Articles

Found 30 Documents
Search

KOLABORASI ANTARA PT GAS NEGARA DENGAN PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA DALAM MEWUJUDKAN SMART CITY Kurniasari, Lenny; Purnomo, Eko Priyo; Salsabila, Lubna
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 5, No 1 (2019): December 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v5i1.775

Abstract

This study aims to describe the form of collaborative governance between the Government of Yogyakarta City and the business sector, namely PT Gas Negara in realizing smart cities. The focus of this research is to describe the process of cooperation between the two parties (Government and Private) so that a memorandum of understanding is created to support smart city. This study uses the cross-sector collaboration theory of John M Bryson and Barbara C. Crosby who mentioned collaborative governance must pay attention to the process. This study uses a qualitative patterned research method, while the data from this study are obtained through participant observation, in-depth interviews, document analysis, media and literature. Data in this study were analyzed using data triangulation techniques. Following are some of the findings from this study. First, PT Perusahaan Gas Negara Tbk signed a memorandum of understanding with the Yogyakarta City Government in supporting the smart city program by providing infrastructure and utilizing natural gas as an alternative energy source. Second, PT PGN developed the PGN 360 Degree Integrated Solution service as a follow-up to the provision of electronic-based services and thirdly, the Yogyakarta City Government utilized the ICT services / provider of optical fiber networks owned by PT PGN as a support for smart cities.
Kebijakan pengelolaan ekosistem laut akibat pertambangan timah di Provinsi Bangka Belitung Rismika, Tanti; Purnomo, Eko Priyo
Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol 4, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/pjiap.v4i1.2539

