Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH GAJI, UPAH, DAN TUNJANGAN KARYAWAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. XYZ Batubara, Khairunnisa; Buchari, Buchari; Pujangkoro, Sugiharto
Jurnal Teknik Industri USU Vol 3, No 5 (2013): Jurnal Teknik Industri USU
Publisher : Departemen Teknik Industri Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.349 KB)

Abstract

Kinerja karyawan merupakan hal yang sangat penting di dalam perusahaan. Rendahnya gaji, upah,dan tunjangan menjadi salah satu faktor rendahnya kinerja karyawan, sehingga PT. XYZ sering sekali tidakdapat memenuhi pesanan pelanggan dan tidak tercapainya target produksi, yang mengakibatkan PT. XYZharus meminta bantuan kepada perusahaan sejenis untuk menyelesaikan order. Bulan Januari 2012- Juli 2012,tercatat selama 6 bulan PT. XYZ tidak dapat memenuhi pesanan pelanggan. Oleh karena itu PT. XYZ inginmengetahui faktor apa yang paling berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Metode pengumpulan dataadalah dengan penyebaran kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai gaji, upah, dan tunjangan kepadakaryawan. Setelah kuesioner disebar dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas untuk mengetahui kelayakankuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software SPSS dan melalui beberapa tahap yaituanalisis regresi linier berganda, uji statistik f, dan uji statistik t. Hasil yang didapat menunjukkan secarasimultan gaji (upah) dan tunjangan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji fyang menghasilkan nilai Fhitung > Ftabel yaitu 25,854 > 3,32. Secara parsial, faktor yang berpengaruh terhadapkinerja karyawan adalah faktor gaji (upah). Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t yang menghasilkan nilai thitung >ttabel, yaitu 6,927 > 2,042 untuk gaji dan 3,646 > 2,570 untuk upah.
ANALISIS PENGARUH EKUITAS MEREK TERHADAP RETENSI PELANGGAN UNTUK PRODUK INDIHOME DI PT. TELKOM INDONESIA WITEL MEDAN FINA, FINA; SALIM, OPIM; PUJANGKORO, SUGIHARTO
Al-Irsyad Vol 6, No 2 (2016): JURNAL AL-IRSYAD
Publisher : Al-Irsyad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parameters of LIS (Line in Service) customers and sales Indihome the endof 2015 showed symptoms that customers are reluctant to migrate existingservices to Indihome. One of the factors that affect customer retention is the brand equity. This study aims to determine the significance of brand equity influence on customer retention. The results showed that the overall contribution of the influence of the independent variables, namely: differentiation, relevance, esteem, and knowledge, are air-alike on the migratory behavior (customer retention) to Indihome was 60.3%. The remainder of the contribution is determined by factors other than the so-called predictor in this study. The study thus shows that both the variable relevance, differentiation, knowledge, and awards have significantly influenced the migration service, with variable relevance seba-gai factors that most influence on customer retention. In connection with the results and discussion of this study, it is expected that their further studies to investigate other indicators (39.7%) affecting existing customers willing to migrate to Indihome. Based on the results of research of this addition, the company management needs to formulate strategic policies related variables relevance, differentiation, knowledge, and awards to increase the number of existing customers who are willing to migrate to Indihome.Keywords: Ekuitas Merek, Telkom, Pelanggan.
ANALISIS PENETAPAN NILAI PENGGANTI WAJAR DALAM PENGADAAN TANAH UNTUK KEPENTINGAN UMUM DI KOTA LHOKSEUMAWE (Studi Kasus Pembuatan Jalur Rel Kereta Api Di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe) Dulmuzid, Dulmuzid; Sinulingga, Sukaria; Pujangkoro, Sugiharto
JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI) Vol 2 No 1 (2019): JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)
Publisher : LPPM Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penetapan nilai pengganti wajar dalam  pembebasan tanah untuk kepentingan umum di Kota  Lhokseumawe dilakukan oleh tim appraisal dengan memperhatikan nilai fisik dan nilai non fisik sesuai dengan UU No 2 tathun 2012 dan Standar Penilaian Indonesia. Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan pemberian ganti kerugian dalam pengadaan tanah untuk pembangunan rel kereta api Kota Lhokseumawe  adalah hambatan yang berasal dari masyarakat pemegang hak atas tanah, bangunan dan tanaman serta benda-benda yang berkaitan dengan tanah adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk berperan serta dalam pembangunan dan kurang pemahaman terhadap arti kepentingan umum, fungsi sosial hak atas tanah.
Analisi Penetapan Nilai Pengganti Wajar dalam Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum di Kota Lhokseumawe (Studi Kasu Pembuatan Jalur Rel Kereta Api di Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe) Dulmuzid, Dulmuzid; Sinulingga, Sukaria; Pujangkoro, Sugiharto
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v16i2.3131

Abstract

ABSTRACT  Determination of fair replacement value in land acquisition for public interest in Lhokseumawe City is carried out by the appraisal team with due regard to physical values and non-physical values in accordance with Law No. 2 of 2012 and Indonesian Assessment Standards. The obstacles in implementing compensation for land acquisition for the construction of the Lhokseumawe City railroad are barriers originating from communities holding rights to land, buildings and plants as well as objects related to land are a lack of public awareness to participate in development and lack of understanding of the meaning of public interest, social function of land rights.Keywords                   : Land Acquisition, Land Assessment, Fair Replacement ValueCorrespondence to       : dul.evi.07@gmail.com ABSTRAK  Penetapan nilai pengganti wajar dalam  pembebasan tanah untuk kepentingan umum di Kota  Lhokseumawe dilakukan oleh tim appraisal dengan memperhatikan nilai fisik dan nilai non fisik sesuai dengan UU No 2 tathun 2012 dan Standar Penilaian Indonesia. Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan pemberian ganti kerugian dalam pengadaan tanah untuk pembangunan rel kereta api Kota Lhokseumawe  adalah hambatan yang berasal dari masyarakat pemegang hak atas tanah, bangunan dan tanaman serta benda-benda yang berkaitan dengan tanah adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk berperan serta dalam pembangunan dan kurang pemahaman terhadap arti kepentingan umum, fungsi sosial hak atas tanah.Kata kunci                  : Pembebasan Tanah, Penilaian Tanah, Nilai Pengganti WajarKorespondensi             : dul.evi.07@gmail.com