale perceived by students and trying to prove, whether external factors such as previous semester grade point, study hours per day, entrance selection exam  and free-time activities affect the score of mental load or not. The results of the mental studyload measurement shows that the average score of mental study load of 80.04 (ponderable). For the dominant scale, the scale is Temporal Demand. Analysis of Variance (ANOVA) for external factors indicate that these factors do not have a significant influence on the existing score of the mental studyload..
ANALISIS PENERAPAN SMK3 PADA PT INDONESIA POWER UBP MRICA BANJARNEGARA Allison, Chellsy; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kecelakaan kerja naik sekitar 5% - 10% setiap tahunnya disebabkan oleh rendahnya kesadaran akan penerapan sistem K3 di kalangan industri. PT Indonesia Power UP Mrica adalah salah satu perusahaan pembangkit listrik bertenaga air yang mempunyai risiko tinggi dalam kecelakaan kerja. PT IP UP Mrica sudah menetapkan SMK3 pada perusahaan tetapi masih terdapat kekurangan dalam penerapannya. Hal ini dapat menyebakan munculnya potensi kecelakaan kerja. Penerapan SMK3 pada PT IP UP Mrica sudah dapat dikatakan terorganisir, tetapi terdapat beberapa poin dalam Review Evaluasi Efektifitas SMK3 yang tidak terpenuhi karena kurangnya evidence atau evidence dianggap tidak layak karena belum diperbarui. Pada hasil checklist ditemukan 11 poin yang tidak memenuhi persyaratan. Total persen pemenuhan pada keamanan bekerja dalam SMK3 adalah 76%. Untuk lebih mengoptimalkan penerapan SMK3 para pegawai harus mampu bekerja sama dalam mengimplementasikan kedalam kegiatan bekerja dan sebaiknya dilakukan sertifikasi OHSAS 18001 agar citra perusahaan semakin baik dan karyawan selalu terjamin akan keselamatan dan kesehatannya Abstract [Analysis Implementation of Occupational Health and Safety Management System at PT Indonesia Power UBP Mrica Banjarnegara]The number of occupational accidents increases by around 5% - 10% every year due to the low awareness of the application of the occupational health and safety system in the industry. PT Indonesia Power UP Mrica is one of the water-powered generator companies that has a high risk of work accidents. PT IP UP Mrica has implemented occupational health and safety (OHS) management system in companies but there are still deficiencies in its application. This can cause potential work accidents. The implementation of SMK3 at PT IP UP Mrica is already organized, but there are several points in the Review of the OHS Management System Effectiveness Evaluation that are not accomplished because of lack of evidence or evidence deemed inappropriate because it has not been updated. The checklist found 11 points that did not meet the requirements. The total percent of compliance with the security of working in SMK3 is 76%. To further optimize the implementation of SMK3 employees must be able to work together in implementing it into work activities and OHSAS 18001 certification should be carried out so that the company image is better and employees are always guaranteed of their safety and health
USULAN PERBAIKAN POSTUR KERJA TENAGA KERJA PENGANGKUTAN SWEET WHEY POWDER DI GUDANG PENYIMPANAN DENGAN METODE OVAKO WORK POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS). (STUDI KASUS DI CV. CITA NASIONAL) Susilo, Dhialma Yonathan; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenaga manusia masih menjadi pilihan dalam aktivitas manual material handling (MMH). CV Cita Nasional merupakan salah satu perusahaan pengolahan susu bertempat di Kopeng, Salatiga. Pada area gudang Sweet Whey Powder perusahaan ini, tenaga manual manusia masih dihandalkan. Para pekerja gudang diberi tugas untuk mengangkat dan memindahkan sack seberat 25 Kg dari truk ke gudang secara repetitif. Berdasarkan pengamatan di lapangan, postur kerja para pekerja memiliki risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi hasil pengukuran metode Ovako Work-posture Analysis System (OWAS) pada postur tubuh pekerja gudang saat bekerja. Penelitian ini dibatasi hanya pada aktivitas pemindahan sack dari truk ke gudang. Pada pengukuran metode OWAS dihasilkan kategori 3 untuk pengangkatan, kategori 2 untuk membawa, dan kategori 3 untuk menurunkan. Kategori 3 adalah tindakan perbaikan harus dilakukan sesegera mungkin dan kategori 2 adalah tindakan korektif yang diperlukan dalam waktu dekat. Berdasarkan hasil tersebut, diusulkan perancangan alat bantu trolley. Dengan bantuan trolley diketahui aktivitas mengangkat ataupun menurunkan sack menjadi kategori 2 dan untuk aktivitas membawa menjadi kategori 1. Penurunan hasil pengukuran ini membantu meringankan pekerjaan dan menghindarkan pekerja gudang dari gangguan MSDs.  ABSTRACT Proposed repair work posture employment carrying sweet whey powder in storage warehouse with Ovako Work-posture Analysis System (OWAS) methods. Human labor is still Manual Material Handling (MMH) activity option. CV Cita National is one of the milk processing company located in Kopeng, Salatiga. In the warehouse company's Sweet Whey Powder area, human manual labor still be reliable. The warehouse workers given the task to lift and move a sack weighing 25 kg from truck to warehouse repetitively. Based on observations in the field, the posture of workers has Musculoskeletal Disorders (MSDs) risk. The purpose of this study was to determine evaluation of the measurement Ovako Work-posture Analysis System (OWAS) method on warehouse worker posture when working. The study limited to the sack transfer activities from the truck to the warehouse. The OWAS's method measurement has resulted: lifting is category 3, carry is category 2, and drop is category 3. Category 3 is the corrective actions shall be as soon as possible. Category 2 is corrective action required in the near future. Based on these results, is proposed design of tools trolley. With a trolley, the activity of lifting or lowering the sack became categories 2 and to bring activity became category 1. The results of these measurements help ease the work and avoid interference warehouse workers from MSDs.