Abstract

Bangka Regency is one of the regions that has the potential of natural resources with abundant tin mineral content. Initially tin mining was mostly carried out on the land, but with the development of the times and depletion of tin sources on the ground began to shift towards the sea. Environmental problems arising from marine mining are increasing, which is exacerbating damage to marine ecosystems, damaged coral reefs, and a decline in fishing production with this decreasing fishermen's income. This study aims to determine the policies of the Bangka Regency Government in the management of marine ecosystems and to know the impact of damage to marine ecosystems due to tin mining. This research uses descriptive qualitative approach method aims to describe the phenomena that occur at this time. The results of this study describe the contents of the marine mining policy as regulated No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management which aims to ensure the survival of living things and the preservation of ecosystems; Policy benefits; Management of Sea Water Pollution Control which includes: Environmental management objectives, Management Location, Time of Management and Implementers of Management and Management of B3 Waste; and Sea Water Quality Measurement Results.DOI: https://doi.org/10.26905/pjiap.v4i1.2539
DEVELOPMENT OF LOCAL INSTITUTIONS TOWARDS ON PARTICIPATION AND COMMUNICATION MODEL IN THE UNITED KINGDOM Purnomo, Eko Priyo
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 3 (2010)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlibatan para pemangku kepentingan dan mengelaborasi model komunikasi yang telah digunakannya. Partisipasi adalah istilah yang sangat populer dan nilai yang berhubungan dengan pengembangan serta implementasi kebijakan pada level lokal, nasional dan internasional. Ada beberapa isu untuk melihat pengembangan komunitas secara lestari dan berkelanjutan. Pertama, sebuah mekanisme kelembagaan yang dapat membuat aturan dan penegakan aturan tersebut. Kedua, peningkatan kapasitas yang membuat masyarakat setempat dapat membangun hubungan yang setara dengan para pemangku kepentingan lain seperti pemerintah daerah dan pembeli. Ketiga adalah transparansi kelembagagan yang mendukung sistem informasi dan kesetaraan antara pemangku kepentingan di masyarakat. Hal ini dapat ditunjukkan dengan melihat model komunikasi para pemangku kepentingan yang digunakan. Isu yang terakhir adalah tingkat fleksibilitas dan adaptif dari komunitas tersebut. Metode kualitatif sebagai metode dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode untuk mengumpulkan data, seperti etnografi dan pendekatan partisipatif. Data dianalisis menggunakan metode kualitatif. Observasi dan wawancara mendalam dilakukan di kelompok masyarakat yang dipilih dan terletak di Leeds, Inggris. Sebagai sebuah studi kasus adalah Proyek Bardon Grange (Bardon Grange Allotment Project), sebuah lembaga yang diprakarsai oleh Leeds Student Union (LSU). Organisasi ini dipilih karena mereka telah mengimplementasikan kerja berbasis lokal dan mereka telah membentuk beberapa inisiatif lokal.
IMPLEMENTASI CSR (CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY) PT. AGUNG PERDANA DALAM MENGURANGI DAMPAK KERUSAKAN LINGKUNGAN Haris, AL Muhajir; Purnomo, Eko Priyo
Journal of Governance and Public Policy Vol 3, No 2: June 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CSR merupakan kegiatan perusahaan dalam mengelola proses bisnis untuk menghasilkan dampak positif pada masyarakat, ekonomi dan lingkungan. Keterlibatan perusahaan dalam melakukan kegiatan CSR merupakan tuntutan dalam tanggung jawab atas dampak kerugian yang dialami masyarakat khususnya pada kerusakan lingkungan. Tulisan ini menempatkan bagaimana suatu kegiatan CSR yang dilakukan suatu perusahaan dapat mengurangi dampak kerusakan lingkungan, metodologi dalam penelitian ini menggunakan deskriftif kualitatif. Dalam penelitian  ini melibatkan  tiga desa antara lain Desa Padang Loang, Seppang dan  Desa Bijawang dan  sebanyak 45 informan antara pemerintah, tokoh masyarakat dan massyarakat. Dari hasil penelitian secara umum bahwa perusahaan PT. Agung Perdana tidak pernah melakukan kegiatan CSR, yang mereka lakukan hanya memikirkan keuntungan pada perusahaan serta banyak impack negatif yang mereka berikan kepada masyarakat terutama pada kerusakan lingkungan, hanya ada satu indikator yang memberikan nilai positif pada perusahaan  yaitu dalam  peningkatan ekonomi, sebagian masyarakat setempat diberikan lapangan pekerjaan sebagai buruh lepas. Faktor yang menjadi tidak adanya suatu kegiatan CSR yang dilakukan oleh perusahaan adalah kurangnya pemahaman perusahaan tenatang  CSR, serta tidak adanya pengawasan dan langkah kebijakan yang diambil oleh pemerintah untuk memberikan tuntutan pada perusahaan agar mau melakukan kegiatan CSR,  terhadap dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan. Dari pemaknaan hasil penelitian, apakah perusahaan mampu menanggulangi dan mengurangi kerusakan lingkungan yang telah terjadi pada wilayah tersebut, ini menjadi suatu tantangan bagi pemerintah dan stacholder dalam permasalahan CSR.
Penguatan Kelembagaan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi Suhendri, Suhendri; Purnomo, Eko Priyo
Journal of Governance and Public Policy Vol 4, No 1: February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Forest fires and land accompanied by smoke disaster that struck Jambi province Muaro khussnya inJambi that impact on the health, environmental and economic well in Indonesia maupaun in neighboringcountries, Malaysia and Singapore. The aim of this study was to analyze shopped mendriskripsikan andinstitutional strengthening in the prevention and control of land and forest fires in Jambi Province JambiMuaro. This research uses descriptive study with a qualitative approach. The focus of research isinstitutional strengthening in the prevention and control of forest fires and land. The result of thisresearch is the institutional strengthening in the prevention and penegendalian land and forest fireshave not been effective. The advice given was on fire control should at this stage of prevention andenforcement of preventive measures against fire for deterrent effect.
Relasi Kuasa Identitas Etnis Dilembaga Legislatif Periode 2014-2019 (Studi Kasus Anggota DPRD Etnis Bugis Dikabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau) Hapsa, Hapsa; Purnomo, Eko Priyo
Journal of Governance and Public Policy Vol 3, No 1: February 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bugis ethnic group who live in Indragiri Hilir an ethnic immigrants, with the number of 150 816 inhabitants, ranks thirdafter the ethnic Malay and Banjar. However, ethnic Bugis able menjalain power relations appropriately. Evidenced bythe position of ethnic Bugis located in strategic places Inhil got various fields, especially in the legislature. This studyused a descriptive approach, the data collection technique interview legislators who are ethnic Bugis and othersteakholders. Power relation with the theoretical approach of the reproductive power Pierre Bourdieu, showed thatthe participant a the very keeping and maintaining ethnic identity inherited from their ancestors, so that they are ableto create habitus attached to its identity, as well as the domains and symbolic capital gained by establishing a relationshiptogether political parties, ethnic Java and regional organizations
MODEL DINASTI POLITIK DI KOTA BONTANG Akbar, Paisal; Purnomo, Eko Priyo
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 4, No 2 (2019): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jwp.v4i2.25381

