Arum Prastiwi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Putra, Candra Bayu Pradana; Prastiwi, Arum
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 1: Semester Ganjil 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.839 KB)

Abstract

Di era globalisasi ini terdapat isu tentang pertanggung jawaban sosial  (corporate social responsibility) yang banyak dibicarakan masyarakat. Intinya perusahaan tidak hanya dituntut mengejar keuntungan yang sebesarbesarnya tetapi harus memperhatikan lingkungan sekitarnya, baik manusia maupun alam. Pengungkapan tanggung jawab sosial menjadi penting untuk melihat apakah perusahaan sudah melaksanakan fungsi sosialnya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik yang memengaruhi pengungkapan tanggung jawab sosial pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Ada 5 faktor yang memengaruhi pengungkapan yaitu:  ukuran perusahaan, leverage, profitabilitas, ukuran dewan komisaris, dan kepemilikan saham publik. Pengungkapan tanggung jawab sosial diukur menggunakan  corporate social responsibility disclosure index  (CSRDI). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan dengan sektor manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 20082010. Pemilihan sampel  ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Berdasarkan metode tersebut diperoleh sebanyak 34 perusahaan sampel dari 102 jumlah populasi. Hasil analisis dengan metode regresi linier berganda menunjukkan ukuran perusahan berpengaruh terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI, sedangkan variabel yang tidak berpengaruh adalah  leverage,  profitabilitas, ukuran dewa komisaris, dan kepemilikan saham publik.   Kata kunci : Perusahaan manufaktur, ukuran perusahaan, leverage,  profitabilitas, ukuran dewan komisaris, kepemilikan saham publik, pengungkapan tanggung jawab sosial, dan regresi linear berganda
PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN TERHADAP PENGUNGKAPAN INTERNET FINANCIAL AND SUSTAINABILITY REPORTING (IFSR) (Studi pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Puspitaningrum, Ayu; Prastiwi, Arum
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 1, No 2: Semester Genap 2012/2013
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.092 KB)

Abstract

The purpose of this study is to find empirical evidence of firm’s characteristics effect on the disclosure of Internet Financial and Sustainability Reporting (IFSR). Firm characteristics are identified as firm size, profitability, leverage, and industry type. The population in this study are all of 429 Indonesian companies listed in Indonesian Stock Exchange (IDX) in period 2011. This study selected 182 companies by using nonprobability random sampling (purposive sampling method). The technique for examining hyphotesis is using logistic regression analysis. The result indicates that firm size, profitability, and industry type influence disclosure of IFSR. In addition, leverage have no effect on the disclosure of IFSR. Keyword:        Internet Financial and Sustainability Reporting (IFSR), firm size, provitability, leverage, and industry type
Analisis Faktor-Faktor yang Menyebabkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Beropini Disclaimer Rahmanti, Virginia Nur; Prastiwi, Arum
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.088 KB)

Abstract

Analysis of the Factors Causing the Financial Statement of Local Government Have Disclaimer Opinion. The purpose of this study is to know the factors that tends to cause public sector specificly East Java public sector get disclaimer opinion. More public sector financial report get disclaimer opinion it means declining in public sector performance quality in serving this country. Exactly each public sector has their own trigger in the emerge of disclaimer opinion. This study using descriptive methodology with case study method to analyze causing factors of disclaimer opinion. In the 2008 budget period, public sector which get this opinion are city of Batu, city of Surabaya, regency of Trenggalek, regency of Pasuruan, regency of Banyuwangi and regency of Ponorogo. The result of this study shows that the main factor causing the six financial report  of public sectors get disclaimer opinion is the weakness of Internal Control System (ICS). Analisis Faktor-Faktor yang Menyebabkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Beropini Disclaimer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang menyebabkan laporan keuangan pemerintah daerah khususnya Pemda Jatim sehingga mendapatkan opini disclaimer. Semakin banyaknya laporan keuangan Pemda yang mendapatkan opini disclaimer berarti hal ini menunjukkan penurunan kualitas atas performance Pemda dalam melayani Negara. Tentunya masing-masing Pemda memiliki pemicu yang  berbeda atas munculnya opini disclaimer. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dengan metode studi kasus dalam menganalisis factor penyebab munculnya opini disclaimer. Pada tahun anggaran 2008, Pemda yang menyandang opini disclaimer meliputi Kota Batu, Kota Surabaya, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling utama menyebabkan laporan keuangan keenam pemda beriopini disclaimer adalah lemahnya Sistem Pengendalian Internal (SPI).
ANALISIS KINERJA SURAT BERHARGA SETELAH PENAWARAN PERDANA (IPO) DI INDONESIA Prastiwi, Arum; Kusuma, Indra Wijaya
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 16, No 2 (2001): April
Publisher : Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Numerous studies examined the performance of initial public offerings in some countries. The studies documented two phenomenon: short-run underpricing and long-run underperformance. The purpose of this study is to investigate stocks performance after Initial Public Offerings (IPO) in Indonesia. Monthly abnormal return was used as a proxy for performance using Market-Adjusted Model. The short term performance is based on the 3 months performance and the long-term performance is based on 24 months. The number of the sample is 78 company that issued IPO in 1994 ? 1997. Results from one sample t-test show that in the short run there are large positive mean and median excess returns of 39.07 percent and 21.04 percent respectively. The long run mean abnormal return was dropped until ?238.83 percent and ?243.22 percent respectively for stocks that were bought in the initial market and in the aftermarket. This result is consistent with studies in numerous countries. In the long run, the performance was underperformed. Result from paired comparison t-test confirms that in the long run the performance was worse (underperformed) than in the short run.