ANALISIS PRODUKTIVITAS PEKERJA DENGAN METODE WORK SAMPLING PADA FILLING SHED I PRODUK PREMIUM PT.PERTAMINA TBBM SEMARANG GROUP Andhana, Myana Rino; Prastawa, Heru
Industrial Engineering Online Journal Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Pertamina adalah perusahaan BUMN yang bergerak dalam produksi hasil dari minyak bumi terbesar di Indonesia. Berdasarkan laporan produksi PT. Pertamina setiap tahunnya perusahaan ini memproduksi 337.000 Barel/Hari, sehingga dalam hal tersebut dibutuhkan tenaga kerja yang harus mencukupi dalam mengejar target produksi setiap harinya. Saat ini PT. Pertamina telah memiliki jumlah karyawan yaitu sebesar 12 Ribu jiwa sehingga dengan jumlah karyawan sebesar itu diharapkan output produksi dari PT. Pertamina selalu mencapai target dan terjaga produktivitasnya. Dalam hal ini, produktivitas adalah salah faktor utama dalam perusahaan dimana produktivitas nantinya akan berpengaruh kepada dari output produksi. Jika produktivitas meningkat maka output dari produksipun juga akan meningkat begitu pula sebaliknya. PT. Pertamina TBBM Semarang Group adalah bagian dari PT.Pertamina yang berlokasi di semarang dan berfungsi sebagai penyalur BBM di sebagian utara Jawa sehingga produktivitas adalah menjadi hal terpenting dalam setiap aktivitasnya. Penelitian ini bertujuan dalam menganalisis seberapa besar produktivitas dari filling Shed I produk premium PT. Pertamina TBBM Semarang Group. Hal teresebut digunakan dengan melakukan analisisis melalui metode work sampling, fishbone diagram, dan diagram pareto. Dari ketiga metode tersebut akan didapatkan seberapa besar produktivitas pada perusahaan dan nantinya akan muncul penyebab dari aktivitas tidak produktif yang ada.ABSTRACT [Analysis of Worker Productivity with work sampling method on Filling Shed I Premium Product PT. Pertamina TBBM Semarang Group].PT Pertamina is a state-owned company engaged in the production of the  petroleum products in Indonesia. Based on production report of PT. Pertamina every year the company produces 337,000 barrels / day, so in that case it takes labor  must be sufficient in the pursuit of production targets every day. Currently PT. Pertamina already has the number of employees that is equal to 12 thousands, so with the number of employees of that expected production output from PT. Pertamina always reach the target and maintained its productivity. In this case, productivity is one of the main factors in the company where productivity will affect the output of production. The increases of productivity makes output of production will also increase. PT. Pertamina TBBM Semarang Group is part of PT.Pertamina located in Semarang and serves as a distributor of fuel in northern part of Java so that productivity is the most important thing in every activity. This study aims to analyze how big the productivity of filling Shed I premium product PT. Pertamina TBBM Semarang Group. This is used by performing analysts through work sampling methods, fishbone diagrams, and pareto diagrams. Of the three methods will be obtained how big productivity in the company and later will emerge the cause of unproductive activity available.
ANALISA PENGARUH STRESS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELLING DI PT. INDONESIA STEEL TUBE WORK, SEMARANG Mohammad, Luqman Hilmy; Prastawa, Heru; Susanty, Aries
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tingkat stres kerja yang dihasilkan oleh karyawan, dan seberapa besar pengaruh stres tersebut terhadap kinerja karyawan PT.ISTW, Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modelling dengan jumlah sampel sebanyak 70 orang. Penelitian dilakukan dengan melihat hubungan antara penyebab stres kerja yang diwakili oleh stressor faktor lingkungan, stressor faktor organisasi, dan stressor faktor individu. Kemudian ketiga stressor tersebut dihubungkan dengan konsekuensi stres kerja sebagai akibat dari stressor. Selanjutnya, konsekuensi stres kerja dihubungkan dengan kinerja karyawan. Hasil menunjukkan bahwa ketiga stressor tersebut berpengaruh positif terhadap timbulnya stres kerja sebesar 50,26%, dengan potensi stres kerja yang paling besar dihasilkan oleh stressor faktor individu. Hasil lainnya menunjukkan bahwa konsekuensi stres kerja berpengaruh positif terhadap timbulnya penurunan kinerja pada karyawan sebesar 43,44% dengan faktor kecemasan, dan ketegangan yang memiliki nilai tertinggi sebagai akibat dari konsekuensi stres kerja tersebut