Abstract

Penelitian ini menjelaskan dinasti politik Kota Bontang. Penelitian akademik ini juga membahas terkait model dan prestasi keluarga politik dalam memimpin Kota Bontang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskrifitip terhadap fenomena yang sedang terjadi, penekanan penelitian ini bersifat interpretif. Hasil dari pada penelitian ini menemukan bahwa keluarga politik Andi Sofyan Hasdam dan Neni Moerniaeni serta anaknya Andi Faisal Sofyan Hasdam telah menjadi keluarga politik yang eksis di Kota Bontang. Sementara itu untuk Model dinasti politik yang dimiliki kota bontang ialah model arisan dan model lintas kamar, dimana model arisan diwujudkan dengan pemberiaan regenerasi kekuasaan kepada keluarga politik, sementara itu model lintas kamar diwujudkan dengan pembagian penguasaan oleh suami dan istri serta ibu dan anak didalam tampuk kekuasaaan eksekutif dan legislatif di Kota Bontang. Penelitian akademik ini juga menemukan bahwa kepemimpinan dari keluarga politik memberikan dampak yang baik terhadap pembangunan Kota Bontang hal ini dilihat dari berbagai macam prestasi dan penghargaan yang diterima Kota Bontang selama keluarga politik ini berkuasa.
Efektivitas Sistem Informasi Desa (SID) Dalam Pelayanan Publik Di Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul Apriyansyah, Apriyansyah; Maullidina, Isnaini; Purnomo, Eko Priyo
JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik) Volume 4 No. 1, Juni 2018
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi FISIP UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public services become one of the needs of the community that must be met by local or central government, such as. Dlingo Village Government which has innovation in doing public service that is with Village Information System (SID) that can give information fast and precisely related Information about public service, besides information about Dlingo Village. This study aims to determine the Village Information System in public service in Dlingo Village, Dlingo District, Bantul Regency. This research uses descriptive research type and qualitative method. The results of this study were obtained from Dlingo Village Government as the public service implementer and Dlingo Village community as the recipient of public service. , proved that the services provided by the Dlingo Village government have been effective and fast.
Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2013-2017 Tanjung, Laksmi Nurita; Mutiarin, Dyah; Purnomo, Eko Priyo
Jurnal Agregasi Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/agregasi.v6i1.720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui monitoring dan evaluasi pemanfaatan dana keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2013-2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif serta metode deskriptif karena untuk menggambarkan masalah yang sedang berlangsung, bertujuan mendiskripsikan yang terjadi sebagaimana saat penelitian dilaksanakan. Sehingga memudahkan penelitian tentang monitoring dan evaluasi pemanfaatan dana keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2013-2017. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi pemanfaatan dana keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2013-2017 oleh SKPD memberikan informasi tentang pemanfaatan dana keistimewaan melalui program dan kegiatan. Serta terdapat program, kegiatan maupun anggaran yang belum terserap 100% sehingga menjadi tugas bagi SKPD urusan keistimewaan untuk dapat mengolah pemanfaatan dana keistimewaannya dengan baik agar proses pembangunan daerah dan masyarakat dapat sejahtera. Meningkatkan kualitas dari program dan kegiatan dana keistimewaan, SKPD dapat melakukan proses monitoring dan evaluasi. Dengan cara mengikuti proses monitoring dengan baik dan dapat mengetahui perkembangan pemanfaatan dana keistimewaan pertahapannya maupun satu periode. Apabila program dan kegiatan tidak memenuhi perencanaan awal terdapat evaluasi yang dapat memberikan solusi untuk penerapan selanjutnya. Adapun hasil monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan oleh SKPD urusan keistimewaan dalam pemanfaatan dana keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2013-2017 telah sesuai dengan teori Ten Steps to a Result-Based Monitoring and Evaluation System sehingga hasil pelaksanaan monitoring dan evaluasi dapat dilakukan untuk perencanaan selanjutnya agar program dan kegiatan tersebut dapat dikerjakan per tahap maupun tahun berikutnya.
ANALISIS KEBIJAKAN ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN KE NON – PERTANIAN DI KABUPATEN KLATEN TAHUN 2013-2016 (Studi Kasus Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten) Fattah, Arsianita Nur; Purnomo, Eko Priyo
JISPO : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 1 (2018): JISPO Vol 8 No 1 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v8i1.2774

Abstract

This study aims to find out some aspects of agricultural function transfer in Kecamatan Ceper Klaten regency. The magnitude of the number of functions transfer in Klaten Regency affects the economic level of the population. This condition prompted many farmers to sell their agricultural land. Supervision related to the transfer of agriculture function to the non-agricultural sector in Klaten Regency needs to be adjusted to see the control done by Klaten Regency Government, Agricultural Service of Klaten Regency and Ceper District Government toward agriculture transfer policy to non-agriculture in Klaten Regency. The purpose of this study is to find out how they can use agriculture and agriculture in Klaten District together with their driving factors. This research uses case study research with a qualitative method. The focus of the research is on the analysis for the conversion of agricultural land to non-agricultural land. The result of data analysis obtained from Agricultural Service of Klaten Regency, National Land Agency of Klaten Regency, Environment Agency of Klaten Regency and Government of Sub-District of Ceper in the implementation of agriculture is not necessarily optimal done by some driving factors. Suggestions to be given are: (1) optimizing the existing Rules and policies to be carried out in accordance with the rules (2) Optimizing Agricultural Extension activities (3) improving and socializing for related offices and farmers to know. to non-agriculture (4) further education and land improvement (5) the immediate refresher of data on paddy fields and their final (6) controls provide benefits to farmers who have managed their farms well.